OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

7 Cara Jual Rumah Tua agar Cepat Terjual
r123-share-title

Dipublikasikan 13 Agustus 2026 · 5 min read · by Ilham Budhiman

Cara Jual Rumah Tua agar Cepat Terjual

Ringkasan Artikel:

  • Cara jual rumah tua agar cepat terjual adalah dengan memeriksa legalitas, mengevaluasi kondisi bangunan, menentukan harga yang sesuai, serta menonjolkan keunggulan rumah.
  • Rumah tua tetap memiliki nilai jual, terutama jika berada di lokasi strategis, memiliki tanah luas, atau mempunyai desain vintage dan karakter arsitektur unik.
  • Tips jual rumah tua agar cepat terjual antara lain menentukan harga kompetitif, memperbaiki kerusakan, menggunakan foto menarik, memasang iklan di kanal yang tepat, hingga memanfaatkan jasa agen properti.

Cara jual rumah tua agar cepat terjual bisa dilakukan dengan memastikan legalitas lengkap, harga sesuai kondisi bangunan, memperbaiki bagian rumah, lalu memasarkannya dengan strategi yang tepat.

Rumah tua adalah rumah dengan kondisi bangunan yang sudah lama.

Menurut buku 100 Bisnis Pilihan Terbaik oleh Lisa Rogak, jual rumah tua memang tidak mudah karena membutuhkan perhatian khusus.

Namun, dengan persiapan yang tepat, rumah tua tetap dapat menarik pembeli yang ingin merenovasi bangunan atau memanfaatkan lahannya.

Bagaimana Cara Jual Rumah Tua?

Rumah yang sulit dijual

1. Periksa Legalitas Rumah

Langkah pertama jual rumah tua adalah memastikan dokumen rumah dalam kondisi lengkap.

Kamu wajib memeriksa status sertifikat tanah, identitas pemilik, SPPT PBB, serta dokumen lain yang berkaitan dengan kepemilikan.

Jika status legalitas bermasalah, calon pembeli akan ragu untuk membeli rumah tersebut.

2. Periksa Kondisi Bangunan

Rumah tua perlu diperiksa secara menyeluruh sebelum dijual.

Untuk itu, perhatikan kondisi atap, plafon, dinding, lantai, pintu, jendela, instalasi listrik, dan saluran air.

Jika ada bagian yang penting untuk direnovasi, lakukan perbaikan pada kerusakan tersebut agar tidak mengurangi minat calon pembeli.

Misalnya, memperbaiki atap bocor, mengecat ulang dinding, membersihkan halaman, dan memperbaiki kamar mandi.

3. Tentukan Harga Jual yang Wajar

Web-Banner-Campaign-Ada-Jalannya-(Home-Owner)-1280x305px

Harga rumah tua perlu mempertimbangkan nilai tanah, lokasi, luas tanah, luas bangunan, akses jalan, serta kondisi bangunan.

Jangan hanya menentukan harga berdasarkan biaya pembangunan rumah pada masa lalu.

Pasalnya, calon pembeli juga akan mempertimbangkan biaya renovasi yang harus dikeluarkan setelah membeli.

Jika harga terlalu tinggi, rumah dapat sulit mendapatkan pembeli.

Sebaliknya, harga yang terlalu rendah dapat membuat penjual kehilangan potensi keuntungan.

4. Tentukan Keunggulan Rumah

Rumah tua tetap memiliki nilai jual jika mempunyai keunggulan tertentu, seperti lokasi strategis, luas tanah yang besar, akses kendaraan mudah, hingga desain bangunan yang memiliki nilai prestise tinggi.

Pasalnya, rumah dengan karakteristik tersebut sering kali menjadi incaran para investor atau kolektor properti karena nilainya yang terus naik.

Baca juga:

Proses Jual Beli Rumah Second dari Awal hingga Balik Nama

5. Pasarkan Rumah dengan Foto yang Menarik

Foto menjadi salah satu hal pertama yang dilihat calon pembeli ketika mencari rumah secara online.

Karena itu, pastikan rumah tua sudah dibersihkan sebelum sesi pemotretan.

Ambil foto dari beberapa sudut, seperti tampak depan, ruang tamu, kamar, dapur, kamar mandi, halaman, dan lingkungan sekitar.

6. Iklankan Rumah dengan Tepat

Cara jual rumah tua agar cepat terjual selanjutnya adalah memasarkannya secara tepat.

Kamu dapat mengiklankan rumah tersebut secara online, misalnya di Rumah123.

Pasalnya, Rumah123 adalah situs jual beli properti yang dikunjungi oleh puluhan juta orang setiap bulan.

Platform ini memudahkan siapa saja untuk mencari, membeli, atau menjual rumah dengan cepat dan aman.

Saat pasang iklan jual rumah, jangan lupa untuk menuliskan informasi secara lengkap, seperti harga, luas tanah, luas bangunan, jumlah kamar, kondisi sertifikat, serta akses menuju fasilitas umum.

7. Minta Bantan Agen Properti

Seorang agen properti tengah memandu calon pembeli

Selain memasang iklan secara mandiri, kamu juga bisa meminta bantuan agen properti.

Tugas agen properti adalah membantu memasarkan rumah, menjangkau calon pembeli, hingga mendampingi proses transaksi.

Namun, pastikan kamu sudah menyepakati besaran komisi agen properti dan ketentuan pembayarannya sejak awal agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Bagaimana Tips Jual Rumah Tua agar Cepat Terjual?

  • Tentukan harga kompetitif dengan membandingkan rumah sejenis di lokasi sekitar.
  • Bersihkan rumah secara menyeluruh sebelum difoto dan dikunjungi calon pembeli.
  • Perbaiki kerusakan kecil yang mudah terlihat, seperti kebocoran atau cat mengelupas.
  • Tampilkan kelebihan lokasi, seperti akses jalan, transportasi, sekolah, pusat perbelanjaan, dan fasilitas lainnya.
  • Gunakan foto berkualitas agar kondisi rumah terlihat jelas.
  • Jelaskan kondisi bangunan secara jujur untuk membangun kepercayaan calon pembeli.
  • Ketahui target pasar karena tidak sedikit calon pembeli yang justru tertarik dengan rumah tua, terutama dengan gaya vintage dan arsitektur unik.
  • Sebarkan iklan di beberapa kanal agar lebih banyak calon pembeli mengetahui rumah yang dijual.

Baca juga:

4 Cara Menentukan Harga Pasaran Rumah Secara Akurat agar Cepat Laku

Tabel Ringkasan Cara Jual Rumah Tua agar Cepat Laku

Cara Jual Rumah TuaKeterangan
Periksa legalitasPastikan sertifikat dan dokumen kepemilikan lengkap
Periksa kondisi bangunanCek atap; plafon; dinding; lantai; listrik; dan saluran air
Tentukan hargaSesuaikan dengan lokasi; luas tanah; luas bangunan; dan kondisi rumah
Tentukan keunggulanTonjolkan lokasi strategis; tanah luas; atau desain vintage
Gunakan foto menarikBersihkan rumah dan foto dari berbagai sudut
Iklankan rumahPasarkan melalui platform properti dan kanal lainnya
Gunakan agen propertiMinta bantuan agen untuk mencari pembeli dan mendampingi transaksi

***

Itulah cara jual rumah tua agar cepat terjual.

Temukan rumah berkualitas dan tepercaya hanya di Rumah123, #RumahUntukSemua.

Semoga bermanfaat.

FAQ

Bagaimana cara jual rumah tua agar cepat terjual?
Cara jual rumah tua agar cepat terjual dapat dilakukan dengan menetapkan harga kompetitif, memperbaiki bagian rumah yang rusak, menggunakan foto menarik, dan memasarkannya melalui berbagai kanal.

Apakah rumah tua masih memiliki nilai jual?
Ya, rumah tua tetap memiliki nilai jual, terutama jika berada di lokasi strategis, memiliki tanah luas, akses mudah, atau mempunyai desain vintage dan karakter arsitektur unik.

Apakah rumah tua perlu direnovasi sebelum dijual?
Tidak semua bagian rumah harus direnovasi. Perbaiki kerusakan yang terlihat dan dapat mengurangi minat calon pembeli, seperti atap bocor, cat mengelupas, atau kamar mandi yang rusak.

Apa yang harus diperiksa sebelum menjual rumah tua?
Periksa legalitas dan kondisi bangunan. Pastikan sertifikat serta dokumen kepemilikan lengkap.

Apakah bisa menggunakan jasa agen untuk menjual rumah tua?
Bisa. Agen properti dapat membantu memasarkan rumah, menjangkau calon pembeli, dan mendampingi proses transaksi. Pastikan besaran komisi dan ketentuan pembayarannya disepakati sejak awal.
{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2023\/09\/06094834\/FAB-HomeOwner.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/pemilik-properti\/?utm_source=panduan123&utm_medium=floatingbanner&utm_campaign=homeowner&utm_term=owner","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}