Potret Jalan Sumbu Kebangsaan di IKN Nusantara, Tampak Kece!

Jalan Sumbu Kebangsaan IKN adalah jalanan utama yang menghubungkan berbagai proyek atau bangunan penting melalui serangkaian ruang terbuka hijau di Ibu Kota Nusantara.

 

Mengutip laman nusantara.pu.go.id, proyek Jalan Sumbu Kebangsaan terdiri dari Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur.

 

Lebih dari sekadar jalan, Jalan Sumbu Kebangsaan merupakan salah satu infrastruktur penting karena berfungsi sebagai jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

 

Salah satu akses utama ini dibangun untuk mendukung konektivitas IKN sehingga nantinya akan menjadi landmark baru yang ikonik dengan melewati berbagai area plaza yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

 

Penasaran seperti apa potret Jalan Sumbu Kebangsaan?

 

Intip progresnya di bawah ini, yuk!

 

Potret Jalan Sumbu Kebangsaan IKN

 

1. Terdiri dari 6 Jalur

 

jalan sumbu kebangsaan

Sumber: Kompas.com/Hilda Alexander

 

Melansir focuskaltim.id, Jalan Sumbu Kebangsaan IKN yang diselesaikan sampai dengan Juli memiliki panjang 5,4 kilometer dengan lebar 23 meter.

 

Jalan ini akan memiliki enam lajur di mana satu lajur khusus digunakan untuk bus dan Autonomous-rail Rapid Transit (ART).

 

Ada juga jalur sepeda selebar 2,7 meter dan pedestrian selebar 4 meter yang dilengkapi dengan tiga baris tanaman.

 

Sementara itu, pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur memiliki total panjang 3,27 kilometer.

 

Saat ini, jalan tersebut sudah diaspal dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

 

2. Fasilitas Pelengkap Jalan

jalan sumbu kebangsaan

Sumber: LPSE Kementerian PUPR

 

Salah satu hal yang menarik dari jalan utama di KIPP IKN ini adalah fasilitas pelengkap jalan.

 

Melansir Kompas.com, di jalan ini sudah terpasang street furniture yang didesain tahan perubahan cuaca.

 

Selain itu, sudah ada penerang jalan umum (PJU) dengan desain artistik.

 

Kemudian, keberadaan guiding block yang berfungsi sebagai pemandu penyandang disabilitas.

 

Di sisi kanan jalan, terdapat tulisan besar Nusantara pada permukaan batu andesit yang dihiasi lampu warna-warni.

 

Mengutip rri.co.id, untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda, di area jalan ini juga terdapat bangku taman, shelter, bench water drinking fountain, bike stand, dan tempat sampah.

 

3. Dihiasi Pepohonan dan Tanaman Hias

jalan sumbu kebangsaan

Sumber: Kompas.com/Hilda Alexander

 

Jalan Sumbu Kebangsaan IKN juga dihiasi pepohonan dan tanaman hias yang cantik.

 

Pada baris pertama, ditanam tanaman teduh, seperti pohon pule dan flamboyan.

 

Untuk baris kedua, dihiasi tanaman dengan ekstrak warna tertentu, seperti tanaman bungur.

 

Sementara itu, baris ketiga dihiasi pohon ketapang kencana.

 

Keberadaan pepohonan dan tanaman ini merupakan salah satu proyek penataan lanskap di IKN khususnya jalanan utama.

 

“Nantinya jika sudah tumbuh dengan lebat pohon-pohon ini akan memayungi pesepeda dan pejalan kaki,” ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian melansir Kompas.com.

 

4. Dilengkapi Terowongan MUT

Sumber: Kompas.com/Hilda Alexander

 

Jalan Sumbu Kebangsaan juga dilengkapi terowongan multi utilitas atau multi utility tunnel (MUT).

 

Posisi MUT dipasang di bawah tanah atau jalan dengan kedalaman kurang lebih 1,5—2 meter.

 

Teknologi MUT mengakomodasi tiga komponen, yaitu saluran drainase jalan, pipa air minum dan komponen yang tidak berkaitan dengan listrik, serta komponen ketiga untuk jaringan kabel listrik dan internet yang ditempatkan di kompartemen terpisah.

 

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Reiza Setiawan, mengatakan secara keseluruhan alokasi anggaran untuk pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan mencapai Rp3,19 triliun.

 

Ke depan, jalan utama di IKN ini akan menjadi jalan yang populer di kalangan masyarakat, seperti Jalan Medan Merdeka di kawasan Istana Merdeka Jakarta.

 

***

 

Semoga informasi Jalan Sumbu Kebangsaan IKN di atas bermanfaat, Property People.

 

Lagi cari hunian terjangkau?

 

Langsung saja kunjungi Rumah123 dan temukan segala jenis properti impian kamu karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: Kompas.com/Hilda Alexander

Mengenal Desa Budaya Pampang, Destinasi Wisata Dekat IKN yang Otentik

Terletak di Kalimantan Timur, Desa Budaya Pampang hadir sebagai wisata otentik di dekat Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

 

Desa wisata ini dipandang menjadi destinasi istimewa bagi para penjelajah budaya yang ingin merasakan denyut nadi tradisi Suku Dayak dan menjelajahi kekayaan alam Kalimantan yang memukau.

 

Lebih dari sekadar desa wisata, Pampang adalah gerbang untuk memahami filosofi dan kearifan lokal Suku Dayak.

 

Pengunjung dapat menyelami kehidupan masyarakatnya yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur, mulai dari arsitektur rumah adat yang unik, hingga ritual adat yang sarat makna.

 

Sejarah Desa Budaya Pampang

 

desa budaya pampang

sumber: id.wikipedia.org

 

Kemunculan Desa Budaya Pampang berawal sejak 1960-an dari keberadaan suku Dayak Apokayan dan Kenyah yang berdomisili wilayah Kutai Barat dan Malinau.

 

Selama bertahun-tahun, mereka hidup berpindah-pindah dan berladang untuk menyambung hidup.

 

Perjalanan mereka akhirnya mengantarkan mereka ke Desa Pampang, di mana mereka menetap dan membangun komunitas.

 

Di Desa Pampang, suku Dayak Apokayan dan Kenyah melestarikan tradisi dan budayanya, termasuk merayakan kegiatan keagamaan, gotong royong, dan panen raya. Keunikan budaya mereka menarik perhatian pemerintah, dan pada tahun 1991, Desa Pampang resmi ditetapkan sebagai desa budaya.

 

Sejak saat itu, Desa Budaya Pampang berkembang menjadi destinasi wisata unggulan, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

 

Setiap tahun, desa ini menyelenggarakan acara Pelas Tahun untuk memperingati hari jadinya dan menyambut pengunjung untuk merasakan kekayaan budaya Dayak Apokayan dan Kenyah.

 

Daya Tarik Desa Budaya Pampang

 

1. Jelajahi Rumah Adat yang Menakjubkan

 

Kagumi Lamin Adat Pamung Tawai, rumah adat suku Dayak yang terbuat dari kayu ulin yang kokoh.

Hiasan dan ukiran yang indah menghiasi hampir seluruh dindingnya, menampilkan perpaduan warna hitam, putih, dan kuning yang khas.

Tiang penyangga raksasa dengan diameter dua meter dan ukiran yang rumit menambah kemegahan rumah adat ini.

Atapnya yang terbuat dari kayu sirap dengan ukiran yang kokoh di tengah dan sudutnya menjadi pelengkap keindahan arsitektur tradisional ini.

2. Rasakan Semarak Tari Tradisional

 

Pada hari Minggu, pukul 14.00-16.00 WITA, kamu bisa nikmati pertunjukan tari-tarian adat suku Dayak yang memukau.

Para penari yang dibalut pakaian tradisional dan aksesoris yang berkilauan akan membawakan berbagai tarian seperti Hudoq, Bangen Tawai, Kanjet Anyam, Ajay Pilling, Kancet Lasan, Nyalama Sakai, dan Kancet Punan Lettu.

Setiap tarian memiliki gerakan dan makna yang unik, dan sebelum pertunjukan dimulai, kamu akan mendapatkan penjelasan tentang makna di balik setiap tarian.

3. Abadikan Momen dengan Baju Adat

 

Ingin merasakan pengalaman yang lebih autentik? Kamu dapat berfoto dengan mengenakan baju adat suku Dayak.

Dengan biaya sekitar Rp20.000–25.000, kamu dapat mengabadikan momen spesial ini dan membawa pulang kenangan yang tak terlupakan.

Rute Menuju ke Desa Budaya Pampang

 

tol balikpapan samarinda

sumber: kaltimtoday.co

 

Jarak tempuh dari IKN Nusantara ke Samarinda, tepatnya Desa Budaya Pampang sekitar 113,5 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam 30 menit.

Ada beberapa pilihan rute yang bisa kamu lalui, yaitu seperti pada penjelasan berikut.

Rute 1: Via Tol Balikpapan-Samarinda

 

  • Rute ini merupakan rute tercepat dan ternyaman, dengan kondisi jalan yang bagus dan pemandangan yang indah.

 

  • Dari IKN Nusantara, ikuti Jalan Raya IKN menuju Jalan Tol Balikpapan – Samarinda.

 

  • Keluar di Gerbang Tol Samarinda Utara dan ikuti Jalan Ir. H. Juanda menuju Jalan Pampang.

 

  • Belok kiri ke Jalan Wisata Budaya Pampang dan ikuti jalan tersebut hingga sampai di Desa Budaya Pampang.

 

Rute 2: Via Jalan Raya Samarinda-Bontang

  • Rute ini lebih lama dibandingkan dengan Rute 1, tapi pemandangannya sangatlah indah.

 

  • Dari IKN Nusantara, ikuti Jalan Raya IKN menuju Jalan Raya Samarinda-Bontang.

 

  • Ikuti Jalan Raya Samarinda-Bontang hingga sampai di Simpang Semberaya.

 

  • Belok kanan ke Jalan Pampang dan ikuti jalan tersebut hingga sampai di Desa Budaya Pampang.

 

Rute 3: Via Jalan Raya Samarinda – Palaran

 

  • Rute ini merupakan rute terpanjang karena melewati beberapa tempat wisata menarik seperti Air Terjun Kembeng dan Danau Tondano.

 

  • Dari IKN Nusantara, ikuti Jalan Raya IKN menuju Jalan Raya Samarinda-Palaran.

 

  • Ikuti Jalan Raya Samarinda-Palaran hingga sampai di Simpang Palaran.

 

  • Belok kiri ke Jalan Pampang dan ikuti jalan tersebut hingga sampai di Desa Budaya Pampang.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

 

***sumber foto header: kaltimfaktual.co

Ingin Lihat Ibu Kota Baru? Cek Dulu Harga Tiket Pesawat ke IKN di Sini!

Pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi daya tarik bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun, sudah tahu berapa harga tiket pesawat ke IKN? Cek informasinya di sini!

 

Saat ini, pemerintah terus mengebut proyek pembangunan Bandar Udara Very Very Important Person atau Bandara VVIP IKN Nusantara yang bernama Nusantara Airport.

 

Nantinya, bandara tersebut akan berfungsi untuk melayani kepentingan pemerintahan di ibu kota baru.

 

Jadi, masyarakat luar yang ingin mengunjungi IKN Nusantara harus menggunakan bandara komersial karena Nusantara Airport merupakan bandara khusus.

 

Nah, satu-satunya bandara alternatif ke IKN adalah melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan yang menjadi transit menuju IKN (bandara terdekat ke IKN).

 

Lantas, berapa sih harga tiket pesawat ke IKN Nusantara?

 

Faktor Harga Pesawat ke IKN Nusantara

Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. (Rumah123/Ilham Budhiman)

 

Harga tiket ke IKN tergantung pada beberapa faktor, seperti kota keberangkatan, waktu keberangkatan, maskapai penerbangan, jenis tiket, hingga kelas penerbangan.

 

Pasalnya, semakin jauh kota asal keberangkatan ke Balikpapan, makin mahal pula harga tiketnya.

 

Apalagi, laporan detikcom menyebut bahwa adanya proses pembangunan IKN membuat tiket penerbangan dari berbagai daerah menuju Balikpapan menjadi lebih mahal.

 

Selain itu, harga tiket juga tergantung dari musimnya, apakah low season atau peak season.

 

Pada musim liburan dan akhir pekan, harga tiket pesawat biasanya akan naik.

 

Faktor lainnya adalah dari maskapai penerbangan yang dipilih karena tiap maskapai menawarkan harga tiket yang berbeda-beda.

 

Kemudian, kelas penerbangan juga memengaruhi harga tiket pesawat.

 

Tiket kelas ekonomi lebih murah daripada tiket kelas bisnis atau kelas atas lainnya.

 

Berikut harga tiket menuju Balikpapan yang diambil dari sejumlah bandara yang melayani penerbangan langsung (direct flight).

 

Daftar Harga Tiket Pesawat ke IKN

tiket pesawat ke ikn

Sumber: traveloka.com

 

1. Keberangkatan dari Jakarta

 

Untuk mengetahui gambaran harga tiket pesawat, Rumah123 melihat sejumlah agen travel online.

 

Di situs Traveloka, harga tiket penerbangan ke Balikpapan dari Jakarta termurah berkisar Rp1,4 juta untuk sekali jalan menggunakan maskapai Lion Air dengan kelas penerbangan ekonomi.

 

Sementara itu, harga tiket pesawat termahal di kelas ekonomi dijual berkisar Rp2 jutaan dari maskapai Garuda Indonesia.

 

Untuk kelas bisnis, harga tiket dari Jakarta ke IKN via Balikpapan berkisar dari Rp3 juta hingga Rp11 jutaan.

 

2. Keberangkatan dari Surabaya

 

Tidak jauh berbeda dengan keberangkatan dari Jakarta, tiket pesawat dari Surabaya ke Balikpapan dijual dengan harga Rp1,5 jutaan untuk kelas ekonomi.

 

Dilihat dari situs tiket.com, harga tiket pesawat sekali jalan mulai dari Rp1,2 juta hingga Rp2,7 jutaan dengan maskapai LCC atau maskapai bertarif rendah.

 

Untuk kelas bisnis, harganya berkisar dari Rp4 juta sampai Rp16 juta menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

 

3. Keberangkatan dari Medan

 

Jika kamu berangkat dari Bandara Kualanamu Medan, harga tiket pesawat sekali jalan mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp3 juta untuk kelas ekonomi.

 

Sementara itu, harga tiket kelas bisnis berkisar Rp14 jutaan.

 

Tips Mendapatkan Harga Tiket Pesawat ke IKN Murah

 

1. Pesan Tiket Pesawat Lebih Awal

 

Jika berencana ke IKN via bandara Balikpapan, sebaiknya cari tiket pesawat lebih awal.

 

Pasalnya, semakin awal memesan tiket, makin besar kemungkinan mendapatkan harga yang lebih murah.

 

Adapun maskapai yang melayani penerbangan langsung ke Balikpapan antara lain Citilink, Super Air Jet, Batik Air, Pelita Air, Lion Air, dan Garuda Indonesia.

 

2. Bandingkan Harga

 

Tips selanjutnya adalah membandingkan harga tiket di setiap maskapai penerbangan.

 

Kamu bisa membandingkannya di situs agen travel online, seperti Traveloka atau Tiket.com.

 

Biasanya, sejumlah agen travel online kerap menawarkan diskon yang menarik.

 

3. Pergi di Luar Musim Liburan (Low Season)

 

Harga tiket pesawat umumnya lebih mahal pada musim liburan (peak season) dan akhir pekan.

 

Oleh karena itu, kamu bisa mempertimbangkan pergi di luar low season.

 

Jika fleksibel dengan tanggal keberangkatan, kamu bisa mendapatkan harga yang lebih murah.

 

***

Semoga informasinya bermanfaat, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Berapa Jarak IKN ke Banjarmasin? Cek Akses Jalannya!

Banjarmasin sebagai salah satu daerah penyangga IKN memiliki jarak tempuh yang variatif menuju ibu kota baru. Yuk, kita urai lebih dalam jarak IKN ke Banjarmasin pada berita berikut ini!

 

Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur akan menjadi rumah bagi perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79 pada 17 Agustus 2024.

 

Perpindahan ibu kota ini menandakan era baru bagi Indonesia, dan salah satu aspek pentingnya adalah konektivitas antara IKN dengan daerah penyangga, seperti Banjarmasin.

 

Banjarmasin sebagai Penyangga IKN

 

Banjarmasin, ibukota Kalimantan Selatan memanglah merupakan salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) baru.

 

Keunggulannya terletak pada posisi strategis sebagai jalur utama barang dan jasa menuju Kalimantan, termasuk dari Pulau Jawa.

Pelabuhan Trisakti, pintu gerbang utama ke Kalimantan, berperan penting dalam melayani arus logistik yang akan meningkat pesat dengan kehadiran IKN.

 

Oleh karena itu, Banjarmasin siap mendukung kebutuhan ibukota baru dalam hal pasokan barang dan jasa.

 

“Artinya arus barang, jasa, menuju Pulau Kalimantan, itu memang pintu masuknya lewat Banjarmasin. Kontainer, barang, jasa. Sehingga kemudian posisi strategis itu tidak salah kalau Pak Gubernur (Kalsel) menyampaikan Kalimantan Selatan adalah penyangga atau pintu gerbang ibu kota negara,” kata Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, seperti yang dilansir Kompascom.

 

Sebagai pusat perdagangan dan jasa di Kalimantan Selatan, Banjarmasin menjadi nadi ekonomi bagi wilayah tersebut.

 

Berbagai hasil bumi dan produk pertanian dari seluruh penjuru Kalsel dikapalkan ke Banjarmasin untuk didistribusikan.

 

Ibnu Sina optimis bahwa daerahnya dapat menjadi lumbung pangan bagi Ibu Kota Negara Baru (IKN) di Kalimantan Timur.

 

Hal ini dimungkinkan karena potensi besar sektor pertanian di Kalsel.

 

Adapun salah satu ikon perdagangan di Banjarmasin adalah Pasar Sudimampir, yang dijuluki “Pasar Tanah Abang” versi Kalimantan.

 

Pasar ini menjadi pusat grosir tekstil dan kebutuhan pokok lainnya, dan menjadi daya tarik bagi para pedagang dari berbagai daerah.

 

“Dari sanalah konveksi, prodak-prodak itu didistribusikan ke Kalimantan Tengah, Hulu Sungai sampai ke Kalimantan Timur,” ungkap dia.

 

Ibnu menyatakan, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) untuk regional Kalimantan sudah sepakat bahwa IKN harus didukung oleh kabupaten dan kota yang ada di Pulau Kalimantan.

 

Dengan begitu, fokus pembangunan tidak hanya di kota yang ada di Kalimantan Timur saja seperti Balikpapan atau Samarinda, tapi juga di seluruh kota dan kabupaten yang ada di Pulau Kalimantan.

 

“Karena bagaimana pun IKN ini kabar gembira bagi Pulau Kalimantan yang selama ini jarang di lirik, sumber daya alamnya begitu besar. Wajar Pulau Kalimantan ini menjadi masa depan Indonesia,” ujar dia.

 

Jarak IKN ke Banjarmasin

 

jarak ikn ke banjarmasin

sumber: disbudporapar.banjarmasinkota.go.id

 

Ibu menuturkan, perjalanan menuju ke Kabupaten Kotabaru di sisi selatan sedang digarap jalan tol Banjarmasin-Batulicin.

 

Tol ini dapat memangkas waktu tempuh Banjarmasin-Batulicin dari yang biasa 7—8 jam menjadi 2,5 jam.

 

“Kalau jalan itu jadi, hanya 160 kilometer (ke Batulicin), jadi bisa ditempuh dalam waktu 2,5 jam. Dari Batulicin ke IKN itu sudah dekat,” kata dia.

 

Selain itu, kata Ibnu, dalam RTRW juga ada rencana untuk membangun jalur kereta dari Banjarmasin ke perbatasan Kabupaten Tabalong, sampai ke Kalimantan Timur.

 

Dalam konsepnya, kereta api bakal diutamakan untuk mengangkut hasil sumber daya alam baru penumpang.

 

Namun, hingga kini proyeknya belum terealisasi. “Dulu sempat ada wacana Rusia masuk, China masuk, tapi setelah itukan hilang lagi wacana itu,” ujar dia.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

***sumber foto header: indonesiakaya.com

Intip Penataan Lanskap KIPP IKN yang Bakal Banyak Pepohonan dan Tanaman Hias

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN bakal tampil cantik dengan dilaksanakannya penataan lanskap IKN yang bertujuan untuk mempersolek kawasan tersebut. Seperti apa gambaran lanskap di KIPP? Cek perencanaannya di sini!

 

Melansir ikn.go.id, KIPP IKN adalah bagian dari wilayah kota di kawasan perkotaan inti KSN IKN yang menyelenggarakan fungsi utama sebagai pusat pemerintahan nasional.

 

Nantinya, di sana akan berdiri gedung-gedung utama, seperti Istana Kepresidenan, kementerian/lembaga, rumah sakit, sekolah, dan tempat tinggal.

 

Pemerintah ingin menjadikan KIPP IKN sebagai kota yang layak huni dengan banyaknya ruang hijau sehingga penataan lanskap di area ini pun jadi prioritas.

 

Mengutip paket dokumen Manajemen Konstruksi Penataan Lanskap KIPP IKN yang diunggah Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek penataan ini meliputi beberapa aspek, Property People.

 

Aspek penataan tersebut terdiri dari penanaman pohon dan vegetasi, pembuatan taman dan ruang terbuka hijau, penataan pembangunan trotoar, jalan setapak, hingga, jalur sepeda.

 

Penataan Lanskap IKN Upaya Perwujudan Forest City

penataan lanskap ikn

 

Dalam dokumen yang sama, dijelaskan kalau penataan lanskap di KIPP merupakan salah satu upaya perwujudan forest city sebagai ibu kota yang berstandar internasional.

 

Oleh karena itu, hampir semua area di KIPP akan ditata sedemikian rupa agar tampil cantik dan menawan, baik area jalan atau ruang terbuka hijau di sekitarnya.

 

Untuk lanskap jalan, penataan berlaku untuk kawasan Jalan Sumbu Barat, Jalan Sumbu Timur, Jalan Grande (jalan depan Istana Presiden), akses Titik Nol, akses RTJM, dan jalan menuju area Plaza Sipil.

 

Dikutip dari dokumen Penataan Lanskap KIPP yang diunggah LPSE Kementerian PUPR, lingkup pengerjaan meliputi pekerjaan softscape, signage dan wayfinding, street furniture, hingga sistem irigasi tanaman.

 

Penataan Pohon dan Tanaman Hias Cantik

penataan lanskap ikn

 

Menariknya, penataan tanaman diatur berdasarkan tipologi jalan tipe 1, tipe 2, tipe 3, dan seterusnya.

 

Jadi, setiap area bakal ditanami tanaman yang berbeda-beda berdasarkan tipologinya dengan ukuran 6—8 meter dan diameter cabang 1—2 meter.

 

Untuk tipologi lanskap jalan tipe 1, jenis vegetasi pohon jalan berupa pohon mahoni (Swietenia mahagoni).

 

Lalu, tipologi lanskap jalan tipe 2 berjenis pohon bungur (Lagerstromia floribunda).

 

Kemudian, pohon flamboyan kuning (Peltophorum pterocarpum), mahoni (Swietenia mahagoni), dan Angsana (Pterocarpus indicus) untuk tipologi jalan tipe 3.

 

penataan lanskap ikn

 

Adapun tipologi lanskap jalan tipe 4 dan seterusnya akan ditanami pulai (Alstonia scholaris), khaya (Khaya senegalensis), kecrutan (Spathodea campanulata), dan pohon sosis.

 

Ada pula tanaman lain guna mempercantik KIPP, seperti bunga kertas, walisongo, soka merah daun lebar, bakung lele, kemuning, dan kencana ungu.

 

Penataan Jalur Pedestrian dan Jalur Sepeda

penataan lanskap ikn

 

Masih mengutip dokumen yang sama, penataan KIPP juga akan berfokus pada penataan jalur pedestrian dengan luas 5 meter dan jalur sepeda dengan ukuran 3,5 meter di area Jalan Sumbu Kebangsaan (Barat dan Timur).

 

Penataan ini dilakukan supaya trotoar jalan di KIPP lebih nyaman bagi pejalan kaki karena ukurannya yang lebar, adanya pohon peneduh, lampu penerangan, hingga tempat duduk istirahat.

 

Selain itu, area itu juga akan ditanami tanaman hias cantik dengan vegetasi semak yang memiliki karakter pembatas antarruang pada jalur pedestrian, jalur sepeda, sirkulasi kendaraan.

 

Pendanaan dari APBN

 

Berdasarkan data dari dokumen LPSE Kementerian PUPR, proyek infrastruktur ini telah dilelang pada 21 Juli 2023.

 

Proyek penataan lanskap KIPP IKN menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023 dengan nilai pagu paket Rp110 miliar dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sekitar Rp109,8 miliar.

 

Dilihat dari laman LPSE, pemenang lelang pengerjaan proyek tersebut adalah PT Nindya Karya (Persero) dengan nilai kontrak Rp88,13 miliar.

 

***

 

Semoga informasinya bermanfaat, ya.

 

Baca ragam artikel seputar IKN lainnya hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

 

**sumber gambar: LPSE Kementerian PUPR/voi.id

Fakta Desa Muara Enggelam, Destinasi Wisata Dekat IKN. Daya Tariknya Menggoda!

Ternyata, ada lo destinasi perkampungan yang tidak punya jalan dan hanya berdiri di atas tanah. Adapun kawasan tersebut adalah Desa Muara Enggelam, objek wisata air tanpa daratan di Kalimantan Timur, yang mana dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Keunikan desa ini terletak pada lokasinya yang dikelilingi perairan, sehingga seluruh bangunan desa didirikan di atas permukaan air.

 

Terletak di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Desa Muara Enggelam bagaikan permata tersembunyi di tengah Danau Melintang.

 

Jauh dari keramaian kota, desa wisata yang dekat IKN ini menawarkan panorama alam yang luar biasa dan kearifan lokal yang masih terjaga.

 

Berbeda dengan desa pada umumnya, Muara Enggelam tidak memiliki daratan.

 

Seluruh kehidupan masyarakatnya berlangsung di atas air, menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata yang unik dan menarik untuk dikunjungi.

 

Pengunjung dapat merasakan sensasi hidup di atas air, berbaur dengan budaya lokal, dan menikmati keindahan alam yang masih asri.

 

Kondisi Geografis Desa Muara Enggelam

 

desa muara enggelam

sumber: kaltimkita.com

 

Terletak di tengah Danau Melintang yang luasnya mencapai 11 ribu hektare, Desa Muara Enggelam bagaikan oase di atas air.

 

Keunikan desa ini terletak pada seluruh pemukimannya yang dibangun di atas danau, tanpa daratan sama sekali.

 

Sebanyak 747 jiwa yang tergabung dalam 178 KK (data 2020) mendiami desa ini.

 

Mereka menggantungkan hidup sebagai nelayan, memanfaatkan sumber daya air tawar melimpah dari danau.

 

Perahu menjadi kendaraan utama untuk mobilitas sehari-hari.

 

Meskipun tanpa daratan, interaksi sosial antarwarga tetap terjalin erat.

 

Jembatan dan kendaraan khusus telah disediakan untuk memudahkan akses antar rumah.

 

Keunikan inilah yang menjadikan Muara Enggelam sebagai destinasi wisata menarik di Kalimantan Timur.

 

Dinobatkan sebagai Desa Wisata Air

 

muara enggelam

 

Dinobatkan sebagai desa wisata air, Muara Enggelam tak hanya menawarkan keindahan alamnya yang memukau, tapi juga keramahan penduduknya yang siap menyambut wisatawan dengan tangan terbuka.

 

Desa ini kian bersinar setelah meraih penghargaan dalam Festival Gapura Cinta Negeri 2019.

 

Prestasi ini semakin memotivasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk terus mengembangkan Muara Enggelam menjadi destinasi wisata yang tak terlupakan.

 

Para pengunjung tak perlu ragu untuk datang ke Muara Enggelam.

 

Keramahan penduduknya akan membuat kamu merasa seperti di rumah sendiri.

 

Beragam aktivitas menarik menanti, mulai dari menjelajahi Danau Melintang yang menawan, hingga merasakan sensasi tinggal di penginapan terapung yang unik.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.