Tol IKN, Infrastruktur Penting Penghubung Ibu Kota Baru

Jalan tol IKN adalah salah satu infrastruktur penting untuk menghubungkan wilayah ibu kota baru.

Tak hanya menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya dalam kawasan IKN, tol tersebut juga bisa menghubungkan IKN dengan daerah lainnya.

Karena itu, kini pengerjaan tol IKN tengah dikebut agar bisa rampung dalam waktu dekat.

Jika kamu ingin mengetahui lebih lanjut seputar tol IKN, bisa membaca sekilas infonya di bawah ini!

Ada 9 Ruas Jalan Tol

Presiden Jokowi tinjau IKN

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Hedy Rahadian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI, Rabu (14/9/2022) mengatakan, IKN akan memiliki 9 ruas jaringan jalan tol.

Total panjang jalan tol IKN tersebut mencapai 75,62 kilometer.

Berikut rincian dari jalan tol di ibu kota baru Indonesia:

  • Seksi 3A Tol IKN Segmen Karangjoang-KKT Kariangau 13,4 kilometer.
  • Seksi 3B Tol IKN Segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung 7,325 kilometer.
  • Seksi 5A Tol IKN Segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang 6,677 kilometer.
  • Seksi 6 Tol IKN Segmen Bandara VVIP-Rencana Outer RR KIPP 5,77 kilometer.
  • Seksi 1 Tol IKN Segmen Bandara Sepinggan-Tol Balsam 8,35 kilometer.
  • Seksi 2 Tol Balsam eksisting 2,89 kilometer.
  • Seksi 4A Tol IKN Segmen Simpang Tempadung-Rencana Outer RR KIPP 17,10 kilometer.
  • Tol IKN Segmen Exit Tol Outer RR KIPP-Rencana Inner RR KIPP 2,10 kilometer.
  • Seksi 5B Tol IKN Segmen Jembatan Pulau Balang-Bandara VVIP 12,01 kilometer.

Dengan adanya jalan tol tersebut, diharapkan waktu tempuh dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan menuju ke IKN hanya 30 menit saja.

Siap Dilintasi Agustus 2024

Pembangunan Tol IKN

Ada beberapa ruas jalan tol IKN Balikpapan yang bisa dilintasi pada Agustus 2024.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono di ujung Tol Seksi 3A, dekat Sungai Wain, Balikpapan, Selasa (8/5/2024).

Adapun ruas tol yang dimaksud adalah tol yang menjadi penghubung antara Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) hingga ke Jembatan Pulau Balang dan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Panjang total dari tol tersebut adalah 27 kilometer.

Rencananya, tol itu akan digunakan secara gratis untuk tamu upacara 17 Agustus di IKN.

Ke depannya, biaya operasional dan perawatan jalan tol yang berstatus fungsional akan ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baru setelah rampung seluruhnya, jalan tol IKN akan dilelang kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Fitur Tol IKN

Jokowi tinjau Tol IKN

Tak hanya jalan aspal dan beton biasa saja, tol IKN akan dibangun dengan fasilitas canggih dan fitur fungsional.

Apa saja itu? Lihat selengkapnya di bawah ini.

TeknologiĀ Charging Lane

Fasilitas canggih pertama yang ada di jalan tol IKN adalah charging lane.

Teknologi ini mirip seperti yang ada di jalan-jalan tol di Swedia.

Jadi, mobil listrik yang melintas di atas fasilitas tersebut, akan terisi dayanya secara otomatis.

Penerapan teknologi itu dilakukan secara bertahap dan untuk mendukung penggunaan mobil listrik ramah lingkungan.

Pengisian Daya Kendaraan Listrik diĀ Rest Area

Sudah menjadi hal yang umum, jalan tol dilengkapi dengan tempat istirahat (rest area).

Nantinya, di rest area jalan tol IKN akan dibangun fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.

Untuk mendukung fasilitas tersebut, akan dibangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) berupa boks beton untuk utilitas bawah tanah sekaligus drainase.

Jadi, kabel listriknya tidak akan berada di luar karena ditempatkan di dalam tanah.

RunwayĀ Darurat Pesawat

Fasilitas lain yang akan dibangun di tol IKN adalah landasan pacu atau runway darurat pesawat di tol IKN seksi 5 atau 6.

Prinsipnya, pembangunan runway itu berupa jalan lurus yang akan digunakan untuk keperluan darurat.

Untuk mendukung hal tersebut, pembangunan tolnya harus disesuaikan untuk perkerasan jalannya.

Selain itu, jalan tol di IKN juga sudah didesain bebas tiang.

Penyeberangan Satwa

Selanjutnya, fitur lain yang ada di tol IKN adalah jembatan penyeberangan hewan yang berada di seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung.

Jembatan itu dibangun di atas jalan tol dan dapat digunakan untuk perlintasan monyet, bekantan, dan orang utan.

Keberadaan fasilitas tersebut selaras dengan konsep pembangunan IKN yang memang selaras dengan alam.

***

Itu dia penjelasan seputar tol IKN.

Dengan adanya tol tersebut, sejumlah titik di IKN dan wilayah lainnya akan terhubung.

Jadi, konektivitas pejabat pemerintah, ASN, dan warga, tidak akan terhambat selama di IKN.

Ada pertanyaan lain seputar IKN dan prospek propertinya? Cari tahu selengkapnya melalui laman IKN Rumah123, ya!

Referensi

  1. Artikel Detik.com berjudul ā€œJalan Tol IKN Gratis Buat Tamu Upacara 17 Agustusā€. (https://finance.detik.com/infrastruktur/d-7330900/jalan-tol-ikn-gratis-buat-tamu-upacara-17-agustus). Diakses pada 8 Mei 2024.
  2. Artikel Kompas.com berjudul ā€œIni Rincian Ruas Jaringan Jalan Tol IKN, 4 Di Antaranya Kelar 2024ā€. (https://www.kompas.com/properti/read/2022/09/15/150000621/ini-rincian-ruas-jaringan-jalan-tol-ikn-4-di-antaranya-kelar-2024#:~:text=JAKARTA%2C%20KOMPAS.com%20%2D%20Terdapat,ibu%20kota%20negara%20tahap%20pertama). Diakses pada 8 Mei 2024.
  3. Artikel Kompas.com berjudul ā€œSederet Kecanggihan Jalan Tol IKN, Tempat Ngecas Sambil Melintas, Bisa Didaratiā€. (https://ikn.kompas.com/read/2024/02/21/060000187/sederet-kecanggihan-jalan-tol-ikn–tempat-ngecas-sambil-melintas-bisa-didarati?page=all). Diakses pada 8 Mei 2024.

Ini Daftar Transportasi Umum IKN, Topang 80% Perjalanan Masyarakatnya!

Transportasi umum IKN menjadi salah satu fasilitas dan infrastruktur penting di ibu kota baru.

80 persen perjalanan masyarakat di IKN, mulai dari ASN hingga tamu, akan menggunakan transportasi publik.

Demi mendukung keberlanjutan lingkungan, transportasi umum IKN pun akan menggunakan kendaraan ramah lingkungan.

Hal tersebut sempat disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi OIKN untuk menciptakan lingkungan bermobilisasi yang berkelanjutan, dan mencapai net zero emission.

Melalui artikel ini, kamu akan mengetahui apa saja transportasi yang akan tersedia di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dan seperti apa konsep transportasi yang akan ditawarkannya.

Daftar Transportasi Umum IKN

Jokowi sedang mencoba transportasi umum IKN

Ketersediaan transportasi umum di IKN disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakatnya.

Seperti diketahui, perpindahan penduduk dalam jumlah besar akan terjadi. Banyak pegawai pemerintah dari Jakarta yang akan berpindah ke IKN Nusantara.

Dampak dari hal tersebut, otomatis akan terjadi mobilitas yang tinggi.

Kini, pemerintah sedang menyiapkan sejumlah moda transportasi dengan jaminan keterjangkauan layanan yang tinggi (oueragel).

Nantinya, moda transportasi itu akan menghubungkan sejumlah koridor dan pusat kegiatan kota di IKN dan sekitarnya.

Bersumber dari akun Instagram resmi Kementerian PUPR, berikut adalah daftar lengkap transportasi IKN:

  • Untuk koridor antarkota, akan ada bus antarkota atau intercity bus.
  • Untuk koridor sumbu kebangsaan dan koridor kota, ada Bus Raya Terpadu (BRT).
  • Untuk area pariwisata, akan ada bus pariwisata khusus.
  • Untuk koridor sub blok pemerintahan, bakal disediakan bus pariwisata.
  • Untuk koridor antarkota, juga ada Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), dan kereta bandara.

MRT, Kereta Cepat, Taksi Terbang & Kendaraan Tanpa Sopir

Menhub Budi Karya Sumadi sedang melihat transportasi umum kereta tanpa rel

MRT dan kereta cepat adalah transportasi yang akan menghubungkan IKN dengan daerah mitra, seperti Balikpapan dan beberapa ibu kota provinsi di wilayah Kalimantan.

Namun, pembangunan MRT dan kereta cepat baru akan dilakukan setelah tahun 2024, atau tahap lanjut dari pembangunan IKN.

Bersamaan dengan pembangunan transportasi itu, setelah 2024 juga akan dibangun urban air mobility (SkyTaxy atau taksi terbang) dan kendaraan otonom (autonomous vehicle).

Fasilitas canggih itu masih dalam tahap pengembangan, belum masuk tahap komersialisasi.

Menurut Deputi Teknologi Hijau dan Digital IKN, Ali Berawi, pengembangan transportasi itu akan membuat IKN menjadi kota masa kini dan masa depan.

ā€œMelalui pembangunan IKN, Indonesia menjadi bagian dan berperan aktif dalam pengembangan teknologi dunia,ā€ kata Ali, dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan, dephub.go.id.

Autonomous Rail Transit (ART)

Groundbreaking transportasi ramah lingkungan di IKN

Autonomous Rail Transit (ART) juga menjadi salah satu transportasi yang akan memudahkan mobilitas masyarakat IKN.

Saat tulisan ini dibuat, pembangunan ART masih terus berjalan.

Kereta ini akan beroperasi menggunakan baterai yang disubstitusikan dengan magnet dan marka jalan.

Untuk lokasi pembangunannya, ART akan berada di Sumbu Kebangsaan Barat dan Sumbu Kebangsaan Timur.

Total jalur ART tahap satu mencapai 1,2 kilometer, dan tahap dua adalah 5,2 kilometer.

Kemudian, jalur dan haltenya akan berbagi dengan Bus Rapid Transit.

ā€œSatu set ART terdiri dari dua gerbong, dengan total kapasitas penumpang sebanyak 324 orang. Kecepatan operasionalnya 40 km/jam dan maksimal 70 km/jam,ā€ kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan, dephub.go.id.

Bandara IKN

Bandara IKN

Selain transportasi darat, transportasi udara juga menjadi fasilitas penting yang wajib ada di IKN.

Bandara IKN berlokasi di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dari titik nol IKN, jaraknya adalah 23 kilometer. Sedangkan dari Balikpapan, jaraknya adalah 120 kilometer.

Fasilitasnya dibuat khusus untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan di IKN.

Untuk fasilitasnya, bandara IKN memiliki runway 3000 x 45 meter, Taxiway A (180 x 30) m dan B (a180 x 30) m dan apron 102.150 m², serta luas terminal VVIP dan VIP sebesar 7.352 m².

Rencananya, bandara yang memiliki luas 347 hektare ini akan mulai beroperasi pada Juli 2024, dan mulai beroperasi penuh pada Desember 2024.

“Nantinya pesawat terbesar yang akan dilayani bandara ini adalah Boeing 777-300ER dan Airbus A380,” kata Menhub, Budi Karya Sumadi, dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan, dephub.go.id.

***

Demikianlah pembahasan mengenai transportasi umum IKN.

Keberadaan transportasi itu akan membuat mobilitas masyarakat IKN lancar, dan tetap mendukung keberlanjutan lingkungan dan mengutamakan kecanggihan teknologi.

Mau tahu info lainnya seputar IKN dan prospek propertinya? Kunjungi laman IKN persembahan dari Rumah123 ya!

 

Referensi

  1. Ā Artikel Tempo berjudul “80 Persen Perjalanan di IKN Gunakan Transportasi Publik, Bagaimana Persiapannya?” (https://bisnis.tempo.co/read/1834610/80-persen-perjalanan-di-ikn-gunakan-transportasi-publik-bagaimana-persiapannya). Diakses pada 13 Mei 2024.
  2. Ā Artikel Kemenhub berjudul “Menhub Pastikan Penerapan Sistem Transportasi di IKN yang Ramah Lingkungan dan Modern”. (https://www.dephub.go.id/post/read/%E2%80%8Bmenhub-pastikan-penerapan-sistem-transportasi-di-ikn-yang-ramah-lingkungan-dan-modern). Diakses pada 13 Mei 2024.
  3. Ā Artikel Kompas.com berjudul “Daftar Moda Transportasi Umum yang akan Hadir di IKN Nusantara”. (https://www.kompas.com/properti/read/2023/01/02/101651021/daftar-moda-transportasi-umum-yang-akan-hadir-di-ikn-nusantara). Diakses pada 13 Mei 2024.

Fakta Kereta Cepat IKN, Hubungkan Kalimantan-Malaysia-Brunei?

Foto ilustrasi kereta cepat IKN: Emitennews.com

Kereta cepat IKN bisa menjadi salah satu fasilitas transportasi penting di ibu kota baru.

Kehadirannya bisa menghubungkan dua atau lebih wilayah di Kalimantan melalui moda transportasi cepat.

Seperti diketahui, Indonesia juga baru saja memiliki kereta cepat bernama Whoosh.

Kereta yang bisa melaju hingga 350 kilometer per jam ini bisa memangkas perjalanan dari Jakarta ke Bandung menjadi 45 menit saja.

Keretanya memiliki interior luas, nyaman, dan modern, dengan 3 kelas berkapasitas total hingga 601 penumpang.

Lantas, seperti apa fakta-fakta mengenai rencana kereta cepat IKN? Mari ketahui infonya di bawah ini!

Kemungkinan akan Dibangun Setelah 2024

Kereta cepat sedang melaju di atas rel

Foto: tvonenews.com

Pembangunan kereta cepat IKN sudah pernah disinggung oleh Deputi Teknologi Hijau dan Digital IKN, Ali Berawi.

Ia menyebut, kereta cepat merupakan rencana pembangunan moda transportasi yang akan dilakukan setelah 2024.

Nantinya, kereta cepat dan MRT akan menghubungkan IKN dengan berbagai daerah mitra di sekitarnya, yakni Balikpapan dan ibu kota provinsi lainnya di wilayah Kalimantan.

ā€œAkan dibangun moda transportasi berbasis rel dalam kota (MRT) dan kereta cepat yang menghubungkan IKN dengan daerah mitra Balikpapan dan ibu kota provinsi lainnya di wilayah Kalimantan,ā€ ujar Ali Berawi, dikutip dari laman dephub.go.id.

Berdasarkan penjelasan Ali, pembangunan kereta cepat IKN adalah tahap lanjut dari pengembangan IKN.

Jadi, kemungkinan besar kita tidak akan melihat kereta cepat di IKN dalam waktu dekat.

Wacana Kerja Sama dengan Brunei Darussalam

Kereta cepat

Foto: Linggau Pos

Pada 2024, muncul wacana mengenai pembangunan kereta cepat IKN oleh perusahaan milik Brunei Darussalam, Brunergy Utama Sdn Bhd.

Brunergy, perusahaan yang fokus pada pembangunan proyek infrastruktur utama, berencana membangun jaringan kereta cepat bernama Trans Borneo Railway (TBR).

Berdasarkan rilis resminya yang dikutip dari CNBC Indonesia, kereta cepat tersebut akan menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Keretanya akan melaju dengan kecepatan maksimal 320 kilometer per jam dengan tipe kereta peluru (bullet train).

Jika terlaksana, TBR akan dibangun dalam dua tahap, dengan rute sepanjang 1.620 kilometer, dengan jarak antarstasiun sekitar 150 kilometer.

Tahap pertama melibatkan beberapa daerah, yakni:

  • Kota Kinabalu,
  • Kimanis/Papar,
  • Beaufort-Sipitang,
  • Lawas,
  • Bangar,
  • Limbang,
  • Bukit Panggal,
  • Miri,
  • Bintulu,
  • Sibu Sri Aman,
  • Kuching,
  • Sambas,
  • Singkawang
  • Mempawah, dan
  • Pontianak.

Sementara itu, pada tahap kedua, akan melibatkan:

  • Bukit Panggal (di Brunei) hingga Long Seridan,
  • Ba’ Kelalan,
  • Long Bawan,
  • Malinau,
  • Tanjung Selor,
  • Tandjungredeb,
  • Pengadan,
  • Lubuk Tutung,
  • Bontang,
  • Samarinda, dan
  • Balikpapan.

Dalam proposalnya, Brunergy menyebut, total investasi yang harus dikeluarkan untuk membangun rencana kereta cepat mencapai US$ 70 billion atau RM 330 billion.

Totalnya setara dengan Rp1.114 triliun (kurs Rp 15.925/US$).

Respons Pemerintah

Kereta cepat KCIC

Foto: KCIC

Rencana pembangunan kereta cepat IKN masih sebatas ide saja.

Kendati begitu, beberapa pejabat negara dan pemerintahan, termasuk presiden, sudah menanggapi mengenai rencana kereta cepat tersebut.

Hingga tulisan ini dibuat, Presiden Jokowi mengatakan belum ada komunikasi dengan pihak penyelenggara.

ā€œBelum [ada komunikasi] tetapi saya tahu itu sudah ada [rencana dari perusahaan Brunei]. Itu perencanaan lama,ā€ kata Jokowi kepada wartawan, dikutip dari bisnis.com.

Hal senada juga dikatakan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa.

Ia mengatakan, rencana pembangunan kereta cepat IKN hanya sebatas ide saja.

“Belum, belum. Itu masih sebatas hanya idenya saja,” kata Suharso, dikutip dari detik.com.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko telah mengungkapkan dampak positif dan negatif dari rencana pembangunan kereta cepat tersebut.

Menurutnya, kereta cepat itu bisa menjadi hal yang positif, karena menghubungkan sektor transportasi manusia dan barang, dari Indonesia menuju Brunei.

“Satu sisi positif, tapi sisi yang lain negatifnya juga ada. Memudahkan penyelundupan, senjata, narkoba, orang tanpa kita teliti dan seterusnya,” katanya, dikutip dari Kompas.com.

Jadi, itu dia pembahasan seputar kereta cepat IKN.

Bagaimana menurutmu? Apakah kereta cepat adalah fasilitas transportasi yang harus segera dibangun di IKN?

Jika ingin mendapatkan info lebih lanjut seputar IKN dan prospek propertinya, kamu bisa mengunjungi laman IKN persembahan dari Rumah123.

***

Referensi

  1. Artikel Detik.com berjudul “Proyek Kereta Cepat Tembus IKN Masih Wacana, Ini Buktinya”. (https://finance.detik.com/infrastruktur/d-7281279/proyek-kereta-cepat-tembus-ikn-masih-wacana-ini-buktinya). Diakses pada 13 Mei 2024.
  2. Artikel Bisnis.com berjudul “4 Fakta Menarik Soal Rencana Megaproyek Kereta Cepat Brunei-IKN”. (https://ekonomi.bisnis.com/read/20240404/98/1755488/4-fakta-menarik-soal-rencana-megaproyek-kereta-cepat-brunei-ikn). Diakses pada 13 Mei 2024.
  3. Artikel CNBC Indonesia berjudul “Gempar! Ini Mega Proyek Kereta Cepat Kalimantan Tembus IKN, Rp1114 T”. (https://www.cnbcindonesia.com/news/20240403162239-4-528002/gempar-ini-mega-proyek-kereta-cepat-kalimantan-tembus-ikn-rp-1114-t). Diakses pada 13 Mei 2024.
  4. Artikel Kompas.com berjudul “Ini Dampak Kehadiran Kereta Cepat Brunei-IKN”. (https://ikn.kompas.com/read/2024/04/05/082657987/ini-dampak-kehadiran-kereta-cepat-brunei-ikn). Diakses pada 13 Mei 2024.

Beranda Nusantara IKN Dibangun Ikonik, Tengok Penampakannya di Sini!

Beranda Nusantara IKN merupakan salah satu proyek penting dalam pembangunan ibu kota negara di Kalimantan Timur.

 

Pasalnya, bangunan tersebut diharapkan dapat melambangkan semangat persatuan bangsa dan menjadi ikon baru bagi Indonesia.

 

Lantas, apa itu Beranda Nusantara di IKN? Seperti apa desainnya?

 

Simak selengkapnya, Property People!

 

Beranda Nusantara IKN Jadi Ikon Baru Indonesia

 

beranda nusantara ikn

Sumber: Dokumentasi Kementerian PUPR

 

Beranda Nusantara IKN adalah sebuah gedung dan kawasan yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Lokasinya sangat strategis karena berada di Plaza Sipil yang terletak di Sumbu Kebangsaan sehingga akan menjadi titik temu antara Istana Negara, area plaza, dan Titik Nol IKN.

 

beranda nusantara ikn

Sumber: Dokumentasi Kementerian PUPR

 

Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diunggah pada LPSE, area perencanaan Beranda Nusantara beserta lanskap sekitar bangunan memiliki luas area 12.280 m² (1,2 hektare).

 

Adapun, area keseluruhan Plaza Sipil termasuk area Beranda Nusantara mencapai 122.000 m² (12,2 hektare) sehingga luasan diluar delineasi Beranda Nusantara adalah 11 hektare.

 

beranda nusantara ikn

Sumber: Dokumentasi Kementerian PUPR

 

Desain Beranda Nusantara dirancang berbentuk unik dengan menerapkan prinsip hijau menggunakan material ramah lingkungan.

 

Lalu, apa saja fasilitas di kawasan ini?

 

Fasilitas di Beranda Nusantara IKN

 

beranda nusantara ikn

Sumber: Dokumentasi Kementerian PUPR

 

Fasilitas Beranda Nusantara IKN tergolong lengkap, baik di dalam kawasan maupun luar kawasan.

 

Berdasarkan data Kementerian PUPR, di Beranda Nusantara terdapat area amphiteater yang berada di ruang bawah bangunan.

 

Ada pula fasilitas lain, seperti function room, dry garden, perpustakaan, ruang maket, kafe dan resto, area display, hingga ruang rapat.

 

Hal yang menarik, di Beranda Nusantara juga ada Viewing Deck Rooftop, yaitu area rooftop sebagai viewing deck dari atas bangunan Beranda Nusantara untuk memandang area Plaza Sipil dan sekitarnya.

 

Tidak hanya bangunan gedung utama Beranda Nusantara, di sekitarnya terdapat bangunan pendukung yang juga tak kalah istimewa.

 

Salah satu bangunan pendukung itu bernama bangunan Entrance Hall Bambu, yang berfungsi sebagai area pintu masuk utama yang desainnya berupa bangunan bambu unik.

 

Kemudian, ada pula bangunan pendukung lainnya, yaitu bangunan berisi utilitas MEP terkait listrik dan air.

 

Sumber: Dokumentasi Kementerian PUPR

 

Melansir lpse.pu.go.id, nilai paket pagu anggaran proyek pembangunan bangunan gedung dan kawasan Beranda Nusantara ini senilai Rp335.202.974.160.00 atau sekitar Rp335 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023.

 

Namun, khusus pekerjaan pembangunan Beranda Nusantara, area parkir, monumen, dan bangunan pendukung lainnya bakal menghabiskan dana senilai Rp196,26 miliar atau 58,55 persen dari keseluruhan anggaran.

 

Berdasarkan hasil lelang Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), pemenang tender Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Beranda Nusantara adalah PT Nindya Karya (Persero).

 

Saat ini, kawasan Beranda Nusantara sedang dalam tahap pembangunan.

 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya meminta pelaksana konstruksi untuk mempercepat penyelesaian fisik Beranda Nusantara.

 

ā€œSaya minta untuk dipercepat, tambah lagi pekerjanya. Minggu kedua Juli saya harap sudah selesai,ā€ katanya mengutip laman Kompas.com.

 

***

 

Itulah berbagai potret Beranda Nusantara IKN.

 

Bagaimana menurutmu, Property People?

 

Semoga informasinya bermanfaat.

 

Simak ragam artikel seputar IKN lainnya hanya di Rumah123Ā karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: Kementerian PUPR

5 Potret Desain Kantor Kementerian Pertahanan di IKN, Proyek Senilai Rp1,7 Triliun!

Proyek pembangunan kantor Kemhan di IKN Nusantara bakal dibangun dengan nilai fantastis. Kira-kira, seperti apa desainnya? Lihat potretnya sama-sama, yuk!

 

Pemerintah mulai merencanakan proyek pembangunan sejumlah kantor kementerian di ibu kota baru, Kalimantan Timur.

 

Saat ini, progres pembangunan kantor kementerian di IKN sudah berjalan untuk beberapa proyek kantor Kemenko dan kantor Kementerian PUPR.

 

Setelah itu, pemerintah akan membangun gedung kementerian lainnya, salah satunya adalah kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) .

 

Melansir laman idntimes.com, proyek tersebut bakal menghabiskan anggaran triliunan rupiah!

 

Lantas, seperti apa sih potret gedung Kemhan di IKN?

 

Daripada penasaran, intip potretnya di bawah ini!

 

5 Potret Kantor Kemhan di IKN Nusantara

 

1. Berkonsep Green and Smart Building

kantor kemhan ikn

Sumber: lpse.pu.go.id

 

Lokasi kantor Kemhan akan terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

 

Mengutip situs Kompas.com, proyek pembangunan gedung Kemhan bakal menerapkan konsep green and smart bulding.

 

Pasalnya, kawasan kantor Kemhan akan dilengkapi hutan kota dan kolam retensi atau penampungan air hujan.

 

Fasad gedung Kemhan akan dicat warna putih dengan bangunan yang tegas.

 

Menariknya, ada area rooftop yang ditanami sejumlah tanaman dan pepohonan sehingga tampak lebih asri.

 

2. Senilai Rp1,7 Triliun

kantor kemhan ikn

Sumber: idntimes.com

 

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, proyek pembangunan gedung dan kawasan perkantoran Kemhan rencananya menghabiskan anggaran senilai Rp1.707.968.600.000 atau Rp1,7 triliun.

 

Nilai paket pagu anggaran tersebut berlaku untuk bangunan gedung dan kawasan sekitarnya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024.

 

Pada tahap satu, pembangunan konstruksi akan dimulai seluas 53.883 m² yang mencakup gedung utama untuk menteri, wakil menteri, sekretariat jenderal, dan inspektorat jenderal.

 

3. Luasnya Mencapai 4,36 Hektare

kantor kemhan ikn

Sumber: lpse.pu.go.id

 

Mengutip Bisnis.com, luas gedung dan kawasan perkantoran Kemhan di IKN Nusantara mencapai 4,36 hektare.

 

Dengan luas tersebut, beberapa fasilitas yang ada di kantor Kemhan antara lain Gedung Utama Kemhan RI, Gedung A, Gedung C, Pusat Data Internal (Pusdatin), bangunan penunjang, hingga bangunan utilitas.

 

kantor kemhan ikn

Sumber: lpse.pu.go.id

 

Ada juga bangunan pendukung, seperti rumah jaga, pos jaga, ruang pengemudi, masjid, lapangan upacara, bangunan mekanikal, bangunan elektrikal, dan plumbing (power house, GWT, RWT, STP, dan Chiller).

 

Menariknya batas lahan kantor Kemhan berbabatasan dengan hutan kota, taman distrik, dan mako Paspampres.

 

4. Dalam Tahap Lelang

kantor kemhan ikn

Sumber: .idntimes.com

 

Mengutip laman lpse.pu.go.id, rencana pembangunan gedung Kemhan telah memasuki tahap lelang.

 

Pembukaan lelang dimulai pada 5 April 2024.

 

Jika dilihat di laman LPSE, hingga artikel ini ditulis, sudah ada 85 peserta lelang yang mengikuti tender, baik perusahaan konstruksi BUMN dan swasta.

 

Beberapa peserta di antaranya adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), dan perusahaan lainnya.

 

***

Itulah potret kantor Kementerian Pertahanan di IKN Nusantara.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga informasinya bermanfaat.

 

KunjungiĀ Rumah123 untuk menemukan hunian impian kamu karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: lpse.pu.go.id

5 Potret Plaza Sipil IKN yang Bakal Jadi Landmark Baru di Nusantara

Deretan proyek menarik telah direncanakan pemerintah di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, salah satunya adalah Plaza Sipil. Penasaran dengan potret plaza tersebut? Intip desainnya satu per satu di sini!

 

Plaza Sipil bakal menjadi landmark baru yang ada di IKN Nusantara, Property People.

 

Rencananya, proyek plaza tersebut menjadi bagian dari Penataan Sumbu Kebangsaan IKN yang saat ini masih dalam pengerjaan tahap satu.

 

Lantas, apa itu Plaza Sipil IKN?

 

Plaza Sipil IKN adalah ruang terbuka hijau yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

 

Area plaza satu ini merupakan bagian dari Sumbu Kebangsaan, ruang terbuka yang nantinya menjadi simbol hubungan harmonis antaralam, manusia dan nilai luhur kebudayaaan seluas 32 hektare.

 

Rencananya, Sumbu Kebangsaan terdiri dari Plaza Seremoni, Plaza Bhinneka, dan Plaza Sipil.

 

Belum tahu gambar plaza tersebut?

 

Simak potretnya di bawah ini, yuk!

 

5 Potret Plaza Sipil IKN Nusantara

 

1. Berada di KIPP IKN

plaza sipil ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Plaza Sipil terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Property People.

 

Lokasi tepatnya berada di sebelah selatan Plaza Seremoni yang rencanannya akan terhubung dengan jembatan untuk pedestrian.

 

Melansir rri.co.id, plaza tersebut juga terintegrasi dengan Memorial Park IKN dan Beranda Nusantara.

 

Mengutip situs bisnisindonesia.id, kawasan Plaza Sipil juga bakal menghubungkan Istana Negara dan Titik Nol IKN.

 

2. Konsep yang Menarik

plaza sipil ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Plaza Sipil didesain oleh Urban+ dengan konsep yang menarik.

 

Jika dilihat dari laman urbanplus.co.id, area Plaza Sipil sangatlah luas dengan penataan lanskap yang aesthetic.

 

Bahkan, hampir setiap sudut plaza berupa area hijau yang ditanami tanaman, rumput, dan pepohonan.

 

“Dari puncak bukitnya, pengunjung bisa melihat panorama sebagian besar kota [Nusantara],” tulis keterangan Urban+.

 

Melansir bisnisindonesia.id, secara keseluruhan, area Plaza Sipil termasuk area Beranda Nusantara memiliki luas 122.000 meter persegi atau 12,2 hektare.

 

3. Terdiri dari Beberapa Area Utama

plaza sipil ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Selain desainnya yang aesthetic dan menarik, Plaza Sipil juga dilengkapi beberapa area utama.

 

Melansir urbanplus.co.id, pada area utama di ruang terbuka ini terdapat tujuh ekoregion Indonesia yang mewakili Pulau Kalimantan, Pula Jawa, Pulau Sulawesi, Pulau Bali dan Nusa Tenggara, Pulau Papua, Kepulauan Maluku, dan Pulau Sumatra.

 

Bagian lainnya, terdapat Bukit Bendera, sebuah ruang terbuka yang luas di Sumbu Kebangsaan, pilar utama struktur kota IKN.

 

Ada pula Museum Peradaban yang direncanakan menjadi museum berkelas dunia di Nusantara.

 

Melansir pojoksatu.id, Otorita IKN (OIKN) sudah berkomunikasi dengan budayawan dan para penggiat seni serta melakukan studi ke beberapa negara dengan museum-museum yang dikenal dunia guna mewujudkan Museum Peradaban di IKN.

 

4. Fasilitas Beragam

Sumber: urbanplus.co.id

 

Hal lain yang juga tak kalah menarik adalah fasilitasnya, Property People.

 

Nantinya, Plaza Sipil dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti taman, air mancur, dan amphitheater.

 

Plaza ini diharapkan menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas bagi masyarakat serta menjadi simbol persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.

 

5. Membutuhkan Anggaran Ratusan Miliar

Sumber: urbanplus.co.id

 

Proyek Plaza Sipil IKN rencananya membutuhkan anggaran ratusan miliar rupiah.

 

Mengutip pemberitaan bisnisindonesia.id, kawasan Plaza Sipil menghabiskan dana sekitar Rp119,24 miliar atau 25,57 persen dari total anggaran.

 

Sementara itu, kebutuhan anggaran jembatan penghubung Plaza Seremoni dan Plaza Sipil senilai Rp11,51 miliar atau 3,43 persen dari total anggaran.

 

***

 

Itulah potret Plaza Sipil IKN Nusantara.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 

Baca ragam artikel seputar IKN lainnya hanya diĀ Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: urbanplus.co.id

Pemerintah Siapkan Pelayaran Kapal Pinisi ke IKN untuk Gaet Wisatawan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah gencar mempersiapkan pelayaran kapal pinisi untuk mengantarkan wisatawan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Menterinya, Budi Karya Sumadi, menyampaikan langsung rencana ini saat meninjau beberapa pelabuhan yang akan menjadi bagian dari rute jalur laut ke IKN.

Melansir dari Detikcom, menurut Budi, langkah menyiapkan jalur laut ini penting untuk mengenalkan IKN kepada masyarakat luas, terlebih potensi wisata di perairan Balikpapan, yang masih alami dan hijau, sangat menarik untuk dijelajahi.

 

“Potensi wisata di perairan Balikpapan yang masih hijau dan alami sangat mengagumkan dan sayang sekali apabila tidak dimaksimalkan. Karena itu, hari ini saya meninjau Pelabuhan Punggur, Pelabuhan ITCI, dan Pusat Suaka Orangutan yang rencananya akan menjadi rute pelayaran kapal pinisi untuk kepentingan wisata di wilayah Balikpapan, khususnya untuk menuju kawasan IKN,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (22/6/2024).

 

Rute Layanan Kapal Pinisi

 

kapal pinisi ikn

sumber: liputan6.com

 

Dua rute layanan kapal pinisi pun diketahui telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mendukung wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Rute pertama dimulai dari Pelabuhan Semayang, melewati Jembatan Pulau Balang, memutar di Dermaga PT ITCI KU, dan kembali ke Pelabuhan Semayang.

 

Rute kedua merupakan kebalikannya, dari Dermaga PT ITCI KU, melewati Jembatan Pulau Balang, memutar di Pelabuhan Semayang, dan kembali ke Dermaga PT ITCI KU.

 

Lama perjalanan di kedua rute ini diperkirakan sekitar 3 jam 30 menit.

 

Ragam Wisata Menarik

 

Jembatan Pulau Balang

sumber: money.kompas.com

 

Beragam wisata dekat IKN juga menanti wisatawan sepanjang pelayaran, seperti wisata kuliner, mengunjungi gedung serbaguna dan Jembatan Pulau Balang yang indah, hutan bakau, penangkaran orangutan, dan melihat hewan endemik seperti ikan pesut, bekantan, dan buaya.

 

“Adapun saat berada di wilayah IKN, wisatawan nantinya bisa menikmati city tour di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Ini tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan,” imbuhnya.

 

Budi menilai jalur laut bisa memangkas waktu dari Balikpapan menuju IKN dibandingkan menggunakan transportasi darat.

 

Dengan demikian, wisatawan punya waktu lebih banyak untuk menikmati pengalaman di Ibu Kota baru tersebut.

 

Ia berharap penyediaan layanan angkutan laut untuk wisata ini bisa memberikan pengalaman yang unik bagi para wisatawan.

 

“Satu hal yang tak kalah penting, semoga langkah ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah sekaligus dalam rangka melestarikan budaya maritim tanah air,” pungkasnya.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.