Apa Itu KIPP IKN? Ini Deretan Bangunan & Konsepnya

Salah satu area penting di Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP).

Di lokasi KIPP IKN inilah sejumlah gedung pemerintahan nasional akan berdiri.

Di antaranya, di KIPP IKN akan ada Istana Presiden, Mangrove Ecopark, hingga beberapa plaza seperti Plaza Bhinneka dan Plaza Demokrasi.

Sebagai referensi, artikel ini mencoba memaparkan beberapa hal mengenai KIPP IKN, mulai dari pengertian, konsep pembangunan, sampai target proyeknya bisa rampung.

Apa Itu KIPP IKN?

Penjelasan apa itu KIPP IKN bisa diketahui dari Peraturan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara.

Dalam dokumen PDF yang diunduh dari laman resmi IKN, dijelaskan bahwa KIPP adalah bagian dari wilayah kota di kawasan perkotaan inti IKN yang menyelenggarakan fungsi utama sebagai pusat pemerintahan nasional.

Nantinya, akan menempati lahan seluas seluas 6.671 ha, di mana 49 persen lahannya (3.271 ha) akan dipertahankan sebagai kawasan hutan.

Adapun wilayah KIPP akan dibagi menjadi tiga zona, yakni zona 1A yang merupakan kawasan pemerintahan inti, zona 1B yang merupakan kawasan pemerintahan, pendidikan, dan perumahan, serta zona 1C untuk pemerintahan, kesehatan, dan perumahan.

Menurut laman nusantara.pu.go.id, berikut adalah beberapa contoh bangunan yang ada di KIPP IKN:

  • Sekretariat Presiden: Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung.
  • Kantor Kemenko 1: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 1.
  • Kantor Kemenko 2: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 2.
  • Kantor Kemenko 3: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 3
  • Kantor Kemenko 4: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 4.

Konsep Sumbu Kebangsaan

Sumbu Kebangsaan di KIPP IKN

Selain sejumlah gedung pemerintahan, di KIPP IKN juga ada Sumbu Kebangsaan, salah satu ruang terbuka yang menjadi simbol hubungan harmonis antara alam, manusia, dan nilai luhur kebudayaan.

Menurut Direktur Operasi II Brantas Abipraya, Purnomo, konsep pembangunan Sumbu Kebangsaan ini adalah “Future Smart Forest City of Indonesia.”

PT Brantas Abipraya (Persero) adalah perusahaan yang mendukung pembangunan infrastruktur di KIPP IKN.

Nantinya, Sumbu Kebangsaan akan menjadi penghubung antara Istana Presiden hingga Mangrove Ecopark melalui ruang terbuka.

Berikut adalah beberapa ruang terbuka dan bangunan yang akan ada di Sumbu Kebangsaan:

  • Plaza Seremoni
  • Bukit Bendera
  • Plaza Bhinneka
  • Science and Tech Park
  • Plaza Adi Budaya
  • Plaza Pertunjukan
  • Plaza Demokrasi
  • Wetland bagian Utara
  • Gedung Visitor Center
  • Ceremonial Lawn
  • Gedung Retail
  • Galeri
  • Plaza Timur
  • Plaza Barat
  • Central Promenade
  • Forest Walk
  • Forest Trail
  • Mini Amphitheater
  • Wetland bagian Selatan
  • Shared Street

Hunian di KIPP IKN

Konsep rumah modular di KIPP IKN

Fakta menarik lainnya, KIPP IKN juga akan memiliki kawasan hunian.

Namun, untuk memudahkan konstruksinya, hunian di KIPP IKN dibangun menggunakan sistem modular.

Hal tersebut disampaikan oleh Perencana Madya Direktorat Perencanaan Makro Kedeputian Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN Kartika Puspita Sari dalam diskusi daring, dilansir dari Antara.

Dalam konstruksi modular, modul atau komponen bangunan dibuat dan dirancang di pabrik, kemudian dirakit di lokasi konstruksi hingga membentuk struktur bangunan.

Menurut OIKN, sistem modular knockdown yang digunakan akan mempermudah dalam pengaturan ruangan sesuai kebutuhan.

Jadi, pemerintah bisa memenuhi berbagai kebutuhan hunian, baik untuk lajang, pasangan suami istri, dan keluarga besar.

Target Penyelesaian KIPP IKN

Lantas, dengan berbagai konsep tersebut, kapan KIPP IKN selesai dibangun?

Dalam dokumen Cetak Biru Kota Cerdas Nusantara dari OIKN, dijelaskan bahwa KIPP ditargetkan sudah terbangun secara menyeluruh pada 2045 mendatang.

Pada tahun itu, pembangunan IKN sudah mencapai tahap 5, dari 2040-2045.

Nantinya, IKN akan menjadi kota dengan pengembangann industri berkelanjutan dan pertumbuhan penduduk yang sudah stabil.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan, KIPP ditargetkan akan menjadi kota yang sudah layak huni pada 2024.

“Jadi pada intinya yang akan kita bangun tidak hanya pembangunan fisik. Tetapi juga bagaimana kita membangun suatu ekosistem dari satu kota yang layak huni dan itu target kami di 2024,” ujar Bambang saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden pada Rabu (20/7/2022), dikutip dari Kompas.com.

Referensi

  • Peraturan Kepala Otorita IKN RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan KIPP IKN. (https://ikn.go.id/storage/regulasi/perka-otorita-no-1-tahun-2023-rdtr-kipp-ikn.pdf). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Kompas.com berjudul “Pemerintah Targetkan KIPP IKN Jadi Kota Layak Huni pada 2024, Ada Sarana Pendidikan hingga Wisata”. (https://nasional.kompas.com/read/2022/07/20/18290291/pemerintah-targetkan-kipp-ikn-jadi-kota-layak-huni-pada-2024-ada-sarana). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Infopublik.id berjudul “Penataan Sumbu Kebangsaan di KIPP IKN Nusantara Dikebut”. (https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/836773/penataan-sumbu-kebangsaan-di-kipp-ikn-nusantara-dikebut). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Antara berjudul “OIKN sebut pembangunan hunian di KIPP IKN terapkan sistem modular”. (https://www.antaranews.com/berita/4069020/oikn-sebut-pembangunan-hunian-di-kipp-ikn-terapkan-sistem-modular). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Peta IKN di laman PU. (https://nusantara.pu.go.id/landing. Diakses pada 28 Mei 2024.

Mabes TNI di IKN: Konsep Bangunan & Letaknya

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meninjau lokasi pembangunan Mabes TNI di IKN Nusantara pada Kamis (19/1/2023). TribunKalim.co/Dwi Ardianto

Mabes TNI di IKN menjadi fasilitas vital untuk menjamin keamanan ibu kota baru.

Pusat militer itu akan menjadi tempat bagi Panglima TNI berkantor, dan koordinasi antara tiga matra dalam TNI.

Lantas, seperti apa konsep Mabes TNI IKN? Dan fasilitas penunjang apa saja yang akan ditempatkan di Mabes TNI tersebut?

Berikut sekilas infonya, dihimpun dari berbagai sumber.

Menempati Lahan seluas 240 Hektare

tanah ikn

Mabes TNI di Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal dibangun di lahan seluas 240 hektare.

Lahan itu cukup luas untuk menampung mabes dan juga rumah prajurit.

Dalam satu area, mabes TNI akan bisa menampung Mabes TNI Angkatan Darat (AD), Mabes TNI Angkatan Laut (AL), dan Mabes TNI Angkatan Udara (AU).

Informasi mengenai konsep Mabes TNI di IKN ini pernah disampaikan oleh Yudo Margono yang kala itu menjabat sebagai Panglima TNI.

“Tentunya (dibangun) setelah istana. Kalau istana rencananya kan 2024, kemungkinan setelah itu. Soal anggaran, tahun 2023 ini belum (ada), nggak tahu nanti 2024,” kata Yudo Margono saat ditemui di Makodam VI Mulawarman, Balikpapan, Jumat (20/12/2023), dikutip dari TribunKaltim.co.

Letak Mabes TNI di IKN

Istana Presiden di KIPP IKN

Di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), terdapat sejumlah bangunan strategis yang menjadi lokasi penyelenggaraan pemerintahan nasional.

Oleh karena itu, KIPP mesti dilindungi secara penuh oleh TNI.

Adapun letak dari Mabes TNI berada di sisi depan istana.

Keberadaan itu membuat jalur koordinasi antara panglima TNI dan Presiden tidak akan terkendala.

Jadi, apabila Presiden membutuhkan kehadiran panglima TNI dalam waktu cepat, hal tersebut bisa terlaksana secara lancar.

Desain Mabes TNI di IKN

Penampakan render KIPP IKN

Dari segi desain, Mabes TNI di IKN akan memiliki desain bangunan yang lebih estetik ketimbang Mabes TNI sekarang.

Hal tersebut sempat disampaikan oleh Kurator IKN Nusantara, Ridwan Kamil dalam rapat koordinasi Otorita IKN di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Saat itu, Ridwan Kamil menjelaskan seputar Mabes Polri yang akan memiliki desain seperti hotel-hotel berbintang di Nusa Dua, Bali.

Menurutnya, di dunia ini tidak ada Mabes Polri yang akan sebagus di IKN.

Lalu, Ridwan Kamil menyebut hal yang sama juga berlaku untuk Mabes TNI.

“Nggak kaya kantor polisi pak, kaya hotel di Nusa Dua, tapi isinya polisi, gitu lah kira-kira ya. Jadi suasananya menyenangkan, bikin apa, tapi isinya polisi lagi bekerja melindungi kita. TNI juga sama, semua sama,” ujar Emil, dikutip dari Detik.com.

Rumah Dinas untuk Prajurit dan Perwira TNI

Tak hanya Mabes TNI, fasilitas militer lain yang akan dibangun adalah rumah dinas untuk prajurit dan perwira TNI di IKN.

Menurut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, fasilitas rumah susun nantinya akan dibangun untuk:

– prajurit TNI setingkat perwira tinggi bintang satu,

– perwira menengah dan perwira pertama, dan

– prajurit di bawah itu.

Sementara itu, rumah tapak akan menjadi tempat tinggal perwira tinggi bintang dua, bintang tiga, bintang empat, dan pejabat setingkat menteri.

2.820 Prajurit TNI Ditempatkan di IKN

Jenderal Agus Subiyanto (Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Selain Mabes TNI, kebijakan pemindahan prajurit TNI juga menjadi hal yang penting untuk melindungi IKN.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan, akan ada 2.820 prajurit yang ditempatkan di IKN pada 2024.

Prajurit tersebut berasal dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Kendati demikian, Panglima tak menjelaskan secara rinci perihal pemindahan tersebut, apakah akan berada di Kodam Khusus, Pangkalan Udara, atau di Markas Pasukan Marinir di IKN.

“Tahun ini (2024) juga direncanakan pemindahan personel TNI, baik dari Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara sejumlah 2.820 orang. Namun demikian, pemindahan personel tersebut akan menyesuaikan kesiapan bangunan dan perkantoran di IKN,” kata Agus Subiyanto saat Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, dikutip dari Antara.

Menurut Panglima, jumlah tersebut hanya termasuk dalam pemindahan tahap pertama, dari 2023-2024.

Rencananya, akan ada lima tahap pemindahan prajurit TNI ke IKN. Berikut rinciannya:

– Tahap kedua (2025–2029) ada 22.098 prajurit.

– Tahap ketiga (2030–2034) sebanyak 15.064 prajurit.

– Tahap keempat (2035–2039) ada 11.131 prajurit.

– Tahap kelima (2040–2045) ada 14.051 prajurit.

Jadi, pada 2045, akan ada 65.898 prajurit TNI yang rencananya ditempatkan di IKN.

Referensi

  • Artikel TribunKaltim.co berjudul “Bertempat di IKN Nusantara, Mabes TNI Dibangun di Atas Lahan 240 Ha, Dilengkapi Rumah Prajurit”. (https://kaltim.tribunnews.com/2023/01/20/bertempat-di-ikn-nusantara-mabes-tni-dibangun-di-atas-lahan-240-ha-dilengkapi-rumah-prajurit). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Antara berjudul “Panglima sebut ada 2.820 prajurit TNI ditempatkan di IKN”. (https://www.antaranews.com/berita/3986454/panglima-sebut-ada-2820-prajurit-tni-ditempatkan-di-ikn). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Detik.com berjudul “Ridwan Kamil Sebut Mabes TNI-Polri di IKN Mirip Hotel di Nusa Dua Bali”. (https://news.detik.com/berita/d-7242353/ridwan-kamil-sebut-mabes-tni-polri-di-ikn-mirip-hotel-di-nusa-dua-bali). Diakses pada 28 Mei 2024.

7 Peluang Buka Usaha di IKN yang Berpotensi Cuan

Buka usaha di IKN (Ibu Kota Nusantara) memiliki prospek yang menarik bagi pebisnis.

Apalagi, Ditjen Pajak (DJP) sempat menyebut wajib pajak UMKM akan lebih untung jika membuka usaha di IKN.

Menurut Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP, Dwi Astuti, pemerintah menyediakan berbagai insentif untuk pelaku usaha di IKN, termasuk UMKM.

Salah satu insentif itu adalah PPh final 0 persen atas omzet sampai dengan Rp50 miliar.

Kebijakan tersebut tertuang dalam PP 12/2023 dan PMK 28/2024 yang mengatur pemberian insentif perpajakan di IKN.

Tertarik membuka usaha di IKN atau daerah sekitarnya nantinya? Berikut adalah beberapa peluang yang bisa kamu pertimbangkan untuk dijadikan ide usaha.

1. Bisnis SPBKLU dan SPKLU

SPLKU untuk kendaraan listrik

Foto: PLN

Nantinya, IKN akan menggunakan kendaraan listrik sebagai transportasi operasional.

Kendaraan listrik itu tidak hanya untuk penggunaan pribadi, tapi juga berlaku untuk transportasi umum.

Bagi pengusaha, tentu ada peluang terkait dengan kendaraan listrik ini.

Salah satunya, kamu bisa membuka bisnis franchise SPBKLU (Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum) untuk kendaraan roda dua dan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) untuk kendaraan roda empat. 

Kamu bisa bermitra dengan PLN atau perusahaan lain yang menyediakan kemitraan bisnis pengisian daya kendaraan listrik.

2. Bisnis Tanaman Hias

Dari segi konsep, IKN akan menjadi green city atau kota hijau yang memiliki hutan berkelanjutan.

Jadi, sudah pasti di kawasan IKN akan banyak ruang terbuka hijau berupa taman atau hutan kota.

Nah, jika kamu memiliki keahlian dalam bercocok tanam atau berkebun, bisa membuka bisnis tanaman hias.

Keberadaan tanaman akan membuat hunian di IKN sejalan dengan konsep kotanya yang hijau.

Agar berbeda dari bisnis tanaman hias biasa, bisnismu bisa membuka layanan pengiriman, seperti pengantaran tanaman hias untuk rumah, kantor, dan untuk perkebunan.

3. Agen Wisata

Dua wisatawan

Apabila sudah jadi, wilayah IKN bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Jika pemerintah membuka IKN untuk keperluan wisata, kamu bisa bermitra dengan dinas terkait untuk membuka agen wisata.

Nantinya, wisata IKN bisa dikhususkan untuk paket wisata sejarah, petualangan alam, kuliner lokal, kecanggihan teknologi, dan kebangsaan.

Kamu juga dapat bermitra dengan restoran dan hotel yang berada di sekitar IKN.

4. Pusat Kebugaran

Pusat kebugaran

Gaya hidup sehat tentu akan cocok diterapkan di IKN yang konsep kotanya hijau.

Karena itu, jika ingin buka usaha di IKN, kamu bisa membuka pusat kebugaran.

Kamu bisa melengkapi pusat kebugaran tersebut dengan berbagai macam alat olahraga yang bisa membantu tubuh lebih sehat.

5. Bisnis Daur Ulang

Daur ulang

Kota IKN akan menjadi wilayah yang ramah lingkungan.

Jadi, kamu bisa membuka usaha dalam bidang layanan daur ulang, baik untuk skala rumah tangga, skala komersial, bahkan untuk konsultasi pengelolaan limbah.

Layanan yang dibuka bisa mulai dari penjemputan hingga pengolahan sampah atau limbah.

6. Layanan Katering Sehat

Makanan sehat

Gaya hidup sehat kian digemari oleh masyarakat.

Apalagi jika tinggal di IKN yang ramah lingkungan, sudah pasti banyak yang ingin hidup lebih sehat.

Di sini, kamu bisa menyediakan katering makanan sehat untuk para pekerja di IKN, penduduk di sekitar IKN, atau untuk tamu yang datang.

7. Bisnis Sayur dan Buah Organik

Buah buahan organik

Rekomendasi usaha di IKN lainnya adalah buah-buahan dan sayuran organik.

Nantinya, produknya bisa disalurkan ke bisnis lain, seperti untuk usaha katering sehat (B2B) atau langsung ke konsumen (B2C).

Untuk memulai bisnis ini, kamu bisa bekerja sama dengan pemilik lahan pertanian dan perkebunan tak jauh dari IKN.

Pastikan proses penanaman hingga pemetikan sayuran dan buahnya benar-benar bebas dari proses nonorganik.

***

Sudah mantap akan buka usaha di IKN?

Semoga ide-ide di atas bisa menginspirasi, ya.

Jika ingin mendapatkan informasi lainnya seputar IKN, silakan kunjungi halaman IKN Rumah123.

Perkembangan Investasi Malaysia di IKN: 10 Perusahaan Tertarik

Foto: presidenri.go.id

Menarik untuk mengetahui perkembangan investasi di ibu kota baru Indonesia, termasuk investasi Malaysia IKN.

Dalam pembangunannya, IKN memang tak bisa lepas dari peran andil investor.

Itu karena, pembangunan IKN membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Perhitungan kasarnya, dibutuhkan biaya sekitar Rp466 triliun untuk mewujudkan IKN sesuai dengan rencana.

Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro mengatakan, biaya tersebut tidak sepenuhnya ditanggung APBN, tapi juga akan diupayakan lewat kerja sama pemerintah dan badan usaha (public-private partnership), serta kontribusi atau investasi swasta.

“Perkiraan kasarnya, dari total dana sebesar Rp 466 triliun yang dibutuhkan, (pembiayaan dari) APBN hanya sekitar Rp 89,4 triliun. Lalu KPBU dan swasta Rp 253,4 triliun, sementara BUMN serta BUMD Rp 123,2 triliun,” ujar Juri, dikutip dari ikn.go.id.

Lantas, seperti apa perkembangan investasi Malaysia IKN?

Rencana IKN Jadi Pemberitaan Menarik di Malaysia

ikn kota hijauRupanya, pemberitaan mengenai pemindahan IKN menjadi topik yang menarik di Negeri Jiran.

Buktinya, Sarawak Media Group (SMG) pernah mewawancarai Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi secara khusus tentang IKN.

Pada wawancara yang dilaksanakan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kaltim Jalan Milono Samarinda, Senin (15/8/2022), tersebut, ada 8 pertanyaan yang diajukan mengenai IKN dan investasi.

Pada saat itu, Wagun Hadi mengatakan, Kaltim dalam posisi menunggu realisasi investasi para pengusaha Malaysia.

“Yang terdekat dengan kita itu ya Malaysia. Karena itu kami menunggu Malaysia masuk dengan sangat gembira. Biaya investasi pasti lebih murah dan mudah, karena kita dekat dan serumpun. Maka  yang berpeluang besar itu Malaysia,” kata Hadi, dikutip dari laman kaltimprov.go.id.

Surat Ketertarikan dari Malaysia

Jokowi dan PM Malaysia (1)

Foto: presidenri.go.id

Sebelumnya, pada Januari 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah menerima 11 surat pernyataan niat atau letter of intent (LOI) dari Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Menurut Katadata, surat tersebut berisi ketertarikan investor Malaysia untuk ikut berkontribusi pada pembangunan IKN.

Saat itu, Malaysia mengaku tertarik berinvestasi karena IKN diyakini memberi manfaat ekonomi untuk Sabah dan Serawak.

Berikut adalah 10 perusahaan yang tertarik berinvestasi di IKN:

  • Berjaya Corporation
  • Tenaga Nasional
  • Pharmaniaga
  • Alliance MEP (Sarawak)
  • Boustead Properties
  • Carsome
  • OSK Group
  • Protasco
  • Reneuco
  • Success Electronic & Transformer Manufacturer

Sedangkan, sektor yang akan digarap oleh investor Malaysia adalah:

  • Properti
  • Manufaktur
  • Energi terbarukan
  • Pengembangan farmasi
  • Elektronik
  • Kesehatan
  • Pengelolaan limbah
  • Konstruksi

Kunjungi IKN

Kunjungan perwakilan Malaysia ke IKN

Pada Selasa (30/04/2024), Delegasi KBRI Indonesia di Malaysia dan Delegasi Kedutaan Jerman untuk Indonesia telah mendatangi IKN.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula sejumlah perwakilan perusahaan dari Malaysia.

Ketua Malaysia-Indonesia Business Council Dato Tan Sri Nasir Razak mengatakan, keinginan pengusaha Malaysia untuk investasi di IKN sangat besar.

Hal ini dipengaruhi oleh posisi geografis Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Pulau Kalimantan, yang juga berbatasan dengan Brunei Darussalam dan Malaysia, sehingga berpotensi meningkatkan perekonomian di negara tersebut.

Menurut Nasir, ada tiga perusahaan yang tertarik investasi di IKN, yakni Seven Seasons Preservation Sdn Bhd, Citadel Group Sdn Bhd, dan Ranhill Utilities Berhad.

“Kami (Delegasi Malaysia) berterima kasih telah diterima kedatangannya di sini. Kami membawa 28 perwakilan perusahaan untuk melihat peluang bisnis yang ada di IKN.”

“Selain itu, sudah ada 3 perusahaan yang telah menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi di sini (IKN). Hal ini secara paralel meningkatkan hubungan kedua negara, terlebih dalam investasi,” kata Nasir, dikutip dari laman resmi IKN.

Perkuat Sektor Hunian dan Pendidikan

Pengusaha Malaysia kunjungi IKN

Foto: ikn.go.id

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato’ Syed Md Hasrin Tengku Hussin juga mengungkapkan ketertarikan perusahaan dan lembaga Malaysia untuk berinvestasi di IKN.

Perusahaan dan lembaga tersebut yakni IJM Corporation Berhad, Maxim Global Berhad, dan Limkokwing University of Creative Technology.

Mereka telah mengunjungi IKN pada Selasa (19/03/2024).

Adapun IJM dan Maxim adalah dua perusahaan yang akan bekerja sama dengan pemerintah melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) di sektor hunian.

Ketika itu, proses kerja samanya sudah mencapai tahap finalisasi feasibility study.

Sementara itu, Limkokwing University of Creative Technology berencana berinvestasi di sektor pendidikan,

Dato’ Syed Md Hasrin Tengku Hussin mengaku berharap, perusahaan-perusahaan Malaysia, khususnya yang berasal dari Sabah dan Sarawak, bisa berinvestasi di IKN guna memperkuat hubungan antara kedua negara.

Referensi

  • Artikel website resmi IKN berjudul “KSP: Pembangunan Ibu Kota Baru Perlu Anggaran Rp 466 T, Tak Semua Ditanggung APBN”. (https://www.ikn.go.id/ksp-pembangunan-ibu-kota-baru-perlu-anggaran-rp-466-t-tak-semua-ditanggung-apbn). Diakses pada 7 Juni 2024.
  • Artikel website resmi Provinsi Kaltim berjudul “Pemindahan IKN Masih Jadi Isu Menarik di Malaysia”. (https://www.kaltimprov.go.id/berita/pemindahan-ikn-masih-jadi-isu-menarik-di-malaysia). Diakses pada 7 Juni 2024.
  • Artikel website resmi IKN berjudul “Delegasi Malaysia dan Jerman Kunjungi IKN, Tingkatkan Minat Investasi dan Kerja Sama di Nusantara”. (https://www.ikn.go.id/delegasi-malaysia-dan-jerman-kunjungi-ikn-tingkatkan-minat-investasi-dan-kerja-sama-di-nusantara). Diakses pada 7 Juni 2024.
  • Artikel website resmi IKN berjudul “Pengusaha Malaysia Siap Investasi di IKN, Perkuat Sektor Hunian dan Pendidikan”. (https://www.ikn.go.id/ar/pengusaha-malaysia-siap-investasi-di-ikn-perkuat-sektor-hunian-dan-pendidikan). Diakses pada 7 Juni 2024.
  • Artikel Katadata.co.id berjudul “Janji Investasi Malaysia di IKN Nusantara”. (https://katadata.co.id/infografik/63c618291ca89/janji-investasi-malaysia-di-ikn-nusantara). Diakses pada 7 Juni 2024.

Konsep Hutan IKN: Dukung Kota Netral Karbon & Keanekaragaman Hayati

Ibu Kota Nusantara atau IKN sepertinya akan menjadi kota yang unggul dibandingkan kota-kota lainnya di dunia.

Itu karena konsep yang diusungnya, yaitu kota hutan IKN yang menjalankan prinsip green (hijau), smart (pintar), inclusive (inklusif), resilient (ketangguhan), dan sustainable (berkelanjutan).

Konsep IKN sebagai kota hutan pintar dan berkelanjutan ternyata menjadi konsep yang pertama di dunia.

Lantas, upaya apa saja yang akan diwujudkan di IKN agar konsep itu tercipta?

Sebagian Besarnya adalah Hutan Tropis

kota hutan ikn

Luas wilayah daratan IKN adalah 252.660 hektare, terdiri dari 49.490 hektare kawasan IKN dan 196.501 hektare kawasan pengembangan IKN. 

Sementara itu, luas wilayah lautan IKN adalah 69.769 hektare.

Dari keseluruhan wilayah tersebut, sebagian besarnya akan menjadi hutan tropis.

Bambang Susantono, yang pernah menjabat Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), sempat mengatakan, hanya 25 persen dari area nusantara yang akan dibangun.

“Sedangkan 75% sisanya akan menjadi area hijau yang termasuk 65% area tersebut tetap sebagai hutan tropis. Kondisi ini akan memungkinkan warga Nusantara hidup berdampingan dengan alam,” kata Bambang, dikutip dari laman ikn.go.id.

Adapun sebagian besar wilayah itu akan menjadi hutan tropis.

Kendati begitu, saat ini sebagian besar hutan di wilayah IKN adalah hutan produksi.

Karena itu, pemerintah harus berupaya mengembalikan kawasan hutan produksi tersebut menjadi hutan tropis, melalui proses reboisasi.

“Pengembalian hutan tropis akan dimungkinkan melalui proses reboisasi dalam rangka memulihkan ekologi,” kata Bambang.

Menjadi Kota Netral Karbon

Konsep Hutan Kota Cerdas IKN

Dengan konsep hutan tersebut, IKN ditargetkan menjadi kota netral karbon pada 2045.

Jadi, nantinya di wilayah IKN tidak akan ada emisi karbon yang bisa membuat perubahan iklim.

Semakin banyak emisi karbon yang dilepas ke atmosfer, akan semakin menghangat juga suhu planet ini.

Selain bisa berperan dalam mengurangi emisi karbon, keberadaan hutan tropis di IKN juga bisa mengurangi risiko banjir dan meningkatkan daya serap air.

Wujud komitmen IKN sebagai kota hutan untuk mengurangi emisi karbon juga didukung oleh studi OIKN dan Asian Development Bank (ADB).

Studio itu menjelaskan seperti apa Nusantara akan menjadi kota yang mendukung net-zero emission.

Tak hanya untuk Indonesia, keberhasilan IKN tentu juga bisa menjadi sumbangsih penting bagi dunia agar menciptakan kota berkelanjutan.

Simpan Potensi Biodiversitas dan Biomedicine

Miniatur Hutan Hujan Tropis di IKN

Selain mendukung net-zero emission, kota hutan IKN juga bisa mendukung pengembangan lebih lanjut keanekaragaman hayati.

Bahkan, keberadaan kota hutan IKN dipandang bisa menjadi kesempatan baik bagi pengembangan tanaman untuk bidang kesehatan.

Hal tersebut sempat diungkapkan oleh Prof. Dr. Mustofa, Apt., M.Kes., dari FK-KMK UGM pada Round Table Discussion bertema “IKN, Biodiversitas, dan Pengembangan Biomedical Berbasis Herbal” pada Selasa (28/11/2023).

Menurutnya, di Kalimantan ada 80 persen spesies tanaman obat dunia, dan yang baru terdaftar di BPOM ada sekitar 25.000-30.000 spesies.

“Nantinya kalau kita benar-benar pindah ke IKN, tentunya ini sangat potensial,” ujar Mustofa.

Mayoritas, lanjutnya, tanaman-tanaman di Kalimantan bisa untuk mengatasi kanker, gangguan organ dalam, dan menjadi bahan baku kosmetik potensial.

Beberapa tanaman yang potensial di antaranya adalah pasak bumi, akar kuning, bajakah, sarang semut, dan sekungbak.

Berkontribusi pada Sustainable Development Goals

Saat ini, negara-negara di dunia ramai-ramai sedang menggalakkan kampanye global SDGs (sustainable development goals).

Pembangunan kota hutan IKN mendukung kampanye tersebut.

IKN menjadi kota pertama di Indonesia yang mendukung kampanye global yang selaras dengan agenda pencapaian pembangunan berkelanjutan (SDGs) PBB pada tahun 2030.

Karena itu, menurut Tenaga Ahli Pimpinan Bidang Manajemen Kawasan Perkotaan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Viby Indrayana, IKN tidak akan menghilangkan habitat hidup satwa liar.

“Melalui IKN kita tunjukkan komitmen untuk melestarikan dan melindungi keanekaragaman hayati nusantara termasuk di dalamnya yang terancam punah melalui rencana positif alam nusantara, dalam memastikan keberadaan dan keamanan habitat satwa liar,” kata Viby Indrayana, dikutip dari rri.co.id.

Referensi

  • Artikel IKN berjudul “Nusantara, Akan Jadi Ibu Kota Negara dengan Konsep Forest City yang Pertama di Dunia”. (https://www.ikn.go.id/en/nusantara-akan-jadi-ibu-kota-negara-dengan-konsep-forest-city-yang-pertama-di-dunia). Diakses pada 7 Juni 2024.
  • Artikel UGM berjudul “Mengusung Konsep Kota Hutan, IKN Simpan Potensi Biodiversitas dan Biomedicine yang Menjanjikan”. (https://ugm.ac.id/id/berita/mengusung-konsep-kota-hutan-ikn-simpan-potensi-biodiversitas-dan-biomedicine-yang-menjanjikan/). Diakses pada 7 Juni 2024.
  • Artikel RRI berjudul “IKN Dibangun di Atas Hutan Produksi”. (https://www.rri.co.id/nasional/614879/ikn-dibangun-di-atas-hutan-produksi). Diakses pada 7 Juni 2024.

Pesan Pembangunan untuk Pegawai OIKN dari Bambang Susantono sebelum Mengundurkan Diri

Mantan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono memberikan pesan terakhir yang membangun sebelum mengundurkan diri dari jabatannya.

 

Melansir dari CNNIndonesia, sebelum mundur ia mengumpulkan para pejabat OIKN pada Senin (27/5/2024) dalam rapat pimpinan (rapim) yang disetujui Presiden Joko Widodo.

 

Pesan terakhir Bambang itu pun tersebar ke publik melalui WhatsApp.

 

“Pertahankan profesionalisme dan integritas. Pakaian bisa berganti, tapi sebagai orang yang berintegritas, kita tidak berubah dalam bersikap,” pesan Bambang yang pertama kepada pegawai OIKN.

 

Agar Terus Berpihak kepada Masyarakat

 

Kedua, Bambang Susantono berpesan agar Otorita IKN terus berpihak kepada masyarakat, bahkan secara spesifik menyoroti perlakuan kepada warga Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

 

Ia berharap para deputi dan pejabat OIKN lainnya bisa mencintai masyarakat Sepaku dan memperlakukannya sebagai warga.

 

“Cintai masyarakat Sepaku sebagai warga, yang hidupnya harus lebih baik dengan prinsip-prinsip universal, seperti perlindungan lingkungan hidup dan tata ruang,” tutur Bambang.

 

Ketiga, Bambang menghimbau bahwa perencanaan adalah hal penting.

 

Menurutnya, perencanaan yang baik bisa bermanfaat untuk mengoreksi kegagalan pasar.

 

Ia mengingatkan betapa bahayanya minat pelaku pasar bila dibiarkan tanpa kontrol.

 

Pasalnya, hal itu bisa saja mengakibatkan muncul market failure atau kegagalan pasar.

 

Di sisi lain, ia menyebut korupsi akan menjadi sumber kegagalan pemerintah atau government failure.

 

Maka itu, Bambang Susantono berharap supaya suara rakyat dapat menjadi jalan tengahnya.

 

Perlu Menjaga Profesionalitas

 

bambang susantono

sumber: kabarfaktual.com

 

Pesan keempat, Bambang meminta jajaran yang ditinggalkan olehnya untuk bisa tetap profesional dan menjaga kekompakan tim.

 

“Sebagai pemimpin, jagalah teman-teman. Jangan sampai ada yang disalahkan, jagalah kekompakan,” anjuran Bambang.

 

Terakhir, Bambang mengapresisasi kinerja jajaran Otorita IKN.

 

Ia menegaskan bahwa seluruh pegawai otorita merupakan orang hebat di bidangnya masing-masing.

 

Ia mengaku tak pernah menyesal bekerja sama dengan para pegawai Otorita IKN.

 

“Tidak pernah menyesal bekerja bersama Anda. Semua adalah leader di bidang masing-masing yang mengukir sejarah!” tutupnya.

 

Masih melansir dari CNNIndonesia, walaupun Bambang belum mengonfirmasi kebenarkan pesan-pesan tersebut, salah satu pimpinan Otorita IKN yang hadir dalam rapat sudah membenarkannya.

 

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi menegaskan lima pesan itu memanglah disampaikan oleh Bambang dalam rapat terakhir.

 

“Betul,” kata Ali.

 

Wakil OIKN Juga Mundur

 

Bukan hanya Bambang, Wakil Kepala Otorita IKN, Dhony Rahajoe pun secara mendadak melepas jabatannya.

 

Selepas surat pengunduran diri disampaikan kepada Presiden Jokowi, keduanya diberhentikan dengan hormat.

 

Lebih lanjut, Jokowi langsung menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala dan Wakil Kepala OIKN. Penunjukan itu dilakukan di Istana Negara, Senin (3/6/2024).

 

Nantinya tugas Plt Kepala dan Wakil Otorita IKN akan mempercepat program dan proyek pembangunan yang sudah dibangun.

 

Adapun Basuki dan Raja Juli juga diminta untuk menyelesaikan permasalahan status tanah di IKN.

 

“Kami akan putuskan status tanah di IKN ini dijual disewa atau KPBU. Kedua status tanah lebih jelas dan status hukum investor di IKN. Kemudian sesuai Keppres OIKN karena begitu nanti perpres ditandatangani tentang IKN ada embrio pemdasus di IKN. Tugas OIKN mempercepat pembangunan pemdasus akan disiapkan melalui satgas di Kemendagri,” kata Basuki.

 

***

Semoga berita terbaru soal Ibu Kota Nusantara ini bisa bermanfaat untuk Anda, ya.

 

Yuk, jangan lupa kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian Anda karena #SemuaAdaDisini.