Dibangun Megah dan Modern, Inilah Daftar Lengkap Pemenang Sayembara IKN Nusantara

Di tengah proses pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur, tahukah kamu siapa saja di balik pemenang sayembara IKN Nusantara? Inilah daftarnya!

 

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menetapkan para pemenang Sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung di Ibu Kota Negara Nusantara.

 

Pemenang sayembara IKN Nusantara tidak hanya ditentukan untuk keseluruhan desain ibu kota baru, melainkan untuk tiap-tiap kawasan dan bangunan gedung tertentu yang ada di sana.

 

Para pemenang tersebut berasal dari berbagai arsitek terbaik yang diseleksi dengan ketat oleh pemerintah.

 

Penasaran siapa saja pemenang sayembara IKN? Berikut daftarnya!

 

Pemenang Sayembara Desain IKN Nusantara

 

1. Nagara Rimba Nusa (Juara 1)

pemenang sayembara ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Nagara Rimba Nusa adalah konsep desain ibu kota baru sekaligus pemenang pertama dari sayembara desain ibu kota baru tahun 2019 yang dirancang oleh firma arsitek lokal, URBAN+.

 

Melansir kompas.com, konsep Nagara Rimba Nusa menghubungkan manusia dengan alam dan lingkungan serta memanfaatkan potensi sumber daya air sebagai bagian dari kehidupan.

 

Nah, karena Nagara Rimba Nusa menjadi desain IKN Nusantara, Urban+ berhak menerima piagam penghargaan dan hadiah sebesar Rp2 miliar.

 

2. The Infinite City (Juara 2)

pemenang sayembara ikn

Sumber: archdaily.com

 

Pemenang kedua sayembara desain IKN adalah The Infinite City, hasil karya Antistatics Architecture.

 

Berkonsep elevated city network, The Infinite City mengusung konsep pelestarian alam Indonesia dengan penekanan pada smart city living.

 

Sebagai juara kedua, Antistatics Architecture mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah senilai Rp1,25 miliar.

 

3. Kota Seribu Galur (Juara 3)

pemenang sayembara ikn

Sumber: YouTube/@vasbkl

 

Juara ketiga adalah Kota Seribu Galur yang berkonsep tenunan keberagaman sebagai perwujudan identitas bangsa Indonesia.

 

Meskipun juara ketiga, desain Kota Seribu Galur dipakai sebagai dasar Detail Engineering Design (DED) di ibu kota baru.

 

Kota Seribu Galur berhak mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah Rp1 miliar.

 

4. Zamrud Khatulistiwa (Harapan 1)

pemenang sayembara ikn

Sumber: Kementerian PUPR

 

Selain ketiga juara Utama di atas, Kementerian PUPR juga menetapkan juara harapan.

 

Juara harapan satu dimenangkan oleh Zamrud Khatulistiwa yang berkonsep sumbu kota yang mencerminkan ruang linear dengan kehidupan masyarakat.

 

Zamrud Khatulistiwa berhak mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah senilai Rp500 juta.

 

5. Banua Rakyat Nusantara (Harapan 2)

pemenang sayembara ikn

Sumber: Kementerian PUPR

 

Juara harapan dua desain IKN Nusantara adalah Banua Rakyat Nusantara.

 

Konsepnya adalah parade kota formal monumental dengan perumahan berbasis kanal.

 

Banua Rakyat Nusantara berhak mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah sebesar Rp250 juta.

 

Pemenang Logo IKN

logo ikn

Sumber: ikn.go.id

 

Selain sayembara desain kawasan IKN, tahukah kamu siapa pemenang logo IKN Nusantara?

 

Melansir metrotvnews.com, pemenang logo IKN adalah Aulia Akbar, seorang desainer grafis asal Bandung, Jawa Barat.

 

Logo IKN Nusantara tersebut dikenal dengan “Pohon Hayat Nusantara”.

 

Aulia mengalahkan empat dari lima finalis logo IKN yang telah dipilih oleh masyarakat dan berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp185 juta.

 

Berikut adalah makna logo IKN Nusantara:

 

  • Pohon Hayat: Melambangkan sumber kehidupan, kekuatan yang menyatukan semua kehidupan, dan siklus hidup dan mati.
  • 5 Akar: Mewakili Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.
  • 7 batang pohon: Menggambarkan 7 gugus pulau besar di Indonesia.
  • 17 kembang mekar: Representasi simbol momentum kemerdekaan Indonesia.

 

Secara keseluruhan, logo IKN Nusantara melambangkan semangat hidup baru, persatuan, dan keberagaman bangsa Indonesia yang akan mekar di Ibu Kota Negara Nusantara.

 

Pemenang Sayembara Perkantoran IKN

 

Terdapat 12 pemenang sayembara desain IKN Nusantara yang dibagi dalam empat kategori, yakni desain Istana Wakil Presiden (Wapres), desain Kompleks Perkantoran Legislatif, desain Kompleks Perkantoran Yudikatif, dan desain Kompleks Peribadatan.

 

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dari sekian banyak karya-karya terbaik dari para arsitek Indonesia, ada 79 yang lulus verifikasi dan 60 yang memasukkan karya.

 

Setelah diseleksi, terdapat tiga pemenang di antara empat kategori tersebut yang memenangkan sayembara IKN.

 

Menteri Basuki mengatakan bahwa seluruh hasil karya tersebut telah menjadi hak milik Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya yang selanjutnya menjadi acuan untuk pembangunan gedung di IKN.

 

Melansir sahabat.pu.go.id, berikut adalah pemenang sayembara IKN Nusantara.

 

1. Kompleks Istana Wakil Presiden

sayembara ikn

Sumber: indonesiadesign.com

 

Juara 1: –
Juara 2 (bersama): Huma Betang Umai dan Istana Kerakyatan
Juara 3: Dwi Arya Wibawa

 

2. Kompleks Peribadatan

sayembara ikn

Sumber: Kompas.com

 

Juara 1: –
Juara 2 (bersama): Akur Rukun, Cahaya Batang Haring Nusantara, dan Humanity Beyond Religion
Juara 3: –

 

3. Kompleks Perkantoran Yudikatif

sayembara ikn

Sumber: indonesiadesign.com

 

Juara 1: Adil Ka Talino
Juara 2: Paramarta
Juara 3: Cakra Nusantara

 

4. Kompleks Perkantoran Legislatif

sayembara ikn

Sumber: indonesiadesign.com

 

Juara 1: –
Juara 2 (bersama): Sasana Swara Nusantara dan Rajut Swara Indonesia
Juara 3: Lingkar Demokrasi

 

Juara 1 mendapat hadiah sebesar Rp500 juta, juara 2 Rp250 juta, dan juara 3 senilai Rp100 juta.

 

***

Semoga informasi mengenai pemenang sayembara IKN Nusantara tersebut bermanfaat.

 

Kunjungi Rumah123 dan temukan hunian yang kamu cari karena #SemuaAdaDisini.

 

***foto cover: pu.go.id

Mayapada Hospital IKN Siap Beri Pelayanan Saat HUT RI ke-78

Mayapada Hospital IKN Nusantara (MHNS) siap mendukung perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Indonesia di Ibukota Nusantara (IKN) dengan menyediakan layanan kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri, MM, MPH, FISQua.

 

Topping off-nya paling lama pertengahan Juni. Secara struktur, kalau pertengahan Juni sudah topping off, berarti progres pembangunannya lebih dari 50 persen. Ini baru struktur, belum ke arah landscape hingga desain interior. Ini masih bertahap,” ungkapnya seperti yang dilansir Kaltim Tribunnews, Minggu (26/5/2024).

 

Pembangunan rumah sakit tipe B tahap 1 itu pun diperkirakan rampung dan dapat beroperasi pada Agustus 2024 mendatang sehingga siap memberikan pelayanan kesehatan saat perayaan HUT ke-78 RI.

 

“Pelaksanaan upacaranya kan di IKN. Pasti akan ada tim medis baik milik pemerintah dan swasta, salah satunya kami juga ditugaskan berada di Ring 1 acara. Untuk pejabat-pejabat Ring 1,” jelasnya.

 

Mengenal Mayapada Hospital IKN

 

Perlu dipahami, Mayapada Hospital IKN merupakan rumah sakit ke-7 di bawah Mayapada Healthcare Group.

 

Selain di IKN, Mayapada juga membangun sejumlah rumah sakit di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Mayapada Hospital Tangerang (MHTG), Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), Mayapada Hospital Bogor (MHBG), Mayapada Hospital Kuningan (MHKN), Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), hingga Mayapada Hospital Bandung (MHBD).

 

dr. Farah Alkatiri juga mengatakan bahwa dalam proses pembangunan tahap 1 ini, MHNS akan menyiapkan lebih dari 20 dokter spesialis lengkap dengan 100 tempat tidur dan 2 pelayanan unggulan di bidang nefrologi dan metabolik endokrin.

 

Menurutnya, MHNS berada dekat dengan area kementerian dan Istana Presiden.

 

Ke depannya, rumah sakit tersebut direncakan akan dibangun enam lantai dengan jumlah tempat tidur 200—225 unit.

 

“Namun saat ini empat lantai dan 100 tempat tidur dulu di tahap 1. Mudah-mudahan di tahun 2025, kami bisa melakukan pengembangan. Kita juga ketahui di IKN populasinya masih terbatas, jadi ini masih bertahap dan menyesuaikan keadaan,” ucap dia.

 

Groundbreaking Pertama MHNS Dipimpin Presiden Jokowi

mayapada hospital ikn

sumber: setkab.go.id

 

Saat groundbreaking gedung di awal, Mayapada Hospital IKN dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad interim Erick Thohir, beserta jajaran menteri lainnya.

 

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dengan dilaksanakannya groundbreaking tersebut turut mendukung percepatan pembangunan IKN yang mengusung konsep kota hijau.

 

“Mayapada Hospital ini juga akan mengusung konsep efisiensi dan konservasi energi. Urusan yang berkaitan dengan hijau hijau hijau itu selalu kita dengungkan untuk ibu kota kita Nusantara dan nantinya di tempat ini beroperasi rumah sakit yang ramah lingkungan,” ungkap Presiden.

 

Lebih lanjut, Presiden memberi arahan agar pembangunan segera dilaksanakan dan diharapkan Rumah Sakit Mayapada akan siap beroperasi pada semester kedua tahun 2023.

 

Presiden juga berpesan untuk Rumah Sakit Mayapada di Nusantara dapat melakukan efisiensi energi serta mengoptimalkan keberadaan ruang terbuka hijau untuk memberikan suasana yang nyaman bagi pasien.

 

“Saya minta agar nantinya Rumah Sakit Mayapada ini memberikan contoh rumah sakit yang ramah lingkungan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, mengefisienkan pemakaian energi dan air, memaksimalkan cahaya matahari, dan membangun sistem daur ulang air limbah yang baik serta menyediakan kolam resapan untuk penyerapan air hujan agar bisa dimanfaatkan kembali,” terang Presiden.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, ya.

 

Yuk, jangan lupa kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian Anda karena #SemuaAdaDisini.

Desa Digital IKN Nusantara Jadi Pusat Percontohan dan Studi

Foto: Balikpapan Pos

Seperti diketahui, pemerintah sedang membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Dalam pembangunan IKN itu, pemerintah membuat beragam proyek. Sebagian daftarnya dapat dilihat dalam artikel investor IKN nusantara, di samping itu ada proyek desa digital.

Apa yang Dimaksud dengan Desa Digital?

Pengertian desa digital adalah desa yang bukan hanya mempunyai akses internet, tetapi juga desa yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup penduduknya.

Jadi, desa digital mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, menciptakan ekosistem yang inovatif dan inklusif.

Pembangunan desa digital IKN diperlukan, karena sekarang transformasi teknologi sudah melanda berbagau aspek kehidupan. Maka dari itu, perlu inovasi agar tak tertinggal.

Ada pun keuntungan adanya desa digital, yaitu sebagai berikut.

  • Dapat mempermudah akses informasi dan meningkatkan wawasan masyarakat.
  • Mampu mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
  • Meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan publik.
  • Meningkatkan efisiensi di berbagai sektor.
  • Dapat memperluas akses partisipasi masyarakat desa.

Desa Digital IKN Nusantara

Foto: Niaga Asia

IKN mempunyai Desa Bukit Raya yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Inilah desa digital pertama IKN yang diresmikan Agustus 2022.

Desa Bukit Raya menjadi pusat percontohan sekaligus pusat studi bagi desa lain. Berdasarkan informasi dari laman resmi IKN, sejauh ini sudah ada empat desa yang datang untuk studi.

Tiga desa dari Kalimantan Timur, sedangkan satu lainnya dari Kalimantan Tengah. Nah, berikut rincian desanya.

  • Desa Sidorejo
  • Desa Gunung Indan
  • Desa Sesulu
  • Desa Muara Plantau (Kalimantan Tengah).

Desa Pusat Studi Digital Mendapatkan Dukungan BUMN

Desa Pusat Studi Digital Mendapatkan Dukungan BUMN

Foto: Portal IKN

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendukung pembangunan smart village di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara adalah PT Telkom Indonesia.

Telkom bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui Program Desa Digital Nusantara (Smart Village Nusantara) dengan tujuan sebagai berikut.

  • Supaya desa mengadopsi teknologi digital sejak dini.
  • Mendorong percepatan pengembangan kawasan Nusantara, khususnya dalam aspek teknologi dan informasi.
  • Mendukung ekosistem kota pintar (smart city) yang diterapkan di IKN.

PT Telkom Indonesia sendiri membangun Pusat Komunikasi Digital Sepaku.

Pemilihan Desa Bukit Raya untuk menjadi smart village pertama bukan tanpa alasan. Hal ini sebab hasil survei menunjukkan bahwa desa inilah yang siap sebagai contoh.

Indikator kesiapannya adalah kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) mengadopsi digitalisasi, di mana sudah banyak warna menggunakan media sosial sebagai saluran komunikasi.

Namun penggunaan media sosial tersebut belum terarah, sehingga proyek desa digital diharapkan dapat meningkatkan literasi digital penduduk Desa Bukit Raya.

Contoh Desa Smart Village yang Aktif Gunakan Teknologi Sejak Lama

Contoh Desa Smart Village yang Aktif Gunakan Teknologi Sejak Lama

Foto: Official site IKN

Sebenarnya, penduduk Desa Bukit Raya sudah aktif menggunakan teknologi, bahkan sebelum dinobatkan sebagai smart village Nusantara. Berikut contoh penerapan yang telah dilakukan.

  • Menggunakan akun YouTube untuk menyiarkan debat calon kepala desa. Bahkan, berhasil menarik sejumlah advertiser.
  • Akun YouTube milik Desa Bukit Raya aktif memberikan informasi berbagai kegiatan desa, mulai dari penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), kunjungan desa lain, seminar Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa, realisasi anggaran desa dan masih banyak lagi.
  • Melakukan integrasi informasi dari akun YouTube ke media sosial lainnya seperti Instagram dan Facebook.
  • Mempunyai aplikasi SimpelDesa untuk memudahkan pelayanan masyarakat. Dalam aplikasi ini ada fitur:
    • Lapor Pemdes dan Japri BPD sebagai sarana komunikasi masyarakat dengan pemerintah desa.
    • Pasar Desa dan Grosir Desa untuk belanja.
    • SimpelDonor
    • SimpelDonasi
    • Panic Button
  • Mempunyai aplikasi untuk mengurus berbagai surat dan dokumen dengan mudah.

Sekarang, Desa Bukit Raya mempunyai fasilitas untuk membuat podcast di Pusat Komunitas Digital Sepaku. Jadi semakin lengkap lah infrastruktur digital yang dimiliki oleh desa ini.

Otorita IKN Bangun Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi

Sumber: Official site IKN

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk mengembangkan ibu kota baru. Simak informasi selengkapnya!

Dalam pengembangan ibu kota baru, bukan hanya pembangunan infrastruktur saja yang masif. Selain itu, OIKN juga bangun kerja sama dengan perguruan tinggi di bidang riset.

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Dalam Negeri

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Dalam Negeri

Foto Universitas Indonesia: UI

OIKN lakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat serta diskusi dengan lima perguruan tinggi Indonesia pada 2023.

Perguruan tinggi Indonesia yang dimaksud, yaitu sebagai berikut.

  • Universitas Indonesia (UI); 
  • Universitas Gadjah Mada (UGM);
  • Universitas Brawijaya;
  • Institut Pertanian Bogor (IPB); dan
  • Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Agustus 2023. Sebelumnya, OIKN juga menyelenggarakan agenda serupa dengan Universitas Mulawarman, tepatnya pada Maret 2023.

Ketika kegiatan itu, OIKN dan kelima perguruan tinggi dalam negeri tersebut membahas langkah aksi IKN dan pusat pendidikan tinggi dalam mewujudkan kota hutan berkelanjutan.

Lalu untuk mendukung riset di IKN, sudah dibentuk research area berupa ‘Program Riset Nusantara’ yang meliputi empat klaster, yaitu;

  • Bidang energi, pangan dan transportasi.
  • Bidang sosial humaniora,
  • Bidang well-being dan konservasi lingkungan, dan
  • Bidang teknologi dan informatika.

Kesimpulan diskusi, yaitu pembangunan IKN diperlukan pendekatan yang komprehensif dan science-based. Namun tetap mempertahankan local knowledge dan local wisdom yang ada.

Dengan begitu, aspek sains dan sosial dapat berjalan secara beriringan. Nantinya diharapkan masyarakat yang bakal tinggal di IKN dan sekitarnya dapat hidup berdampingan dengan alam.

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Foto: Info Publik

Kerja Sama dengan Stanford University

Selanjutnya pada November 2023, OIKN juga menandatangani nota kesepahaman dengan Stanford Doerr School of Sustainability, Standford University, California, Amerika Serikat.

Kerja sama ini berangkat dari pemikiran bahwa IKN ialah showcase transformasi Indonesia dalam hal energi hijau, energi sinar matahari dan pembibitan tanaman.

Oleh karena itu, akan sangat baik apabila mahasiswa Stanford Doerr School of Sustainability, Standford University melakukan study tour sekaligus riset di kawasan IKN.

Dengan begitu, mereka dapat melihat proses dan belajar mengenai keberlanjutan di kota hijau nan cerdas ini dari dekat. Tentu saja, kolaborasi begini penting di tengah isu perubahan iklim.

Lalu, melalui nota kesepahaman tersebut, Standford University dan para alumninya di Indonesia berkomitmen membangun pusat riset dengan kualitas dunia di IKN.

Adapun riset yang bakal dilakukan ke depannya, antara lain terkait pengelolaan air, sustainable urban development dan robotic serta berbagai hal relevan lainnya.

Hasilnya diharapkan dapat menjadi bekal IKN dalam pengembangan kota Nusantara sebagai kota cerdas yang hijau dan berkelanjutan.

OIKN sudah menyediakan lahan seluas tiga hektare di kawasan inti IKN untuk pembangunan gedung pusat riset itu. Nantinya, peneliti Standford dan Indonesia dapat berkolaborasi.

Kerja Sama dengan Sederet Universitas Belanda

OIKN bukan hanya kerja sama dengan Stanford Doerr School of Sustainability, Standford University. Selain itu, OIKN menggandeng sederet kampus dari Belanda, yaitu;

  • Leiden University;
  • Delft University of Technology;
  • Universitas Delf; dan
  • Erasmus University Rotterdam (LDE Universities).

Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman kerja sama di kantor OIKN pada Senin, 18 Maret 2024. Kerja samanya akan berjalan di bidang penelitian dan akademis.

Peran kampus dari Belanda tersebut sangat penting bagi pertukaran ilmu pengetahuan. Adapun isu yang bakal menjadi fokus bahasan dalam partnership ini, yaitu sebagai berikut.

  • Perencanaan perkotaan.
  • Pengembangan kota cerdas.
  • Pengelolaan air dan limbah berkelanjutan.
  • Sistem transportasi pintar.
  • Komunitas tangguh dan inklusif.
  • Mitigasi iklim.
  • Keanekaragaman hayati perkotaan dan kebun botani.

Ke depannya, aliansi kampus dari Belanda ini bakal mendirikan laboratorium tesis di wilayah IKN. Tempat tersebut dapat menjadi wadah pemikiran dari peneliti Belanda dan Indonesia.

Sekian informasi tentang kerja sama OIKN dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Progres Pembebasan Lahan IKN Terkini, Sudah Sampai Mana?

Pembebasan lahan IKN atau Ibu Kota Nusantara, merupakan salah satu aspek prioritas pemerintah dalam proses pembangunan ibu kota baru Republik Indonesia (RI) di Kalimantan Timur.

 

Seperti diketahui, pembangunan IKN terbagi dalam empat tahap, serta direncanakan rampung seluruhnya pada 2045.

 

Saat ini, proses pembangunan IKN masih berada di tahap pertama.

 

Prosesnya dilakukan sejak 2020 dan ditargetkan rampung pada akhir 2024.

 

Fokus pembangunan pada tahap pertama adalah pembangunan infrastruktur utama, seperti Istana Kepresidenan, gedung MPR/DPR, dan akses tol.

 

Selain itu, ada pula pembangunan perumahan di area utama IKN, beserta dengan fasilitas dan infrastruktur penunjangnya.

 

Selain pembangunan, pemerintah juga fokus pada aspek pembebasan lahan IKN.

 

Pasalnya, beberapa lahan yang dibangun untuk kawasan ibu kota negara merupakan lahan milik masyarakat.

 

Hingga sekarang pun proses pembebasan lahan masih terus dilakukan oleh pemerintah.

 

Lantas, bagaimana proses dan progres pembebasan lahan tersebut saat ini? Berikut ulasannya.

 

Fakta-Fakta Pembebasan Lahan IKN

 

1. Pembebasan Lahan IKN Tidak Boleh Merugikan Masyarakat

 

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pembebasan lahan tidak boleh merugikan masyarakat.

 

Pada prosesnya, pemerintah melakukan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) dalam melakukan pembebasan lahan.

 

Lewat sistem tersebut, lahan masyarakat yang terdampak pembangunan IKN seluruhnya mendapatkan ganti rugi yang layak atau lebih baik, termasuk proses relokasinya.

 

Dilansir dari Kompas.id, sepanjang 2023, pemerintah telah membayarkan uang ganti rugi sebesar Rp1,43 triliun kepada masyarakat yang memiliki lahan di kawasan proyek pembangunan IKN.

 

2.  Progres Pembebasan Lahan IKN Sudah Rampung 80%

 

pembebasan lahan ikn terkini

 

Adapun mengenai progres pembebasan lahannya sendiri, sejauh ini sudah rampung lebih dari 80%.

 

Ada 21 paket pengadaan tanah dalam pembangunan tahap awal IKN.

 

Sejauh ini, sudah 10 paket yang rampung seluruhnya dan 11 paket pengadaan tanah tersisa 20% lagi.

 

Pembebasan lahan memang bukan perkara sederhana, sehingga pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses tersebut dapat segera terselesaikan.

 

3. Masih Ada 2.086 Hektare Tanah yang Masih Dalam Tahap Pembebasan

 

Dilansir dari berbagai sumber, masih ada sekitar 2.086 hektare tanah yang masih dalam tahap pembebasan.

 

Lahan tersebut rencananya diperuntukkan sebagai lahan pembangunan ruas jalan tol dan pengendali banjir.

 

Luasannya sekitar 44,6 hektare atau kurang lebih 48 bidang tanah.

 

Lahan tersebut juga berada di lokasi proyek pengendali banjir Sepaku.

 

Luasnya kurang lebih 2,75 hektar atau setara 22 bidang tanah.

 

Dilansir dari Kompas.com, pembebasan lahan untuk proyek IKN tersebut sudah masuk dalam tahap ganti rugi.

 

Sebagai informasi, pembayaran ganti rugi lahan proyek strategis nasional (PSN) termasuk IKN akan dilakukan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

 

Itulah ulasan mengenai serba-serbi pembebasan lahan Ibu Kota Nusantara.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

BUMN Tower IKN Akan Dibangun di Nusantara, Jadi Gedung Tertinggi di Kawasan Asia Tenggara!

Indonesia bakal mempunyai gedung pencakar langit di Ibu Kota Nusantara yang dikenal dengan BUMN Tower IKN. Seperti apa proyek pembangunan tersebut?

 

Melansir bisnis.com, BUMN Tower IKN adalah sebuah megaproyek pembangunan gedung pencakar langit di ibu kota baru.

 

Pasalnya, ketinggian gedung tersebut disebut-sebut mencapai 700 meter!

 

Dengan begitu, BUMN Tower tidak hanya menjadi gedung tertinggi di IKN, tetapi juga tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

 

Dilihat dari unggahan Instagram @alien.dc, desain proposal Tower BUMN dirancang oleh Alien Design Consultant berkolaborasi dengan Atkins.

 

“Pada tahun 2020, kami terlibat dalam pengajuan proposal desain pembangunan BUMN Tower di IKN (Ibu Kota Negara Baru). Gedung ini sesuai visi Presiden Indonesia direncanakan menjadi gedung tertinggi di Asia Tenggara dengan ketinggian mencapai 700 meter,” tulis unggahan @alien.dc.

 

BUMN Tower IKN Jadi Ikon Baru di Indonesia

 

Sumber: Instagram/@alien.dc

 

BUMN Tower IKN diproyeksikan menjadi ikon baru di Indonesia, Property People.

 

Rencananya, BUMN Tower akan berdiri di atas lahan seluas 20.000 meter persegi.

 

Nantinya, BUMN Tower akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti hotel bintang 5, pusat komunitas, masjid, ritel, museum, pusat kebudayaan, dan lain-lain.

 

Tak hanya itu, gedung tersebut rencananya bakal dilengkapi teknologi transportasi canggih yang akan mempersingkat waktu bepergian masyarakat.

 

BUMN Tower juga akan memiliki sebuah Plaza Ceremonial yang akan menjadi pusat aktivitas masyarakat untuk menyaksikan sebuah prosesi upacara dan hiburan.

 

Menariknya, plaza tersebut akan terhubung dengan tepi danau yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Pada takarirnya, @alien.dc menyebut gedung tertinggi ini terinspirasi dari ikatan padi yang melambangkan persatuan dan kemakmuran, seperti nilai-nilai Kementerian BUMN yang tujuannya mengelola sumber daya Indonesia demi kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia.

 

Desain BUMN Tower IKN yang Menawan

 

Sebagai kawasan yang menjadi simbol kemajuan Indonesia, BUMN Tower memiliki desain yang menawan.

 

Hal yang menarik adalah penggunaan elemen lokal dalam sebagian desainnya yang terinspirasi dari rumah adat suku Dayak.

 

Jadi, BUMN Tower tidak hanya menjadi simbol kemajuan arsitektur modern, tapi juga menjaga kearifan lokal dan budaya Indonesia.

 

Bahkan, gedung ini dilengkapi dengan teknologi energi terbarukan berupa fasad photovoltaic, turbin angin, dan pembangkit listrik tenaga surya.

 

“BUMN Towe diharapkan menjadi bagian besar dari smart city di masa depan,” tulis @alien.dc.

 

Selain menjadi pusat kegiatan dan interaksi sosial di sekitarnya, BUMN Tower juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusantara.

 

Tahap Perencanaan dan Desain

 

Sejauh ini, rencana proyek gedung tertinggi di IKN dan Asia Tenggara ini masih dalam tahap perencanaan.

 

Pasalnya, pemerintah saat ini tengah berfokus ke pengembangan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

 

KIPP meliputi pembangunan Istana Presiden dan Wakil Presiden, kantor kementerian, Rumah Tapak Jabatan Menteri, Rusun ASN-Hankam, dan lainnya.

 

Oleh karena itu, tak disebutkan kapan pelaksanaan peletakkan batu pertama (groundbreaking) proyek BUMN Tower IKN dan anggaran yang disiapkan.

***

Itulah informasi mengenai rencana proyek pembangunan gedung tertinggi di IKN.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga ulasannya bermanfaat, Property People.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena yang kamu cari #SemuaAdaDisini.

 

**gambar cover: Instagram.com/rendering_indonesia

Mengenal Konsep Kota IKN, Canggih dan Ramah Lingkungan!

Konsep pembangunan Kota IKN akan menerapkan tiga pilar utama, yaitu kota hutan (forest city), kota spons (sponge city), dan kota cerdas (smart city).

 

Hal tersebut termaktub dalam rencana induk pembangunan IKN yang tertera pada Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. 

 

Lewat rencana induk pembangunan IKN, dalam bab tiga disebutkan mengenai prinsip dasar pembangunan ibu kota negara.

 

Lalu, seperti apa konsep kota IKN tersebut? Cek informasi detailnya di bawah ini.

 

Mengenal Konsep Kota IKN

 

1. Kota Hutan atau Forest City

kota hutan ikn

 

Kenapa konsep kota IKN harus menjadi “kota hutan”?

 

Alasan utamanya karena Ibu Kota Nusantara berada di dalam dan sekitar kawasan hutan yang memiliki keanekaragaman hayati.

 

Maka itu, perencanaan pembangunan IKN mesti fokus pada upaya mempertahankan kondisi hutan yang sudah ada.

 

Dalam UU No.3 tahun 2022, disebutkan definisi perihal kota hutan adalah;

 

“Kota hutan dengan menggunakan pendekatan lanskap yang terintegrasi merupakan kota yang didominasi oleh bentang alam lanskap berstruktur hutan atau RTH yang memiliki fungsi jasa ekosistem, seperti hutan, dan bertujuan untuk menciptakan kehidupan yang berdampingan dengan alam.”

 

Pada tahun 2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK) pun sudah merumuskan prinsip kota hutan di IKN.

 

Prinsip-prinsip tersebut, di antaranya:

  • Berbasis pengelolaan daerah aliran sungai (DAS)
  • Mempunyai jaringan ruang hijau yang terstruktur
  • Memanfaatkan sekitar 50 persen wilayah IKN untuk dikembangkan
  • Mengonsumsi air harus sangat efisien
  • Beban pemenuhan konsumsi penduduk rendah
  • Mempunyai kualitas udara yang baik dan suhu udaranya rata-rata sejuk
  • Memiliki kualitas air permukaan yang baik
  • Melindungi habitat satwa
  • Memiliki kualitas tutupan lahan baik dan revitalisasi lanskap “Hutan Hujan Tropis”.

 

2. Kota Spons atau Sponge City

kota spons ikn

 

Konsep Kota IKN yang akan dikembangkan berikutnya adalah kota spons atau sponge city.

 

Namun, apa itu sponge city?

 

Singkatnya, kota spons atau sponge city adalah istilah yang mengacu pada sebuah kota yang berperan serupa spons; mampu menahan air hujan agar tidak langsung ke saluran drainase.

 

Tujuannya supaya kota tersebut terhindar dari banjir, kualitas dan kuantitas airnya meningkat, serta mempunyai penyimpanan air di dalam tanah.

 

Pengaplikasian kota spons di IKN akan diterapkan dengan:

  • Membangun ruang terbuka hijau yang tersebar luas dan tersambung. Supaya bisa menahan air, meningkatkan ekosistem perkotaan, sekaligus menciptakan ruang terbuka yang nyaman.
  • Fasilitas perkotaan akan didesain dengan atap hijau dalam skala mikro. Bangunan-bangunan seperti gedung atapnya akan bisa menahan air hujan sebelum diserap oleh tanah.
  • Setiap sudut kota pun akan didesain untuk menyerap air. Caranya dengan membangun jalan berpori dan biosengkedan.

 

3. Kota Cerdas atau Smart City

smart city ikn

 

Terakhir, Ibu Kota Nusantara akan dirancang dengan konsep kota cerdas.

 

Melalui rencana induk pembangunan IKN terungkap, konsep kota cerdas akan menjadi komponen nilai tambah untuk memberikan manfaat lebih besar.

 

Nilai tambah tersebut berupa pemanfaatan digital atau teknologi.

 

Nantinya, kota cerdas di IKN akan terdiri atas tiga unsur utama, yakni:

  • Visi dan hasil yang selaras dengan kerangka kerja strategis menyeluruh IKN
  • Wilayah dan strategi cerdas yang mengikhtisarkan peluang digital utama untuk IKN
  • Daftar panjang inisiatif cerdas yang memberi berbagai kemungkinan pengembangan teraktualisasi

 

Kemudian, akan ada inisiatif cerdas yang diprioritaskan di IKN:

  • Akses dan mobilitas
  • Lingkungan hidup dan iklim
  • Sektor publik
  • Keamanan dan keselamatan
  • Sektor publik
  • Sistem perkotaan
  • Kelayakan huni dan kedinamisan

 

Itulah tiga konsep pembangunan kota IKN yang menarik untuk diketahui.

 

Temukan informasi tentang IKN di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

 

**sumber gambar: ikn.go.id