OK
logo rumah123
logo rumah123
Pasang Iklan
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Apa Perbedaan Perpanjangan dan Pembaharuan HGB? Ketahui di Sini!

Terakhir diperbarui 20 Oktober 2023 · 5 min read · by Rachmi Arin Timomor

Perbedaan Perpanjangan dan Pembaharuan HGB

Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui perbedaan perpanjangan dan pembaharuan HGB.

Meski terdengar memiliki arti yang sama, tetapi perpanjangan dan pembaharuan sebenarnya dua hal yang berbeda.

Perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) adalah istilah yang sering kali didengar, terutama bagi pemilik tanah.

Pasalnya, sertifikat HGB berfungsi untuk menyatakan bahwa ada hak bangunan di atas tanah yang bukan miliknya.

Perlu diketahui, sertifikat HGB berbeda dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang memiliki masa berlaku seumur hidup.

Jika masa berlaku HGB habis, maka Anda wajib untuk melakukan perpanjangan atau pembaharuan.

Lalu, apa perbedaan perpanjangan dan pembaharuan HGB? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk simak dulu penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Perbedaan Perpanjangan dan Pembaharuan HGB

Perpanjangan dan Pembaharuan HGB

Sebelum membahas perbedaan perpanjangan dan pembaharuan HGB, mari kita simak dulu apa itu HGB.

Pengertian lengkap terkait HGB dapat kita lihat pada Pasal 35 Ayat 1 Undang-Undang No.5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA).

Berdasarkan undang-undang tersebut, HGB adalah hak untuk mendirikan dan miliki bangunan di atas tanah yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu paling lama 30 tahun.

Artinya, pemegang sertifikat HGB tidak memiliki lahan, melainkan hanya bangunan yang dibuat di atas lahan tersebut.

Kendati demikian, pemilik bangunan tetap bisa melakukan perpanjangan dan pembaharuan HGB.

Lalu, apa perbedaannya? Perpanjangan HGB adalah penambahan jangka waktu berlakunya HGB tanpa mengubah syarat-syarat dalam pemberian hak tersebut.

Sedangkan pembaruan HGB adalah penambahan jangka waktu berlakunya HGB setelah jangka waktu berakhir atau sebelum jangka waktu perpanjangannya berakhir.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai perpanjangan dan pembaharuan HGB, simak informasinya di bawah ini.

Perpanjangan HGB Adalah…

Perpanjangan HGB Adalah

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, HGB memiliki masa berlaku yang berbeda dengan Sertifikat Hak Milik.

SHM mempunyai masa berlaku seumur hidup, sementara HGB memiliki masa berlaku yang terbatas.

Kendati demikian, HGB masih dapat dilakukan perpanjangan apabila masa berlakunya habis.

Menurut Pasal 37 Peraturan Pemerintah (PP) No.18 tahun 2021, HGB di atas Tanah Negara dan Tanah Hak Pengelolaan memiliki jangka waktu sampai 30 tahun

Tanah tersebut dapat diperpanjang untuk jangka waktu paling lama 20 tahun, serta diperbarui untuk jangka waktu maksimal 30 tahun.

Karena itu, masa berlaku HGB jika ditotal mencapai 80 tahun saja.

Untuk diektahui, HGB dapat diperpanjang selambat-lambatnya 2 tahun sebelum masa berlakunya habis.

Namun, itu pun tergantung persetujuan pemegang Hak Pengelolaan (HPL) sebagai pemberi HGB.

Jika pemegang HPL tidak memberi persetujuan untuk memperpanjang HGB dan tidak ada perjanjian mengenai pergantian bangunan, maka sebagai pemegang HGB akan dirugikan.

Nilai aset bangunan yang dimiliki pun berisiko turun dan hak atas tanah bisa hilang sewaktu-waktu.

Nah, jadi sudah pahamkan mengenai perpanjangan HGB?

Jika kamu mempunyai HGB dan sedang ingin melakukan perpanjangan, adapun informasi mengenai syarat perpanjangan HGB bisa dilihat di bawah ini.

Baca juga:

Tata Cara Mengurus & Biaya Perpanjangan SHGB Terbaru

Syarat Perpanjangan HGB

Syarat Perpanjangan HGB

Memperpanjang HGB bisa dilakukan dengan mendatangi langsung Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat.

Namun, beberapa daerah sudah melayani pendaftaran mandiri untuk perpanjangan HGB online, misalnya Jakarta Timur.

Ketika mau melakukan perpanjangan HGB, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu, yaitu kelengkapan administrasi dan kualifikasi.

Syarat Administrasi Perpanjangan HGB

  • Mengisi formulir perpohonan di loket pelayanan kantor BPN
  • Menyerahkan fotokopi KTP dan KK
  • Menyerahkan fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang sudah dicocokan dengan dokumen aslinya
  • Menyertakan sertifikat asli
  • Surat izin pemindahan hak apabila dalam sertifikat atau keputusannya dicantumkan tanda tangan yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan apabila sudah memperoleh izin dari instansi berwenang
  • Membawa fotokopi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  • Bukti Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (SSB)
  • Bukti bayar uang pemasukan saat pendaftaran hak
  • Membawa surat kuasa yang bertandatangan di atas materai jika perwakilan.

Syarat Kualifikasi Perpanjangan HGB

  • Tanah dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan keadaan, sifat, serta tujuan pemberian hak
  • Syarat-syarat dari pemberian hak dipenuhi dengan baik oleh pemegang hak
  • Pemegang hak harus dan masih memenuhi syarat sebagai pemegang hak
  • Tanah yang tercantuk dalam HGB masih sesuai dengan rencana tata ruang
  • Tanah dipergunakan untuk kepentingan umum.

Biasanya, perpanjangan HGB membutuhkan penyelesaian hingga 18 hari kerja.

Sementara untuk tarif, biayanya dihitung berdasarkan jumlah bidang dan luas masing masing bidang pemecahan.

Pembaharuan HGB Adalah…

Pembaharuan HGB Adalah

Sebelumnya kita sudah memahami bahwa HGB di atas Tanah Negara dan Tanah Hak Pengelolaan memiliki jangka waktu sampai 30 tahun, lalu bisa diperpanjang kembali selama 20 tahun.

Karena itu, durasi perpanjangan HGB sendiri secara total adalah 50 tahun.

Namun, bila sudah diperpanjang 20 tahun dan kita masih menempati tanah tersebut, maka bisa melakukan pembaharuan HGB dengan jangka waktu maksimal 30 tahun.

Jangka waktu HGB setelah dilakukan perpanjangan dan pembaharuan jika ditotal bisa mencapai 80 tahun.

HGB dapat dilakukan pembaharuan dengan menggunakan akta pemberiah Hak Guna Bangunan di atas hak milik.

Namun, jika jangka waktu pemberian, pembaruan dan perpanjangan HGB berakhir, maka lahan tersebut kembali dikuasai langsung oleh negara.

Cara melakukan pembaharuan HGB hampir mirip dengan perpanjangan HGB.

Anda bisa mendatangi langsung ke kantor BPN dan membawa sejumlah dokumen sebagai persyaratan.

Demikian informasi mengenai perbedaan perpanjangan dan pembaharuan HGB yang perlu diketahui.

Punya pertanyaan seputar properti? Yuk, Tanya Rumah123 di sini!

Semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.