Mengenal Pohon Pule IKN yang Akan Ditanam di Istana Presiden, Harganya 450 Juta!

Pohon pule IKN sempat mencuri perhatian khalayak luas karena harganya yang sangat mahal.

 

Lalu, apa keistimewaan dari tumbuhan yang dikenal juga sebagai pohon pulai tersebut?

 

Seperti kita ketahui, Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibangun dengan konsep forest city.

 

Hal tersebut dikarenakan 75% dari kawasan IKN akan dijadikan sebagai area hijau, bahkan 65% kawasannya menjadi hutan tropis.

 

Demi mewujudkan kawasan hijau di IKN, pemerintah sudah mengambil langkah-langkah strategis.

 

Salah satunya dengan berencana menanam pohon pule yang langsung dikirim dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Menariknya, pohon pule IKN dikabarkan memiliki harga yang sangat mahal.

 

Bahkan, harga pohon pule yang dibawa ke IKN mencapai Rp450 juta.

 

Pertanyaan pun mencuat, mengapa pohon pule dipilih untuk ditanam di ibu kota baru? Apa pula keistimewaan dari pohon ini?

 

Untuk mengetahuinya, simak ulasan lengkap berikut ini.

 

Keistimewaan Pohon Pule IKN

 

1. Alasan Harganya Mahal

 

Melansir berbagai sumber, alasan di balik tingginya harga pohon pule adalah ongkos mencabutnya.

 

Diketahui, diperlukan alat berat dan tenaga yang besar untuk mencabut pohon tersebut.

 

Ditambah lagi, untuk mengangkut pohon pule juga diperlukan bantuan dari truk besar.

 

Beberapa alasan itulah yang membuat harga pohon pule sangat tinggi, bahkan ongkos kirimnya bisa mencapai Rp200 juta.

 

2. Puluhan Batang Pohon Pule Dikirim ke IKN

 

Nantinya, sebanyak 28 batang pule akan dikirim ke IKN.

 

Frekuensi pengirimannya sendiri dilakukan sebanyak 10 kali.

 

Ke-28 pohon pule dikirim dari beberapa daerah di NTB, rinciannya 15 batang dari Sumbawan, dua batang dari Dompu, dan 11 batang dari Bima.

 

3. Ditanam di Depan Istana Presiden

 

Pohon pule rencananya akan ditanam di beberapa kawasan Nusantara, termasuk di depan istana presiden.

 

Tidak hanya di istana presiden, pohon pule diproyeksikan ditanam di area perkotaan, tepi jalan, dan kawasan hutan IKN.

 

4. Pohon Statusnya Legal

 

harga pohon pule

Foto: agrotanisejahtera.co.id

 

Sebagai informasi, pohon pule yang hendak dikirim ke Nusantara dibeli oleh kontraktor IKN dari pekarangan rumah.

 

Artinya, pohon tersebut tidak berasal dari kawasan hutan lindung.

 

Puluhan pohon pule yang akan ditanam pun sudah mengantongi dokumen lengkap, terdiri dari nota angkutan hasil hutan kayu budi daya sampai berita acara inventarisasi.

 

Alhasil, semua pohon dipindahkan secara legal dan mendapatkan serangkaian pemeriksaan.

 

5. Manfaat Pohon Pule

 

Tentu ada alasan khusus dipilihnya pohon pule untuk ditanam di kawasan Ibu Kota Nusantara.

 

Salah satunya karena pohon ini mampu menyerap air dengan baik serta mudah beradaptasi.

 

Tidak hanya itu, pohon pule disebut mempunyai tajuk lebat, sehingga dapat membuat lingkungan lebih asri dan tampak rindang.

 

6. Mampu Tumbuh Puluhan Meter

 

Pohon yang memiliki nama latin Alstonia scholaris ini, umumnya bisa tumbuh hingga puluhan meter.

 

Di kawasan perkotaan, pohon pule bisa tumbuh setinggi 20 meter dan lebar 10 meter.

 

Sedangkan di habitat aslinya, pohon ini dapat mencapai ketinggian 50 meter.

 

7. Diklaim Bisa menjadi Obat Malaria

 

Mengutip berbagai sumber, pohon pule diklaim dapat dijadikan obat alternatif untuk demam dan malaria.

 

Bagian pohon yang konon dapat dipakai obat adalah area kulit batangnya.

 

Namun, klaim manfaat obat pohon pule sendiri memerlukan penelitian lebih lanjut.

 

Pasalnya, sampai saat ini, belum ada penelitian pasti soal khasiat pule untuk pengobatan manusia.

 

Itulah informasi seputar pohon pulai yang akan ditanam di sekitar kawasan IKN.

 

Ikuti informasi lainnya tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

 

**sumber foto: urbanplus.co.id

Aspal Buton untuk Pembangunan Jalan IKN Nusantara

Pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri untuk membangun jalan raya di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Nah, salah satu produk yang bakal dipakai adalah aspal buton.

Melalui artikel ini, Rumah123 akan mengajak kamu untuk mengenal seluk-beluk aspal buton dengan poin-poin pembahasan sebagai berikut.

  • Apa yang dimaksud dengan aspal buton?
  • Apa saja keunggulan aspal buton?
  • Jalan di IKN Nusantara akan gunakan aspal dari buton
  • Ada aspal buton, impor aspal disetop

Apa yang Dimaksud dengan Aspal Buton?

Aspal buton adalah aspal alam yang terdapat dalam tanah dan dapat dikatakan sebagai mineral mentah. Jadi, harus diolah terlebih dulu agar dapat dimanfaatkan.

Saat ini terdapat enam jenis aspal buton olahan di antaranya;

  • Aspal buton B 5/20
  • Aspal buton 50/30
  • Aspal buton pracampur
  • Aspal buton kadar bitumen tinggi
  • Aspal buton murni
  • Cold paving hot mix asbuton (CPHMA)

Aspal ini berasal dari Pulau Buton yang sudah lama dikenal sebagai penghasil aspal. Bahkan produksi aspal di sini sudah dimulai sejak masa kolonial Belanda yakni 1926.

Sebagai informasi, di dunia hanya ada dua tempat yang mempunyai tambang aspal alami, yaitu di Pulau Buton, Indonesia, dan Trinidad dan Tobago, Amerika Tengah.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), aspal buton mempunyai keunggulan mutu lebih baik dari aspal minyak.

Apa Saja Keunggulan Aspal Buton?

  • Nilai stabilitas (atau daya dukung terhadap beban) aspal dalam negeri ini jauh di atas aspal minyak.
  • Dapat dimanfaatkan sebagai perkerasan atau sebagai lapisan permukaan pengganti aspal minyak.
  • Mampu melapisi bendungan dan embung (retention basin) agar kedap air & anti rembes.
  • Aspal buton tidak mengandung parafin dan memiliki sedikit kadar sulfur, sehingga memiliki kualitas yang lebih tinggi. 

Jalan di IKN Nusantara akan Gunakan Aspal dari Buton

aspal buton

Foto: Kompas

Beberapa waktu lalu Menetri PUPR, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa aspal yang akan digunakan di IKN Nusantara diproduksi langsung dari Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Penggunaan aspal buton merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Hal ini sudah dibicarakan secara langsung dengan asosiasi aspal buton.

Dengan begitu, pemerintah tidak perlu mengimpor bahan mentah aspal dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan aspal di IKN Nusantara.

Selain aspal, bahan baku dari dalam negeri lainnya juga diprioritaskan dalam pembangunan infrastruktur IKN Nusantara seperti bendungan dan jalan tol.

Ada Aspal Pulau Buton, Impor Aspal Disetop

Pemerintah menyatakan ingin menghentikan impor aspal atau bitumen mulai 2024. Pasalnya, Indonesia mempunyai Pulau Buton yang memproduksi aspal berkualitas.

Sekarang pemerintah juga ingin menciptakan nilai tambah untuk produk aspal dari Sulawesi Tenggara tersebut. Keputusan ini diambil berdasarkan kajian dengan para menteri.

Potensi Pulau Buton

Pulau Buton diketahui masih menyimpan deposit aspal alam 662.000.000 ton. Angka ini masuk kategori terbesar secara internasional, bahkan menjadi 80% cadangan aspal alam dunia.

Sayangnya, pemanfaatan aspal buton masih rendah. Sejak deposit aspal ini ditemukan pada awal 1920-an, penggunaan belum mencapai angka lima juta ton.

Produksi terbesar pernah terjadi pada 1987-an sebesar 350.000 ton dan 1993-1994 sebesar 200.000 ton. Namun, setelah itu produksi menurun.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan kebutuhan aspal nasional yang mencapai 4.000.000 hingga 5.000.000 ton per tahun, lantaran pembangunan infrastruktur sedang gencar dilakukan.

Aspal buton dapat digunakan untuk membangun jalan baru di IKN Nusantara dan daerah lainnya, serta merawat 398.000 kilometer jalan negara yang sudah ada.

Itulah informasi tentang aspal buton yang bakal digunakan untuk pembangunan jalan IKN Nusantara. Semoga informasi yang kami sampaikan menambah wawasan dan bermanfaat.

Benarkah Biaya Hidup di IKN Begitu Mahal? Begini Faktanya!

Di akhir tahun 2023 lalu, media sosial diramaikan dengan cuitan soal narasi biaya hidup IKN Nusantara yang terbilang mahal. Cuitan itu diunggah oleh akun X @kegblg*** pada Selasa (26/12/2023).

Pengunggah memberikan informasi di media sosial bahwa biaya hidup di Ibu Kota Nusantara (IKN) lebih tinggi dibandingkan dengan di DKI Jakarta, yang saat ini masih menjadi ibu kota Indonesia.

Hal ini didasarkan pada harga sewa indekos di IKN untuk satu tahun yang mencapai Rp45 juta, sedangkan biaya sewa indekos per bulan berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3,5 juta.

“3.5 jt/bulan. harga nya melebihi cicilan KPR,” tulis pengunggah.

Bahkan, ada informasi lain yang mengatakan bahwa biaya sewa kos di IKN bisa tembus hingga Rp5 juta per bulan.

Ada juga yang menawarkan Rp55 juta per tahun sudah termasuk air dan Rp80 juta per tahun sudah termasuk kasir.

“Kalau nggak kerja di IKN. Nggak bakalan tahu kalau ternyata biaya hidup di sana lebih mahal dari Jakarta. Cari kosan harganya selangit,” tulis caption akun X @kegblg***.

Fakta Biaya Hidup di IKN

Melansir dari Finance Detikcom, salah satu warga Samarinda, Kalimantan Timur, Dini mengatakan bahwa harga sewa rumah di lingkungannya memang terbilang cukup mahal.

Ia pun menyewa dengan harga Rp85 juta per bulan.

Katanya, rumah yang disewa juga bukanlah hunian dengan penampilan mewah.

Letaknya pun bukan berada di tengah perkotaan.

“Di sini apa-apa serbamahal. Saya belanja ke warung beli ayam 1 ekor, lombok dikit, tahu kering 20 biji, sama printilan kecil-kecil bayarnya Rp 114.000,” katanya kepada, Rabu (27/12/2023).

Dini mengaku, harga jual di ritel atau supermarket justru lebih murah dibandingkan di pasar.

Misalnya, untuk harga ayam, di ritel hanya Rp55 ribu per ekor untuk ayam besar dan Rp32 ribu per ekor untuk ayam kecil.

2. Dikenakan Biaya Logistik

logistik kapal dan truk

sumber: shutterstock.com

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad mengatakan biaya sewa yang tinggi disebabkan oleh harga lahan di daerah tersebut yang juga mulai naik dan mahal.

“Komponen bangun konstruksi lebih mahal karena biaya logistik didatangkan wilayah luar Kalimantan terutama Sulawesi. Kan di sana (Kalimantan) nggak ada industri-industri besi dan baja, nggak ada,” kata Tauhid kepada detikcom, Rabu (27/12/2023)

Dia menambahkan biaya hidup di pulau tersebut tinggi, terutama untuk sektor pangan.

Tauhid menilai hal ini disebabkan karena pulau tersebut tidak memproduksi bahan baku pangan, melainkan mendatangkan langsung dari Pulau Jawa maupun Pulau Sulawesi.

Alhasil, ada tambahan biaya logistik menuju pulau tersebut.

“Betul (biaya hidup yang serbamahal). Pertama, pangan ya sebagian bahan baku pangan di Kalimantan itu didatangkan dari Jawa atau Sulawesi. Sehingga karena biaya logistiknya mahal otomatis harga komoditas itu mahal,” jelasnya.

3. Biaya Hidup

Menurut hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 dari Badan Pusat Statistika (BPS), Kabupaten Penajam Paser Utara masih menjadi kabupaten dengan biaya hidup terendah, yakni Rp5,84 juta per bulan.

Adapun salah satu kabupaten di Kalimantan Timur, Kabupaten Berau menjadi kabupaten dengan biaya hidup tertinggi, yakni sebesar Rp8,03 juta per bulan.

Sementara itu, kota Balikpapan menjadi kota dengan nilai konsumsi tertinggi di Pulau Kalimantan sebesar Rp9,86 juta per bulan.

Berdasarkan paparan data BPS, terjadi peningkatan pola konsumsi di sejumlah kelompok komoditas.

Di antaranya, makanan, minuman, tembakau, transportasi, pendidikan, serta penyediaan makanan dan minuman.

***

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.