IKN Bakal Punya Koridor Satwa Liar, Apa Fungsinya?

Demi menjaga keamanan dan keselamatan satwa endemik di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Otoritas IKN (OIKN) akan membangun fasilitas koridor satwa liar.

 

Namun, apa itu koridor satwa di IKN?

 

Melansir berbagai sumber, koridor satwa adalah jalur alami atau jalur yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menghubungkan habitat atau kawasan konservasi.

 

Tujuannya agar satwa di kawasan tersebut tetap mempunyai ruang gerak yang cukup.

 

Pergerakan tersebut didorong oleh naluri alamiah satwa liar untuk memenuhi berbagai kebutuhannya, seperti mencari pakan atau berkembang biak.

 

Selain menjaga kelestarian satwa, keberadaan koridor hewan di suatu daerah berfungsi menghindari konflik dengan manusia.

 

Pasalnya, OIKN mencatat ada ribuan spesies hewan di sekitar IKN, bahkan beberapa di antaranya berstatus terancam punah.

 

Lantas, seperti apa koridor hewan liar yang akan dibangun di IKN? Berikut ulasan lengkapnya.

 

Pembangunan Koridor Satwa di IKN

 

Mengutip laman Detik.com, pembangunan koridor satwa di IKN bertujuan menjamin keamanan dan keselamatan hewan endemik di Kalimantan Timur.

 

Apalagi, beberapa area pembangunan IKN diidentifikasi sebagai lintasan satwa.

 

Dalam pembangunannya, OIKN bekerja sama dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 

Nantinya, koridor hewan tersebut bisa saja dibangun di atas proyek tol atau di bawah underpass.

 

Sementara, bila kondisi kontur tanahnya perbukitan, koridor untuk hewan liar disesuaikan dalam bentuk terowongan.

 

Tidak hanya PUPR, pihak OIKN juga melibatkan berbagai pihak untuk membangun fasilitas tersebut.

 

Beberapa di antaranya adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Non-Governmental Organization (NGO).

 

Langkah-Langkah Pembuatan Koridor Satwa di IKN

 

koridor satwa

Foto: Creative Commons/forestdigest.com

 

Sementara melansir laman bsilhk.menlhk.go.id, ada beberapa tahapan atau langkah dalam pembuatan koridor hewan liar di kawasan IKN.

 

Sebagai informasi, berikut uraian lengkapnya.

 

1. Menyediakan Data dan Informasi

 

Langkah pertama pembangunan koridor hewan liar adalah menyediakan data dan informasi.

 

Hal ini dilakukan demi mendapatkan desain atau model koridor paling sesuai dengan kebutuhan satwa.

 

Data dan informasi yang akan diperoleh melalui metode analisis peta tutupan lahan, hasil penelitian terkait, hingga diskusi yang dilalukan dengan berbagai stakeholders.

 

2. Survei Potensi Koridor dengan Pengamatan Keragaman Satwa

 

Setelah informasi dan data didapatkan, langkah selanjutnya adalah melakukan pengamatan terhadap habitat, karakteristik dan pemanfataan lahan.

 

Selain itu, pada tahap ke-2, pemerintah akan melakukan penelitian persepsi dan potensi konflik.

 

Penelitian tersebut dilakukan terhadap status hutan dan/atau izin usaha yang terdapat dalam rencana pembuatan lokasi koridor.

 

3. Pasca-survei

 

Setelah survei dilakukan, kita memasuki langkah atau tahap ke-3.

 

Pada tahap ini, dilakukan pemetaan dengan mengukur koordinat lokasi koridor.

 

Proses tersebut melibatkan penggabungan beberapa layer peta, seperti citra satelit, peta administratif, tutupan lahan, topografi, sungai, jalan, dan peta lain yang relevan.

 

Melalui penggabungan berbagai layer peta akan didapatkan informasi secara menyeluruh dan akurat mengenai kondisi wilayah yang dipetakan.

 

4. Merancang Desain Koridor Satwa

 

Setelah survei dan pemetaan wilayah, tahap berikutnya adalah merancang desain koridor yang mempertimbangkan karakteristik satwa.

 

Selanjutnya, pembangunan dan pengelolaan koridor dilakukan dengan tujuan melindungi hewan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

 

5. Evaluasi

 

Jika koridor hewan sudah rampung, tahap evaluasi dan pemantauan akan dilakukan.

 

Evaluasi secara rutin dilakukan untuk memantau kondisi hewan yang terdapat di dalam koridor.

 

Frekuensi pemantauan dilakukan 3-4 kali satu tahun.

 

Sementara, evaluasi dapat dilakukan setiap 1-2 kali setahun.

 

Itulah rencana pembuatan koridor khusus untuk hewan liar di sekitar IKN.

 

Baca artikel lainnya tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Mengenal Energi Hijau yang Akan Diterapkan di IKN, Lebih Ramah Lingkungan!

Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan akan mengoptimalkan penggunaan energi hijau yang ramah lingkungan dalam menunjang kehidupan masyarakatnya.

 

Penggunaan energi hijau atau energi terbarukan tidak dimungkiri menjadi salah praktik penerapan konsep smart forest city.

 

Seperti diketahui, wilayah IKN dibangun dengan konsep “nusa-rimba” atau kota pintar yang berorientasi pada hutan.

 

Karena itu, segala hal terkait pembangunan, penataan kota, dan penggunaan energi di IKN harus bersifat ramah lingkungan.

 

Jadi, apa itu energi hijau? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak ulasan di bawah ini!

 

Apa Itu Energi Hijau?

 

apa itu energi hijau

 

Sederhananya energi hijau adalah energi bersih yang tidak mencemari atau menambah polutan di atmosfer.

 

Sedangkan merujuk pada Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan, energi hijau adalah energi efisien yang diperoleh dari sumber daya ramah lingkungan.

 

Pada prosesnya, produksi energi terbarukan diperoleh dari sumber energi alternatif berbasis alam.

 

Contohnya sumber energi yang berasal dari sinar matahari, angin, air, panas bumi, dan bioenergi.

 

Karena itu, bisa disimpulkan bahwa penggunaan energi terbarukan relatif aman dan tidak menimbulkan efek domino terhadap lingkungan sekitar.

 

Pengoptimalan PLTS di IKN

 

pengoptimalan plts di ikn

 

Energi terbarukan di IKN akan mengoptimalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

 

Dilansir dari Kompas.com, PT PLN selaku perusahaan penyedia layanan listrik di Indonesia, berkomitmen menyiapkan kelistrikan andal di IKN dengan mengusung teknologi state of the art.

 

Konsep tersebut berorientasi pada penyediaan energi yang berbasis pada pasokan listrik berteknologi pintar, indah dan ramah lingkungan.

 

Selain PLN, PT Pertamina juga menyatakan komitmennya memasok kebutuhan energi hijau di IKN.

 

Sumber energi hijau yang dimaksud bersumber dari cadangan gas, energi nabati, serta energi berbasis alam seperti Natural-Based Solution (NBS)

 

Pertamina melalui Perusahaan Gas Negara telah menyiapkan jaringan gas (jargas) di IKN.

 

Jargas tersebut nantinya akan menjadi sumber energi untuk 166 tower perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 34 rumah tapak menteri di IKN.

 

Sumber-Sumber Energi Hijau

 

sumber energi hijau

 

Seperti telah disebutkan, ada lima sumber yang bisa dimanfaatkan untuk mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan.

 

Sebagai informasi, simak uraiannya di bawah ini.

 

1. Sumber Energi dari Sinar Matahari

 

Cahaya matahari menjadi sumber energi yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, salah satunya terkait kebutuhan listrik.

 

Penggunaan energi matahari bisa diaplikasikan dengan memasang panel surya.

 

Sinar matahari yang terserap panel tersebut bisa menjadi sumber energi listrik yang optimal.

 

Meski begitu, apabila panel surya rusak, ada baiknya untuk tidak dibuang sembarangan karena bisa menimbulkan efek negatif bagi lingkungan.

 

2. Sumber Energi dari Angin

 

Patut diketahui, angin juga bisa menjadi sumber energi yang efektif.

 

Pemanfaatannya dapat digunakan untuk pembangkit listrik, irigasi, serta pengembangbiakkan tumbuhan.

 

Di Indonesia, pemanfaatan angin sebagai sumber energi sudah mulai dioptimalkan.

 

Buktinya bisa dilihat dari mulai banyaknya pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga angin, atau biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).

 

3. Sumber Energi dari Air

 

Air dianggap sebagai sumber energi alami yang lebih efektif dari sinar matahari atau angin.

 

Karena itu, wajar apabila Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) cukup menjamur di Indonesia.

 

Air juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan.

 

4. Sumber Energi Panas Bumi

 

Panas bumi merupakan sumber energi bersih ramah lingkungan.

 

Penerapannya pun tidak membutuhkan lahan yang luas, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi rumah tangga.

 

Pasokan listrik dari panas bumi cukup unggul, sebab bisa menjadi energi primer tumpuan untuk bahan dasar dalam jaringan listrik.

 

Hal ini didukung oleh sifat panas bumi yang konsisten dan bisa menyediakan energi sepanjang hari.

 

5. Sumber Energi Bioenergi

 

Adapun bioenergi adalah sumber energi yang berasal bahan-bahan biologis seperti senyawa dalam tanaman dan hewan.

 

Bioenergi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang masif dikembangkan di Indonesia.

 

Namun, sumber energi ini bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dan bahan bakar.

 

Itulah ulasan mengenai optimalisasi penggunaan energi hijau di IKN.

 

Temukan artikel menarik lainnya tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Desain Istana Wapres IKN Direvisi Presiden Jokowi, Apa Alasannya?

Kabarnya, Istana Wapres IKN mengalami perubahan desain.

 

Permintaan tersebut bahkan langsung disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

 

Seperti yang kita tahu, pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2024 mulai tampak perkembangannya.

 

Salah satu yang paling mencolok adalah  pembangunan Istana Kepresidenan.

 

Wajar bila Istana Kepresidenan cepat selesai, lantaran proyek tersebut direncanakan tuntas pada pertengahan 2024 ini.

 

Namun, bagaimana dengan Istana Wakil Presiden di IKN?

 

Sampai awal Juni 2024, Istana Wapres IKN belum terlihat progres pembangunnnya.

 

Usut punya usut, Istana Wapres IKN direncanakan mulai dibangun pada pertengahan 2024.

 

Selain itu, desain istana Wapres IKN mengalami beberapa perubahan atau koreksi.

 

Meski begitu, apa yang membuat Jokowi ingin mengubah Desain Istana Wapres IKN? Yuk, temukan jawabannya lewat artikel ini!

 

Alasan Desain Istana Wakil Presiden IKN Diubah

 

Mengutip laman IDN Times, kurator pembangunan IKN Ridwan Kamil, mengungkap alasan Jokowi ingin mengubah atau merevisi desain Istana Wakil Presiden di IKN.

 

Menurut mantan Gubernur Jawa Barat itu, Jokowi ingin desain Istana Wapres dari pemenang sayembara tidak banyak diubah.

 

Presiden tidak ingin desain tersebut dikoreksi terlalu jauh, sebab Jokowi lebih suka rancangan Istana Wapres sebelum dikoreksi.

 

Masih menurut sumber yang sama, Ridwan Kamil menambahkan jika persoalan tersebut kini sudah selesai dan memastikan tidak ada masalah soal desain di kemudian hari.

 

Desain Istana Wapres IKN

 

Desain Istana Wapres IKN

 

Desain Istana Wakil Presiden IKN sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 2022.

 

Rupa atau desain Istana Wapres ditentukan dari sayembara yang dimenangkan oleh tiga pemenang.

 

Berdasarkan laporan Antaranews.com, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengungkapkan, tiga desain dari pemenang sayembara akan dikolaborasikan.

 

Tiga desain pemenang sayembara tersebut masing-masingnya berjudul Betang Umai, Istana Kerakyatan, dan Dwi Arya Wibawa.

 

Menariknya, tidak ada juara satu dari sayembara desain Istana Wapres.

 

Untuk pemenang juara ke-2 diraih oleh desain Huma Betang Umai dan Istana Kerakyatan.

 

Sementara, juara ke-3 direngkuh oleh desain Arya Wibawa.

 

Berbeda dengan desain Istana Kepresidenan, tiga desain Istana Wapres tidak mempunyai simbol garuda yang mencolok.

 

Namun, ketiga desain tersebut pada intinya menekankan bangunan yang harmonis dengan alam.

 

Contohnya karya berjudul Huma Betang Umai, desain tersebut menghadirkan istana di tengah kota rimba di atas bukti Nusantara.

 

Istana Wapres tersebut nantinya dibangun dengan konsep rumah panjang yang penuh kearifan ruang; sebuah tradisi yang menghormati alam serta manusia.

 

Bukan itu saja, Istana Wakil Presiden dengan konsep Huma Betang Umai kelak jadi representasi keramahan Indonesia.

 

Di dalamnya tersedia akses tangga monumental dan ruang publik yang mampu memberi penghormatan kepada pejalan kaki.

 

Kapan Mulai Dibangun?

 

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Basuki Hadimuljono, pembangunan Istana Wapres IKN bakal dimulai pada pertengahan 2024, tepatnya antara bulan Juni atau Juli.

 

Menurut sang menteri, saat ini Istana Wapres masih lelang atau masih akan dibangun.

 

Proses pembangunannya sendiri diproyeksikan memakan waktu sekitar 1 tahun.

 

Karena itu, kemungkinan istana tersebut akan rampung pada tahun 2025.

 

Itulah ulasan mengenai desain Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara.

 

Temukan artikel menarik lainnya tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Arena Botanika Dibangun di IKN, Akan Hadirkan Ragam Restoran Ternama!

Arena Botanika resmi dibangun di IKN sebagai destinasi kuliner dengan konsep yang menarik.

 

Rencananya, akan ada beberapa restoran ternama yang hadir di proyek tersebut.

 

Seperti yang kita tahu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) makin masif setiap harinya.

 

Selain infrastruktur dan fasilitas publik, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggandeng berbagai pihak untuk membangun pusat kuliner di IKN.

 

Salah satu proyek destinasi kuliner tersebut bernama Arena Botanika.

 

Peletakan batu pertama pembangunannya sudah dilakukan pada Rabu, 5 Juni 2024 silam.

 

Acara peletakan batu tersebut bahkan langsung dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

 

Arena Botanika yang dibangun oleh Arena Group disambut baik oleh presiden.

 

Pasalnya, dengan ini, nantinya IKN akan memiliki pusat kuliner terbaik langsung dari ahlinya.

 

Menurut presiden, kehadiran Arena Botanika di IKN akan membuat para menteri terpacu untuk lekas pindah ke ibu kota baru.

 

Ingin tahu informasi lengkap soal pembangunan proyek ini? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Pembangunan Arena Botanika di IKN

 

1. Mengusung Konsep yang Berbeda

 

Berdasarkan liris resmi IKN, Arena Botanika akan mengusung konsep Premiere Social Compound.

 

Konsep tersebut berarti menggabungkan beberapa elemen seperti elemen sosial, hiburan, dan kuliner dalam satu tempat.

 

Lokasinya pun sangat strategis karena berada tepat di belakang Istana Kepresidenan IKN.

 

Tempat ini pun akan dilengkapi berbagai fasilitas mumpuni, meliputi area indoor dan outdoor dengan nuansa alami khas Pulau Kalimantan.

 

Selain itu, beragam fasilitas lain bakal tersedia, antara lain ruang privat, acara live music, layanan katering, dan meal box.

 

2. Rampung pada Tahun 2025

 

tenant makanan di arean botanika ikn

Foto: Kapanlagi Plus

 

Pembangunan proyek kuliner ertama di IKN ini dilakukan di atas lahan seluas 8.400 meter persegi.

 

Destinasi kuliner tersebut rencananya selesai pada semester pertama tahun 2025.

 

Total investasinya pun cukup besar, yaitu mencapai Rp100 miliar.

 

3. Mendatangkan 5 Merek Restoran Ternama

 

Tidak main-main, bila pembangunannya sudah dimulai, Arena Botanika di IKN bakal menghadirkan lima restoran ternama.

 

Berikut ke-5 restoran tersebut:

  • Seribu Rasa
  • Penang Bistro
  • Greyhound Cafe
  • Maison Tatsuya
  • GyuShige Tokyo Yakiniku

4. Siapa Arena Group?

 

Sudah disebutkan bila Arena Group adalah perusahaan di balik pembangunan Arena Botanika di Ibu Kota Nusantara.

 

Sebagai informasi, Arena Group sudah berdiri sejak tahun 2002.

 

Visi perusahaan ini adalah ingin menghadirkan pengalaman kuliner terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

 

Seiring waktu, Arena Group menjelma menjadi operator restoran terkemuka di Indonesia.

 

Bahkan, mengutip laman resminya, pada tahun 2023, Arena Group telah mengelola 35 gerai dengan delapan merek terkenal.

 

Sajian menunya datang dari seluruh dunia, termasuk Malaysia, Jepang, Thailand, Italia, dan Indonesia.

 

Itulah informasi mengenai pembangunan proyek Arena Botanika di Ibu Kota Nusantara.

 

Simak ulasan menarik lainnya seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Kapan IKN Selesai 100 Persen? Ini Jawabannya!

Bisa dikatakan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah salah satu proyek paling besar sepanjang sejarah Indonesia.

Bahkan, perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru ini mencapai Rp466 triliun.

Kebutuhan biaya tersebut akan bersumber dari APBN, BUMN, kerja sama dengan badan usaha, dan penggunaan dana swasta.

Dengan dana sebesar itu, akan dibangun sejumlah bangunan dan infrastruktur penunjang, mulai dari Istana Negara, jalan tol, hingga bandara.

Pada akhirnya, banyak yang bertanya kapan IKN selesai 100 persen?

Jawaban Presiden Jokowi

uu dkj disahkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak memungkiri, IKN merupakan proyek jangka panjang.

Ia bahkan menjawab mengenai pertanyaan kapan IKN selesai dibangun, yaitu sekitar 15 tahun dari 2023.

“Kalau yang lain-lain, itu (pembangunan IKN) bisa memakan waktu sampai 15 tahun. Tapi mungkin bisa lebih maju lagi jika investasi dari swastanya ngebut,” kata Presiden Joko Widodo pada acara Pidato Arahan dalam rangkaian 14th Kompas100 CEO Forum Powered by PLN, dikutip dari Kompas.id.

Meski pembangunannya memakan waktu lama, Presiden Jokowi mengaku optimis proyek IKN akan berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Optimisme itu didapatkannya karena proses pembangunan telah dimulai dan sejauh ini berjalan baik.

“Saya hanya ingin menyampaikan sebuah optimisme bahwa Ibu Kota Nusantara ini telah dimulai pembangunannya, baik infrastruktur, baik berupa nanti kantor, dan ini rumah menterinya,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media, dikutip dari laman presidenri.go.id.

Lantaran merupakan pembangunan jangka panjang, proyek IKN sendiri dibagi ke dalam empat tahapan.

Pada tahap pertama, akan rampung sejumlah bangunan dan infrastruktur penting pada 2024.

Proyek IKN yang Selesai Dibangun pada 2024

Pada tahap pertama proyek IKN, terdapat sejumlah bangunan, fasilitas, dan infrastruktur penting.

Misalnya, terdapat jalan tol yang terhubung ke Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).

Keberadaan tol itu akan mempersingkat waktu tempuh dari Balikpapan menuju ke kawasan inti IKN dari dua jam, menjadi hanya satu jam saja.

Kemudian, ada juga Kantor Presiden dan Istana Negara yang akan menjadi tempat kerja dari Presiden Republik Indonesia.

Beberapa waktu lalu, desain dari Istana Negara IKN yang dirancang pematung ternama asal Bali, Nyoman Nuarta, sempat jadi pembahasan karena tampilannya yang ikonik.

Lalu, proyek IKN lainnya yang selesai pada tahap pertama adalah infrastruktur dasar IKN untuk pemenuhan kebutuhan air bersih.

Berikut adalah proyek pembangunan IKN yang selesai pada tahap pertama.

  • Jalan Tol Akses IKN tahap 1
  • Bendungan Sepaku Semoi
  • Intake Sepaku
  • Istana Negara dan lapangan upacara
  • Kantor Presiden
  • Sistem Penyediaan Air Minum dan jaringan distribusinya ke beberapa kawasan di IKN

Empat Tahapan Pembangunan IKN

Seperti dijelaskan sebelumnya, pembangunan IKN terbagi ke dalam empat tahap.

Berikut adalah rincian dari empat tahap pembangunan tersebut, bersumber dari dokumen PDF yang diunduh dari situs resmi BPK.

  • Tahap pertama berlangsung pada 2020 hingga 2024. Pada tahap ini, dibangun sejumlah infrastruktur penting, seperti gedung MPR/DPR, Istana Negara, dan juga perumahan di wilayah utama IKN.
  • Tahap kedua yang berlangsung dari 2025 hingga 2035, akan fokus pada pembangunan untuk mencapai sustainable development goals (SDGs). Karena itu, pembangunannya fokus pada pusat ekonomi, pusat inovasi, penyelesaian pusat pemerintahan, hingga sektor ekonomi prioritas.
  • Tahap ketiga yang dimulai dari 2023 hingga 2045 akan fokus pada penyelesaian seluruh infrastruktur. Tujuannya, untuk mempercepat pembangunan Kalimantan Timur.
  • Tahap keempat, pada 2045, IKN akan menjadi “Kota Dunia untuk Semua”. Diharapkan, pada tahun ini IKN sudah mencapai status sebagai kota dengan nol emisi karbon, 100 persen menggunakan energi terbarukan, dan berdaya saing dunia.

Bagaimana? Pertanyaan kapan IKN selesai total sudah terjawab kan? Pada 2045, mudah-mudahan kita bisa melihat IKN benar-benar menjadi kota yang memiliki prestasi dunia.

Mau tahu info lainnya seputar IKN? Buka halaman IKN persembahan Rumah123, ya!

***

Referensi

  1. Dokumen PDF dari laman resmi BPK Berjudul “Empat Tahap Pemindahan Ibu Kota Indonesia”. (https://jdih.bpk.go.id/File/Download/f88fa65e-7f2f-47ab-b04c-357d228b3bb4/Empat%20Tahap%20Pemindahan%20Ibu%20Kota%20Indonesia.pdf). Diakses pada 24 Mei 2024.
  2. Artikel Kompas.id berjudul “Kapan IKN Selesai Dibangun? Ini Jawaban Presiden Joko Widodo!” (https://kompas100.kompas.id/berita-ekonomi/kapan-ikn-selesai-dibangun-ini-jawaban-presiden-joko-widodo/). Diakses pada 24 Mei 2024.
  3. Artikel PresidenRI.go.id berjudul “Presiden Jokowi Optimis Pembangunan IKN Akan Selesai”. (https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-jokowi-optimis-pembangunan-ikn-akan-selesai/). Diakses pada 24 Mei 2024.

Apa Itu KIPP IKN? Ini Deretan Bangunan & Konsepnya

Salah satu area penting di Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP).

Di lokasi KIPP IKN inilah sejumlah gedung pemerintahan nasional akan berdiri.

Di antaranya, di KIPP IKN akan ada Istana Presiden, Mangrove Ecopark, hingga beberapa plaza seperti Plaza Bhinneka dan Plaza Demokrasi.

Sebagai referensi, artikel ini mencoba memaparkan beberapa hal mengenai KIPP IKN, mulai dari pengertian, konsep pembangunan, sampai target proyeknya bisa rampung.

Apa Itu KIPP IKN?

Penjelasan apa itu KIPP IKN bisa diketahui dari Peraturan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Nusantara.

Dalam dokumen PDF yang diunduh dari laman resmi IKN, dijelaskan bahwa KIPP adalah bagian dari wilayah kota di kawasan perkotaan inti IKN yang menyelenggarakan fungsi utama sebagai pusat pemerintahan nasional.

Nantinya, akan menempati lahan seluas seluas 6.671 ha, di mana 49 persen lahannya (3.271 ha) akan dipertahankan sebagai kawasan hutan.

Adapun wilayah KIPP akan dibagi menjadi tiga zona, yakni zona 1A yang merupakan kawasan pemerintahan inti, zona 1B yang merupakan kawasan pemerintahan, pendidikan, dan perumahan, serta zona 1C untuk pemerintahan, kesehatan, dan perumahan.

Menurut laman nusantara.pu.go.id, berikut adalah beberapa contoh bangunan yang ada di KIPP IKN:

  • Sekretariat Presiden: Gedung Sekretariat Presiden dan Bangunan Pendukung.
  • Kantor Kemenko 1: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 1.
  • Kantor Kemenko 2: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 2.
  • Kantor Kemenko 3: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 3
  • Kantor Kemenko 4: Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 4.

Konsep Sumbu Kebangsaan

Sumbu Kebangsaan di KIPP IKN

Selain sejumlah gedung pemerintahan, di KIPP IKN juga ada Sumbu Kebangsaan, salah satu ruang terbuka yang menjadi simbol hubungan harmonis antara alam, manusia, dan nilai luhur kebudayaan.

Menurut Direktur Operasi II Brantas Abipraya, Purnomo, konsep pembangunan Sumbu Kebangsaan ini adalah “Future Smart Forest City of Indonesia.”

PT Brantas Abipraya (Persero) adalah perusahaan yang mendukung pembangunan infrastruktur di KIPP IKN.

Nantinya, Sumbu Kebangsaan akan menjadi penghubung antara Istana Presiden hingga Mangrove Ecopark melalui ruang terbuka.

Berikut adalah beberapa ruang terbuka dan bangunan yang akan ada di Sumbu Kebangsaan:

  • Plaza Seremoni
  • Bukit Bendera
  • Plaza Bhinneka
  • Science and Tech Park
  • Plaza Adi Budaya
  • Plaza Pertunjukan
  • Plaza Demokrasi
  • Wetland bagian Utara
  • Gedung Visitor Center
  • Ceremonial Lawn
  • Gedung Retail
  • Galeri
  • Plaza Timur
  • Plaza Barat
  • Central Promenade
  • Forest Walk
  • Forest Trail
  • Mini Amphitheater
  • Wetland bagian Selatan
  • Shared Street

Hunian di KIPP IKN

Konsep rumah modular di KIPP IKN

Fakta menarik lainnya, KIPP IKN juga akan memiliki kawasan hunian.

Namun, untuk memudahkan konstruksinya, hunian di KIPP IKN dibangun menggunakan sistem modular.

Hal tersebut disampaikan oleh Perencana Madya Direktorat Perencanaan Makro Kedeputian Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN Kartika Puspita Sari dalam diskusi daring, dilansir dari Antara.

Dalam konstruksi modular, modul atau komponen bangunan dibuat dan dirancang di pabrik, kemudian dirakit di lokasi konstruksi hingga membentuk struktur bangunan.

Menurut OIKN, sistem modular knockdown yang digunakan akan mempermudah dalam pengaturan ruangan sesuai kebutuhan.

Jadi, pemerintah bisa memenuhi berbagai kebutuhan hunian, baik untuk lajang, pasangan suami istri, dan keluarga besar.

Target Penyelesaian KIPP IKN

Lantas, dengan berbagai konsep tersebut, kapan KIPP IKN selesai dibangun?

Dalam dokumen Cetak Biru Kota Cerdas Nusantara dari OIKN, dijelaskan bahwa KIPP ditargetkan sudah terbangun secara menyeluruh pada 2045 mendatang.

Pada tahun itu, pembangunan IKN sudah mencapai tahap 5, dari 2040-2045.

Nantinya, IKN akan menjadi kota dengan pengembangann industri berkelanjutan dan pertumbuhan penduduk yang sudah stabil.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan, KIPP ditargetkan akan menjadi kota yang sudah layak huni pada 2024.

“Jadi pada intinya yang akan kita bangun tidak hanya pembangunan fisik. Tetapi juga bagaimana kita membangun suatu ekosistem dari satu kota yang layak huni dan itu target kami di 2024,” ujar Bambang saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden pada Rabu (20/7/2022), dikutip dari Kompas.com.

Referensi

  • Peraturan Kepala Otorita IKN RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan KIPP IKN. (https://ikn.go.id/storage/regulasi/perka-otorita-no-1-tahun-2023-rdtr-kipp-ikn.pdf). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Kompas.com berjudul “Pemerintah Targetkan KIPP IKN Jadi Kota Layak Huni pada 2024, Ada Sarana Pendidikan hingga Wisata”. (https://nasional.kompas.com/read/2022/07/20/18290291/pemerintah-targetkan-kipp-ikn-jadi-kota-layak-huni-pada-2024-ada-sarana). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Infopublik.id berjudul “Penataan Sumbu Kebangsaan di KIPP IKN Nusantara Dikebut”. (https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/836773/penataan-sumbu-kebangsaan-di-kipp-ikn-nusantara-dikebut). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Antara berjudul “OIKN sebut pembangunan hunian di KIPP IKN terapkan sistem modular”. (https://www.antaranews.com/berita/4069020/oikn-sebut-pembangunan-hunian-di-kipp-ikn-terapkan-sistem-modular). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Peta IKN di laman PU. (https://nusantara.pu.go.id/landing. Diakses pada 28 Mei 2024.

Mabes TNI di IKN: Konsep Bangunan & Letaknya

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meninjau lokasi pembangunan Mabes TNI di IKN Nusantara pada Kamis (19/1/2023). TribunKalim.co/Dwi Ardianto

Mabes TNI di IKN menjadi fasilitas vital untuk menjamin keamanan ibu kota baru.

Pusat militer itu akan menjadi tempat bagi Panglima TNI berkantor, dan koordinasi antara tiga matra dalam TNI.

Lantas, seperti apa konsep Mabes TNI IKN? Dan fasilitas penunjang apa saja yang akan ditempatkan di Mabes TNI tersebut?

Berikut sekilas infonya, dihimpun dari berbagai sumber.

Menempati Lahan seluas 240 Hektare

tanah ikn

Mabes TNI di Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal dibangun di lahan seluas 240 hektare.

Lahan itu cukup luas untuk menampung mabes dan juga rumah prajurit.

Dalam satu area, mabes TNI akan bisa menampung Mabes TNI Angkatan Darat (AD), Mabes TNI Angkatan Laut (AL), dan Mabes TNI Angkatan Udara (AU).

Informasi mengenai konsep Mabes TNI di IKN ini pernah disampaikan oleh Yudo Margono yang kala itu menjabat sebagai Panglima TNI.

“Tentunya (dibangun) setelah istana. Kalau istana rencananya kan 2024, kemungkinan setelah itu. Soal anggaran, tahun 2023 ini belum (ada), nggak tahu nanti 2024,” kata Yudo Margono saat ditemui di Makodam VI Mulawarman, Balikpapan, Jumat (20/12/2023), dikutip dari TribunKaltim.co.

Letak Mabes TNI di IKN

Istana Presiden di KIPP IKN

Di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), terdapat sejumlah bangunan strategis yang menjadi lokasi penyelenggaraan pemerintahan nasional.

Oleh karena itu, KIPP mesti dilindungi secara penuh oleh TNI.

Adapun letak dari Mabes TNI berada di sisi depan istana.

Keberadaan itu membuat jalur koordinasi antara panglima TNI dan Presiden tidak akan terkendala.

Jadi, apabila Presiden membutuhkan kehadiran panglima TNI dalam waktu cepat, hal tersebut bisa terlaksana secara lancar.

Desain Mabes TNI di IKN

Penampakan render KIPP IKN

Dari segi desain, Mabes TNI di IKN akan memiliki desain bangunan yang lebih estetik ketimbang Mabes TNI sekarang.

Hal tersebut sempat disampaikan oleh Kurator IKN Nusantara, Ridwan Kamil dalam rapat koordinasi Otorita IKN di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Saat itu, Ridwan Kamil menjelaskan seputar Mabes Polri yang akan memiliki desain seperti hotel-hotel berbintang di Nusa Dua, Bali.

Menurutnya, di dunia ini tidak ada Mabes Polri yang akan sebagus di IKN.

Lalu, Ridwan Kamil menyebut hal yang sama juga berlaku untuk Mabes TNI.

“Nggak kaya kantor polisi pak, kaya hotel di Nusa Dua, tapi isinya polisi, gitu lah kira-kira ya. Jadi suasananya menyenangkan, bikin apa, tapi isinya polisi lagi bekerja melindungi kita. TNI juga sama, semua sama,” ujar Emil, dikutip dari Detik.com.

Rumah Dinas untuk Prajurit dan Perwira TNI

Tak hanya Mabes TNI, fasilitas militer lain yang akan dibangun adalah rumah dinas untuk prajurit dan perwira TNI di IKN.

Menurut Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, fasilitas rumah susun nantinya akan dibangun untuk:

– prajurit TNI setingkat perwira tinggi bintang satu,

– perwira menengah dan perwira pertama, dan

– prajurit di bawah itu.

Sementara itu, rumah tapak akan menjadi tempat tinggal perwira tinggi bintang dua, bintang tiga, bintang empat, dan pejabat setingkat menteri.

2.820 Prajurit TNI Ditempatkan di IKN

Jenderal Agus Subiyanto (Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Selain Mabes TNI, kebijakan pemindahan prajurit TNI juga menjadi hal yang penting untuk melindungi IKN.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan, akan ada 2.820 prajurit yang ditempatkan di IKN pada 2024.

Prajurit tersebut berasal dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Kendati demikian, Panglima tak menjelaskan secara rinci perihal pemindahan tersebut, apakah akan berada di Kodam Khusus, Pangkalan Udara, atau di Markas Pasukan Marinir di IKN.

“Tahun ini (2024) juga direncanakan pemindahan personel TNI, baik dari Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara sejumlah 2.820 orang. Namun demikian, pemindahan personel tersebut akan menyesuaikan kesiapan bangunan dan perkantoran di IKN,” kata Agus Subiyanto saat Rapat Pimpinan TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, dikutip dari Antara.

Menurut Panglima, jumlah tersebut hanya termasuk dalam pemindahan tahap pertama, dari 2023-2024.

Rencananya, akan ada lima tahap pemindahan prajurit TNI ke IKN. Berikut rinciannya:

– Tahap kedua (2025–2029) ada 22.098 prajurit.

– Tahap ketiga (2030–2034) sebanyak 15.064 prajurit.

– Tahap keempat (2035–2039) ada 11.131 prajurit.

– Tahap kelima (2040–2045) ada 14.051 prajurit.

Jadi, pada 2045, akan ada 65.898 prajurit TNI yang rencananya ditempatkan di IKN.

Referensi

  • Artikel TribunKaltim.co berjudul “Bertempat di IKN Nusantara, Mabes TNI Dibangun di Atas Lahan 240 Ha, Dilengkapi Rumah Prajurit”. (https://kaltim.tribunnews.com/2023/01/20/bertempat-di-ikn-nusantara-mabes-tni-dibangun-di-atas-lahan-240-ha-dilengkapi-rumah-prajurit). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Antara berjudul “Panglima sebut ada 2.820 prajurit TNI ditempatkan di IKN”. (https://www.antaranews.com/berita/3986454/panglima-sebut-ada-2820-prajurit-tni-ditempatkan-di-ikn). Diakses pada 28 Mei 2024.
  • Artikel Detik.com berjudul “Ridwan Kamil Sebut Mabes TNI-Polri di IKN Mirip Hotel di Nusa Dua Bali”. (https://news.detik.com/berita/d-7242353/ridwan-kamil-sebut-mabes-tni-polri-di-ikn-mirip-hotel-di-nusa-dua-bali). Diakses pada 28 Mei 2024.

Tentang Pelabuhan IKN di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

Pemerintah bukan hanya melakukan pembangunan di Kalimantan Timur untuk mewujudkan ibu kota baru. Wilayah lain pun mendapatkan sentuhan, misalnya Sulawesi Tengah.

Menurut pemerintah, Sulawesi Tengah mampu menyediakan berbagai kebutuhan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Provinsi ini memiliki banyak bahan guna pembangunan ibu kota.

Nah, terutama batu-batu dan pasir yang terdiri dari berbagai jenis. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memperkirakan pengiriman dari sini akan mencapai triliunan rupiah.

Oleh sebab itu, pemerintah setuju ada kapal roll on roll off atau kapal roro. Sarana transportasi air ini dapat mempersingkat perjalanan Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur.

Kapal roro mempersingkat perjalanan Sulawesi Tengah-Kalimantan Timur menjadi 7-8 jam. Selain itu, terdapat infrastruktur transporasi di Donggala dan Kota Palu.

Donggala memiliki Pelabuhan Wani, sedangkan Kota Palu menghadirkan Pelabuhan Pantoloan. Setelah pembenahan, keduanya diresmikan untuk menyokong pembangunan IKN.

Tentang Pelabuhan di Sulawesi Tengah

pelabuhan ikn

Pelabuhan Wani

Pelabuhan Wani merupakan salah satu pelabuhan yang terdampak tsunami 2018. Pemerintah baru saja selesai melakukan pembenahan pelabuhan untuk menyokong IKN.

Diketahui rehabilitasi Pelabuhan Wani meliputi pembangunan dermaga sepanjang 150 meter, trestle sepanjang 28 meter, gedung kantor wilayah kerja, garasi kapal negara, dan masjid.

Pelabuhan Wani memiliki kapasitas layanan eksisting kargo sebesar 82.000 ton per tahun dan mampu melayani kapal terbesar 6.000 DWT.

Pelabuhan Pantoloan

Secara administratif, Pelabuhan Pantoloan beralamat di Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Nama “Pantoloan” sendiri diambil dari nama kelurahan.

Pelabuhan Pantoloan merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Sulawesi Tengah. Fasilitas itu menjadi pusat perdagangan menuju Indonesia bagian timur.

Infrastruktur transportasi ini menjadi pelabuhan utama di Sulawesi Tengah yang terbuka untuk pelayaran dalam dan luar negeri. Di sini pun terdapat terminal peti kemas.

Fasilitas Pelabuhan Pantoloan

Terminal Penumpang

Terminal penumpang Pelabuhan Pantoloan menghubungkan Kota Palu dengan kota-kota pelabuhan lain di Indonesia, termasuk di kawasan IKN.

Pelabuhan Pantoloan melayani kapal ferry dengan rute Pantoloan-Donggala. Adapun fasilitas untuk penumpang yang terdapat dalam terminal ini, yaitu sebagai berikut.

  • Ruang tunggu reguler dan VIP
  • Kantin
  • Pelayanan informasi
  • Kamar mandi
  • Musala

Dermaga Penumpang & Dermaga Peti Kemas/Kargo

Letak dermaga penumpang Pelabuhan Pantoloan persis di depan gedung terminal. Tempat ini memiliki panjang 650 meter dan kedalaman laut 40 meter.

Dengan ukuran demikian, dermaga penumpang Pelabuhan Pantoloan dapat memudahkan 2-3 kapal yang berlabuh dalam waktu yang bersamaan.

Kemudian posisi dermaga peti kemas atau kargo menyatu dengan dermaga penumpang. Tujuannya untuk memudahkan bongkar muat barang.

Kantor Pelindo IV

Seperti diketahui, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di bidang logistik.

Khususnya di bidang pengelolaan dan pengembangan pelabuhan. Nah, di Pelabuhan Pantoloan sendiri terdapat kantor PT Pelindo IV sebagai pengelola pelabuhan.

Halaman Parkir

Pelabuhan Pantoloan memiliki halaman parkir yang sangat luas. Di sini terdapat beberapa agen perjalanan maupun taksi/angkutan kota yang siap mengantar penumpang ke tempat tujuan.

Pelabuhan di IKN Kalimantan Timur

Sementara di Kalimantan Timur sendiri bakal dibangun pelabuhan bongkar muat material dan logistik. Tepatnya di Pantai Lango, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pelabuhan bongkar muat material dan logistik di Pantai Lango berjarak sekira 500 meter dari bentang pendek Jembatan Pulau Balang di bagian tengah Teluk Balikpapan.

Luas lahan untuk pelabuhan tersebut mencapai 4,5 hektare. Pemerintah akan memperkuatnya dengan standar pelayanan, standar manajemen, dan standar teknologi yang baik.

Demikian informasi tentang pelabuhan IKN yang terdapat di Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah. Semoga informasi yang disampaikan oleh Rumah123 bermanfaat.