Inovasi Sarana Umum untuk Mendukung Konsep Smart Forest City di IKN

Inovasi sarana umum merupakan salah satu aspek yang menjadi fokus pemerintah dalam proses pembangunan IKN.

 

Artinya, proses pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada pemindahan kota dan gedung-gedung pusat pemerintahan.

 

Lebih dari itu, pemerintah juga berencana membuat berbagai inovasi sarana umum yang dapat menunjang IKN sebagai pusat perkotaan modern yang ramah lingkungan.  

 

Lantas, apa saja inovasi sarana umum yang akan diterapkan di IKN Nusantara? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

 

IKN Future Smart Forest City of Indonesia

ikn future smart forest city of indonesia

 

Sebelum membahas lebih jauh mengenai inovasi sarana umum IKN, penting bagi Anda untuk terlebih dahulu mengetahui tentang pengertian smart forest city. 

 

Pasalnya, inovasi sarana umum yang akan dikembangkan di IKN, disesuaikan dengan fokus pembangunan IKN sebagai Future Smart Forest City of Indonesia. 

 

Jadi, apa itu smart forest city? 

 

Smart forest city adalah konsep kota yang menjadikan habitat manusia dan infrastruktur di dalamnya sebagai ekosistem hutan. 

 

Dalam konsep smart forest city, subjek utama pembangunan adalah hutan, bukan sebaliknya. 

 

Kriteria dari smart forest city adalah tidak adanya footprints, atau dampak aktivitas manusia terhadap iklim global di kawasan terbangun. 

 

Karena itu, karbon kota tidak boleh mengganggu hutan. 

 

Kemudian, sistem dan teknologi yang digunakan sebagai sarana-prasarana kota juga harus yang berkelanjutan, serta dapat menurunkan tingkat footprints di tengah hutan. 

 

Konsep smart city forest memang harus dikembangkan di IKN. 

 

Pasalnya, pembangunan kota dilakukan di Pulau Kalimantan, yang merupakan salah satu paru-paru dunia dalam setengah abad terakhir.

 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur dasar IKN, telah memiliki konsep desain pembangunan infrastruktur yang efisien, ramah lingkungan, hemat energi, dan produktif.

 

Termasuk juga soal sarana umumnya, yang proses pembangunannya dibutuhkan sejumlah inovasi untuk mendukung prinsip IKN sebagai Future Smart Forest City of Indonesia. 

 

Rencana Inovasi Sarana Umum di IKN

rencana inovasi sarana umum di ikn

Sumber: ligo.id

 

Dalam upaya membagun IKN sebagai kota modern dengan prinsip Future Smart Forest City of Indonesia, Kementerian PUPR telah mendorong para kontraktor untuk terus berinovasi.

 

Merencanakan pembangunan sarana umum dengan memanfaatkan teknologi pada perencanaan hingga pembangunan kota.

 

“Pembangunan IKN merupakan kesempatan yang baik untuk menata kota sesuai dengan teori, aturan, dan sebagainya karena pembangunan kota betul-betul dimulai dari awal,” kata Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H. Sumadilaga, dilansir dari kontan.co.id.

 

“Jadi bukan hanya pembangunan fisik saja, tetapi di situ ada transformasi kehidupan dan transformasi pekerjaan terutama dalam hal pemanfaatan teknologi,” sambungnya. 

 

Salah satu inovasi fasilitas dan sarana umum yang tengah direncanakan pemerintah adalah pengembangan teknologi Building Information Modelling (BIM). 

 

Penerapan teknologi tersebut diyakini dapat mempercepat proses pembuatan konstruksi.

 

BIM merupakan suatu sistem, manajemen, metode, atau runtutan pengerjaan suatu proyek dengan menyimulasikan seluruh informasi ke dalam model 3 dimensi.

 

Dengan memanfaatkan sistem berbasis data, kontraktor dapat melakukan pemodelan dinamis dan real time.

 

Hasilnya pekerjaan konstruksi, proses desain, pengadaan, dan pelaksanaan konstruksi bisa terhubung dengan lebih mudah.

 

Selain itu, ada pula pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), dalam inovasi sarana umum IKN. 

 

Ini merujuk pada boks beton untuk utilitas bawah tanah sekaligus drainase sehingga tidak ada lagi kabel luar yang membahayakan.

 

Kemudian, pemerintah juga menyiapkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang memungkinkan masyarakat untuk bisa minum air keran tanpa harus dimasak ulang.

 

Turut Hadirkan Bangunan Cerdas

bangunan cerdas di ikn

 

Tidak hanya inovasi sarana umum, pemerintah juga berfokus pada pembangunan bangunan cerdas di IKN. 

 

Konsep bangunan cerdas diaplikasikan guna meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengoptimalkan kenyamanan penghuni, serta mengurangi emisi karbon sebagai dampak negatif terhadap lingkungan.

 

Karena itu, pembangunannya akan menjadi tonggak penting dalam menggalang masa depan yang berkelanjutan.

 

Tidak hanya menunjukkan komitmennya dengan langkah nyata, Otorita IKN juga merilis Buku Panduan Bangunan Cerdas.

 

Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis untuk para profesional industri, pengambil kebijakan, serta pemangku kepentingan yang ingin mengambil langkah serupa.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Mengintip Potret Rumah Menteri di IKN Nusantara yang Tampak Mewah dan Modern

Rumah menteri di IKN Nusantara dibangun dengan konsep open space dan desain yang menawan. Penasaran dengan potretnya? Intip di sini!

38 Kementerian dan Lembaga bakal pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara per September 2024 mendatang. 

Nantinya, para pejabat menteri akan menetap di rumah dinas berupa rumah tapak. 

Adapun, para ASN yang bertugas di sana akan tinggal di hunian berupa unit apartemen.

Melansir tempo.co, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa total rumah dinas menteri yang dibangun di IKN sebanyak 36 unit.

Seluruh rumah dinas menteri yang dibangun tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2024.

Penasaran bagaimana penampakan rumah menteri di IKN?

Simak potretnya di bawah ini!

Potret Rumah Menteri di IKN 

Rumah menteri di IKN

Sumber: Rumah123/Tedy Winarto

Berdiri di atas lahan seluas 1.000 meter persegi, rumah yang diperuntukkan untuk para menteri memiliki luas bangunan 580 meter persegi.

Mengutip bisnis.com, ukuran tersebut rupanya lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran rumah dinas menteri di Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Anggaran 36 rumah menteri di IKN tersebut menelan biaya sebesar Rp519,05 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC) 2022—2024. 

Artinya, satu unit rumah dinas menteri yang dibangun sejak Desember 2022 lalu tersebut menghabiskan anggaran senilai Rp14,4 miliar.

Rumah tapak ini berada di lokasi persil 104 sebanyak 24 unit dan persil 105 sebanyak 12 unit.

Melansir cnnindonesia.com, desain rumah menteri IKN dibangun setinggi dua lantai dengan konsep modern klasik dan modern kontemporer.

Rumah menteri di IKN

Sumber: detikcom/Kementerian PUPR

Desain rumah dinas menteri memiliki dua tipe, yaitu tipe downslope dan tipe upslope.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, mengatakan bahwa rumah dinas menteri sudah dilengkapi sejumlah perabotan.

Menurut Kepala Satuan Tugas Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga, rumah dinas menteri sejalan dengan konsep IKN sebagai compact city.

Fasilitas Rumah 

Rumah menteri di IKN

Sumber: Rumah123/Tedy Winarto

Dibangun dengan luas bangunan 580 meter persegi, fasilitas rumah menteri di IKN terdiri dari 8 kamar tidur, 5 kamar mandi, ruang pertemuan, ruang kerja, ruang keluarga, dapur, garasi, hingga ruang panel.

Khusus ruangan kerja menteri, dilengkapi rak buku dengan sentuhan kayu warna cokelat.

Pada bagian kamar mandi, dilengkapi dengan satu set wastafel, cermin, hingga hand dryer. Menariknya, dinding kamar mandi menggunakan keramik motif marmer.

Rumah dinas menteri juga terdapat area basement yang dilengkapi kamar tidur supir, kamar mandi, dan ruang jaga. 

Rumah menteri di IKN

Sumber: Rumah123/Tedy Winarto

Pada lantai pertama, diperuntukkan sebagai area kedinasan, sedangkan lantai kedua merupakan area privat keluarga.

Hal lain yang tak kalah menarik adalah penggunaan teknologi smart home yang memudahkan aktivitas penghuni rumah dinas.

Bahkan, dilengkapi pula solar panel yang setara 6.600 watt jaringan kabel bawah tanah.

Siap Dihuni pada 2024

Seiring progres yang sudah berjalan, rumah dinas menteri tersebut siap dihuni pada 2024.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa rumah dinas menteri diharapkan selesai pada Juli 2024 sehingga bisa langsung ditempati.

Kepala Satgas Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Sumadilaga optimistis selesai tepat waktunya.

Hal tersebut seiring dengan pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang sudah berjalan. 

***

Itulah potret rumah menteri di IKN Nusantara.

Semoga informasinya bisa bermanfaat.

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Inilah Desain Istana Negara IKN Nusantara yang Ikonik

Desain Istana Negara IKN Nusantara yang tengah dibangun tampak ikonik berbentuk burung garuda yang mengepakkan sayap. 

Istana Kepresidenan di IKN berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan luas keseluruhan mencapai 100 hektare.

Kompleks istana kepresidenan akan berdiri megah yang juga meliputi berbagai bangunan di sekitarnya, termasuk Istana Negara. 

Berikut desain Istana Negara IKN Nusantara tersebut.

Desain Istana Negara IKN Nusantara 

1. Desain yang Ikonik dan Unik

 desain istana negara ikn

Sumber: kemenparekraf.go.id

Melansir ikn.go.id, desain Istana Kepresidenan di ibu kota baru sangatlah ikonik termasuk desain Istana Negara IKN bernama Istana Garuda.

Desain Istana Negara di IKN berbentuk burung garuda yang membentangkan sayapnya.

Mengutip situs kemenparekraf.go.id, burung garuda menjadi desain karena erat kaitannya dengan berbagai perbedaan, segala silang pandang, segala keragaman adat istiadat dan perilaku, serta perbedaan kepercayaan dan agama di Indonesia. 

Garuda juga merupakan simbol persatuan dan menjadi bagian dari lambang negara.

2. Dirancang Seniman Nyoman Nuarta

Desain Istana Negara IKN dirancang oleh pematung asal Bali bernama Nyoman Nuarta.

Nyoman Nuarta juga merupakan sosok yang membuat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.

Untuk patung garuda IKN, Nyoman mengatakan bahwa patung ini dibangun dengan 4.854 bilah selubung di mana satu selubungnya memiliki berat 0,3 ton. 

Patung garuda IKN memiliki bobot 1.456 ton.

“Berat total selubung ini bisa disamakan dengan berat 290 Gajah. Dalam satu hari, kami bisa memproduksi 70 bilah selubung, ” ujarnya dilansir detik.com.

3. Setinggi 4 Lantai

 desain istana negara ikn

Sumber: hypeabis.id

Istana Garuda di IKN Nusantara dibangun setinggi 4 lantai.

Bangunan Istana Garuda tersebut memiliki bentangan sayap dari ujung ke ujung mencapai 230 meter dan tinggi 77 meter.

Istana Garuda dibangun menggunakan material perforated corten (panel baja berlubang), cangkang tembaga, kuningan, galvalum, dan kaca.

4. Dikelilingi Ruang Terbuka Hijau

Dengan luas kurang lebih 100 hektare, Istana Kepresidenan di Kalimantan Timur akan dikelilingi ruang terbuka hijau (RTH).

Ruang terbuka hijau tersebut mencapai 92 persen, sedangkan 8 persen merupakan luas area bangunan.

Hal ini sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar Istana Negara ditata menjadi ruang terbuka hijau. 

5. Dilengkapi Berbagai Fasilitas

 desain istana negara ikn

Sumber: Biro Kompu Kementerian PUPR/Kompas.com

Masih melansir kemenparekraf.go.id, Istana Kepresidenan di IKN bakal dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan bangunan pendukung lainnya.

Berikut adalah fasilitas di Istana Kepresidenan di IKN:

  • Lapangan Upacara
  • Bangunan Istana
  • Bangunan Kantor Presiden
  • Bangunan Kantor Sekretariat Presiden
  • Bangunan Kantor Staf Khusus
  • Paviliun Presiden
  • Wisma Negara
  • Mess Paspampres
  • Masjid
  • Museum
  • Bangunan Check Point
  • Botanical Garden

6. Menampung Ribuan Orang

Melansir detik.com, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa Istana Kepresidenan dapat menampung ribuan orang.

“Ini akan hijau semuanya, bisa dipakai untuk upacara kurang lebih 8 ribu orang, kira-kira lebihnya mungkin 2 kali Istana (di Jakarta),” jelas Presiden Joko Widodo, dikutip detik.com dari YouTube Sekretariat Presiden.

7. Rampung pada 2024

Dibangun sejak 2022, Istana Negara IKN Nusantara diproyeksikan akan rampung pada 2024. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa progres pembangunan Istana Presiden ditargetkan selesai pada Juli 2024.

Rencananya, Kompleks Istana Presiden IKN Nusantara akan dijadikan lokasi pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI.

Menurut Bisnis.com, proyek pembangunan Istana Presiden dan lapangan upacara di IKN menelan anggaran mencapai Rp1,34 triliun.

***

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu, ya.

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena yang kamu cari #SemuaAdaDisini.

***sumber foto cover: kompas.com

Summarecon Bangun Sekolah Al Azhar di IKN Nusantara, Luasnya 2,9 Hektare!

Pengembang properti PT Summarecon Agung Tbk. membangun sekolah Al Azhar di IKN Nusantara dengan luas mencapai 2,9 hektare.

Pembangunan sekolah islami tersebut guna memberikan dukungan terhadap program pemerintah khususnya dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Melansir Liputan6.com, proyek sekolah terpadu islami dari Summarecon Agung tersebut bekerjasama dengan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar.

Berikut informasi selengkapnya!

Sekolah Al Azhar di IKN Dibangun Akhir Mei 2024

al azhar di ikn

Sumber: detikcom

Rencananya, pembangunan sekolah Al Azhar di IKN Nusantara tersebut akan dimulai pada akhir Mei 2024.

Hal ini seiring dengan acara peletakan batu pertama (groundbreaking) yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Adapun lokasi proyek sekolah Al Azhar berada di area Sub Zona Sarana Pelayanan Umum (SPU) 1.

Saat ini, proyek tersebut sedang dalam proses penerbitan SK Lahan oleh pihak Otorita Ibu Kota Negara (OIKN).

Jenjang Pendidikan Sekolah Al Azhar di Nusantara

Sekolah Al Azhar di IKN Nusantara akan menghadirkan jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA.

Menariknya, sekolah ini akan dibangun dengan konsep modern berwawasan lingkungan yang dilengkapi dengan fasilitas olahraga, laboratorium, dan gedung serbaguna.

Selain itu, dilengkapi pula fasilitas Masjid Al Azhar Summarecon IKN yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

“Summarecon senantiasa mendukung program pemerintah. Kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon menjadi wujud nyata kontribusi Summarecon terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” kata President Director PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi melansir Liputan6.com.

Adapun sekolah Islam Al Azhar dipilih karena telah memiliki pengalaman dan kredibilitas selama 72 tahun serta menjadi salah satu pelopor sekolah Islam modern pertama di Indonesia.

Hadirnya sekolah Al Azhar di ibu kota baru tidak lepas dari peran Yayasan Syiar Bangsa yang didirikan oleh Summarecon pada 2012.

Yayasan Syiar Bangsa telah bekerja sama dengan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar guna membangun fasilitas dan sistem pendidikan berkualitas di empat kawasan yang dikembangkan Summarecon.

“Pengalaman ini menjadi bekal yang akan akan kami terapkan di Sekolah Islam Al Azhar di Ibu Kota Negara. Hadirnya fasilitas pendidikan ini akan menjadi tonggak bersejarah dalam perjalanan kami dan akan membawa berkah serta manfaat yang luas bagi generasi muda Indonesia,” ujar Ketua Dewan Pembina Yayasan Syiar Bangsa, H. Edi Darnadi dikutip Liputan6.com.

***

Semoga bermanfaat, ya!

Jangan lupa, simak artikel lainnya untuk membaca informasi seputar IKN Nusantara.

Kamu juga bisa mencari hunian yang sesuai kebutuhanmu hanya di Rumah123.

**gambar cover: merdeka.com

Tol Bawah Laut IKN, Alasan Pembangunan, Kelebihan & Kekurangannya

Foto konstruksi Tol IKN Segment 3B: Kompas

Ibu Kota Nusantara akan mempunyai jalan tol bawah laut atau immersed tunnel. Saat ini pemerintah sedang melakukan perencanaan sekaligus kajian proyek tersebut.

Immersed tunnel (terowongan tabung benam), yaitu terowongan di bawah air yang terdiri dari beberapa segmen ruang kedap air, dan dibangun melayang di lokasi yang sudah ditentukan.

Terowongan tersebut menghubungkan satu daratan ke daratan lainnya. Umumnya immersed tunnel digunakan untuk kereta api, penyeberangan sungai, muara, saluran laut atau pelabuhan.

Beberapa negara sudah mengimplementasikan immersed tunnel. Contohnya terowongan Fehmarn di Eropa dan Geoje, Busan di Korea Selatan.

Selain itu, immersed tunnel juga diterapkan di Amerika Serikat, tepatnya di Pelabuhan Boston pada 1893. Lantas, bagaimana dengan progres penerapan di Indonesia?

Alasan Pemerintah Membangun Tol Bawah Laut IKN

Alasan Pemerintah Membangun Tol Bawah Laut IKN

Foto proyek jalan Tol Tempadung━Kariangau: Jawa Pos

Pembangunan immersed tunnel membutuhkan kehati-hatian, apalagi negara kita baru pertama kalinya membangun proyek seperti ini. Jadi, sangat banyak hal yang perlu diperhatikan.

Struktur terowongan bawah laut Indonesia tersebut harus dipastikan betul-betul kedap air. Sehingga, aman dilalui oleh berbagai jenis kendaraan nantinya.

Selain wajib memperhatikan persoalan struktur, lokasi pemasangan juga harus dipertimbangkan secara matang. Memilih lokasi seharusnya yang memudahkan pemasangan.

Di samping itu, kondisi batimetri pun jangan sampai luput dari perhatian. Tujuannya agar ketika box ditenggelamkan, terowongan dapat duduk dengan baik.

Pemerintah membangun jalan tol bawah laut ini karena beberapa alasan. Salah satunya yakni melindungi bekantan, fauna dan flora endemik lainnya yang ada di sekitar Teluk Balikpapan.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tak akan membangun jembatan yang secara fisik mengubah morfologi lingkungan.

Adanya immersed tunnel juga sudah sesuai dengan konsep forest city. Sebagai informasi, jalan di bawah laut ini ialah bagian dari Seksi 4 Jalan Tol Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Diketahui Seksi 4 menghubungkan Simpang Tempadung━Outer Ring Road IKN dengan panjang 18,2 kilometer. Nah immersed tunnel akan memudahkan perjalanan Balikpapan━IKN.

Detail Proyek

Berdasarkan informasi dari Kementerian PUPR, tol bawah laut menuju IKN mempunyai kedalaman sekitar 40 meter. Sementara itu, lebar jalan 22 meter dan panjang jalan 1 kilometer.

Tol bawah laut IKN ini mampu memangkas waktu perjalanan dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ke Bandara Sepinggan Balikpapan selama 30 menit.

Kelebihan dan Kekurangan Terowongan Bawah Laut

Kelebihan dan Kekurangan Terowongan Bawah Laut

Foto ilustrasi immerse tunnel: Trelleborg

Kelebihan

  • Metode perawatan terowongan bawah air mudah.
  • Gangguan terhadap lingkungan relatif lebih sedikit dibandingkan jembatan konvensional lainnya.
  • Pembangunan immersed tunnel tak membutuhkan ruang panjang.
  • Mempunyai bentuk beragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan transportasi.
  • Immersed tunnel dapat dibangun hampir di semua dasar air serta pengerjaannya bisa dibilang cepat serta mudah.

Kekurangan

Ongkos pembangunan relatif mahal. Namun, kekurangan ini sebanding dengan sederet kelebihan yang ditawarkan oleh terowongan bawah laut Indonesia tersebut.

Pembangunan tol bawah laut IKN sendiri memakan anggaran yang tak sedikit. Diberitakan perlu dana sekitar tiga triliun untuk mewujudkan infrastruktur transportasi ini.

Saat ini pembangunan dalam tahap Detail Engineering Design (DED). Skema pendanaan terbuka lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta investasi swasta. 

Pembuatan desain tersebut melibatkan konsultan atau pakar internasional. Pasalnya pembangunan proyek tersebut merupakan bidang infrastruktur yang benar-benar baru.

Itulah informasi terkait proyek tol bawah laut Indonesia di kawasan IKN. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari kabar teranyar soal ibu kota baru.