Makin canggih, ini sederet teknologi yang hadir di ibu kota baru. Selain taksi terbang, ada tiang listrik cerdas di IKN yang bisa jawab pertanyaan arah dari manusia.
Category: Infrastruktur
Artikel Terkait
Mengenal Konsep Transportasi Cerdas IKN, akan Gunakan AI!
Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara digadang-gadang akan mengusung Intelligent Transportation System (ITS) atau transportasi cerdas. Seperti apa konsep transportasi cerdas yang akan diterapkan? Continue reading “Mengenal Konsep Transportasi Cerdas IKN, akan Gunakan AI!”
Artikel Terkait
IKN Jadi Superhub Nusantara, Ada 6 Kluster Ekonomi dan 2 Kluster Pendukung
IKN jadi Superhub Nusantara untuk menyamaratakan pembangunan nasional di setiap daerah baik di barat dan timur Indonesia. Simak penjelasan selengkapnya!
Continue reading “IKN Jadi Superhub Nusantara, Ada 6 Kluster Ekonomi dan 2 Kluster Pendukung”
Artikel Terkait
Segera Dibangun, Kereta Bandara IKN Ditargetkan Selesai 2030
Selain bandara VVIP IKN, pemerintah telah menyiapkan kereta bandara IKN sebagai moda transportasi untuk memangkas waktu tempuh perjalanan.
Continue reading “Segera Dibangun, Kereta Bandara IKN Ditargetkan Selesai 2030”
Artikel Terkait
Proyek Pembangunan IKN Nusantara yang Selesai 2024
Sejak 2020 pemerintah sudah membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sejumlah proyek rampung pada 2024.
Mari simak informasi tentang daftar proyek IKN yang selesai dibangun pada tahun ini dengan poin-poin pembahasan berikut.
- Apa itu proyek IKN Nusantara?
- Proyek IKN siapa yang garap?
- Apa saja yang akan dibangun di IKN?
- Kapan proyek IKN akan selesai?
Apa Itu Proyek IKN Nusantara?
Proyek IKN Nusantara adalah salah satu proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Rencananya, proyek ini bakal diresmikan pada 17 Agustus 2024.
Acara peresmian bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79. Proyek ini adalah langkah menuju kemajuan negara yang merata.
Proyek IKN Nusantara dapat menyeimbangkan distribusi ekonomi dan populasi agar tak terlalu fokus di Pulau Jawa. Lalu, siapa saja yang berperan menggarap proyek pembangunan IKN?
Proyek IKN Siapa yang Garap?
Banyak sekali pihak yang berperan menggarap pembangunan IKN Nusantara, mulai dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sampai pihak swasta.
Salah satu yang menggarap proyek IKN paling banyak adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dengan jumlah garapan 12 proyek bernilai kontrak 13,6 triliun rupiah.
Berikut 12 proyek pembangunan IKN Nusantara garapan WSKT.
- Jalan lingkar Sepaku Segmen
- Multi-utility tunnel-01 (MUT)
- Jalan tol IKN segmen 5A
- Sekretariat presiden dan bangunan gedung pendukungnya
- Jalan feeder IKN
- Kementerian koordinator 3
- Kementerian koordinator 4
- Rusun Aparatur Sipil Negara (ASN)
- Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
- Jalan nasional IKN seksi 6C-1
- Jalan akses bandara VVIP IKN
- Jalan tol IKN segmen 3B-2
Selain WSKT, tentu masih banyak pihak lain yang terlibat. Contohnya Agung Podomoro yang memberikan dukungan dalam penyediaan produk properti prestisius di kota penyangga.
Developer ternama Indonesia itu membangun proyeknya di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan yang menjadi kota dengan realisasi investasi tertinggi di Kalimantan Timur.
Apa Saja yang Akan Dibangun di IKN?

Pemerintah serius melakukan pembangunan di IKN Nusantara. Untuk pembangunan awal, pemerintah mengembangkan infrastruktur dasar seperti berikut.
Istana Negara
Istana negara ini mulai dibangun pada akhir Januari 2023. Letaknya di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Kawasan istana negara berdiri di atas lahan seluas 50 hektare. Nantinya akan ada lokasi embung air, lapangan upacara, botanical garden, kantor presiden dan lainnya.
Apartemen Aparatur Sipil Negara (ASN)
Pembangunan rumah susun atau apartemen untuk 16.990 ASN di IKN dibangun pada Juni 2023. Mengingat ASN tergolong dari berbagai tingkatan, maka pembangunan unit ada perbedaan.
Pembangunan apartemen ASN bukan hanya oleh pemerintah. Ada pula tiga investor yang turut serta, yaitu Summarecon Agung, Risjadson Brunsfield, Korea Land and Housing Corporation.
Dermaga Baru IKN
Pemerintah juga berencana membangun dermaga baru di IKN Nusantara. Proyek dermaga tersebut bertujuan untuk akses keluar masuknya logistik ke IKN Nusantara.
Sementara itu, saat ini hanya ada satu dermaga yang terdapat di kawasan ibu kota negara, yaitu Dermaga Cita Sabut.
KA dan Terowongan Bawah Laut
Selain jalur darat melalui jalan tol, pemerintah juga memiliki rencana untuk membangun akses kereta api dan terowongan bawah laut.
Nah, untuk jalur kereta api, rencananya dibangun mulai dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.
Namun, jalur kereta api tersebut diminta juga melayani masyarakat Kota Balikpapan terlebih dahulu sebelum menuju ke IKN.
Selengkapnya berikut 29 proyek pembangunan IKN yang sudah resmi teken kontrak.
- Intake Sepaku
- DAS Sanggai 1A
- Embung Mentawir
- Sumbu Barat
- Jalan Tol IKN Segmen 5A Sp. Tempadung-Jembatan Pulau Balang
- Jalan Tol IKN Segmen 3B KKT Kariangau-Sp. Tempadung
- Jalan Tol IKN Segmen 3A Karangjoang-KKT Kariangau
- Lingkar Sepaku Segmen 4
- Istana dan Lapangan Upacara
- Kantor Presiden
- Kantor Sekretariat Presiden
- Land Development KIPP Tahap 1
- Land Development KIPP Tahap 2
- HPK Site 1A, 1B, 1C dan 2
- Lingkar Sepaku Segmen 1
- Lingkar Sepaku Segmen 2
- Lingkar Sepaku Segmen 3
- Rumah Menteri
- Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap 1 (Plaza Seremoni)
- Sumbu Kebangsaan Timur
- Penanganan Banjir Sungai Sepaku Kecamatan Sepaku (IKN)
- Pembangunan 14 Embung KIPP
- Kemenko 1 = Marves
- Kemenko 3 = Polhukam
- Kemenko 4 = PMK
- Pembangunan Gedung dan Kawasan Kantor Kemensetneg
- Pembangunan jaringan perpipaan transmisi 2 Sepaku
- Pembangunan IPAL 1, 2, 3 KIPP IKN
Adapun daftar proyek IKN yang selesai dibangun pada 2024, yaitu sebagai berikut.
- Jalan tol akses IKN tahap 1
- Bendungan Sepaku Semoi
- Intake Sepaku
- Istana Negara dan lapangan upacara
- Kantor Presiden
- Sistem penyediaan air minum dan jaringan distribusinya ke beberapa kawasan di IKN
Kapan Proyek IKN akan Selesai?
IKN kapan selesai? Nah, berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan infrastruktur dasar tahap 1 direncanakan selesai 2024.
Itulah informasi lengkap mengenai proyek IKN Nusantara, semoga hal-hal yang disampaikan oleh Rumah123 bermanfaat.
Artikel Terkait
Command Center IKN Manfaatkan Teknologi CCTV hingga Drone
Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dirancang menjadi kota pintar atau smart city. Pada 2024 ini, pemerintah mulai menginisiasi pembangunan command center IKN tahap 1.
Diketahui, apa itu command center adalah pusat kendali operasional yang berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pemantauan untuk berbagai aspek bisnis.
Namun tak hanya berlaku untuk bidang bisnis saja, fasilitas itu juga dapat berlaku untuk berbagai bidang seperti keamanan, transportasi, teknologi, atau layanan darurat.
Command center bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data dan informasi yang masuk secara real-time dengan tujuan sebagai berikut.
- Memantau kinerja.
- Mendeteksi permasalahan atau ancaman.
- Mengambil tindakan yang tepat secara cepat dan efisien.
Cara Kerja Command Center yang Dilengkapi Teknologi Canggih

Foto: Situs web resmi IKN
Memantau dan Mencatat
Tim command center memantau data dan informasi yang masuk dari berbagai sumber, seperti sensor, sistem monitoring, laporan, atau alat pemantauan lainnya.
Datanya dapat berupa informasi operasional, kinerja, keamanan, atau peristiwa yang relevan dengan bisnis. Di mana pemantauan dilakukan secara real time supaya akurat.
Analisis dan Evaluasi
Command center akan melakukan analisis dan evaluasi terhadap data yang diterima. Tujuannya untuk memahami pola, tren, atau potensi masalah yang mungkin terjadi.
Biasanya, tim di command center menggunakan perangkat lunak dan alat analitik untuk membantu dalam pemrosesan data dan memberikan wawasan yang berharga.
Koordinasi dan Kolaborasi
Pusat komando akan menjadi tempat di mana berbagai tim membangun kerja sama untuk mengkoordinasikan respons, serta mengambil tindakan yang tepat.
Jadi informasi yang sudah dianalisis dan dievaluasi dibagikan kepada pihak terkait. Kemudian, mereka akan memberikan respons secara efektif sehingga kolaborasi antartim lebih lancar.
Pengambilan Keputusan
Langkah terakhir command center ialah pengambilan keputusan berdasarkan data, analisis serta diskusi/koordinasi antar tim. Pada bagian ini dibuat keputusan strategis dan taktis.
Biasanya keputusan yang diambil melibatkan alokasi sumber daya, perubahan dalam rencana operasional, atau pengaktifan respons darurat, tergantung pada kebutuhan bisnis yang ada.
Itulah pengertian teknologi canggih command center secara umum, tujuan dan cara kerjanya. Sekarang mari kita kupas secara khusus tentang command center IKN tahap 1.
Pembangunan Command Center IKN Tahap 1

Foto: Situs web resmi IKN
Command center tahap 1 IKN merupakan layanan monitoring dengan big data dan computer vision yang memanfaatkan teknologi pemantauan berbasis sensor, kamera CCTV, hingga drone.
Command center ini adalah gong dimulainya pengembangan Pusat Komando dan Kendali Terintegrasi (ICCC) di kota cerdas atau smart city IKN.
Fungsi dari command center IKN sendiri tidak terlepas untuk mengawasi lokasi dan pembangunan berbagai proyek APBN dan Non-APBN.
Kemudian, fasilitas ini juga digunakan untuk mengambil keputusan berdasarkan hasil analisis data operasional wilayah, evaluasi, serta memantau data terkait kemajuan pembangunan.
Jika sesuai dengan rencana, command center akan terhubung dengan sejumlah proyek melalui CCTV dan feeds video yang nantinya akan menampilkan kondisi situs pembangunan.
Ya, CCTV tersebut menjadi bagian pelengkap monitoring proyek konstruksi secara utuh, termasuk pelacakan posisi alat berat dan juga presensi pekerja.
Adapun tujuan pembangunannya, yaitu sebagai berikut.
- Meningkatkan efisiensi layanan publik.
- Mendorong mobilitas berkelanjutan.
- Menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Fitur Command Center (Pusat Komando) Nusantara

Foto: Situs web resmi IKN
Command center IKN mempunyai beberapa fitur canggih yang dapat membuat kinerja pemerintah dan Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) lebih mudah.
- Fitur untuk menunjukkan progres pembangunan.
- Fitur informasi investasi yang masuk ke IKN.
- Fitur analisis media sosial.
- Fitur untuk menunjukkan hasil analisis sistem manajemen transportasi cerdas di daerah mitra IKN seperti Kota Balikpapan.
Artikel Terkait
Kota Mulai Dihuni, Begini Sistem Pengelolaan Sampah di IKN
Pertengahan 2024 Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mulai dihuni. Salah satu yang menjadi fokus dalam pembangunan adalah sistem pengelolaan sampah IKN.
Seperti diketahui, salah satu permasalahan yang sering terjadi di kawasan tempat tinggal adalah sampah. Oleh karena itu, kita membutuhkan sistem pengelolaan sampah yang baik di IKN.
Nah, untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di IKN Nusantara.
IPAL IKN Nusantara

Foto Menteri Basuki meninjau progres pembangunan IPAL: Kementerian PUPR
Saat ini IPAL IKN Nusantara sudah dibangun di tiga lokasi, yaitu IPAL 1, IPAL 2, dan IPAL 3. Total kapasitas pengolahan air limbah ini, yaitu 5.000 meter kubik per hari.
Ke depannya IPAL tersebut akan melayani Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara. Selain itu, terintegrasi dengan tempat pengolahan sampah.
Teknologi yang Digunakan
Skema pengolahan air limbah IKN Nusantara menggunakan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Jadi, air limbah domestik dialirkan melalui jaringan perpipaan menuju IPAL.
Nantinya, air limbah yang masuk IPAL diolah secara terpadu dengan TPST. Sehingga, menghasilkan influen yang memenuhi persyaratan bakumutu.
Standar itu ditetapkan sebelum tahap daur ulang atau sebelum air limbah bercampur dengan badan air/sungai. Sistem ini sejalan dengan prinsip IKN Nusantara sebagai smart forest city.
Sarana dan prasarana pengolahan air limbah ini harus memenuhi bakumutu key performance indicator (KPI) yang ditetapkan dalam Basic Engineering Design (BED).
Tujuan IPAL dan TPST terintegrasi untuk mensinergikan pengelolaan sanitasi dalam satu lokasi Lumpur sedimentasi dari IPAL 1, 2 dan 3 sebesar 15 ton per hari akan diolah di TPST.
TPST IKN Nusantara

Foto: Detik Finance
PT Brantas Abipraya (Persero) terpilih sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membantu pemerintah membangun TPST di IKN Nusantara.
Nantinya, TPST tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 22,16 hektare. Ada pun lokasi TPST 1, yakni di Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) IKN, Sepaku, Penajam Paser Utara.
TPST 1 berada di satu lokasi yang sama dengan IPAL 1. Tempat pengolahan itu berpotensi dapat mengolah sampah sebesar 74 ton per hari dan lumpur sebanyak 15 ton per hari.
TPST IKN Nusantara harus bisa menopang perencanaan kota yang baik. Oleh karena itu, fasilitas itu terintegrasi dengan komponen penunjang lainnya.
Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Foto: Detik Finance
Pemerintah berupaya agar pengolahan sampah di IKN dapat menghasilkan energi baru terbarukan atau waste to energy secara bertahap.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menerapkan program waste to energy untuk memanfaatkan energi dari limbah sebagai sumber energi alternatif.
Pembangunan TPST skala kawasan ini dinilai efektif untuk volume sampah yang tak terlalu besar, sehingga pengurangan sampah dapat dilakukan mulai dari sumbernya.
Program waste to energy juga dianggap lebih efisien. Pasalnya, kita tak lagi memerlukan penambahan lahan sebagai penampungan sampah.
Hal ini sejalan dengan langkah Indonesia untuk terus menyediakan Energi Baru Terbarukan (EBT). Selain itu, juga pas dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Di mana tujuannya adalah menjamin akses terhadap energi baru dan berkelanjutan yang andal serta terjangkau bagi semua pihak.
Itulah penjelasan lengkap tentang sistem pengelolaan sampah di IKN. Semoga informasi yang disampaikan oleh Rumah123 bermanfaat untuk Anda!
Artikel Terkait
Pemerintah Luncurkan Nusantara Green Pesantren di IKN
Untuk menunjang program Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hutan, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono membangun proyek Nusantara Green Pesantren, pada Rabu (17/1/2024). Adapun pesantren di IKN ini akan selaras dengan pengembangan pesantren dengan prinsip berkelanjutan.
“Ini (peluncuran Nusantara Green Pesantren) merupakan transformasi dari sebuah pesantren. Tidak hanya menanam pohon, tapi bagaimana satu pesantren bisa menjadi salah satu aktor garda terdepan untuk penghijauan ataupun sustainable forest city di Nusantara,” ungkap Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono lewat keterangan tertulis di ikn.go.id.
Adapun jelasnya, Nusantara Green Pesantren ini menjadi salah satu kegiatan pengembangan Kota Hutan Inklusif, yaitu program kolaborasi antara Otorita IKN dengan Gerakan Sabuk Hijau Nusantara yang dipelopori oleh Katadata, Jejakin, dan BenihBaik dengan mengajak masyarakat IKN sebagai pelaku pembangunan.
Founder BenihBaik, Andy F. Noya menuturkan, tujuan membangun greenbelt di area IKN adalah selain untuk menjaga keseimbangan alam, juga untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.
Sejalan dengan hal itu, CEO Jejakin, Arfan Arlanda juga mengatakan, semoga IKN menjadi benchmark kota hijau dan berkelanjutan. “Dan dapat dicontoh kota-kota lainnya di Indonesia dan dunia,” tambah Arfan.
Dilanjut Penanaman 10 Ribu Pohon
Acara peluncuran dilanjutkan dengan penanaman 10.000 pohon di area Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah, Pemaluan.
Presiden Jokowi yang diwakilkan oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dan jajaran pimpinan Otorita IKN, turut menanam pohon bersama warga IKN, khususnya Kelurahan Pemaluan dan Desa Suko Mulyo.
“Tadi beliau juga menitipkan satu pohon kepada bapak pimpinan pondok pesantren. Ini adalah simbol dari sesuatu yang akan digulirkan lebih lanjut,” kata Bambang dalam Peluncuran Nusantara Green Pesantren di Kawasan IKN. Sehingga pesantren ini bisa jadi pelopor untuk penghijauan atau sustainable forest city di IKN,” kata Bambang.
Dalam gelaran acara tersebut, pohon yang ditanam merupakan jenis kayu keras endemik Kalimantan dan buah produktif yang hasilnya bermanfaat bagi masyarakat.
Di antaranya adalah durian, klengkeng, mangga, jambu kristal, blangiran, kemiri, dan rambutan.
Selain penanaman pohon yang akan dikembangkan menjadi agroforestri, program ini akan mengimplementasikan air wudhu dan rainwater harvesting, pemasangan panel surya, manajemen sampah bertanggung jawab, pertanian vertikal, dan pekarangan ramah lingkungan.
“Nusantara Green Pesantren merupakan kegiatan kolaborasi antara OIKN dengan Gerakan Sabuk Hijau Nusantara,” kata Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Safitri.
Beralih Menjadi Lahan Produktif

sumber: ANTARA/HO-Biro Pers Sektretariat Presiden
Dengan adanya program Nusantara Pesantren Green IKN ini, pemilik Pesantren Hidayatullah Pemaluan Basri bersyukur bahwa lahan yang tadinya belum produktif menjadi produktif.
Program ini juga dipandang bisa memberdayakan bermanfaat, khususnya bagi masyarakat di sekitar pondok pesantren.
“Program ini tepat guna dan tepat sasaran. Harus kita dukung bersama,” kata Basri.
Ia juga berharap agar program seperti ini terus dikembangkan pemerintah bekerja sama dengan berbagai stakeholder.
Alhasil, lahan yang luas ini menjadi produktif sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.
Terdapat sembilan donatur turut membantu terselenggaranya acara ini.
Para donatur itu adalah Pertamina, Grab, Telkomsel, Amartha, ASDP, Bank DBS, Apical, MPM Group, dan Chandra Asri.
“Program kolaborasi bersama Nusantara Green Pesantren ini sejalan dengan prinsip pembangunan kota hutan yang ramah lingkungan seperti yang diinginkan Presiden Jokowi,” kata Pungky Widiaryanto, Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air OIKN.
Sebagai wajah baru Indonesia, Ibu Kota Nusantara menjadi kawasan yang penting untuk dijaga kelestariannya.
Termasuk, menyelaraskan tujuan IKN Nusantara sebagai smart forest city yang berkelanjutan dan menjadi bagian penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
***
Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, ya.
Yuk, jangan lupa kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian Anda karena #SemuaAdaDisini.
Artikel Terkait
3 Langkah Pemerintah Mencegah Kerusakan Lingkungan IKN
Seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pemerintah sejatinya sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah dampak kerusakan lingkungan IKN.
Hal ini sebagai tindak lanjut dari banyaknya masyarakat yang mengkhawatirkan kerusakan hutan Kalimantan sebagai salah satu paru-paru dunia.
Seperti kita ketahui, IKN dibangun di Provinsi Kalimantan Timur yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Lanskap IKN memang dibangun di kawasan hutan, tetapi areanya bukanlah hutan lindung melainkan hutan produksi.
Mengacu konsep Bappenas, pembangunan dan pengembangan IKN hanya menggunakan 20% kawasan lahan yang sudah ada.
Sementara, sisanya akan dipertahankan sebagai kawasan hijau berupa hutan.
Lantas, seperti apa langkah pemerintah untuk menjaga lingkungan IKN agar tetap lestari? Berikut ulasan lengkapnya.
Begini Langkah Pemerintah Mencegah Kerusakan Lingkungan IKN
1. Membangun Kota Pintar Berorientasi Hutan
Salah satu upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan IKN adalah dengan menerapkan konsep kota hutan.
Seperti diketahui, IKN dibangun sebagai smart forest city atau kota pintar berorientasi hutan.
Konsep utama dalam smart forest city adalah menjadikan habitat manusia dan infrastruktur kota sebagai bagian dari ekosistem hutan.
Karena itu, footprints dan karbon akibat pembangunan atau aktivitas kota tidak boleh mengganggu kelestarian hutan, bahkan harus bisa memperbaikinya.
Lewat konsep tersebut, nantinya 70% lingkungan IKN akan diisi oleh area hijau dan 30% sisanya merupakan kawasan kota.
Pemerintah juga berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan hutan Kalimantan Timur lewat penghijauan yang masif, terutama di kawasan IKN.
Komitmen tersebut akan diwujudkan dengan Persemaian Mentawir, yang berisi berbagai tanaman dari seluruh Indonesia dengan produksi 15 juta bibit pohon per tahun.
2. Menyusun Rencana Induk Pengelolaan Kehati

Di samping itu, untuk menjaga lingkungan IKN, pemerintah juga sudah menyusun Rencana Induk Pengelolaan Kehati IKN.
Rencana induk yang disusun selama setahun itu, dibuat untuk mengembalikan kejayaan hutan Kalimantan akibat konversi besar-besaran selama puluhan tahun.
Konversi ini disebabkan oleh kepentingan Hutan Tanaman industri (HTI) monokultur, kegiatan perkebunan kelapa sawit, penambangan, dan lain-lain.
Dengan kata lain, Rencana Induk Pengelolaan Kehati juga menjadi komitmen pemerintah menjaga kelestarian lingkungan hutan Kalimantan di tengah pembangunan IKN.
Rencana induk ini dibuat sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Seluruh pembangunan fisik di lingkungan IKN harus mengacu pada Rencana Induk Pengelolaan Kehati.
Pembangunan fisik yang dimaksud antara lain pembangunan infrastruktur, hunian vertikal dan horizontal, area komersial, hotel, perkantoran, rumah sakit, serta fasilitas penunjang lainnya.
3. Komitmen untuk Menjaga Kelestarian Hayati
Terdapat sejumlah poin penting yang tercantum dalam Rencana Induk Pengelolaan Kehati IKN, di antaranya mencegah kepunahan spesies dan melestarikan kekayaan alam di Nusantara.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen melestarikan pohon-pohon, menandai lokasi jalur satwa liar dan memastikan kelancaran pergerakannya, serta melakukan reboisasi dan restorasi ekosistem.
Adanya rencana induk tersebut diharapkan bisa menjadi langkah mitigasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati yang dapat mendukung pembangunan IKN sebagai kota hutan berkelanjutan.
Itulah ulasan mengenai upaya pemerintah dalam mencegah dampak pembangunan di lingkungan IKN.
Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.
Artikel Terkait
Mengintip Rencana Pembangunan Taman Safari IKN. Bagaimana Persiapannya?
Tak hanya membangun hutan kota atau kebun raya saja, sarana lain seperti taman safari juga akan dihadirkan di IKN!
Continue reading “Mengintip Rencana Pembangunan Taman Safari IKN. Bagaimana Persiapannya?”