Desain Istana Wapres IKN Direvisi Presiden Jokowi, Apa Alasannya?

Kabarnya, Istana Wapres IKN mengalami perubahan desain.

 

Permintaan tersebut bahkan langsung disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

 

Seperti yang kita tahu, pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2024 mulai tampak perkembangannya.

 

Salah satu yang paling mencolok adalah  pembangunan Istana Kepresidenan.

 

Wajar bila Istana Kepresidenan cepat selesai, lantaran proyek tersebut direncanakan tuntas pada pertengahan 2024 ini.

 

Namun, bagaimana dengan Istana Wakil Presiden di IKN?

 

Sampai awal Juni 2024, Istana Wapres IKN belum terlihat progres pembangunnnya.

 

Usut punya usut, Istana Wapres IKN direncanakan mulai dibangun pada pertengahan 2024.

 

Selain itu, desain istana Wapres IKN mengalami beberapa perubahan atau koreksi.

 

Meski begitu, apa yang membuat Jokowi ingin mengubah Desain Istana Wapres IKN? Yuk, temukan jawabannya lewat artikel ini!

 

Alasan Desain Istana Wakil Presiden IKN Diubah

 

Mengutip laman IDN Times, kurator pembangunan IKN Ridwan Kamil, mengungkap alasan Jokowi ingin mengubah atau merevisi desain Istana Wakil Presiden di IKN.

 

Menurut mantan Gubernur Jawa Barat itu, Jokowi ingin desain Istana Wapres dari pemenang sayembara tidak banyak diubah.

 

Presiden tidak ingin desain tersebut dikoreksi terlalu jauh, sebab Jokowi lebih suka rancangan Istana Wapres sebelum dikoreksi.

 

Masih menurut sumber yang sama, Ridwan Kamil menambahkan jika persoalan tersebut kini sudah selesai dan memastikan tidak ada masalah soal desain di kemudian hari.

 

Desain Istana Wapres IKN

 

Desain Istana Wapres IKN

 

Desain Istana Wakil Presiden IKN sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 2022.

 

Rupa atau desain Istana Wapres ditentukan dari sayembara yang dimenangkan oleh tiga pemenang.

 

Berdasarkan laporan Antaranews.com, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengungkapkan, tiga desain dari pemenang sayembara akan dikolaborasikan.

 

Tiga desain pemenang sayembara tersebut masing-masingnya berjudul Betang Umai, Istana Kerakyatan, dan Dwi Arya Wibawa.

 

Menariknya, tidak ada juara satu dari sayembara desain Istana Wapres.

 

Untuk pemenang juara ke-2 diraih oleh desain Huma Betang Umai dan Istana Kerakyatan.

 

Sementara, juara ke-3 direngkuh oleh desain Arya Wibawa.

 

Berbeda dengan desain Istana Kepresidenan, tiga desain Istana Wapres tidak mempunyai simbol garuda yang mencolok.

 

Namun, ketiga desain tersebut pada intinya menekankan bangunan yang harmonis dengan alam.

 

Contohnya karya berjudul Huma Betang Umai, desain tersebut menghadirkan istana di tengah kota rimba di atas bukti Nusantara.

 

Istana Wapres tersebut nantinya dibangun dengan konsep rumah panjang yang penuh kearifan ruang; sebuah tradisi yang menghormati alam serta manusia.

 

Bukan itu saja, Istana Wakil Presiden dengan konsep Huma Betang Umai kelak jadi representasi keramahan Indonesia.

 

Di dalamnya tersedia akses tangga monumental dan ruang publik yang mampu memberi penghormatan kepada pejalan kaki.

 

Kapan Mulai Dibangun?

 

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Basuki Hadimuljono, pembangunan Istana Wapres IKN bakal dimulai pada pertengahan 2024, tepatnya antara bulan Juni atau Juli.

 

Menurut sang menteri, saat ini Istana Wapres masih lelang atau masih akan dibangun.

 

Proses pembangunannya sendiri diproyeksikan memakan waktu sekitar 1 tahun.

 

Karena itu, kemungkinan istana tersebut akan rampung pada tahun 2025.

 

Itulah ulasan mengenai desain Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara.

 

Temukan artikel menarik lainnya tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Arena Botanika Dibangun di IKN, Akan Hadirkan Ragam Restoran Ternama!

Arena Botanika resmi dibangun di IKN sebagai destinasi kuliner dengan konsep yang menarik.

 

Rencananya, akan ada beberapa restoran ternama yang hadir di proyek tersebut.

 

Seperti yang kita tahu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) makin masif setiap harinya.

 

Selain infrastruktur dan fasilitas publik, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggandeng berbagai pihak untuk membangun pusat kuliner di IKN.

 

Salah satu proyek destinasi kuliner tersebut bernama Arena Botanika.

 

Peletakan batu pertama pembangunannya sudah dilakukan pada Rabu, 5 Juni 2024 silam.

 

Acara peletakan batu tersebut bahkan langsung dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

 

Arena Botanika yang dibangun oleh Arena Group disambut baik oleh presiden.

 

Pasalnya, dengan ini, nantinya IKN akan memiliki pusat kuliner terbaik langsung dari ahlinya.

 

Menurut presiden, kehadiran Arena Botanika di IKN akan membuat para menteri terpacu untuk lekas pindah ke ibu kota baru.

 

Ingin tahu informasi lengkap soal pembangunan proyek ini? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Pembangunan Arena Botanika di IKN

 

1. Mengusung Konsep yang Berbeda

 

Berdasarkan liris resmi IKN, Arena Botanika akan mengusung konsep Premiere Social Compound.

 

Konsep tersebut berarti menggabungkan beberapa elemen seperti elemen sosial, hiburan, dan kuliner dalam satu tempat.

 

Lokasinya pun sangat strategis karena berada tepat di belakang Istana Kepresidenan IKN.

 

Tempat ini pun akan dilengkapi berbagai fasilitas mumpuni, meliputi area indoor dan outdoor dengan nuansa alami khas Pulau Kalimantan.

 

Selain itu, beragam fasilitas lain bakal tersedia, antara lain ruang privat, acara live music, layanan katering, dan meal box.

 

2. Rampung pada Tahun 2025

 

tenant makanan di arean botanika ikn

Foto: Kapanlagi Plus

 

Pembangunan proyek kuliner ertama di IKN ini dilakukan di atas lahan seluas 8.400 meter persegi.

 

Destinasi kuliner tersebut rencananya selesai pada semester pertama tahun 2025.

 

Total investasinya pun cukup besar, yaitu mencapai Rp100 miliar.

 

3. Mendatangkan 5 Merek Restoran Ternama

 

Tidak main-main, bila pembangunannya sudah dimulai, Arena Botanika di IKN bakal menghadirkan lima restoran ternama.

 

Berikut ke-5 restoran tersebut:

  • Seribu Rasa
  • Penang Bistro
  • Greyhound Cafe
  • Maison Tatsuya
  • GyuShige Tokyo Yakiniku

4. Siapa Arena Group?

 

Sudah disebutkan bila Arena Group adalah perusahaan di balik pembangunan Arena Botanika di Ibu Kota Nusantara.

 

Sebagai informasi, Arena Group sudah berdiri sejak tahun 2002.

 

Visi perusahaan ini adalah ingin menghadirkan pengalaman kuliner terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

 

Seiring waktu, Arena Group menjelma menjadi operator restoran terkemuka di Indonesia.

 

Bahkan, mengutip laman resminya, pada tahun 2023, Arena Group telah mengelola 35 gerai dengan delapan merek terkenal.

 

Sajian menunya datang dari seluruh dunia, termasuk Malaysia, Jepang, Thailand, Italia, dan Indonesia.

 

Itulah informasi mengenai pembangunan proyek Arena Botanika di Ibu Kota Nusantara.

 

Simak ulasan menarik lainnya seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Langkah-langkah Mitigasi Bencana Banjir IKN Nusantara

Risiko bencana alam seperti banjir tetap ada walaupun Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah melalui proses studi dan kelayakan. Maka dari itu, mitigasi bencana banjir IKN Nusantara diperlukan.

Seperti diketahui, Kabupaten Penajam Paser Utara terpilih sebagai lokasi ibu kota baru lantaran dinilai aman dan minim ancaman bencana.

Meskipun demikian, perencanaan mitigasi terhadap bencana diperlukan. Apalagi IKN menghadapi empat tantangan, beberapa di antaranya berpotensi menimbulkan banjir.

  • Kondisi tanah di Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP IKN) berupa tanah lunak sedalam empat meter.
  • Secara hidrogeologi, daya serap atau potensi infiltrasi air rendah sehingga relatif sulit menyerap atau menyimpan air.
  • Fluktuasi debit air sungai antara musim hujan dan musim kemarau cukup tinggi.
  • Ada tiga sesar aktif di Pulau Kalimantan dengan jarak lebih dari 100 kilometer dari KIPP.

Sebagai informasi, setidaknya ada lima titik rawan banjir di sekitar IKN, yakni Desa Bumi Harapan, Kelurahan Sepaku, Desa Sukaraja, Desa Tengin Baru, dan Desa Pamaluan.

Lantas, bagaimana cara menanggulangi bencana banjir? Apa saja langkah-langkah yang dilakukan dalam mitigasi bencana oleh pemerintah?

Ibu Kota Nusantara (IKN) berisiko terkena bencana, tanah longsor, banjir dan kebakaran hutan walaupun sudah melalui proses studi dan kelayakan.

Tindakan Pemerintah dalam Mitigasi Bencana Banjir IKN Nusantara

mitigasi bencana banjir ikn nusantara

Foto Bukit Soeharto: Kalimantan Timur

Sebelum membahas langkah apa saja yang dilakukan pemerintah, mari kita pahami dulu tiga wilayah perencanaan IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada tiga wilayah perencanaan, yaitu sebagai berikut.

  • Kawasan IKN (KIKN);
  • KIPP; dan
  • Kawasan Pengembangan IKN (KPIKN).

Total area perencanaan yaitu 256.143 hektare dengan detail KIPP 6.671 hektare, KIKN 56.181 hektare dan KPIKN 199.962 hektare.

Adapun mitigasi potensi bencana banjir yang dilakukan pemerintah, yaitu membangun bendungan Sepaku-Semoi dengan daya tampung 10,6 juta meter kubik.

Bendungan tersebut akan menjadi sumber air baku dengan kapasitas 2.500 liter per detik. Fasilitas itu pun dapat mengendalikan banjir di KIKN hingga 55,26%.

Pemerintah juga bakal membangun 19 embung (penampungan air hujan) sebagai sistem drainase kawasan. Selain itu menerapkan smart water management.

Dengan sistem manajemen air tersebut, pemerintah akan membuat sarana untuk mengolah air yang terbuang dan limbah rumah tangga agar dapat digunakan kembali.

Tak berhenti sampai di situ, ada pula pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai dan penyusunan rencana pengelolaan DAS terpadu di IKN.

Kemudian Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau melakukan rehabilitasi hutan dan lahan untuk mencegah bencana longsor dan banjir.

Kawasan pembangunan KIKN pun dilakukan seminimal mungkin menebang pohon. Malahan, pemerintah bakal menanam pohon dengan kanopi lebar dan luas.

Upaya lain mengatasi banjir IKN adalah menata lanskap, serta taman dalam upaya mewujudkan IKN sebagai kota dalam hutan (forest city).

Tindakan tersebut bukan hanya mencegah bencana, tetapi membuat kawasan IKN terlihat lebih indah dan sejuk.

Komitmen Berbagai Pihak untuk Mengelola dan Menanggulangi Bencana IKN

mitigasi bencana banjir ikn nusantara

Banjir yang terjadi di Sepaku: Pusaran Media

Dalam mengelola dan menanggulangi bencana IKN, termasuk banjir, tentu saja penting untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan para pihak tanggap bencana.

Yang terbaru adalah Otorita IKN melaksanakan focus group discussion (FGD) dengan sejumlah pihak seperti;

  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB);
  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK); dan
  • pihak-pihak lainnya.

Semua berkomitmen untuk mengelola serta menanggulangi bencana di IKN. Bentuk komitmen tersebut di antaranya sebagai berikut.

  • Integrasi dan sharing data sistem informasi beserta pengembangannya.
  • Identifikasi rencana jangka pendek keperluan Sumber Daya Manusia (SDM).
  • Pemetaan logistik, sarana & prasarana dasar, dan giat rencana gelar perhelatan sebelum pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN.
  • Penyusunan kajian risiko bencana untuk periode 2024-2029 di kawasan IKN yang dilaksanakan oleh Otorita IKN dan BNPB.

BNPB juga turut mengembangkan sistem monitoring “Early Warning System”, serta menawarkan menawarkan seluruh stakeholder untuk lebih cepat tanggap bencana.

Itulah upaya-upaya pemerintah dalam hal mitigasi bencana banjir IKN Nusantara. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat!

3 Perusahaan Silicon Valley Kerja Sama Bangun IKN

Sejauh ini ada tiga perusahaan Silicon Valley kerja sama bangun Ibu Kota Nusantara (IKN). Siapa saja mereka? Simak ulasan selengkapnya dalam artikel ini.

Otorita IKN sudah menyepakati kerja sama dengan tiga perusahaan raksasa teknologi dari Silicon Valley, Amerika Serikat (AS). Mereka adalah Cisco, Autodesk, dan ESRI.

Di mana bentuk kerja sama tersebut beragam. Namun secara garis besar, ketiga perusahaan akan memasok teknologi untuk mewujudkan smart city di ibu kota negara yang baru.

Saat ini hampir semua kota besar di dunia sudah mengadopsi konsep “kota cerdas” yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, pembangunan IKN akan mengikuti jejak tersebut.

Langkah yang disepakati dalam pembangunan IKN ini pun sejalan dengan tujuan transformasi Indonesia pada 2045 nanti. Jadi smart city bakal mendongkrak kemajuan di berbagai sektor.

Selanjutnya, mari kita membahas ketiga perusahaan dari Silicon Valley tersebut.

Perusahaan Silicon Valley Kerja Sama Bangun IKN

perusahaan silicon valley kerja sama bangun ikn

Foto IKN: Liputan 6

Cisco

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, Cisco bakal membuat sistem pengolahan data penting dan terjamin keamanannya di IKN.

Cisco sendiri merupakan perusahaan yang mengembangkan dan memproduksi perangkat jaringan, telekomunikasi, dan penyediaan layanan solusi teknologi.

Perusahaan tersebut bakal berpartisipasi dalam instalasi perangkat kota cerdas, seperti pengembangan jaringan teknologi sensor dan Internet of Things (IoT).

Instalasi perangkat tersebut diperuntukkan bagi pengumpulan, pengiriman dan pemanfaatan data serta informasi di lapangan. Di mana manfaatnya akan terasa untuk sistem berikut.

  • Pengelolaan air dan energi
  • Manajemen transportasi
  • Bangunan pintar
  • Pengelolaan kota

Intinya, perusahaan dari Silicon Vallery ini akan membuat gedung-gedung IKN canggih. Memiliki sistem digital dari sisi pengolahan data dan keamanan terpadu.

Indonesia sendiri sudah melakukan beberapa hal guna mendukung sistem keberlanjutan, antara lain membangun pusat data, smart building, ruang kerja dan internet masa depan.

Autodesk

Perusahaan berikutnya yang sudah bekerja sama dengan Indonesia dalam pembangunan kota cerdas IKN adalah Autodesk. Ini adalah perusahaan penyedia perangkat lunak terkemuka.

Autodesk melayani pembuatan software desain 3D untuk arsitektur, rekayasa, manufaktur, media, dan industri hiburan. Lebih dari 100 juta orang sudah menggunakan produknya.

Kerja sama IKN dengan Autodesk, yaitu pemasangan perangkat lunak dan solusi digital. Nanti digunakan untuk perancangan, pembangunan, dan pengoperasian proyek infrastruktur.

Autodesk mendukung Otorita IKN dalam merancang kota yang layak huni dan dicintai. Kerja sama ini membantu peningkatan kinerja perencanaan kota melalui visualisasi, optimasi, dan simulasi.

Terutama dalam hal perencanaan gedung, ruang publik, dan infrastruktur yang dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pengelolaan proyek pembangunan.

Environment System Research Institute (ESRI)

Terakhir kerja sama dengan ESRI yang merupakan singkatan dari Environment System Research Institute. ESRI bakal membuat sistem yang mendukung perencanaan layout di IKN.

ESRI mempunyai spesialisasi keahlian dalam pembuatan sistem informasi geospasial. Jadi perusahaan akan berpartisipasi dalam mengembangkan teknologi analitik berbasis spasial.

Teknologi itu dapat dimanfaatkan untuk pemetaan, pemantauan, pengindraan jauh, dan pengelolaan data spasial. Sehingga, dapat membantu Otorita IKN membuat master plan.

Nantinya data dan informasi geospasial dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan sumber daya alam seperti air, hutan, satwa liar, dan biodiversitas, memitigasi risiko bencana, dan lain-lain.

Berdasarkan informasi dari Kepala Otorita IKN, kerja sama dengan ketiga perusahaan dari Silicon Valley AS ini adalah usaha mewujudkan peradaban yang baru di IKN.

Hal ini juga dinilai sebagai transformasi, bukan sekadar pembangunan kota berkonsep smart belaka. Tujuannya agar pada 2045 nanti Indonesia menjadi negara yang kuat dan sejahtera.

Biaya Hidup di Samarinda, Kawasan Penyangga IKN

Kota Samarinda akan menjadi salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Apabila Anda berencana pindah ke kota ini, simak dulu rincian biaya hidup di Samarinda.

Seperti diketahui, Samarinda merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Timur. Kondisi geografisnya daerah berbukit dengan ketinggian 10 hingga 200 meter dari permukaan laut.

Wilayah ini adalah salah satu kota dengan jumlah penduduk terbesar di Pulau Kalimantan. Jumlahnya 856.360 jiwa, yang tersebar di wilayah seluas 783 kilometer persegi.

Samarinda mempunyai 10 kecamatan dan 59 kelurahan/desa. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, kota ini menjadi wilayah paling ramai di Kalimantan Timur.

Sebagai wilayah penyangga, Samarinda berada dalam radius 113 kilometer dari IKN yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara. Lalu, bagaimana gambaran ekonominya?

Pendapatan Rata-Rata Rumah Tangga di Samarinda

biaya hidup di samarinda

Ilustrasi: Canva

Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei biaya hidup di 90 kota di Indonesia (2018). Hasil menunjukkan pemasukan bulanan rata-rata rumah tangga di Samarinda sekitar Rp11.100.000.

Jumlah pemasukan itu terbagi lagi menjadi Rp5.200.000 gaji, Rp3.800.000 hasil usaha bersih, Rp1.000.000 kepemilikan atas aset & pemberian dan Rp950.000 sumber lainnya.

Sementara pengeluaran bulanan rata-rata rumah tangga di Samarinda sekitar Rp12.300.000 per bulan. Tepatnya Rp8.750.000 untuk konsumsi, dan Rp3.560.000 untuk non konsumsi.

Yang termasuk kebutuhan konsumsi di antaranya biaya makanan & minuman, tembakau, pakaian & alas kaki, tempat tinggal, perlengkapan rumah tangga serta transportasi.

Rincian Biaya Hidup di Samarinda untuk Kebutuhan Konsumsi

biaya hidup di samarinda

Foto: Expedia

Biaya Makanan, Minuman, dan Tembakau

Jika tinggal di Samarinda, maka pengeluaran bulanan rata-rata rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan pangan (makanan, minuman dan tembakau) sekitar Rp2.300.000.

Anggaplah setiap rumah tangga mempunyai anggota empat orang. Maka biaya hidup di Samarinda per orang menghabiskan kurang lebih Rp575.000 per bulan.

Dengan catatan budget tersebut adalah budget masak sendiri di rumah secara rutin. Apabila hendak makan di luar rumah, tentu saja jumlahnya lain lagi.

Berdasarkan informasi dari hasil survei, satu rumah tangga di Samarinda mengeluarkan sekitar Rp819.000 per bulan untuk makan di luar, misalnya di restoran, warung makan, atau kafe.

Angka yang cukup tinggi, karena harga satu porsi makanan bisa mencapai Rp20.000-Rp50.000 tergantung lokasi. Belum termasuk biaya parkir serta bensin yang dibutuhkan untuk bepergian.

Pakaian dan Alas Kaki

Selanjutnya biaya hidup di Samarinda untuk memenuhi kebutuhan sandang adalah Rp389.000. Angka ini bisa membengkak apabila Anda tidak pandai mengontrol pengeluaran.

Namun, bisa juga turun hingga nol rupiah kalau dalam sebulan Anda mampu untuk menahan hasrat belanja pakaian, alas kaki, ataupun barang-barang fashion lainnya.

Biaya Hunian di Samarinda

Harga rumah di Samarinda cukup variatif tergantung lokasi dan spesifikasi. Namun rata-rata rumah dijual di kisaran harga Rp300.000.000 sampai Rp500.000.000 (tipe sederhana).

Sementara untuk kontrakan, masih ada hunian yang disewakan seharga Rp20.000.000 per tahun. Data BPS menunjukkan pengeluaran untuk tempat tinggal sekitar Rp1.900.000.

Selain biaya tempat tinggal, angka tersebut sudah mencakup kebutuhan air dan listrik. Anda bisa membulatkannya menjadi Rp2.000.000 untuk dana lain yang tidak terduga.

Perlengkapan Rumah Tangga

Saat pindah ke rumah baru (baik rumah pribadi maupun rumah kontrakan), tentu Anda perlu menyiapkan dana untuk kebutuhan perawatan tempat tinggal.

Misalnya guna membeli alat-alat kebersihan rumah tangga seperti sapu, pel, cairan pembersih, dan lainnya. Setidaknya, Anda perlu mengeluarkan uang Rp323.000 setiap bulan.

Biaya Transportasi

Tahukah Anda, salah satu sektor biaya hidup paling tinggi di Samarinda adalah transportasi. Pasalnya, rata-rata penduduk kota ini menggunakan kendaraan pribadi.

Oleh karena itu, pemilik kendaraan membutuhkan biaya pemeliharaan dengan jumlah tidak sedikit. Berdasarkan data BPS, seorang bisa menghabiskan Rp1.280.000 per bulan.

Angka tersebut meliputi biaya bensin, bengkel, oli, serta kebutuhan lainnya. Demikian gambaran biaya hidup di Samarinda, semoga informasi dari Rumah123 bermanfaat!

Inilah Investasi Sukanto Tanoto di IKN

Konglomerat Sukanto Tanoto menjadi salah satu investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal tersebut telah dikonfirmasi resmi oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Bahkan, kini Kementerian Investasi tengah menyiapkan lahan proyek investasi tersebut.

Lantas, seperti apa investasi Sukanto Tanoto IKN? Mari ketahui melalui pembahasan di bawah ini.

Kenapa IKN Butuh Investasi?

Pemandangan IKN dari atas

Pembangunan IKN adalah proyek besar. Menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, kebutuhan pendanaan IKN mencapai Rp466 triliun.

Karena itu, pendanaannya tidak bisa 100 persen berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN).

Pemerintah pun membuka peluang investasi untuk sektor swasta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dilansir dari laman Hukum Online, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan, untuk memfasilitasi investasi di IKN, pemerintah telah menerbitkan kebijakan khusus selain UU No. 3 Tahun 2022 tentang IKN; yaitu Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di IKN.

Dengan adanya kebijakan khusus itu, diharapkan investasi ke IKN lebih mudah.

Adapun potensi besar dari investasi IKN berasal dari sejumlah sektor, mulai dari energi, transportasi, pariwisata, dan perumahan.

Investasi Sukanto Tanoto IKN

Sukanto Tanoto

Ketertarikan Sukanto Tanoto terhadap investasi di IKN sudah terlihat dari tahun lalu.

Menurut CNN Indonesia, pada akhir 2023, diketahui perusahaan Sukanto Tanoto sudah mengajukan surat pernyataan minat atau letter of intent (LOI).

Menurut Bahlil Lahadalia, Sukanto berinvestasi dalam konsorsium Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang dipimpin Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan.

Beberapa perusahaan yang tergabung dalam konsorsium tersebut di antaranya adalah Agung Sedayu Group, Indofood, Sinarmas, Pulauintan, Adaro, dan Barito Pacific. Kemudian, Astra, Mulia Group, Kawan Lama Group, dan Alfamart Group.

Nantinya, Sukanto Tanoto akan masuk dalam investasi pembangunan proyek, mulai dar hotel, kafe, pusat olahraga, dan masih banyak lagi.

Hingga tulisan ini dibuat, pemerintah tengah menyiapkan lahan untuk investasi perusahaan Sukanto Tanoto.

“Kami akan menyiapkan lahannya dulu, tetapi pengajuannya sudah mereka komunikasikan dengan saya dan Otorita IKN (OIKN),” kata Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Senin (29/4/2024), dikutip dari Kompas.com.

Siapa Sukanto Tanoto?

Sosok Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto adalah pengusaha pendiri dan chairman dari Royal Golden Eagle (RGE), kelompok perusahaan global yang bergerak di bidang manufaktur berbasis sumber daya.

RGE memiliki kantor di sejumlah negara, mulai dari Jakarta, Beijing, Nanjing, Singapura, hingga Hongkong.

Kelompok bisnis ini telah memasarkan produknya ke sejumlah negara, mulai dari Indonesia, Cina, Brasil, Malaysia, Kanada, Finlandia, dan Filipina.

Perusahaan yang berdiri pada 1973 oleh Sukanto Tanoto ini memiliki beberapa anak perusahaan. Berikut daftarnya, dilansir dari laman resmi RGE:

  • April dan Asia Symbol yang bergerak di bidang pulp dan kertas.
  • Asian Agri dan Apical yang bergerak di bidang minyak kelapa sawit.
  • Bracell yang bergerak di bidang specialty cellulose.
  • Sateri dan APR yang bergerak di viscose fibre.
  • Pacific Energy yang bergerak di bidang energi.

Total karyawan yang bergabung dalam kelompok bisnis RGE adalah  80.000 orang.

Selain perusahaan, Sukanto Tanoto juga memiliki lembaga yang bergerak di bidang sosial, yaitu Tanoto Foundation.

Lembaga tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan kualitas manusia Indonesia.

Adapun bidang yang menjadi fokus Tanoto Foundation adalah pendidikan dan pengembangan anak usia dini.

Menurut catatan majalah bisnis Forbes, total kekayaan Sukanto Tanoto mencapai 3,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp50,3 triliun.

Sementara berdasarkan Forbes Billionaires List, Sukanto Tanoto berada di peringkat ke-14 sebagai orang terkaya di Indonesia.

***

Sekarang, kamu sudah mengetahui pembahasan mengenai investasi Sukanto Tanoto IKN.

Bagaimana pendapatmu mengenai investasi tersebut?

Jika ingin mengetahui info lebih lanjut seputar ibu kota baru dan info propertinya, kamu bisa mendapatkannya di halaman IKN dari Rumah123.

Referensi

  1. Artikel Kompas.com berjudul “Bahlil Siapkan Lahan untuk Kongolmerat Sukanto Tanoto di IKN”. (https://ikn.kompas.com/read/2024/04/29/181328587/bahlil-siapkan-lahan-untuk-konglomerat-sukanto-tanoto-di-ikn). Diakses pada 20 Mei 2024.
  2. Artikel Kompas.com berjudul “Siapa Sukanto Tanoto yang Disebut-sebut Disiapkan Lahan Investasi di IKN”. (https://www.kompas.com/tren/read/2024/04/30/213000865/siapa-sukanto-tanoto-yang-disebut-sebut-disiapkan-lahan-investasi-di-ikn-?page=all). Diakses pada 20 Mei 2024.
  3. Artikel CNN Indonesia berjudul “Sebab Sukanto Tanoto Tak Ada di Daftar Investor IKN yang Dibuka Jokowi”. (https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20230922143549-92-1002463/sebab-sukanto-tanoto-tak-ada-di-daftar-investor-ikn-yang-dibuka-jokowi). Diakses pada 20 Mei 2024.
  4. Artikel Hukum Online berjudul “Merangkul Peluang dan Tantangan Investasi di IKN Nusantara”. (https://www.hukumonline.com/berita/a/merangkul-peluang-dan-tantangan-investasi-di-ikn-nusantara-lt651138e265244/#!). Diakses pada 20 Mei 2024.
  5. Informasi dari situs resmi RGE Group. (https://www.rgei.com/). Diakses pada 20 Mei 2024.

 

Cluster Cheville Grand City Balikpapan, Rekomendasi Rumah Dekat IKN

Cluster Cheville Grand City Balikpapan bisa menjadi pilihan terbaik jika kamu sedang mencari rumah dekat IKN.

Perumahan ini menyuguhkan berbagai kelebihan yang membuatnya nyaman menjadi tempat tinggal untuk keluarga dan aset investasi menjanjikan.

Kelebihan itu di antaranya adalah rumahnya yang dirancang untuk hidup sehat pascapandemi, dekat banyak fasilitas penunjang, memiliki fasilitas internal memadai, dan tentu saja, dekat ke ibu kota negara yang baru.

Ingin tahu info selengkapnya seputar Cluster Cheville Grand City Balikpapan? Baca melalui pembahasan di bawah ini.

Jarak dari Cheville Grand City Balikpapan ke IKN

Peta jalan tol Balikpapan ke IKN

Foto: Direktorat Jenderal Bina Marga

Alamat Grand City Balikpapan di Batu Ampar, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76114.

Dari lokasi itu, jarak ke titik nol IKN Nusantara adalah sekitar 85, 5 kilometer.

Apabila ditempuh melalui jalan biasa menggunakan kendaraan roda dua, waktu perjalanan bisa mencapai sekitar 1 jam 50 menit.

Namun, jika menggunakan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) dan Lintas Sepaku, perjalanan dari Balikpapan menuju ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP IKN) hanya menjadi sekitar 45 menit saja.

Jadi, tak heran jika kita menyebut Cheville sebagai rekomendasi rumah dekat IKN.

Nantinya, penghuni Cheville bisa menempuh perjalanan ke IKN secara lebih cepat.

Rumah Pascapandemi

Deretan rumah di Cheville Grand City Balikpapan

Hunian di Cheville Grand City Balikpapan mengusung desain urban modern minimalis dengan memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara di setiap ruangan.

Dengan konsep tersebut, tidak akan ada spot lembap di rumah yang bisa menjadi tumbuhnya spora jamur, sel, serta berbagai kuman dan bakteri.

Lalu, untuk menerapkan standar kebiasaan baru (new normal), di bagian depan rumah juga terdapat fasilitas wastafel.

Fungsinya, agar penghuni atau tamu yang datang ke rumah lebih mudah untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

Seperti diketahui, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 40-60 detik adalah cara efektif mencegah sakit dan penyebaran kuman.

Fitur lainnya yang membuat rumah di Cheville pas sebagai hunian pascapandemi adalah adanya area opsional pada bagian attic room.

Keberadaan area tersebut bisa dijadikan sebagai ruang untuk bekerja di rumah atau work from home (WFH).

Saat ini, sistem kerja WFH memang masih diberlakukan oleh beberapa perusahaan karena dinilai lebih efektif dan bisa mengurangi penyebaran penyakit.

Berada di Lokasi Strategis

Peta lokasi Grand City Balikpapan

Keunggulan lainnya dari Perumahan Grand City Balikpapan Cluster Cheville, ada pada lokasinya yang dekat ke sejumlah fasilitas publik dan tempat penting penunjang hidup.

Penghuni Cheville bisa lebih cepat dalam menjangkau fasilitas transportasi karena hanya 14 menit ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan 27 ke Gerbang Tol Manggar.

Berkat adanya fasilitas itu, perjalanan ke luar kota bisa lebih praktis.

Hal tersebut menjadi penting jika kamu merupakan seorang pebisnis atau eksekutif yang kerap menempuh perjalanan untuk keperluan pekerjaan.

Kemudian, tak jauh dari Grand City Balikpapan, ada juga fasilitas seperti Balikpapan Superblock (19 menit), RSU Kanujoso Djatiwibowo (11 menit), dan Sekolah IPEKA (0 km).

Berbagai keperluan hidup kamu sekeluarga bisa terpenuhi secara mudah.

Fasilitas Internal yang Memadai

Gerbang depan Grand City Balikpapan

Keunggulan lainnya, rumah dijual dekat IKN ini memiliki fasilitas internal yang memadai.

Pertama, di Grand City Balikpapan terdapat taman bernama Woodzone.

Tamannya asri karena memiliki pohon yang ditempatkan sedemikian rupa dan rumput hijau.

Keberadaan taman tersebut bisa dijadikan sebagai tempat untuk bersantai sambil bercengkerama bersama keluarga.

Kemudian, ada juga fasilitas taman bermain anak yang dapat dimanfaatkan oleh si kecil.

Taman bermain itu memiliki beberapa wahana yang tentu aman dan bisa membuat anak bahagia.

Sementara itu, fasilitas penunjang lainnya di antaranya adalah fasilitas pusat makanan dan komersial, dan tempat ibadah.

***

Nah, itu dia pembahasan seputar Cluster Cheville Grand City Balipapan, salah satu rekomendasi terbaik rumah dekat IKN.

Bagaimana? Kamu tertarik dengan perumahannya?

Jika iya, kamu bisa mendapatkan info lebih lanjut seputar perumahan tersebut melalui halaman proyek di Rumah123.

Kapan IKN Selesai 100 Persen? Ini Jawabannya!

Bisa dikatakan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah salah satu proyek paling besar sepanjang sejarah Indonesia.

Bahkan, perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru ini mencapai Rp466 triliun.

Kebutuhan biaya tersebut akan bersumber dari APBN, BUMN, kerja sama dengan badan usaha, dan penggunaan dana swasta.

Dengan dana sebesar itu, akan dibangun sejumlah bangunan dan infrastruktur penunjang, mulai dari Istana Negara, jalan tol, hingga bandara.

Pada akhirnya, banyak yang bertanya kapan IKN selesai 100 persen?

Jawaban Presiden Jokowi

uu dkj disahkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak memungkiri, IKN merupakan proyek jangka panjang.

Ia bahkan menjawab mengenai pertanyaan kapan IKN selesai dibangun, yaitu sekitar 15 tahun dari 2023.

“Kalau yang lain-lain, itu (pembangunan IKN) bisa memakan waktu sampai 15 tahun. Tapi mungkin bisa lebih maju lagi jika investasi dari swastanya ngebut,” kata Presiden Joko Widodo pada acara Pidato Arahan dalam rangkaian 14th Kompas100 CEO Forum Powered by PLN, dikutip dari Kompas.id.

Meski pembangunannya memakan waktu lama, Presiden Jokowi mengaku optimis proyek IKN akan berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Optimisme itu didapatkannya karena proses pembangunan telah dimulai dan sejauh ini berjalan baik.

“Saya hanya ingin menyampaikan sebuah optimisme bahwa Ibu Kota Nusantara ini telah dimulai pembangunannya, baik infrastruktur, baik berupa nanti kantor, dan ini rumah menterinya,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media, dikutip dari laman presidenri.go.id.

Lantaran merupakan pembangunan jangka panjang, proyek IKN sendiri dibagi ke dalam empat tahapan.

Pada tahap pertama, akan rampung sejumlah bangunan dan infrastruktur penting pada 2024.

Proyek IKN yang Selesai Dibangun pada 2024

Pada tahap pertama proyek IKN, terdapat sejumlah bangunan, fasilitas, dan infrastruktur penting.

Misalnya, terdapat jalan tol yang terhubung ke Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).

Keberadaan tol itu akan mempersingkat waktu tempuh dari Balikpapan menuju ke kawasan inti IKN dari dua jam, menjadi hanya satu jam saja.

Kemudian, ada juga Kantor Presiden dan Istana Negara yang akan menjadi tempat kerja dari Presiden Republik Indonesia.

Beberapa waktu lalu, desain dari Istana Negara IKN yang dirancang pematung ternama asal Bali, Nyoman Nuarta, sempat jadi pembahasan karena tampilannya yang ikonik.

Lalu, proyek IKN lainnya yang selesai pada tahap pertama adalah infrastruktur dasar IKN untuk pemenuhan kebutuhan air bersih.

Berikut adalah proyek pembangunan IKN yang selesai pada tahap pertama.

  • Jalan Tol Akses IKN tahap 1
  • Bendungan Sepaku Semoi
  • Intake Sepaku
  • Istana Negara dan lapangan upacara
  • Kantor Presiden
  • Sistem Penyediaan Air Minum dan jaringan distribusinya ke beberapa kawasan di IKN

Empat Tahapan Pembangunan IKN

Seperti dijelaskan sebelumnya, pembangunan IKN terbagi ke dalam empat tahap.

Berikut adalah rincian dari empat tahap pembangunan tersebut, bersumber dari dokumen PDF yang diunduh dari situs resmi BPK.

  • Tahap pertama berlangsung pada 2020 hingga 2024. Pada tahap ini, dibangun sejumlah infrastruktur penting, seperti gedung MPR/DPR, Istana Negara, dan juga perumahan di wilayah utama IKN.
  • Tahap kedua yang berlangsung dari 2025 hingga 2035, akan fokus pada pembangunan untuk mencapai sustainable development goals (SDGs). Karena itu, pembangunannya fokus pada pusat ekonomi, pusat inovasi, penyelesaian pusat pemerintahan, hingga sektor ekonomi prioritas.
  • Tahap ketiga yang dimulai dari 2023 hingga 2045 akan fokus pada penyelesaian seluruh infrastruktur. Tujuannya, untuk mempercepat pembangunan Kalimantan Timur.
  • Tahap keempat, pada 2045, IKN akan menjadi “Kota Dunia untuk Semua”. Diharapkan, pada tahun ini IKN sudah mencapai status sebagai kota dengan nol emisi karbon, 100 persen menggunakan energi terbarukan, dan berdaya saing dunia.

Bagaimana? Pertanyaan kapan IKN selesai total sudah terjawab kan? Pada 2045, mudah-mudahan kita bisa melihat IKN benar-benar menjadi kota yang memiliki prestasi dunia.

Mau tahu info lainnya seputar IKN? Buka halaman IKN persembahan Rumah123, ya!

***

Referensi

  1. Dokumen PDF dari laman resmi BPK Berjudul “Empat Tahap Pemindahan Ibu Kota Indonesia”. (https://jdih.bpk.go.id/File/Download/f88fa65e-7f2f-47ab-b04c-357d228b3bb4/Empat%20Tahap%20Pemindahan%20Ibu%20Kota%20Indonesia.pdf). Diakses pada 24 Mei 2024.
  2. Artikel Kompas.id berjudul “Kapan IKN Selesai Dibangun? Ini Jawaban Presiden Joko Widodo!” (https://kompas100.kompas.id/berita-ekonomi/kapan-ikn-selesai-dibangun-ini-jawaban-presiden-joko-widodo/). Diakses pada 24 Mei 2024.
  3. Artikel PresidenRI.go.id berjudul “Presiden Jokowi Optimis Pembangunan IKN Akan Selesai”. (https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-jokowi-optimis-pembangunan-ikn-akan-selesai/). Diakses pada 24 Mei 2024.

Ini Penghuni IKN Nusantara yang Pertama, Presiden atau Bukan?

Siapa saja kah yang akan menjadi penghuni IKN (Ibu Kota Nusantara) yang pertama? Apakah Presiden Indonesia?

Setelah pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjangnya selesai, tentu saja IKN akan segera dihuni.

Artikel ini mencoba memaparkan siapa saja penghuni pertama IKN.

Pemindahan Tahap Pertama

Proses pemindahan ke IKN Nusantara berlangsung pada 2024.

Menurut keterangan Kementerian PPN/Bappenas, dilansir dari Detik, daftar pertama yang menjadi penghuni IKN Nusantara adalah sejumlah pejabat pemerintah.

Fungsional Perencana Ahli Utama, Kementerian PPN/Bappenas Hayu Parasati mengatakan, pada klaster pertama, yang akan pindah di antaranya adalah sebagai berikut:

  1.  Presiden, Wakil Presiden, pejabat MPR, DPR, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan BPK.
  2. Kementerian Koordinator yakni Kemenko PMK, Kemenko Perekonomian, Kemenko Marves, dan Kemenko Polhukam. 
  3. Kementerian ‘Triumvirat’ yakni Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Luar Negeri.
  4. Kementerian atau lembaga negara yang mendukung proses perencanaan, penganggaran dan kinerja pembangunan seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kemenpan RB.
  5. Kementerian yang mendukung penyiapan infrastruktur dasar di IKN seperti Kemenkominfo, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian PUPR.
  6. Alat pertahanan dan keamanan serta kementerian/lembaga negara yang mendukung penegakan hukum seperti Kemenkumham, TNI-Polri, Kejaksaan Agung, KPK, dan sebagainya.
  7. Lembaga Negara Independen dan Badan Publik antara lain Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam pernyataannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, yang lebih dulu akan jadi penghuni IKN adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Menteri Basuki disebut akan menjadi menteri pertama yang pindah ke IKN pada Juli 2024, bersama istrinya.

“Pak Basuki Juli,” kata Jokowi, dikutip dari laman CBNC Indonesia.

Sementara itu, secara terpisah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihak yang akan pindah ke IKN pada tahap pertama ada 179 unit eselon 1 dari 38 kementerian dan lembaga.

“Pemindahan tadinya bulan Juli akan pindah ke IKN, maka sebagian menteri Juli ada yang pindah, termasuk Pak Basuki,” kata Anas, dalam Konferensi Pers Skema Pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara di Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).

Presiden Jokowi sendiri baru akan pindah ke IKN setelah fasilitas penting seperti Bandara VVIP IKN dan jalan tol akses IKN rampung.

“Saya nunggu airport jadi, jalan tol jadi. Kalau jalan tol jadi, airport jadi,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di IKN, Kalimantan Timur, Kamis (29/2/2024), dikutip dari CNBC Indonesia.

Tahapan Pemindahan ke IKN

Dampak IKN Terhadap Kawasan Industri di Pulau Jawa 

Setelah tahap pertama selesai, tentu akan ada tahap pemindahan selanjutnya.

Agar lebih jelas, kamu bisa mengetahui empat tahapan tersebut.

Bersumber dari dokumen PDF dari situs BPK RI, berikut adalah empat tahap pemindahan IKN.

Tahap Pertama

Tahap pertama berlangsung dari 2020 hingga 2024.

Pada tahap ini, berlangsung pembangunan sejumlah infrastruktur penting, mulai dari Istana Kepresidenan, gedung MPR/DPR.

Lalu, pada tahap ini dibangun juga perumahan di area utama IKN.

Tahap Kedua

Tahap ini bakal berlangsung dari 2025-2035.

Setelah infrastruktur penting, pemerintah akan membangun dengan tujuan mencapai sustainable development goals (SDGs) atau pengembangan berkelanjutan.

Dalam tahap kedua, pembangunan yang akan dilaksanakan adalah pusat inovasi, ekonomi, penyelesaian pemindahan pusat pemerintahan, mengembangkan sektor-sektor ekonomi prioritas, dan menerapkan sistem insentif untuk sektor-sektor ekonomi prioritas.

Tahap Ketiga

Tahap ketiga ini akan dimulai dari 2035 hingga 2045.

Pemerintah akan menyelesaikan seluruh infrastruktur yang dibutuhkan dan ekosistem tiga kota untuk percepatan pembangunan Kalimantan Timur.

Tahap Keempat

Ini merupakan tahap terakhir, dan berlangsung pada periode 2045.

IKN diharapkan akan mendapatkan reputasi sebagai “Kota Dunia untuk Semua” karena mencapai beberapa prestasi, seperti:

  • kota terdepan dunia dalam hal daya saing,
  • 10 besar liveable city di dunia, dan
  • mencapai net zero-carbon emission dan 100% energi terbarukan.

Itu dia jawaban atas pertanyaan siapa penghuni IKN yang pertama.

Semoga bermanfaat.

Ketahui info selengkapnya seputar ibu kota baru hanya melalui halaman IKN dari Rumah123, ya!

Referensi

  1. Artikel Detik berjudul “Ini Dia Para Calon Penghuni Pertama IKN Nusantara”. (https://finance.detik.com/properti/d-6427754/ini-dia-para-calon-penghuni-pertama-ikn-nusantara). Diakses pada 24 Mei 2024.
  2. Artikel CNBC Indonesia berjudul “Bukan Jokowi, Orang Ini yang Pertama Tinggal di Pusat Pemerintahan IKN”. (https://www.cnbcindonesia.com/news/20240301160508-4-518970/bukan-jokowi-orang-ini-yang-pertama-tinggal-di-pusat-pemerintahan-ikn). Diakses pada 24 Mei 2024.
  3. Dokumen PDF dari laman resmi BPK Berjudul “Empat Tahap Pemindahan Ibu Kota Indonesia.” (https://jdih.bpk.go.id/File/Download/f88fa65e-7f2f-47ab-b04c-357d228b3bb4/Empat%20Tahap%20Pemindahan%20Ibu%20Kota%20Indonesia.pdf). Diakses pada 24 Mei 2024.

Melihat Maket IKN untuk Mengetahui Desain Ibu Kota Baru yang Canggih

Banyak yang penasaran akan desain keseluruhan dari IKN atau Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

Tentu rasa ingin tahu tersebut muncul karena IKN menjadi salah satu proyek pembangunan terbesar Indonesia, dan merupakan kota dengan teknologi canggih.

Jika kamu termasuk salah satunya, melihat maket IKN bisa menjadi solusi untuk mengetahui desain ibu kota baru secara keseluruhan.

Apa itu Maket?

Maket adalah model tiga dimensi yang dibuat menyerupai sebuah objek atau bangunan, namun dengan skala lebih kecil.

Biasanya, maket dibuat dari bahan kayu, kertas, plastik, dan material lainnya yang mudah diolah dan dibentuk.

Untuk skalanya, maket umumnya menggunakan skala 1:20, 1:50, dan 1:100.

Proses pembuatannya juga tergantung dari kompleksitas dan kerumitannya.

Semakin rumit desainnya, pembuatan maket bisa memakan waktu tujuh hari hingga satu bulan.

Adapun tujuan dari adanya maket adalah untuk memberikan gambaran lebih detail mengenai objek atau bangunan yang akan dibangun atau renovasi.

Maket dibuat dalam proses perencanaan dan pengembangan sebuah proyek arsitektur atau konstruksi.

Dengan adanya maket, para arsitek dan desainer bisa lebih mudah mengubah ide mereka menjadi visual yang nyata dalam wujud tiga dimensi.

Selain itu, maket juga akan memudahkan proses penjelasan dari sebuah desain yang ingin diwujudkan.

Maket IKN di Jerman

Booth Indonesia di gelaran Hannover Messe 2023

Foto: Liputan6.com/Septian Deny

Informasi mengenai maket IKN Nusantara pertama kali viral pada saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada di Hannover Messe 2023.

Gelaran di Hannover Jerman dari 17-21 April 2023 itu merupakan ajang perdagangan industri dunia.

Ada banyak hal yang dipamerkan di sana, dan salah satunya adalah maket IKN yang dibawa oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs).

Menurut laman Liputan6.com, maket tersebut dibuat secara handmade oleh tenaga ahli maket yang berpengalaman di workshop Pola Raya Studio di Munjul, Cibubur, Indonesia.

Maket itu dibuat menggunakan teknologi internet of things (IoT) dan additive manufacturing, sehingga bisa menghasilkan karya yang indah dan futuristik.

Bisa dibilang, maket IKN itu adalah satu-satunya maket dari Indonesia yang dipamerkan di Hannover Messe 2023.

Maket IKN tersebut pun berhasil menarik perhatian pengunjung gelaran itu yang merupakan investor, pengusaha, dan pejabat negara.

Saat mengunjungi Hannover Messe 2023, Presiden Jokowi menggunakan maket IKN sebagai alat untuk mempresentasikan proyek IKN kepada Kanselir Jerman, Olaf Scholz.

Maket IKN di Nusantara Fair 2024

Nusantara Fair 2024 tempat keberadaan maket IKN

Selain di Hannover, Jerman, maket IKN juga dipamerkan di Nusantara Fair 2024 yang berlangsung di Grand Atrium, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, pada 26-28 Januari 2024.

Maket yang berisikan sejumlah komponen dari IKN itu bisa dilihat secara gratis dari balik pelindung kaca.

Menurut laman resmi IKN, maket tersebut dirancang agar bisa merepresentasikan IKN sebagai kota cerdas berteknologi dengan visi mengedepankan inklusi sosial dan modern, dengan tetap memperhatikan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan.

Berikut adalah foto-foto maket IKN yang dipamerkan di Nusantara Fair 2024.

Foto Maket IKN

Penampakan maket IKN di Nusantara Fair 2024

Foto: Detik.com

Detail dari maket IKN di Nusantara Fair 2024

Foto: Detik.com

Miniatur mobil listrik di maket IKN di Nusantara Fair 2024

Foto: Detik.com

Referensi

  1. Artikel Liputan6.com berjudul “Maket IKN Karya GEKRAFS jadi Kebanggan Presiden Jokowi di Hannover Messe 2023”. (https://www.liputan6.com/bisnis/read/5267310/maket-ikn-karya-gekrafs-jadi-kebanggaan-presiden-jokowi-di-hannover-messe-2023?page=3). Diakses pada 28 Mei 2024.
  2. Artikel laman resmi IKN berjudul “Pengunjung Antusias di Hari Pertama Pameran Ibu Kota Nusantara di Nusantara Fair 2024”. (https://www.ikn.go.id/pengunjung-antusias-di-hari-pertama-pameran-ibu-kota-nusantara-di-nusantara-fair-2024). Diakses pada 28 Mei 2024.