Nusantara Warehouse Park Dibangun di IKN, Luasnya 3,3 Hektare!

Pemerintah membangun sebuah pergudangan modern di IKN Nusantara bernama Nusantara Warehouse Park. Rencananya, pergudangan tersebut akan dilengkapi teknologi digital yang canggih.

 

Melansir situs ikn.go.id, pergudangan berteknologi smart, sustainable, dan green ini dirancang oleh PT Wulandari Bangun Laksana Tbk.

 

Proses peletakkan batu pertama (groundbreaking) Nusantara Warehouse Park pun telah dilakukan di Nusantara pada Rabu (17/01/2024) yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa kawasan pergudangan ini dibangun dengan memperhatikan aspek lingkungan dan lebih efisien dalam hal pelayanan.

 

“Pergudangan yang akan dibangun oleh PT Wulandari Bangun Laksana akan memanfaatkan teknologi pintar sehingga mempermudah pelayanan, efisiensi, serta lebih ramah lingkungan,” katanya dikutip laman ikn.go.id.

 

Area Pergudangan Seluas 3,3 Hektare

nusantara warehouse park

Sumber: ikn.go.id

 

Jokowi menuturkan bahwa rencana pembangunan area pergudangan modern di IKN tersebut mencapai 3,3 hektare.

 

Pembangunan yang dilakukan investor lokal dari Kalimantan Timur ini menelan investasi senilai Rp100 miliar.

 

Menurutnya, industri pergudangan Nusantara Warehouse Park akan melengkapi aktivitas pembangunan di Nusantara.

 

Hal ini paralel dengan pembukaan lapangan pekerjaan baru serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Nusantara.

 

“Saya senang sudah banyak investasi di IKN yang saling melengkapi, sekolah, pergudangan, mal, hotel, superblok, yang akan semakin meramaikan investasi di Ibu Kota Nusantara kita,” katanya.

 

Nusantara Warehouse Park Terletak di KIPP

nusantara warehouse park

Sumber: unescap.org

 

Masih melansir situs ikn.go.id, Nusantara Warehouse Park terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1C.

 

Lokasinya strategis dekat dengan pintu gerbang tol IKN-Balikpapan sehingga akan memudahkan distribusi barang ke berbagai area di Nusantara dan mempercepat rantai pasok.

 

Selain itu, proyek tersebut diharapkan bisa mengurangi biaya logistik.

 

Direktur Utama PT Wulandari Bangun Laksana Tbk, Christopher Sumasto, mengatakan bahwa proyek gudang di IKN Nusantara ini akan meningkatkan nilai investasi di Nusantara.

 

“Selanjutnya apabila pemerintah memberi tanah lebih, kami akan menambah investasi serta mengajak mitra-mitra swasta untuk bergabung,” katanya dikutip ikn.go.id.

 

Dengan penerapan teknologi hijau dan praktik ramah lingkungan, Nusantara Warehouse Park diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri pergudangan di seluruh Nusantara.

 

Meningkatkan Peluang Investasi di IKN Nusantara

 

Adanya Nusantara Warehouse Park di IKN diharapkan mendorong minat investasi lain di IKN.

 

Apalagi, peluang investasi di IKN dinilai menarik untuk berbagai sektor.

 

“Dalam groundbreaking keempat ini, saya dan Bapak Presiden [Joko Widodo] senang bahwa dalam groundbreaking ini ada keberagaman investasi. Tidak hanya bersifat investasi publik, tetapi berbagai jenis, salah satunya adalah industri pergudangan,” kata dia melansir ikn.go.id.

 

Menurut Bambang, hadirnya investasi yang beragam tersebut dinilai mampu menumbuhkan minat investor untuk investasi di IKN.

 

Minat investasi tersebut tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga datang dari investor luar negeri.

 

***

 

Semoga informasi mengenai proyek pembangunan pergudangan di IKN Nusantara tersebut bermanfaat.

 

Kunjungi Rumah123 dan temukan hunian yang kamu cari karena #SemuaAdaDisini.

 

sumber foto cover: gerbangkaltim.com

Sistem Pengelolaan Air IKN, Cerdas dan Ramah Lingkungan!

Ibu Kota Nusantara (IKN) dibangun dengan konsep smart forest city.

 

Artinya, ibu kota baru Indonesia ini dirancang sebagai kota yang cerdas, hijau dan asri.

 

Tentunya, keberhasilan pengaplikasian konsep smart forest city perlu ditunjang oleh berbagai fasilitas dan infrastruktur mumpuni, termasuk pengelolaan airnya.

 

Mengingat air merupakan kebutuhan mendasar manusia, pengelolaan air di IKN harus disesuaikan dengan konsep pembangunan sebagai smart forest city.

 

Lantas, bagaimana pengelolaan air di IKN? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

 

Serba-serbi Sistem Pengelolaan Air IKN

 

serba-serbi pengelolaan air ikn

 

Rancangan sistem pengelolaan air IKN sejatinya telah diejawantahkan Pemerintah RI melalui Undang-undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN).

 

Disebutkan dalam poin F4 tentang Infrastruktur Air, Lampiran II Rencana Induk IKN:

 

“Pengelolaan sumber daya air perkotaan bertujuan memberikan keamanan akses air minum yang andal, sistem sanitasi yang layak, perlindungan sumber air dari polusi, dan pengurangan risiko banjir dalam satu sistem pengelolaan terpadu.”

 

Dengan kata lain, sistem pengelolaan air IKN terintegrasi dengan skema mitigasi bencana banjir di kawasan tersebut.

 

Nah, untuk dapat melakukan pengelolaan air dan mitigasi bencana banjir yang andal, pemerintah berencana menjadikan Nusantara sebagai kota spons atau sponge city.

 

Penerapan skema kota spons merupakan solusi berbasis alam dalam pengadaan air yang layak di IKN.

 

Lewat konsep tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan efisiensi dan memperkuat ketahanan sistem air di IKN.

 

Solusi berbasis alam seperti reforestasi dan sistem drainase berkelanjutan, menawarkan peluang untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan.

 

Sebagai contoh, di ibu kota baru Indonesia, Nusantara, terdapat pondok pesantren Hidayatullah di Kecamatan Sepaku.

 

Di dalam sekolah seluas 10 hektare tersebut, terdapat basin retensi alami yang merupakan sumber air bersih vital.

 

Basin ini mendukung kebutuhan sekolah dan masyarakat sekitar dengan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan.

 

Memanfaatkan Limpasan Hujan dan Pengolahan Air Limbah

 

pemanfaatan air limbag dan limpasan hujan

 

Pada prosesnya, pengelolaan air IKN akan mengintegrasikan jaringan biru dan hijau, sehingga dapat memberi manfaat bagi kenyamanan dan kesehatan penduduk Nusantara.

 

Nantinya, pengelolaan air IKN akan menggabungkan penggunaan air dari limpasan hujan dan pengolahan air limbah.

 

Karena itu, penggunaan air di IKN tidak serta-merta merusak sistem ekologi sekitar.

 

Sejak 2023, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di IKN pun sudah mulai dibangun.

 

Pemanfaatan sistem teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) juga diterapkan.

 

Tujuannya untuk mengolah limbah domestik agar menghasilkan standar influen (baku mutu) sebelum dilakukan daur ulang maupun bercampur dengan badan air.

 

Dilansir dari Bisnis.com, secara umum proses pengelolaan air di IKN perlu memerhatikan tiga elemen ketahanan.

 

Pertama, sistem air bisa beradaptasi dengan iklim dan pertumbuhan pada masa depan, serta mengurangi risiko dan kerentanan.

 

Kedua, efisiensi tingkat layanan secara memadai.

 

Caranya dengan menyeimbangkan permintaan dan kapasitas secara tepat.

 

Sementara, elemen ketiga, kualitas yang menjamin kesehatan masyarakat dan lingkungan terlindungi.

 

Sistem pengelolaan air IKN mencakup penggunaan sistem alami seperti hutan, dataran banjir, penghijauan dan tanah,  atau biasa dikenal sebagai infrastruktur hijau.

 

Hal ini dilakukan untuk berkontribusi dalam menyediakan pasokan air minum yang mumpuni, serta memberikan perlindungan terhadap banjir dan kekeringan.

 

Itulah ulasan mengenai sistem pengelolaan air di IKN yang menarik diketahui

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Progres Kesiapan Infrastruktur Dasar IKN Terbaru

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara adalah salah satu proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Lantas, bagaimana kesiapan infrastruktur dasar IKN?

Sebelum membahasnya, mari kita simak terlebih dahulu apa tujuan dari pembangunan IKN? Berdasarkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, ada tiga tujuannya.

  • Simbol identitas nasional.
  • Kota berkelanjutan di dunia.
  • Penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

Pembangunan IKN akan dilakukan secara bertahap, yaitu lima tahap sesuai dengan undang-undang IKN. Prosesnya sudah dimulai sejak 2022, dan akan selesai 2045 mendatang.

Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan infrastruktur dasar melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Berikut penjelasan selengkapnya.

Infrastruktur Dasar IKN

infrastruktur dasar ikn

Infrastruktur Air

Ketersediaan air adalah faktor paling penting dalam membangun suatu daerah. Oleh sebab itulah, infrastruktur ini harus dibangun paling awal dalam pembangunan IKN.

Kementerian PUPR membangun bendungan Sepaku Semoi yang dapat memberikan suplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter per detik. Rinciannya sebagai berikut;

  • 2.000 liter per detik untuk IKN Nusantara; dan
  • 500 liter per detik untuk Kota Balikpapan.

Selain itu, Kementerian PUPR juga menyelesaikan intake Sungai Sepaku yang berkapasitas 3.000 liter per detik. Jadi, total suplai air mencapai 5.000 liter per detik.

Suplai tersebut diproyeksikan untuk sekitar dua juta penduduk hingga 2035 mendatang. Setelah mencapai tahun tersebut, pemerintah bakal membangun Bendungan Batu Lepek.

Lokasinya di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan kapasitas 4.300 liter/detik untuk menambah pasokan air baku hingga tahun 2045.

Konektivitas

Selain infrastruktur air, sarana dan prasarana jalan sebagai infrastruktur dasar konektivitas juga penting dalam mewujudkan IKN Nusantara.

Pemerintah membangun Jalan Lingkar Sepaku untuk mendukung konektivitas menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Selain itu, dibangun pula Jalan Sumbu Kebangsaan sisi Barat sepanjang 2,99 kilometer dan Jalan Sumbu Kebangsaan sisi timur sepanjang 2,96 kilometer.

Tak hanya sampai di situ, pemerintah melakukan pembangunan Jalan Tol Akses IKN yang tersambung dengan Jalan Tol Balikpapan━Samarinda, tepatnya di KM 11.

Semuanya merupakan bagian dari jaringan jalan menuju IKN yang ditargetkan selesai pada 2024. Infrastruktur lain untuk mendukung konektivitas adalah bandara.

Hunian ASN

Infrastruktur dasar berikutnya yang penting untuk disiapkan Kementerian PUPR adalah hunian ASN serta gedung-gedung pemerintahan di KIPP IKN Nusantara.

Gedung-gedung pemerintahan di antaranya istana negara, kantor presiden, gedung sekretariat presiden, serta bangunan-bangunan lain pendukung konstruksinya.

Sedangkan untuk hunian ASN, pemerintah akan membangun apartemen melalui dua skema pembiayaan, yaitu melalui

  • Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN); dan
  • Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Rencanaya apartemen untuk rumah dinas ASN akan mempunyai berbagai tipe sesuai dengan tingkat kepangkatan. Adapun rincian tipe minimal apartemen, yakni sebagai berikut.

  • 98 meter persegi untuk jabatan fungsional.
  • 190 meter persegi untuk eselon III.
  • 290 meter persegi untuk eselon II.

Berapa Persen Progres IKN?

infrastruktur dasar ikn

Berikut rincian progres pembangunan infrastruktur dasar tahap I yang digarap oleh Kementerian PUPR per April 2024.

  • Progres pembangunan konstruksi Bendungan Sepaku Semoi hampir rampung.
  • Progres pembangunan jalan tol > 70%.
  • Rumah tapak jabatan menteri di IKN 88%.
  • Hunian ASN rata-rata mencapai 40% dengan detail rumah susun (rusun) POLRI 42%, rusun ASN 2 30% dan rusun ASN 3 32%.

Itulah informasi singkat mengenai kesiapan infrastruktur dasar IKN. Nantikan selalu update terbaru mengenai ibu kota baru Indonesia di Rumah123.

Menengok Sistem Transportasi Berkelanjutan di IKN

Sistem transportasi berkelanjutan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Berbagai rancangan pun coba disusun oleh pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut.

 

Salah satunya melalui pengembangan sistem transportasi berkelanjutan yang inklusif.

 

Lantas, apa itu sistem transportasi berkelanjutan? Bagaimana pula impelementasinya di IKN? Berikut ulasan lengkapnya.

 

Sistem Transportasi Berkelanjutan IKN

 

sistem transportasi berkelanjutan di ikn

 

Transportasi berkelanjutan adalah sistem transportasi yang mampu menggerakkan ekonomi perkotaan dan perkembangan sosial.

 

Di IKN, sistem transportasi berkelanjutan diaplikasikan dengan kemampuan dalam menghubungkan antara daerah penyangga dengan kawasan IKN.

 

Prioritas utama dalam sistem transportasi IKN adalah memperhatikan pada koneksi antarkawasan perkotaan, terutama konektivitas antara IKN dengan Balikpapan sebagai gerbang utama.

 

Fokus dari penerapan sistem transportasi IKN adalah memfasilitasi akses dari kawasan di sekitar IKN, menuju area eksisting atau penyangga seperti Balikpapan, Tenggarong, Samboja, dan Muara Jawa.

 

Fokus atau prioritas tersebut juga dibarengi dengan ketersediaan moda transportasi umum yang layak.

 

Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi, sehingga dapat mendorong penggunaan transportasi publik secara masif.

 

Untuk dapat menerapkan skema tersebut, Otorita IKN bersama Dinas Perhubungan Kalimantan Timur dan Balai Pengelola Transportasi darat, terus berkoordinasi dengan Damri.

 

Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan layanan transportasi eksisting, termasuk layanan moda transportasi perintis.

 

Aglomerasi seperti di Jabodetabek

 

Secara umum, gambaran penerapan sistem transportasi berkelanjutan di IKN kurang lebih mirip seperti di Jabodetabek.

 

Lewat konsep aglomerasi, sistem transportasi di Jabodetabek berhasil menciptakan kawasan yang setara.

 

Artinya, tidak ada perbedaan layanan yang signifikan antara daerah pusat dan kawasan penyangga.

 

Progres Pembangunan Jalan Tol IKN

 

progres pembangunan jalan tol ikn

 

Lantas, sudah seberapa jauh pembangunan infrastruktur transportasi di IKN? Pembangunan akses transportasi IKN terus dikebut pengerjaannya.

 

Contohnya pembangunan Tol IKN Segmen 3 A Karang Joang-KKT Kariangau, yang progresnya hampir menembus 80%.

 

Jalan tol sepanjang 13,4 km ini, merupakan satu dari total tiga akses tol yang akan diuji coba dalam perhelatan HUT ke-79 RI.

 

Selanjutnya, ada Jalan Tol IKN Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 km dengan proges 80%.

 

Terakhir, ada Jalan Tol IKN Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km dengan progres 82%.

 

Tol IKN akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), tepatnya di KM 8 Kariangau.

 

Bila ingin ke IKN, tidak perlu melewati Tol Balsam hingga KM 33,

 

Cukup masuk ke Sepaku dan menuju IKN dengan waktu kira-kira 1 jam 30 menit.

 

Menariknya, jalan Tol IKN akan menerapkan sistem transaksi non-tunai nirsentuh dan nirhenti, atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

 

Meski begitu, sistem tersebut akan difungsikan secara bertahap.

 

Pada tahap awal, transaksi jalan Tol IKN akan terlebih dahulu menggunakan sistem Single Lane Free Flow (SLFF).

 

Karena itu, para pengguna jalan tol bisa melakukan transaksi tanpa harus berhenti dalam setiap jalur transaksi.

 

Patut diketahui, SLFF merupakan tahap awal dari penerapan MLFF yang akan diimplementasi di semua akses tol Indonesia.

 

Itulah ulasan mengenai sistem transportasi berkelanjutan di IKN yang menarik diketahui.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Inilah Superblok dan Mall IKN yang Dibangun Pakuwon. Luasnya 7,2 Hektare!

Pakuwon Jati, raksasa properti di balik Blok M Plaza dan Gandaria City, telah memulai pembangunan mal baru di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Mall IKN bernama Pakuwon Mall Nusantara ini merupakan bagian dari proyek Superblock Pakuwon Nusantara yang akan terintegrasi dengan kondominium, hotel, dan apartemen.

 

Melansir dari Detikcom, mall IKN ini mengusung desain yang menyatu dengan konsep teras langit dari alam terbuka yang hijau beserta pemandangan langsung ke lembah dan sungat samping gedung pusat perbelanjaan.

 

Dengan begitu, konsep tersebut bisa dijadikan tempat hang out karena memiliki suasana yang sejuk dan modern dengan alam yang asri.

 

Direktur Utama PT Pakuwon Nusantara Abadi, Alexander Stefanus Ridwan Suhendra, menyebutkan desain mal ini sangat unik karena mengikuti kontur tanah di IKN yang juga unik.

 

“Saya kira ini mal-nya unik sekali sebab tanahnya juga kan konturnya berbeda sekali tinggi rendahnya itu. Jadi, desainnya juga nanti akan mengikuti alurnya tanah,” kata dia seperti yang dilansir Detikcom.

 

Maka itu, ungkap Alexander, nanti mall di IKN tersebut akan lebih alami karena banyak pemandangannya.

 

Potret Mall IKN yang Dibangun Pakuwon

 

Masih melansir dari Detikcom, pusat perbelanjaan di Kawasan Sumbu Kebangsaan ini memiliki ukuran yang cukup luas.

 

Di belakang bangunan yang melebar ke samping itu, ada beberapa tower di belakangnya.

 

Adapun kawasan Superblock itu masih asri dikelilingi oleh banyak pemohonan.

 

Sebagai informasi, proyek Superblock Pakuwon Nusantara akan memiliki lahan seluas 7,2 hektare.

 

Untuk luas Pakuwon Mall Nusantara sendiri akan memiliki luas area sewa 55.733 m2.

 

Selain Pakuwon Mall Nusantara, proyek ini juga akan membangun

 

  • 2 menara kondominium dengan 162 unit;
  • Hotel Four Points dengan 300 kamar;
  • Hotel Tribute Portfolio dengan 260 kamar;
  • Hotel Westin & Ballroom dengan 234 kamar; dan
  • Service Apartment dengan 108 unit.

 

Tak tanggung-tanggung, proyek pembangunan senilai Rp5 triliun ini menggandeng Marriott International untuk memberikan layanan operator hotel yang berpengalaman dan berkualitas.

 

Selain itu, PT Pakuwon Nusantara Abadi juga bekerja sama dengan perusahaan arsitektur terkemuka, Airmas Asri.

 

Okupansi Mal Terbesar di Kalimantan Timur Tembus 80 Persen

Big Mall Samarinda

sumber: pergiyuk.com

 

Sementara itu, melansir dari Kompascom, relokasi ibu kota negara (IKN) ke Nusantara di Kalimantan Timur membawa dampak positif yang signifikan bagi sektor ritel atau pusat perbelanjaan.

 

Hal ini terlihat dari antusiasme para peritel besar, baik nasional maupun internasional, untuk membuka tokonya di wilayah tersebut.

 

Salah satu contohnya adalah Big Mall Samarinda, pusat perbelanjaan terbesar di Kalimantan Timur dengan luas area sewa 90.000 meter persegi.

 

Dalam tiga tahun terakhir, tingkat hunian Big Mall Samarinda melonjak hingga 80 persen, dengan kehadiran brand-brand ternama seperti Sogo Department Store, Uniqlo, H&M, Hypermart, Starbucks, ACE Hardware, L’occitane, dan lain-lain.

 

General Manager Big Mall Samarinda, Iman Sumantri, menyatakan bahwa peningkatan tingkat hunian ini erat kaitannya dengan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

 

Hal ini menunjukkan optimisme para pelaku usaha terhadap prospek bisnis yang menjanjikan di wilayah tersebut.

 

“Begitu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2019, kami mulai mengantisipasi. Dan peritel terus menunjukkan minatnya dengan cara menghubungi kami. Kemudian, terganjal Covid-19, minat itu masih tertunda,” ujar Iman.

 

Namun, penundaan investasi itu tak berlangsung lama. Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut, para peritel itu mulai merealisasikan ekspansinya.

 

***

 

Itulah ulasan lengkap mengenai mall IKN.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Keistimewaan Lapangan Upacara IKN, Kualitas Tinggi Berstandar FIFA!

Lapangan upacara IKN akan menjadi fasilitas yang diprioritaskan untuk segera selesai dibangun.

 

Alasannya karena lapangan tersebut akan digunakan ketika upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, pada 17 Agustus 2024.

 

Saat ini, kondisi rumput di lapangan upacara sudah tumbuh dan tampak hijau, bak rumput-rumput di stadion sepak bola besar.

 

Selain direncanakan cepat selesai, lapangan upacara Nusantara memiliki banyak keistimewaan.

 

Kira-kira, apa saja keistimewaan lapangan upacara di depan istana negara ini? Berikut ulasannya.

 

Keistimewaan Lapangan Upacara IKN

 

1. Deskripsi Umum

 

Dalam proyek pembangunannya, lapangan upacara IKN menjadi satu paket dengan pembangunan istana negara.

 

Karena itu, lapangan upacara berada di kawasan inti pemerintahan.

 

Mengutip laman divisiengineering.wikaexo.com, lapangan upacara nantinya akan mendukung tampilan istana negara yang dirancang dengan desain khas Indonesia.

 

Pembangunan istana negara dan lapangan upacara direncanakan memakan waktu 2 tahun.

 

Karena itu, seperti yang sudah disebutkan, istana dan lapangan upacara diproyeksikan selesai pada tahun 2024, untuk dapat dipakai saat HUT RI ke-79.

 

2. Rumputnya Setara Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional

 

Sejak memasuki tahun 2024, lapangan upacara yang berada di depan istana negara sudah tampak hijau.

 

Hal ini karena lapangan tersebut terus dirawat dan diperhatikan pertumbuhannya.

 

Apalagi, rumput di lapangan upacara IKN menggunakan jenis rumput Zoysia Matrella.

 

Sebagai informasi, Zoysia Matrella adalah jenis rumput yang standarnya memenuhi ketentuan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

 

Bahkan, jenis rumput Zoysia Matrella pun digunakan di beberapa Stadion berstandar Internasional di Indonesia, seperti di Gelora Bung Karno (GBK) dan Jakarta International Stadium (JIS).

 

Berdasarkan karakteristik itu, rumput di lapangan IKN terasa empuk saat diinjak.

 

3. Dibudidaya di Indonesia

 

Lapangan Upacara IKN

Foto: presidenri.go.id

 

Mengutip Kompas.com, rumput Zoysia Matrella mulanya berasal dari luar negeri atau hasil impor.

 

Namun, petani asal Pulau Jawa dan beberapa tempat lain di Indonesia, berhasil membudidayakan rumput tersebut.

 

Penggunaan Zoysia Matrella direkomendasikan untuk digunakan di lapangan upacara IKN, lantaran rumput ini karakteristiknya mudah menyerap air.

 

Alhasil, ketika hujan turun ke lapangan, maka air tidak akan mudah menggenang.

 

Selain itu, dibanding jenis lain, rumput Zoysia Matrella mempunyai warna hijau yang lebih pekat.

 

Meski banyak keistimewaan, rumput Zoysia Matrella memerlukan perawatan yang cukup ekstra.

 

Maka itu, ada pekerja khusus yang setiap harinya merawat, memberi pupuk, menyiram hingga menghilangkan hama di area rumput lapangan upacara.

 

4. Luas Lapangan Upacara IKN

 

Lalu, berapa luas lapangan upacara IKN? Mengutip berbagai sumber, lapangan di depan Istana Negara IKN mencapai 14.250 m2.

 

Sementara, untuk daya tampung khususnya ketika upacara HUT RI, lapangan tersebut dapat memuat sekitar 1.800 orang.

 

5. Menjadi Bagian Lanskap Istana Negara

 

Telah disebutkan bahwa pembangunan lapangan upacara bersamaan dengan istana negara.

 

Hal itu karena lapangan upacara akan menjadi lanskap di area sekitarnya.

 

Maka itu, tidak mengherankan apabila rumput lapangan IKN benar-benar berkualitas dan dirawat dengan saksama.

 

Itulah informasi tentang lapangan upacara yang berada di pusat Nusantara.

 

Baca informasi menarik lainnya seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

9 Teknologi Istana Negara IKN yang Canggih, Serba-otomatis!

Building Information Modelling (BIM) merupakan salah satu teknologi Istana Negara IKN.

 

Teknologi tersebut digadang-gadang mampu memaksimalkan efisiensi dan ketepatan waktu.

 

Selain itu, Istana Negara IKN juga tergolong ramah lingkungan karena memakai konsep green building.

 

Sejatinya, masih banyak teknologi mutakhir yang akan diterapkan pada istana negara baru Indonesia.

 

Mau tahu apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Daftar Teknologi Istana Negara IKN yang Canggih

 

1. Kamera Pengawas

 

Teknologi pertama adalah penggunaan sistem kamera pengawas yang akan berjalan real time selama 24 jam penuh.

 

Kamera pengawas tersebut dipasang di setiap sudut Istana IKN.

 

2. Sistem Kelistrikan

 

Untuk sistem kelistrikan, Istana Negara Nusantara menggunakan konsep state of art of technology yang berbasis pada pasokan listrik lingkungan dengan teknologi mutakhir.

 

Kabel listrik di area Istana Negara juga akan menggunakan jaringan kabel di bawah tanah.

 

Alhasil, Istana Negara terlihat indah tanpa adanya kabel yang menjuntai di sekitarnya.

 

Sistem kelistrikan yang akan dibangun lebih canggih ketimbang Istana Negara Jakarta, bahkan tercanggih di Asia Tenggara.

 

3. Pengondisian Udara dalam Gedung

 

Sistem pengondisian udara pun tidak kalah canggihnya, sebab didesain agar memenuhi standar green and smart building.

 

Sistem pendingin udara di Istana Negara IKN menggunakan teknologi Air Handling Unit (AHU) dan Variable Air Volume (VAV).

 

4. Kontrol Akses

 

Teknologi Istana Negara IKN

Foto: kemenparekraf.go.id

 

Teknologi lain yang akan diterapkan di istana negara baru adalah sistem kontrol pengendalian yang dipasang di pintu dan beberapa titik tertentu.

 

Sistem kontrol ini bisa diakses otomatis dan dilakukan dari pusat pengendali.

 

5. Pencahayaan Otomatis

 

Teknologi Istana Negara IKN berikutnya adalah pencahayaan otomatis.

 

Lampu penerangan di sekitar istana menggunakan sensor cahaya, gerak dan kontrol lewat Battery Management System (BMS).

 

6. Sistem Alarm Kebencanaan

 

Di dalam istana, terdapat sistem alarm kebencanaan yang mampu mendeteksi kebakaran dengan detektor panas dan asap.

 

Sistem ini kian lengkap dengan adanya pemadam api otomatis.

 

7. Sistem Transportasi

 

Istana Negara IKN dibangun beberapa lantai, sehingga dibutuhkan sistem transportasi mutakhir untuk mendukung hal tersebut.

 

Sistem mutakhir ini dapat memonitor posisi elevator berdasarkan lantai.

 

8. Dilengkapi 11 Ruangan dengan Interior Memukau

 

Di luar teknologi canggih yang diterapkan, Istana Negara Nusantara dilengkapi pula oleh 11 ruangan dengan interior terbaik.

 

Masing-masing ruangan akan mempunyai tema khusus yang semuanya bercorak Indonesia.

 

Contohnya Plaza Tamu, interiornya akan dibuat dengan konsep yang menceritakan ihwal gotong royong.

 

Lalu, untuk ruang rapat, interiornya bakal bercerita tentang nilai-nilai kebaikan.

 

Ruangan lainnya adalah ruang jamuan, interiornya akan bercerita mengenai wayang.

 

9. Lanskap Indah

 

Terakhir, gedung Istana Negara IKN akan dilengkapi juga dengan lanskap yang indah.

 

Penataan lanskapnya tidak main-main, sebab area taman yang mempunyai luas 109.932 meter persegi tersebut akan dipenuhi oleh tanaman endemik dan non-endemik.

 

Pengaplikasian lanskap gedung dengan beragam tanaman sesuai dengan konsep IKN, yakni city forest.

 

Itulah berbagai teknologi Istana Negara di Nusantara yang nantinya akan digunakan.

 

Temukan artikel menarik lain seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Sumbu Kebangsaan IKN, Simbol Keharmonisan Alam, Manusia dan Budaya

Sumbu Kebangsaan IKN adalah salah satu proyek yang ditunggu banyak orang, terutama masyarakat di sekitar Nunsatara.

 

Namun, apa itu proyek Sumbu Kebangsaan?

 

Sejak tahun 2022, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus digeber sampai sekarang.

 

Seiring waktu, sejumlah bangunan dan fasilitas umum pun mulai terlihat dan dapat digunakan.

 

Dari sekian banyak infrastruktur di IKN, Sumbu Kebangsaan merupakan proyek yang akan dibangun terlebih dulu.

 

Meski pembangunannya dibagi ke dalam beberapa tahap, Sumbu Kebangsaan kabarnya dapat dipakai Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-79.

 

Nah, bagi kamu yang belum tahu apa itu Sumbu Kebangsaan IKN, simak ulasannya di bawah ini.

 

Informasi Umum tentang Sumbu Kebangsaan IKN

 

1. Apa Itu Sumbu Kebangsaan?

sumbu kebangsaan ikn

 

Mengutip laman constructionplusasia.com, Sumbu Kebangsaan merupakan area terbuka yang secara imajiner menghubungkan Istana Presiden dan Mangrove Ecopark lewat serial ruang terbuka.

 

“Garis imajiner” tersebut dimulai dari Plaza Seremoni, Bukit Bendera, Plaza Bhinneka, Science and Tech Park, Plaza Adi Budaya, hingga Plaza Demokrasi.

 

Bila proyek ini sudah selesai, masyarakat dapat melihat pemandangan apik di kawasan inti IKN.

 

2. Filosofi

 

Secara umum, filosofi Sumbu Kebangsaan bercerita tentang Indonesia.

 

Contohnya Plaza Seremoni, proyek ini bercerita ihwal nasionalisme.

 

Sementara, Bukit Bendera menggambarkan tentang masa lalu Indonesia.

 

Sedangkan Plaza Bhinneka bercerita mengenai Indonesia saat ini.

 

Lebih dalam lagi, filosofi Sumbu Kebangsaan IKN menjadi simbol keharmonisan antara alam, manusia, dan nilai luhur kebudayaan.

 

3. Terbagi ke Beberapa Zona

 

Setelah penataan tahap pertamanya selesai pada tahun ini, nantinya Sumbu Kebangsaan akan terbagi ke dalam beberapa zona.

 

Berikut detail dari masing-masing zona:

  • Zona 1 meliputi Wetland bagian Utara dan Gedung Visitor Center.
  • Zona 2 meliputi Ceremonial Lawn, Gedung Retail dan Galeri, Plaza Timur, Plaza Barat, dan Bangunan Toilet dan Servis.
  • Zona 3 meliputi Central Promenade, Forest Walk, Forest Trail, Mini Ampitheater, dan Wetland bagian Selatan.
  • Zona 4 dan 5 meliputi Shared Street.

 

4. Siap Digunakan untuk Acara HUT RI ke-79

 

Melansir berbagai sumber, proyek Sumbu Kebangsaan dikabarkan sebagiannya bisa dipakai untuk menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79.

 

Bahkan, jalan Sumbu Kebangsaan di Kawasan Inti Pusat Peamerintahan (KIPP) akan menjadi prioritas ketika dilakukan pengaspalan perdana di IKN.

 

Area yang akan diutamakan tersebut adalah pengaspalan Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat.

 

Sebagai informasi, jalan Sumbu Kebangsaan terbagi atas dua bagian, yaitu Sisi Barat dan Sisi Timur.

 

Jalan tersebut punya peran krusial untuk mendukung konektivitas IKN.

 

Sisi Barat dan Sisi Timur di Sumbu Kebangsaan akan memiliki panjang 2,99 km dan 3,27 km.

 

5. Tampil Indah dan Estetis

sumbu kebangsaan ikn

Kelak, area Sumbu Kebangsaan akan terlihat rapi dan aesthetic karena IKN dirancang dengan konsep bebas kabel.

 

Untuk mewujudkannya, IKN akan memiliki teknologi terowongan multiutilitas atau multiutility tunnel (MUT), termasuk di area Sumbu Kebangsaan.

 

Posisi MUT berada di bawah tanah atau jalan dengan kedalaman sekitar 1,5-2 meter.

 

Teknologi MUT mampu mengakomodasi tiga hal, yaitu saluran drainase, pipa air minum, dan komponen yang tidak berkaitan dengan kebal listrik.

 

Untuk kabel listrik dan internet akan dirancang atau ditempatkan secara terpisah.

 

Itulah informasi tentang Sumbu Kebangsaan yang menjadi proyek penting di Ibu Kota Nusantara.

 

Dapatkan ragam artikel seputar IKN lainnya hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

 

**sumber foto: constructionplusasia.com

Kereta Otonom IKN akan Dibangun, Mampu Berjalan Tanpa Rel!

Selain taksi terbang, pemerintah rencananya juga akan membangun kereta otonom IKN.

 

Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen untuk menerapkan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan canggih.

 

Kereta otonom tersebut sejatinya adalah moda transportasi bernama Autonomous Rail Transit (ART).

 

ART sendiri dianggap sebagai lompatan penggunaan teknologi transportasi masa depan.

 

Lantas, bagaimana spesifikasi otonom IKN? Secanggih apa moda transportasi tersebut? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

 

Serba-serbi Kereta Otonom IKN

 

1. Apa Itu Kereta Otonom?

 

Melansir berbagai sumber, kereta otonom pada dasarnya mirip seperti kereta api pada umumnya.

 

Namun, kereta jenis ini tidak menggunakan rel atau lintasan konvensional berupa roda besi.

 

Jalurnya menggunakan lintasan virtual yang sebelumnya sudah dibuat dan ditentukan letaknya.

 

ART sendiri akan menggunakan ban karet.

 

Demi bisa berjalan, di dalam kereta terdapat sensori yang berfungsi untuk mengidentifikasi lintasan virtual di jalan.

 

Hebatnya, ART diperintah lewat unit kendali pusat, sehingga dalam pengoperasiannya kereta berjalan tanpa awak.

 

2. Spesifikasi

Autonomous Rail Transit

Foto: betterfutureawards.com

 

Autonomous Rail Transit (ART) atau kereta otonom IKN mempunyai spesifikasi yang canggih sebagai moda transportasi massal.

 

Kereta tersebut terdiri dari dua gerbong dengan daya tampung mencapai 324 orang.

 

Kecepatannya memang  tidak terlalu tinggi, maksimal hanya menyentuh angka 70 kilometer per jam.

 

Sumber daya kereta berasal dari baterai, sehingga setiap stasiun ART akan dilengkapi fasilitas pengisian daya baterai yang cepat.

 

Jalur kereta otonom yang berada di jalan raya tidak akan membuat kekacauan lalu lintas.

 

Pasalnya, sistem persinyalan di jalan raya akan memprioritaskan ART saat berada di persimpangan jalan.

 

Singkatnya, kereta otonom dapat memberi instruksi kepada lampu persinyalan saat jarak 100 meter dari lampu lalu lintas.

 

Dengan begitu, ketika ART hendak lewat, lampu lalu lintas yang menerima sinyal akan menyesuaikan.

 

3. Jalur Kereta Otonom IKN

 

Melansir dephub.go.id, kereta otonom akan dibangun di kawasan Sumbu Kebangsaan Timur dan Sumbu Kebangsaan Barat.

 

Pembangunan jalurnya akan dilakukan dalam dua fase.

 

Fase pertama akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer.

 

Sementara, pembangunan jalur fase kedua mencapai 5,2 kilometer.

 

Ketika sudah beroperasi, halte kereta otonom akan sharing dengan Bus Rapid Transit atau BRT.

 

4. Diproduksi oleh Perusahaan Asal China

 

Kereta otonom atau Autonomous Rail Transit rencananya akan dibangun oleh perusahaan asal China, bernama China Railway Construction Corporation Limited (CRCC).

 

China Railway Construction Corporation Limited adalah perusahaan konstruksi yang berbasis di Beijing.

 

Sebagai informasi, CRCC adalah perusahaan yang membangun Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh.

 

Kereta ART sendiri sudah diperkenalkan kepada publik di Kota Zhuzhou, China, pada Oktober 2017.

 

Namun, baru mulai beroperasi secara massal pada tahun 2018.

 

Lalu, secara bertaha, kereta otonom dioperasikan di kota lain, seperti Chengdu dan Yibin.

 

Tidak hanya China, negara lain pun dikabarkan sudah menggunakan transportasi ini.

 

Contohnya ketika CRRC mengirim dua kereta otonom ke Uni Emirat Arab (UEA) tahun 2022, serta ke Malaysia tahun 2023.

 

Temukan artikel lain seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.