Pemerintahan Pindah ke IKN, Bagaimana Nasib Gedung Pemerintahan di Jakarta?

Bagaimana nasib gedung pemerintahan di Jakarta setelah Aparatur Sipil Negara (ASN) pindah ke IKN?

 

Seperti kita ketahui, pemindahan tersebut tentu membuat sejumlah gedung dan aset bangunan berstatus Barang Milik Negara (BMN) di Jakarta kosong.

 

Sejauh ini, pemerintah belum mengungkapkan rencana pemanfaatan gedung dan bangunan tersebut.

 

Kendati demikian, sejumlah pihak telah menawarkan beberapa opsi pemanfaatan agar gedung pemerintahan di Jakarta masih dapat difungsikan.

 

Apa saja opsi yang ditawarkan? Berikut di antaranya.

 

Opsi Pemanfaatan Gedung Pemerintah di Jakarta

 

1. Digunakan sebagai Hunian Sewa

 

hunian sewa murah

Foto: Tempo.com

 

Dilansir dari Kompas.com, Pengamat Properti Panangian Simanungkalit, mengusulkan agar gedung BMN di Jakarta bisa dijadikan apartemen atau hunian sewa dengan harga murah.

 

Pemanfaatan tersebut bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal layak huni dengan harga murah.

 

Apalagi, rata-rata gedung pemerintahan di Jakarta berada di lokasi strategis, serta memiliki akses mudah menjangkau berbagai fasilitas dan infrastruktur publik.

 

Pemanfaatan aset bangunan pemerintah untuk hunian sewa dipercaya bisa mendatangkan sejumlah manfaat, seperti mengurangi kemacetan, menekan tingkat polusi, dan meningkatkan produktivitas.

 

Hal ini mengingat banyaknya para pekerja yang mencari nafkah di Jakarta, tetapi berdomisili di kawasan kota penyangga.

 

Karena itu, untuk mencapai tempat kerja, mereka membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

 

Maka itu, cara ini bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan akan hunian murah yang dekat area perkantoran bagi pekerja.

 

2. Digunakan sebagai Ruang Publik

 

ruang publik

 

Selain disulap menjadi hunian sewa murah, ada juga opsi untuk mengalihfungsikan gedung milik pemerintah di Jakarta menjadi ruang publik seperti pusat perbelanjaan.

 

Opsi tersebut disampaikan Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, seperti dilansir dari Detik.com.

 

Alih fungsi gedung kantor pemerintah menjadi pusat perbelanjaan dipercaya dapat mendorong Jakarta sebagai kota perdagangan internasional.

 

Menurutnya, Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi kota perdagangan dan bisnis internasional.

 

Nah, salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menjadikan aset negara tersebut sebagai kawasan bisnis dan perdagangan.

 

3. Digunakan sebagai Kantor

 

area perkantoran

 

Meski begitu, ada pula opsi lain juga yang bisa dilakukan pemerintah untuk memanfaatkan aset tersebut agar tidak terbengkalai.

 

Salah satunya dengan menyewakannya kepada pihak swasta untuk dijadikan kantor.

 

Ada banyak perusahaan nasional yang tumbuh dan berkembang di Indonesia.

 

Mereka tentunya membutuhkan kantor untuk menjalankan bisnis atau usaha tersebut.

 

Namun, pemerintah sampai saat ini masih menyiapkan grand design pemanfaatan gedung berstatus BMN yang akan ditinggalkan ke IKN.

 

Kementerian Keuangan selaku lembaga pengelola BMN, sudah memetakan berbagai strategi pemanfaatan aset-aset tersebut.

 

Beberapa opsi pemanfaatan pun sudah dibuat, mulai dari dipakai sebagai kantor wilayah kementerian atau lembaga di Jakarta hingga disewakan atau diubah menjadi ruang publik bagi masyarakat.

 

Itulah ulasan mengenai opsi-opsi pemanfaatan gedung pemerintahan di Jakarta setelah pemerintahan RI berpindah ke IKN.

 

Simak informasi lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Mengenal Konsep Smart Defense, Sistem Pertahanan IKN yang Cerdas!

Sistem pertahanan IKN akan diimplementasikan secara menyeluruh dengan konsep yang canggih.

 

Seperti yang kita tahu, kepindahan ibu kota negara Indonesia ke Nusantara atau IKN, membuat banyak hal perlu dipersiapkan dengan matang.

 

Salah satunya soal sistem pertahanan negara di dekat kawasan Nusantara.

 

Mengenai hal tersebut, sudah ada diskusi yang mengungkapkan bagaimana sistem pertahanan yang ideal untuk diimplementikan di IKN.

 

Kabarnya, pemerintah bakal menggunakan penguatan sistem pertahanan IKN dengan konsep pertahanan cerdas atau smart defense.

 

Lantas, apa itu smart defense? Apa pentingnya penerapan sistem pertahanan ini di IKN? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Mengkaji Sistem Smart Defense di IKN

 

pertahanan ikn

Sumber: lemhannas.go.id

 

Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN telah mengkaji konsep pertahanan pintar atau smart defense di IKN.

 

Sistem tersebut akan menyinergikan pertahanan militer dan nirmiliter.

 

Dalam penerapannya, sistem ini mengutamakan diplomasi serta memadukan perkembangan teknologi lewat pemanfaatan industri dan pertahanan nasional.

 

Diusungnya smart defense sejalan dengan konsep smart city di IKN, yang memaksimalkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang efisien, inovatif, inklusif serta berketahanan.

 

Dasar Hukum Sistem Pertahanan IKN

 

Mengutip laman polkam.go.id, ada sejumlah produk hukum yang dijadikan pedoman dalam merancang konsep pertahanan IKN.

 

Produk hukum tersebut, antara lain:

  • UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.
  • Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Induk Ibu Kota Nusantara.
  • Keputusan Menteri Pertahanan Nomor: KEP/1746/M/XII/2023 tanggal 27 Desember 2023 tentang Rencana Induk Pembangunan Sistem Pertahanan Negara di IKN Nusantara.

Merujuk pedoman tersebut, khususnya keputusan menteri, sistem pertahanan negara yang akan diwujudkan di IKN adalah sistem pertahanan bersifat semesta.

 

Arti pertahanan bersifat semesta adalah pencegahan defensif aktif dan strategi pertahanan berlapis yang cerdas, serta disusun menyesuaikan dengan sistem pertahanan anti-access/area denial.

 

Singkatnya, sistem pertahanan semesta merupakan sistem pertahanan yang di dalamnya melibatkan seluruh warga negara, seluruh wilayah, dan seluruh sumber daya nasional.

 

IKN Berpotensi Menjadi Center of Gravity (COG)

 

Dalam sebuah Focus Group Discussion, BRIN mengungkap bahwa IKN nantinya berpotensi menjadi Center of Gravity (COG).

 

Center of Gravity sendiri merupakan sumber perekonomian baru, pusat pemerintahan, dan pusat kekuatan pertahanan.

 

Namun, hal tersebut justru membuat IKN rentan dalam segi pertahanan.

 

Mengutip laman brin.go.id, IKN bisa saja berpeluang menjadi “zona penyangga” atau “medan peperangan” antara negara-negara besar.

 

Apalagi ada pilar kekuatan Cina dan Amerika Serikat di dekat kawasan IKN.

 

Masih menurut sumber yang sama, wilayah udara IKN masuk dalam radius tiga kapabilitas militer Amerika Serikat.

 

Artinya, area tersebut dapat dijangkau pesawat pembom strategis, pesawat jet tempur, dan rudal jelajah.

 

Bukan itu saja, kawasan IKN konon masuk dalam radius rudal balistik Cina, termasuk dalam jangkauan pesawat jet tempur dan pesawat pemboman negara tersebut.

 

Ancaman Pertahanan IKN dari Negara Tetangga

 

Pada laporan cnbcindonesia.com tahun 2022 lalu, Direktur Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas Bogat Widyatmoko mengungkap beberapa potensi ancaman di kawasan IKN.

 

Potensi ancaman pertahanan muncul karena lokasi ibu kota baru dekat dan berbatasan negara tetangga, misalnya seperti Malaysia.

 

Kondisi tersebut bukan tidak mungkin memicu ancaman atau gangguan keamanan.

 

Selain di darat, posisi IKN cukup rentan di wilayah laut dan udara.

 

Khusus untuk udara, lokasi IKN dekat dengan Flight Information Region (FIR) milik Singapura, Kinabalu Malaysia, dan Manila Filipina.

 

Belum lagi ancaman lain di Kalimantan yang menjadi lokasi dan jalur trans-nation crime.

 

Beberapa contoh trans-nation crime adalah penyelundupan, narkoba dan orang.

 

Akan tetapi, Bogat Widyatmoko mengungkap potensi perang terbuka sangat kecil sampai tahun 2045.

 

Potensi yang muncul kemungkinan konflik terbatas dan serangan bersifat CBRNE atau chemical, biological, radiological, and nuclear defence.

 

Simak informasi lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Museum Kelas Dunia Akan Dibangun di IKN Nusantara

Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) akan membangun museum kelas dunia di IKN. Nantinya, museum tersebut menjadi salah satu ikon baru bagi bangsa Indonesia.

 

“Jadi, kita ingin nantinya akan ada di Nusantara itu kelas dunia, salah satunya museum. Jenisnya nanti kita coba rumuskan kembali,” kata Mantan Kepala Badan OIKN Bambang Susantono beberapa waktu lalu dikutip dari Antara, Minggu (7/1/2024).

 

Menurut Bambang, untuk mewujudkan keberadaan museum kelas dunia di IKN, pihaknya sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, seperti budayawan. “Tentu, kita akan meminta pendapat para ahli seni dan budaya, sekolah seni dan budaya seperti IKJ, ISI dan lain-lain serta para penggiat, para ahli,” ungkap dia.

 

Bahkan, ujar Bambang, pihaknya melakukan studi ke beberapa negara dengan museum-museum yang dikenal dunia. “Kita melakukan beberapa perbandingan di Eropa, di beberapa tempat dan juga nanti kita akan konsultasikan dengan yayasan museum di Indonesia sehingga nanti kita akan mendapatkan yang terbaik,” jelasnya dalam kunjungan di sela-sela perhelatan COP28 di Dubai, UEA.

 

Bambang mengatakan, semua itu dilakukan untuk bantu mendefinisikan museum berkelas dunia yang dapat merefleksikan dari keberagaman bangsa Indonesia.

 

“Nanti kita akan konsultasikan dengan yayasan museum di Indonesia. Sehingga nanti kita akan mendapatkan yang terbaik,” kata Bambang.

 

IKN sebagai Proyek Strategis Nasional

 

Perlu diketahui, melansir dari Koran Jakarta, pembangunan IKN yang tengah dibangun di Kalimantan merupakan satu proyek prioritas strategis yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020—2024.

 

Pembangunan dari Ibu Kota baru Indonesia itu dilaksanakan dalam periode 2022 hingga 2045.

 

Pemerintah Indonesia menargetkan IKN akan dibangun dengan didanai sebanyak 80 persen dari investasi dan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

Untuk tahun ini, realisasi belanja IKN telah mencapai 13 triliun rupiah per Oktober 2023 dari total alokasi 29,3 triliun rupiah pada APBN 2023.

 

Pagu belanja 29,3 triliun rupiah itu sendiri meliputi belanja infrastruktur 26,3 triliun rupiah dan belanja non-infrastruktur tiga triliun rupiah.

 

Langkah Bersejarah

pertahanan ikn

sumber: grid.id

Selain itu, Bambang menegaskan model IKN menjadi kota yang mencapai nol emisi karbon merupakan langkah bersejarah yang dapat menjadi percontohan di kota-kota lain, tidak hanya di Indonesia, tapi juga komunitas internasional.

 

Ditemui dalam kunjungan di Paviliun Indonesia saat COP-28 di Dubai, Uni Emirat Arab, Bambang menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan Nusantara Regionally and Locally Determined Contribution (RLDC).

 

Dokumen itu merupakan peta jalan bagi IKN untuk mencapai nol emisi karbon atau net zero emission di wilayahnya.

 

“Jadi, sejarah ini adalah yang pertama karena Nusantara adalah kota yang pertama yang meluncurkan RLDC Nusantara dan diharapkan dengan adanya RLDC ini akan diikuti kota-kota lain di Indonesia dan bahkan menjadi rujukan kota lain di dunia,” kata Bambang.

 

Nol emisi karbon, kondisi di mana emisi yang dilepas sama dengan kemampuan penyimpanan, ditargetkan akan dicapai pada 2045 untuk wilayah IKN.

 

Untuk itu, dalam dokumen itu difokuskan pada lima kategori, yaitu kehutanan, agrikultur, energi, pengolahan sampah, dan industri.

 

Selanjutnya, juga akan dilakukan diskusi dengan berbagai pihak untuk mendorong tercapainya target iklim Ibu Kota baru Indonesia.

 

“Kami sendiri dibantu oleh Asian Development Bank (ADB) di dalam membuat studi ini dan juga nantinya kami bekerja sama dengan berbagai macam organisasi internasional, di antaranya dengan PBB sehingga apa yang kami kerjakan ini menjadi referensi tidak hanya bagi kota-kota Indonesia, tapi dunia,” jelasnya.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, ya.

 

Yuk, jangan lupa kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian Anda karena #SemuaAdaDisini.

***sumber foto cover: shutterstock.com

Gedung Sekretariat Presiden IKN, Progres dan Penggunaannya

Salah satu pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menampakkan progres signifikan adalah Kantor Sekretariat Presiden dan bangunan pendukungnya.

Pada update terakhir April 2024 lalu, progres pembangunan infrastruktur pemerintah yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sudah mencapai ± 75% lebih.

Berarti penggunaan atau operasionalisasi perkantoran sesuai target yang ditetapkan sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 akan tercapai.

Komitmen PT Waskita Karya (Persero) dalam Pembangunan IKN

Kontraktor umum yang bertanggung jawab atas pembangunan tersebut adalah PT Waskita Karya (Persero). Perusahaan ini memastikan infrastruktur akan tuntas pada semester I-2024.

Bukan hanya Kantor Sekretariat Presiden dan bangunan pendukungnya saja yang dibangun oleh perseroan. Selain itu, termasuk enam infrastruktur lainnya.

Sebagai informasi, PT Waskita Karya (Persero) sendiri terlibat dalam pembangunan 12 proyek IKN. Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan semuanya pada waktu yang sudah ditetapkan.

Adapun fokus pembangunan IKN saat ini yaitu menyiapkan ekosistem utama agar siap digunakan pada upacara HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Daftar infrastruktur yang menjadi fokus garapan perseroran tahun ini.

  • Istana Presiden dan lapangan upacaranya
  • Saluran Utilitas Terpadu atau Multi Utility Tunnel (MUT)
  • Jalan logistik Lingkar Sepaku segmen 4
  • Tol IKN segmen 5A
  • Sekretariat Presiden dan bangunan pendukungnya 
  • Kementerian Koordinator 4
  • Kementerian Koordinator 3
  • Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)

Material Bangunan Gedung Sekretariat Presiden IKN Gunakan Bahan Berkualitas

gedung sekretariat presiden ikn

Gedung Sekretariat Presiden IKN: Liputan 6

Gedung Sekretariat Presiden IKN berdiri di lahan seluas 28.400 meter persegi. Perseroan mengerahkan Batching Plant (BP) Sepaku untuk menyuplai produk bangunan berkualitas.

Salah satunya beton cair atau readymix tipe di bawah dengan total volume sebesar 40.431,70 meter kubik.

  • FS 45 SL5
  • FC 35 SL 12
  • FC 30 SL 18
  • FC 21 SL 18
  • FC 21 SL 10
  • K100 SL 10
  • K100 SL10 exc semen
  • FC 30 SL 18 exc semen
  • FS 45 SL5 exc semen
  • FC 30 SL 10

Penggunaan Gedung Sekretariat Presiden IKN

gedung sekretariat presiden ikn

Gedung Sekretariat Presiden IKN: Liputan 6

Gedung Sekretariat Presiden IKN hadir untuk mewadahi aktivitas Sekretariat Presiden, yaitu satuan organisasi di bawah Kementerian Sekretariat Negara RI.

Sekretariat Presiden mempunyai tugas menyelenggarakan pemberian dukungan teknis dan administrasi kerumahtanggaan, keprotokolan, pers, dan media kepada Presiden RI.

Sekretariat Presiden dipimpin oleh seorang Kepala Sekretariat Presiden yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Sekretaris Negara. Nah, berikut fungsi organisasi.

  • Pelayanan kerumahtanggaan presiden dan/atau istri/suami presiden.
  • Pelaksanaan urusan keprotokolan dan acara perjalanan presiden dan/atau istri/suami presiden di dalam maupun di luar negeri.
  • Koordinasi kegiatan pers dan media kegiatan presiden dan/atau istri/suami presiden, serta acara lainnya di lingkungan sekretariat presiden.
  • Koordinasi pengelolaan istana kepresidenan, museum, dan koleksi benda-benda seni.
  • Koordinasi pelaksanaan tugas pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan sekretariat presiden.
  • Pengelolaan dana operasional dan bantuan kemasyarakatan presiden.
  • Pemberian petunjuk teknis di bidang kerumahtanggaan dan keprotokolan kepada para ajudan presiden dan ajudan istri/suami presiden.
  • Koordinasi dokter kepresidenan dalam rangka pemberian layanan kesehatan presiden dan/atau istri/suami presiden.
  • Pelaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh presiden dan menteri.

Demikian informasi lengkap tentang Gedung Sekretariat Presiden IKN meliputi progres pembangunan, kontraktor umum, material hingga tujuan penggunaannya.

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat.

Gambaran Destinasi Wisata Kebun Durian di IKN

Ibu Kota Nusantara (IKN) mempunyai Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Selain berfungsi menampung air, bendungan ini akan menjadi destinasi wisata.

Bendungan Sepaku Semoi akan menghadirkan destinasi wisata kebun durian di IKN. Nantinya tempat ini dapat dinikmati oleh masyakarat umum.

Pengunjung dapat menyantap aneka buah durian seperti buah montong, musang king dan lai. Apa saja ciri khas ketiga jenis buah durian ini? Yuk simak informasinya di bawah.

Jenis-jenis Buah Durian di Kebun Durian IKN

kebun durian ikn

Durian Montong

Durian monthong merupakan salah satu jenis durian yang populer di Indonesia. Pada awalnya jenis durian ini berasal dari Thailand yang terkenal dengan buah-buahan tropisnya.

Daging buah durian montong berwarna kuning dan tebal, sedikit terasa kering dan kurang berlemak. Rasa buah manis sekali, dan bertekstur halus dengan aroma tajam yang sedang.

Warna kulit buahnya hijau kekuningan dengan duri di permukaan kulit berbentuk kerucut berukuran kecil dan rapat. Selain itu, buah durian ini cenderung sukar dibelah.

Setiap buah mempunyai bobot sekitar 3-5 kilogram. Nah, biasanya pohon durian montong mempunyai tinggi sekitar 5-8 meter, sedangkan tinggi rata-rata di Indonesia sekitar 6 meter.

Durian Musang King

Konon katanya, durian musang king adalah buah durian terenak. Selain lezat, jenis durian ini mempunyai tekstur daging tebal, serta cita rasa manis sedikit pahit.

Durian musang king sendiri berasal dari Malaysia yang pertama kali diperkenalkan pada 1990. Warga menamainya musang king karena lokasi pohon induk dekat Gua Musang, Malaysia.

Selain dikenal dengan sebutan nama tersebut, musang king sering disebut juga mao shan wang yang artinya raja kucing. Konon katanya, durian musang king adalah buah durian terenak. 

Kepopuleran durian musang king dianggap mampu menyaingi durian montong Thailand. Para pencinta durian di dunia pun mengaku kelezatan durian musang king ini.

Durian Lai

Lai adalah tumbuhan buah sejenis durian yang dikenal dengan beberapa nama. Misalnya durian kuning, durian tinggang, durian pulu, nyekak, ruas, papaken, sekawi, pekawai dan lain-lain.

Durian lai mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya memberikan energi, menambah nafsu makan, menjaga fungsi saraf, baik untuk kesehatan kulit dan banyak lagi.

Biasanya pohon lai berukuran sedang, dengan tinggi mencapai 24 meter dan gemang 40 sentimeter. Daun pohon lai sama dengan durian pada umumnya, tetapi lebih lebar.

Asli Kalimantan Timur

Durian dengan nama ilmiah Durio kutejensis ini merupakan jenis durian lokal Kalimantan Timur. Ukurannya kecil dibanding durian biasa dengan diameter maksimal 20 sentimeter.

Ciri khasnya, yaitu sebagai berikut

  • Tidak mengeluarkan bau menyengat dari dalam buahnya sebagaimana durian pada umumnya.
  • Durinya tidak tajam.
  • Dagingnya berwarna oranye.
  • Rasanya manis legit.

Durian lai adalah durian liar yang berasal dari pedalaman hutan Kalimantan Timur. Ukuran pohonnya yang besar cukup rindang untuk menghiasi area di sisi bendungan.

Ada Buah Lain di Destinasi Wisata Kebun Durian IKN

kebun durian ikn

Foto: Okezone

Selain durian, bakal ada pula cluster buah-buahan lain seperti mangga, aren hingga nangka cempedak. Setiap cluster luasnya antara 1.500 hingga 2.000 meter persegi.

Saat ini, seluruh bibit buah tersebut sudah ditanam dan dirawat intensif setiap hari. Paralel dengan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi.

Pengelolaan bendungan dan kawasan penunjang seperti kebun dan taman buah akan diserahkan kepada Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) setelah proyek selesai 100%.

Sebagai informasi, Bendungan Sepaku Semoi merupakan penyuplai utama air baku untuk IKN dengan kapasitas 2.500 liter per detik sekaligus pengendali banjir dengan reduksi 55%.

Botanical Garden IKN Seluas 50 Hektare Siap Dibangun

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bakal mempunyai botanical garden seluas 50 hektare. Mari kita simak informasi tentang rencana pembangunan kebun botani ini.

Seperti diketahui, kebun botani atau kebun raya adalah lahan yang ditanami oleh berbagai jenis tumbuhan. Ini dijadikan kebutuhan koleksi, penelitian dan konservasi di luar habitatnya.

Selain itu, botanical garden juga diperuntukkan menjadi objek wisata dan edukasi bagi pengunjung. Berbagai macam tanaman koleksi dipelihara dan diberi keterangan nama.

Pada umumnya dalam kawasan botanical garden juga terdapat perpustakaan dan herbarium yang sangat penting. Tujuannya untuk memfasilitasi kegiatan penelitian dan dokumentasi.

Lalu ada bangunan khusus yang dapat berupa rumah kaca atau klimatron dengan iklim buatan. Gunanya untuk menumbuhkan koleksi tanaman yang tak dapat tumbuh pada iklim alami.

Begitulah kira-kira gambaran botanical garden secara umum. Lantas, bagaimana dengan rencana pembangunan botanical garden IKN Nusantara? Sudah sampai mana progresnya?

Tentang Pembangunan Botanical Garden IKN

Kebun botani biasanya dimiliki oleh lembaga atau perorangan. Nah rencananya, pihak yang akan membangun botanical garden IKN adalah Djarum dan Wings Group.

Kedua perusahaan itu rencananya akan mulai membangun botanical garden pada 2024 ini. Sebagai informasi, botanical garden IKN masih bagian dari pembahasan Konsorsium Nusantara.

Acara konsorsium tersebut dipimpin oleh chairman Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan. Konsorsium ini melibatkan sejumlah perusahaan seperti;

  • Salim Group;
  • Astra Group;
  • Alfamart Group;
  • Sinarmas;
  • Barito Pacific;
  • Adaro;
  • Pulau Intan;
  • Mulia Group; dan
  • Kawan Lama Group

Khusus proyek botanical garden IKN, Djarum dan Wings memastikan akan turut serta. Setelah sebelumnya disebut ikut dalam sejumlah proyek komersial di bawah Konsorsium Nusantara.  

Pihak perusahaan juga menyatakan bahwa pembangunan botanical garden IKN merupakan salah satu proyek tanggung jawab perusahaan/corporate social responsibility (CSR).

Sebagai informasi, luas kawasan istana presiden di IKN Nusantara mencapai 50 hektare. Jika ditambah dengan botanical garden, maka total luasnya yaitu 100 hektare.

Botanical garden IKN bakal menambah jumlah kebun raya yang sudah ada di Indonesia sebelumnya. Berikut daftar ulasan singkatnya, yuk simak!

Daftar Botanical Garden di Indonesia

botanical garden ikn

Foto Kebun Raya Bogor: CNN

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor atau Kebun Botani Bogor merupakan sebuah kebun botani besar yang terletak di Kota Bogor. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengoperasikan kebun ini.

Letak Kebun Raya Bogor bersebelahan dengan kompleks istana kepresidenan Istana Bogor. Luasnya mencapai 87 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan tumbuhan.

Kondisi geografis Bogor yang mengalami hujan hampir setiap hari, bahkan di musim kemarau, menjadikan kebun ini sebagai lokasi yang menguntungkan untuk budidaya tanaman tropis.

Kebun Raya Kuningan

Pembangunan Kebun Raya Kuningan memanfaatkan lahan bekas perkebunan swasta di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Kita dapat mengakses kawasan botanical garden ini melalui jalur akses dengan pintu gerbang masuk dari wilayah Dukupuntang, Cirebon, atau dari Pasawahan, Kuningan.

Di sini terdapat beberapa kawasan, yaitu kantor penelitian, pendidikan lingkungan, rekreasi aktif, konservasi, koleksi tumbuhan lokal, buah-buahan, dan tumbuhan koleksi Indonesia.

Kebun Raya Cibodas

Kebun Raya Cibodas terletak di kompleks hutan Gunung Gede dan Gunung Pangrango, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Botanical garden ini mempunyai topografi lapangan bergelombang dan berbukit-bukit. Ketinggiannya ± 1.300⎼1.425 meter di atas permukaan laut dengan luas 84,99 hektare.

Jika mencari tempat nyaman untuk istirahat sambil menikmati keindahan berbagai jenis tumbuhan Indonesia dan negara lain, maka cobalah mampir ke Kebun Raya Cibodas.

Kebun Raya Purwodadi

Kebun Raya Purwodadi adalah sebuah kebun penelitian besar yang terletak di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Luas Kebun Raya Purwodadi yaitu sekitar 85 hektare pada ketinggian 300 meter di atas permukaan laut. Tugasnya mengoleksi tumbuhan yang hidup di dataran rendah yang kering. 

Botanical garden ini bernaung di bawah dan bertanggung jawab kepada Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya, Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga IImu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Kebun Raya Bali

Kebun Raya “Eka Karya” Bali atau  Kebun Raya Bedugul adalah sebuah kebun botani terbesar di Indonesia. Lokasinya di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Lokasi tersebut berada dalam radius 60 kilometer dari Kota Denpasar. Ia menjadi kawasan konservasi ex-situ bagi tumbuhan pegunungan tropika kawasan timur Indonesia.

Mulanya, Kebun Raya Bedugul mempunyai luas hanya 50 hektare. Namun saat ini menjadi 157,5 hektare pada ketinggian ± 1.250⎼1.450 hektare di atas permukaan laut.

Otorita Bangun Pusat Suaka Orang Utan di IKN agar Tetap Lestari

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mewujudkan keseriusan dalam membangun smart forest city dengan mengembangkan pusat suaka orang utan di Pulau Kalawasan.

Pulau itu terletak di Teluk Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. OIKN menyiapkan lahan seluas 247 hektare di Pulau Kalawasan untuk pusat suaka.

Pusat suaka orang utan tersebut berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Titik Nol IKN Nusantara di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser.

Seperti diketahui, orang utan adalah spesies endemik Indonesia yang perlu dilestarikan. Maka dari itu, OIKN mengembangkan pusat suaka untuk melindunginya dari ancaman kepunahan.

OIKN tidak sendirian melakukan upaya ini, tetapi menggandeng Yayasan ARSARI Djojohadikusumo untuk bekerja sama. Berikut sekilas informasi tentang yayasan ini.

Tentang Yayasan ARSARI Djojohadikusumo

Yayasan ini berakar dari kegiatan sosial keluarga Hashim Djojohadikusumo. Kegiatannya dimulai sejak 35 tahun lalu oleh Anie Hashim Djojohadikusumo.

Diketahui, Hashim Sujono Djojohadikusumo merupakan anak bungsu Profesor Dr. Soemitro Djojohadikusumo dan Ibu Dora Sigar. Ia juga adik dari Prabowo Subianto.

Hashim Djojohadikusumo juga adalah seorang pengusaha dan seorang filantropis, pemilik perusahaan Arsari Group yang berdiri sejak 2013.

Seiring dengan makin meluasnya lingkup aktivitas kegiatan sosial tersebut, keluarga ini pun melembagakannya dalam bentuk Yayasan Keluarga Hashim Djojohadikusumo (YKHD).

Pada 2009, YKHD berganti nama menjadi Yayasan ARSARI Djojohadikusumo. ARSARI merupakan akronim dari nama ketiga putra dan putri Hashim Djojohadikusumo, yakni Aryo, Sara, dan Indra.

Yayasan mendukung berbagai program dan aktivitas di bidang pendidikan, sosial, lingkungan dan budaya. Lalu berkolaborasi dengan institusi perguruan tinggi, pemerintah, dan lainnya.

Lingkup kerja Yayasan ARSARI Djojohadikusumo tersebar di berbagai pulau di Nusantara seperti berikut.

  • Sumatera Barat (Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya);
  • Riau (Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau); dan
  • Kalimantan Timur (Pusat Suaka Orang Utan Arsari atau PSO Arsari).

Tentang Pusat Suaka Orang Utan di IKN

pusat suaka orang utan di ikn

Dokumentasi orang utan Kalimantan: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Walaupun IKN Nusantara bukan habitat alami dari orang utan, tetapi OIKN dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo tetap berkomitmen mendukung perlindungan bagi hewan ini.

Pusat suaka orang utan tersebut memberikan fasilitas dan pengelolaan yang memenuhi prinsip kesejahteraan satwa. Namun, bukan diperuntukkan bagi orang utan yang masih dini.

Pusat suaka orang utan di IKN itu hadir bagi orang utan yang telah ditetapkan tidak dapat dilepasliarkan ke habitat alaminya karena alasan tertentu.

Tentunya, kerja sama dalam pengembangan pusat suaka orang utan di Pulau Kalawasan akan sangat bermanfaat bagi keberadaan orang utan yang merupakan kekayaan fauna Indonesia.

Tempat ini juga diharapkan dapat mengurangi beban biaya dan risiko fisik dari keberadaan orang utan jantan dewasa berpipi lebar di berbagai pusat rehabilitasi atau reintroduksi.

Selain itu, menempatkan orang utan di “pulau yang sengaja dijadikan sebagai habitatnya” diharapkan dapat lebih menjamin kualitas hidup mereka.

Pengembangan pusat suaka orang utan ini menjadikan IKN Nusantara sebagai pusat pemerintahan yang sangat memperhatikan lingkungan.

Jika pulau di sekitar IKN Nusantara terjaga ekosistemnya, maka itu juga akan menjadi perkembangbiakan hewan laut yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk sekitar.

Kerja Sama di Luar Pusat Suaka Orang Utan

Komitmen bersama antara Otorita IKN dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo bukan hanya dalam pengembangan pusat suaka orang utan saja.

Di samping itu, juga dalam mewujudkan smart forest city IKN Nusantara sebagai model pembangunan kota yang fokus terhadap netralitas karbon, keanekaragaman hayati, dan tujuan pembangunan keberlanjutan.

Seperti diketahui, konsep kota hutan atau forest city yang dikembangkan di IKN Nusantara merupakan langkah Indonesia untuk melakukan mitigasi perubahan iklim.

OIKN dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo sangat membuka diri untuk bekerja sama dengan lembaga pemerhati lingkungan baik yang berskala internasional maupun nasional.

Dengan begitu, dapat menjaga kelestarian kawasan IKN Nusantara bersama-sama. Demikian informasi tentang pusat suaka orang utan ini, semoga bermanfaat.

Bambang Susantono Mengundurkan Diri dari Kepala Otorita IKN. Diberi Tugas Baru Presiden?

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono mengundurkan diri dari jabatannya menjelang rencana Jokowi menggelar upacara peringatan HUT RI ke-79 di IKN. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, di Kantor Presiden (3/6/2024).

 

“Pak Presiden juga sudah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN. Pada hari ini telah terbit Keppres tentang pemberhentian dengan hormat Bapak Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN,” ujar Pratikno seperti yang dilansir Detikcom.

 

Menurut Pratikno, Bambang akan diberi tugas baru untuk membantu langsung Presiden Jokowi memperkuat kerja sama internasional bagi percepatan pembangunan IKN.

 

Pada kesempatan itu, Pratikno pun mengungkapkan dari surat pengunduran diri yang diajukan bahwa Bambang tidak mencantumkan alasan mundur dari kepala otorita IKN.

 

“Ya kalau namanya mundur di surat gak disebutkan, tentu saja kami gak tau juga,” tambah dia.

 

Bahkan bukan hanya Bambang, Wakil Kepala OIKN, Dhony Rahajoe juga turut mengundurkan diri.

 

Adapun ia mengajukan pengunduran diri lebih dulu sebelum Bambang Susantono.

 

Jokowi Sudah Menerima Surat Pengunduran Diri

 

Seperti yang diketahui, Jokowi sudah menerima surat pengunduran diri Bambang Susantono dan Dhonie Rahajoe dari posisi Ketua dan Wakil Ketua OIKN.

 

Lebih lanjut, Jokowi langsung menunjuk Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala dan Wakil Kepala OIKN. Penunjukan itu dilakukan di Istana Negara, Senin (3/6/2024).

 

Nantinya tugas Plt Kepala dan Wakil Otorita IKN akan mempercepat program dan proyek pembangunan yang sudah dibangun.

 

Adapun Basuki dan Raja Juli juga diminta untuk menyelesaikan permasalahan status tanah di IKN.

 

“Kami akan putuskan status tanah di IKN ini dijual disewa atau KPBU. Kedua status tanah lebih jelas dan status hukum investor di IKN. Kemudian sesuai Keppres OIKN karena begitu nanti perpres ditandatangani tentang IKN ada embrio pemdasus di IKN. Tugas OIKN mempercepat pembangunan pemdasus akan disiapkan melalui satgas di Kemendagri,” kata Basuki.

 

Profil Bambang Susantono

kepala otorita ikn

sumber: cnbcindonesia.com

Perlu diketahui, Bambang dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala OIKN pada Maret 2022.

 

Posisinya tersebut merupakan hasil dari mengalahkan sejumlah kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara yang selama ini jadi sorotan publik, seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyono, Azwar Anas, dan Ridwan Kamil.

 

Adapun figur Bambang bukanlah orang baru di pemerintahan karena sudah memiliki jabatan sejak era Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

 

Bambang adalah pria kelahiran Yogyakarta, 4 November 1963. Dia mengenyam pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung.

 

Ia juga menempuh pendidikan S2 di dua jurusan di University of California dan merupakan lulusan tata kota dan teknik transportasi kampus tersebut.

 

Lalu pada tahun 2000, Bambang lulus program doktoral perencanaan infrastruktur dari kampus yang sama.

 

Pada 2007, Bambang masuk ke pemerintahan dan dipercayakan menduduki kursi Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah hingga 2010.

 

Bambang juga pernah menjabat sebagai Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia pada 2004 hingga pada periode kedua pemerintahan Presiden SBY, ia menjadi anggota kabinet.

Kemudian, SBY melantik Bambang sebagai Wakil Menteri Perhubungan pada 2009. Ia pun sempat menjadi komisaris PT Garuda Indonesia Tbk pada 2012.

 

Setelah selesai membantu di pemerintahan, Bambang bergabung dengan Asian Development Bank pada 2015.

 

Dia menjabat Vice-President for Knowledge Management and Sustainable Development of the Asian Development Bank (ADB).

 

***

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, ya.

 

Yuk, jangan lupa kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian Anda karena #SemuaAdaDisini.

Mengenal Golden Visa untuk Investor Asing di IKN, Syarat Mudah dan Banyak Untung!

Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya untuk memudahkan para investor asing berinvestasi di IKN, salah satunya mengeluarkan golden visa dengan syarat yang mudah.

 

Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan nilai investasi yang fantastis.

 

Menurut berbagai laporan media, rencana investasi IKN bisa mencapai Rp500 triliun.

 

Total investasi tersebut berasal dari dua sumber, 20% APBN dan 80% sisanya berasal dari swasta.

 

Untuk mencapai angka tersebut, dibutuhkan waktu pengumpulan dana sampai 10-20 tahun ke depan.

 

Nah, demi menggaet investor luar negeri, pemerintah menyiapkan golden visa dengan syarat mudah dan keuntungan yang besar.

 

Lalu, apa itu golden visa? Apa saja manfaat ketika investor mendapatkannya? Berikut ulasannya.

 

Apa Itu Golden Visa untuk Investor Asing?

 

Golden visa adalah pengelompokan terhadap visa tinggal terbatas, izin tinggal terbatas, izin tinggal tetap, dan izin masuk kembali untuk jangka waktu tertentu, paling lama 5 dan 10 tahun.

 

Visa ini diberikan untuk empat kegiatan, antara lain:

  • Penanaman modal
  • Penyatuan keluarga
  • Repatriasi
  • Rumah kedua.

Dalam konteks kegiatan penanaman modal, “visa spesial” tersebut dapat diberikan kepada:

  • Orang asing sebagai investor perorangan yang bermaksud mendirikan perusahaan di Indonesia
  • Orang asing sebagai investor perorangan yang tidak bermaksud mendirikan perusahaan di Indonesia
  • Orang asing yang akan menjabat sebagai anggota direksi atau anggota dewan komisaris pada perusahaan yang berdiri di Indonesia, yang merupakan cabang atau anak perusahaan di luar wilayah Indonesia.

Syarat Mendapatkan Golden Visa

 

Masih melansir situs sampit.imigrasi.go.id, untuk mendapatkan golden visa, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu:

 

1. Investor Perorangan

 

Investor perorangan yang akan tinggal 5 tahun dan hendak mendirikan perusahaan di Indonesia, dengan nilai investasi sebesar US$2.500.000.

 

Sementara, untuk masa tinggal 10 tahun, nilai investasinya adalah US$5.000.000.

 

2. Investor Korporasi

 

Lalu, untuk investor korporasi yang hendak membentuk perusahaan di Indonesia, mereka harus menanamkan modal sebanyak US$25.000.000 dengan masa tinggal 5 tahun.

 

Bagi investor korporasi yang hendak membentuk perusahaan di Indonesia dan tinggal selama 10 tahun, mereka harus berinvestasi sebesar US$50.000.000.

 

3. Investor yang Tidak Akan Mendirikan Perusahaan di Indonesia

 

Aturan berbeda diberlakukan bagi investor asing perorangan yang tidak bermaksud mendirikan perusahaan di Indonesia.

 

Untuk golden visa dengan masa tinggal 5 tahun, calon investor wajib menempatkan dana sebesar US$350.000.

 

Kemudian, untuk  masa tinggal 10 tahun, calon investor wajib menempatkan modal sebesar US$700.000.

 

Dana tersebut bisa dipakai untuk membeli obligasi pemerintah RI, saham perusahaan publik, atau penempatan tabungan/deposito.

 

Syarat Khusus untuk Berinvestasi di IKN

 

golden visa ikn

Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

 

Ada perlakuan khusus bagi calon investor asing yang hendak menanamkan modal di IKN.

 

Mengutip kanimputusibau.kemenkumham.go.id, syarat minimal untuk perusahaan asing yang hendak menanamkan modal di IKN diturunkan.

 

Mulanya, penanaman modal minimal sebesar US$25.000.000 untuk masa tinggal 5 tahun.

 

Namun, angka tersebut turun menjadi US$5.000.000 dengan masa tinggal yang sama.

 

Kemudian, calon investor yang awalnya wajib menanamkan modal US$50.000.000 untuk masa tinggal 10 tahun, turun menjadi hanya US$10.000.000.

 

Keuntungan Memiliki Golden Visa

 

Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh investor asing penerima golden visa, seperti:

  • Jalur pemeriksaan prioritas di tempat pemeriksaan imigrasi yang ditetapkan oleh menteri
  • Mendapat layanan prioritas dari kantor imigrasi
  • Mendapat layanan prioritas dari instansi terkait maupun kementerian/lembaga, berdasarkan perjanjian kerja sama
  • Tidak perlu lagi mengurus ITAS ke kantor imigrasi
  • Terakhir, para investor akan mendapatkan kemudahan ke luar dan masuk Indonesia.

Itulah salah satu bentuk upaya pemerintah untuk mendorong investor masuk ke IKN.

 

Simak ulasan tentang IKN lainnya hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.