5 Potret Desain Kantor Kementerian Pertahanan di IKN, Proyek Senilai Rp1,7 Triliun!

Proyek pembangunan kantor Kemhan di IKN Nusantara bakal dibangun dengan nilai fantastis. Kira-kira, seperti apa desainnya? Lihat potretnya sama-sama, yuk!

 

Pemerintah mulai merencanakan proyek pembangunan sejumlah kantor kementerian di ibu kota baru, Kalimantan Timur.

 

Saat ini, progres pembangunan kantor kementerian di IKN sudah berjalan untuk beberapa proyek kantor Kemenko dan kantor Kementerian PUPR.

 

Setelah itu, pemerintah akan membangun gedung kementerian lainnya, salah satunya adalah kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) .

 

Melansir laman idntimes.com, proyek tersebut bakal menghabiskan anggaran triliunan rupiah!

 

Lantas, seperti apa sih potret gedung Kemhan di IKN?

 

Daripada penasaran, intip potretnya di bawah ini!

 

5 Potret Kantor Kemhan di IKN Nusantara

 

1. Berkonsep Green and Smart Building

kantor kemhan ikn

Sumber: lpse.pu.go.id

 

Lokasi kantor Kemhan akan terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

 

Mengutip situs Kompas.com, proyek pembangunan gedung Kemhan bakal menerapkan konsep green and smart bulding.

 

Pasalnya, kawasan kantor Kemhan akan dilengkapi hutan kota dan kolam retensi atau penampungan air hujan.

 

Fasad gedung Kemhan akan dicat warna putih dengan bangunan yang tegas.

 

Menariknya, ada area rooftop yang ditanami sejumlah tanaman dan pepohonan sehingga tampak lebih asri.

 

2. Senilai Rp1,7 Triliun

kantor kemhan ikn

Sumber: idntimes.com

 

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, proyek pembangunan gedung dan kawasan perkantoran Kemhan rencananya menghabiskan anggaran senilai Rp1.707.968.600.000 atau Rp1,7 triliun.

 

Nilai paket pagu anggaran tersebut berlaku untuk bangunan gedung dan kawasan sekitarnya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024.

 

Pada tahap satu, pembangunan konstruksi akan dimulai seluas 53.883 m² yang mencakup gedung utama untuk menteri, wakil menteri, sekretariat jenderal, dan inspektorat jenderal.

 

3. Luasnya Mencapai 4,36 Hektare

kantor kemhan ikn

Sumber: lpse.pu.go.id

 

Mengutip Bisnis.com, luas gedung dan kawasan perkantoran Kemhan di IKN Nusantara mencapai 4,36 hektare.

 

Dengan luas tersebut, beberapa fasilitas yang ada di kantor Kemhan antara lain Gedung Utama Kemhan RI, Gedung A, Gedung C, Pusat Data Internal (Pusdatin), bangunan penunjang, hingga bangunan utilitas.

 

kantor kemhan ikn

Sumber: lpse.pu.go.id

 

Ada juga bangunan pendukung, seperti rumah jaga, pos jaga, ruang pengemudi, masjid, lapangan upacara, bangunan mekanikal, bangunan elektrikal, dan plumbing (power house, GWT, RWT, STP, dan Chiller).

 

Menariknya batas lahan kantor Kemhan berbabatasan dengan hutan kota, taman distrik, dan mako Paspampres.

 

4. Dalam Tahap Lelang

kantor kemhan ikn

Sumber: .idntimes.com

 

Mengutip laman lpse.pu.go.id, rencana pembangunan gedung Kemhan telah memasuki tahap lelang.

 

Pembukaan lelang dimulai pada 5 April 2024.

 

Jika dilihat di laman LPSE, hingga artikel ini ditulis, sudah ada 85 peserta lelang yang mengikuti tender, baik perusahaan konstruksi BUMN dan swasta.

 

Beberapa peserta di antaranya adalah PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Nindya Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero), dan perusahaan lainnya.

 

***

Itulah potret kantor Kementerian Pertahanan di IKN Nusantara.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga informasinya bermanfaat.

 

Kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian kamu karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: lpse.pu.go.id

Fakta Menarik Kelurahan Nipah-Nipah, Desa Wisata Dekat IKN

Terletak di Kalimantan Timur, Desa Wisata Kelurahan Nipah Nipah bagaikan permata tersembunyi yang menanti untuk dijelajahi.

 

Keindahan alamnya yang memukau, kekayaan budaya yang autentik, dan keramahan penduduknya menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

 

Lokasinya yang dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara juga menjadikan Desa Wisata Nipah-Nipah semakin strategis.

 

Hanya dengan perjalanan singkat, pengunjung dapat merasakan sensasi wisata yang berbeda, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

 

Dalam artikel ini, kita akan menyelami fakta menarik tentang desa wisata Kelurahan Nipah-Nipah.

 

Yuk, lihat informasinya pada uraian di bawah ini.

 

Fakta Menarik Kelurahan Nipah-Nipah, Desa Wisata Dekat IKN

 

1. Keindahan Alam yang Memukau

 

pantai nipah nipah

sumber: indonesiakaya.com

 

Kelurahan Nipah-nipah diketahui memiliki garis pantai yang indah dengan pasir putih dan air laut biru jernih.

Pantai Sipakario pun menjadi primadona di sana karena menawarkan panorama matahari terbenam yang spektakuler dan kesempatan untuk bersantai di tepi pantai.

Bagi pecinta petualangan, trekking di hutan mangrove yang rimbun dan mengamati satwa liar setempat menjadi pilihan menarik.

Lalu, Kelurahan Nipah-Nipah juga memiliki destinasi wisata lainnya, yaitu Taman Bunga Rozeline.

 

Rozeline sendiri diambil dari nama istri Bupati Penajam Paser Utara terdahulu sebagai tanda jasa.

 

Adapun bunga yang dihadirkan berupa pucuk merah, melati, dan masih banyak lagi.

 

Lokasinya yang dekat dengan kantor Bupati Penajam Paser Utara juga membuat wisatawan dapat berkunjung kapan saja.

 

Wisatawan bisa bersantai untuk menikmati keindahan Kota Penajam Paser Utara.

 

2. Kekayaan Budaya yang Unik

 

Sebagai bagian dari Kalimantan Timur, desa wisata dekat IKN ini kaya akan budaya lokal yang unik.

Pengunjung dapat menjelajahi Rumah Adat Kuta, merasakan kehangatan keramahan masyarakat.

Kemudian, wisatawan juga bisa berinteraksi dengan penduduk setempat sehingga memberikan pengalaman autentik dan tak terlupakan.

3. Potensi Wisata yang Berkembang

 

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Desa Wisata Nipah-nipah.

Berbagai fasilitas wisata mulai dibangun, seperti homestay, warung makan, dan pusat oleh-oleh.

Aksesibilitas menuju desa pun dipermudah dengan peningkatan infrastruktur jalan.

4. Dekat dengan IKN, Perlebar Peluang Pengembangan Pariwisata

 

desa wisata nipah nipah

sumber: kemenparekraf.go.id

 

Lokasi Desa Wisata Nipah-nipah yang berdekatan dengan IKN Nusantara membuka peluang emas bagi pengembangan pariwisata di masa depan.

Diperkirakan, lonjakan wisatawan akan terjadi seiring dengan pembangunan dan perpindahan penduduk ke IKN.

Hal ini membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup melalui sektor pariwisata.

***

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Tujuan IKN untuk Apa? Begini Jawabannya

Urgensi dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi topik yang paling sering dibicarakan.

Banyak yang beranggapan, pemindahan ibu kota adalah hal yang penting. Dan tak sedikit pula, yang menilai pemindahan ibu kota bukan merupakan hal yang mendesak.

Lantas, sebenarnya tujuan IKN untuk apa? Artikel ini mencoba menjawab mengenai pertanyaan tersebut.

Jawaban Presiden Jokowi

uu dkj disahkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah pernah menjelaskan mengenai tujuan pemindahan ibu kota.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Jokowi pada Peresmian Pembukaan Muktamar ke-XVIII Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu, 22 Februari 2023.

Menurut Jokowi, tujuan IKN untuk apa adalah untuk pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk, maupun pembangunan.

Presiden menjelaskan, 56 persen penduduk Indonesia berada di Pulau Jawa.

“Semuanya ada di Jawa, 58 persen (PDB ekonomi), dan 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa. Betapa sangat padatnya Pulau Jawa sehingga memerlukan yang namanya pemerataan pembangunan tidak Jawasentris tapi Indonesiasentris,” ujar Presiden Jokowi, dikutip dari laman Setneg.go.id.

Bukan hanya digagas oleh pemerintah saat ini, ternyata pemindahan IKN juga sempat digagas oleh Presiden ke-1 RI Soekarno.

Bung Karno telah menggagas pemindahan ibu kota sejak tahun 1960 yang lalu.

“Ini sudah sejak Bung Karno tahun 60, Bung Karno sudah akan memindahkan Ibu Kota Jakarta itu ke Kalimantan, yaitu di Palangkaraya,” kata Presiden Jokowi.

Diharapkan, pemindahan ibu kota itu bukan hanya soal pemindahan fisik, seperti bangunan atau gedung-gedung pemerintahan.

Lebih dari itu, pemindahan ibu kota juga adalah soal pemindahan budaya kerja dan pola pikir baru disertai dengan sistem dan sumber daya manusia yang dipersiapkan dengan baik.

“Sehingga kita harapkan nanti ibu kota baru ini betul-betul sebuah ibu kota yang negara lain tidak memiliki, negara lain tidak memiliki,” kata Presiden.

Urgensi Pemindahan IKN Menurut Kepala Bappenas

Suharso Monoarfa

Tak hanya dijelaskan oleh Presiden Jokowi, urgensi pemindahan IKN juga telah dijawab oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa.

Menurutnya, tiga tujuan utama dari pembangunan IKN adalah sebagai simbol identitas nasional, kota berkelanjutan di dunia, serta sebagai penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

Lebih lanjut Suharso menjelaskan, keberadaan IKN akan membuat paradigma pembangunan menjadi Indonesia-sentris alias merata.

Selain itu, IKN diharapkan bisa membantu visi Indonesia 2045.

Menteri Suharso berharap, pembangunan IKN bisa didukung oleh masyarakat lokal.

“Masyarakat lokal partisipasinya luas, apakah ikut dalam membangun, apakah ikut dalam bekerja, semuanya terbuka, lapangan kerja terbuka untuk mereka,” katanya.

IKN untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan

Dalam kesempatan terpisah, Kakanwil DJKN, Kemenkeu Kalimantan Barat, Edward UP Nainggolan menjelaskan, tiga urgensi dari pembangunan IKN.

Pertama, menurutnya, IKN dibutuhkan untuk mendukung dan mendorong transformasi ekonomi untuk mencapai visi Indonesia 2045.

Diprediksi, ekonomi Indonesia akan masuk 5 besar dunia pada tahun 2045, dengan perkiraan PDB per kapita sebesar US$ 23.119.

Selanjutnya, menurut Edward, tujuan IKN untuk apa adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata termasuk di Kawasan Timur Indonesia.

Pasalnya, selama ini Jakarta dan sekitarnya terkenal dengan pusat segalanya, mulai dari pemerintahan, industri, perdagangan, teknologi, dan lain-lain.

“Tidak mengherankan jika perputaran uang di Jakarta mencapai 70 persen yang luasnya hanya 664,01 km² atau 0.003 persen dari total luas daratan Indonesia 1.919.440 km²,” ujar Edward.

Lalu, tujuan terakhir dari pembangunan IKN adalah karena kondisi objektif Jakarta yang sudah tak cocok lagi sebagai ibu kota negara.

Jakarta, dinilai Edward, sudah tidak bisa menanggung “beban” sebagai ibu kota.

“Kepadatan penduduk 16.704 jiwa/km² sementara kepadatan penduduk Indonesia hanya 141 jiwa/km². Kemacetan Jakarta yang  merupakan kota termacet nomor 10 di dunia tahun 2019 walau menurun menjadi nomor 31 dari 416 kota besar di 57 negara tahun 2020 (TomTom Traffic Index).”

“Permasalahan lingkungan dan geologi yang telah akut antara lain banjir yang setiap tahun melanda Jakarta dan terjadinya penurunan tanah yang mengakibatkan sebagian wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut,” ujar Edward.

Referensi

  1. Artikel Setneg.go.id berjudul “Presiden Jokowi: Alasan Utama Pembangunan IKN Adalah Pemerataan”. (https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_jokowi_alasan_utama_pembangunan_ikn_adalah_pemerataan). Diakses pada 24 Juni 2024.
  2. Artikel Kominfo.go.id berjudul “Undang-Undang Ibu Kota Negara Menandai Dimulainya Pembangunan IKN”. (https://www.kominfo.go.id/content/detail/40069/undang-undang-ibu-kota-negara-menandai-dimulainya-pembangunan-ikn/0/artikel_gpr). Diakses pada 24 Juni 2024.
  3. Artikel Kemenkeu.go.id berjudul “Urgensi Pemindahan Ibu Kota Negara”. (https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-kalbar/baca-artikel/14671/Urgensi-Pemindahan-Ibu-Kota-Negara.html). Diakses pada 24 Juni 2024.

5 Potret Plaza Sipil IKN yang Bakal Jadi Landmark Baru di Nusantara

Deretan proyek menarik telah direncanakan pemerintah di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, salah satunya adalah Plaza Sipil. Penasaran dengan potret plaza tersebut? Intip desainnya satu per satu di sini!

 

Plaza Sipil bakal menjadi landmark baru yang ada di IKN Nusantara, Property People.

 

Rencananya, proyek plaza tersebut menjadi bagian dari Penataan Sumbu Kebangsaan IKN yang saat ini masih dalam pengerjaan tahap satu.

 

Lantas, apa itu Plaza Sipil IKN?

 

Plaza Sipil IKN adalah ruang terbuka hijau yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

 

Area plaza satu ini merupakan bagian dari Sumbu Kebangsaan, ruang terbuka yang nantinya menjadi simbol hubungan harmonis antaralam, manusia dan nilai luhur kebudayaaan seluas 32 hektare.

 

Rencananya, Sumbu Kebangsaan terdiri dari Plaza Seremoni, Plaza Bhinneka, dan Plaza Sipil.

 

Belum tahu gambar plaza tersebut?

 

Simak potretnya di bawah ini, yuk!

 

5 Potret Plaza Sipil IKN Nusantara

 

1. Berada di KIPP IKN

plaza sipil ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Plaza Sipil terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Property People.

 

Lokasi tepatnya berada di sebelah selatan Plaza Seremoni yang rencanannya akan terhubung dengan jembatan untuk pedestrian.

 

Melansir rri.co.id, plaza tersebut juga terintegrasi dengan Memorial Park IKN dan Beranda Nusantara.

 

Mengutip situs bisnisindonesia.id, kawasan Plaza Sipil juga bakal menghubungkan Istana Negara dan Titik Nol IKN.

 

2. Konsep yang Menarik

plaza sipil ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Plaza Sipil didesain oleh Urban+ dengan konsep yang menarik.

 

Jika dilihat dari laman urbanplus.co.id, area Plaza Sipil sangatlah luas dengan penataan lanskap yang aesthetic.

 

Bahkan, hampir setiap sudut plaza berupa area hijau yang ditanami tanaman, rumput, dan pepohonan.

 

“Dari puncak bukitnya, pengunjung bisa melihat panorama sebagian besar kota [Nusantara],” tulis keterangan Urban+.

 

Melansir bisnisindonesia.id, secara keseluruhan, area Plaza Sipil termasuk area Beranda Nusantara memiliki luas 122.000 meter persegi atau 12,2 hektare.

 

3. Terdiri dari Beberapa Area Utama

plaza sipil ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Selain desainnya yang aesthetic dan menarik, Plaza Sipil juga dilengkapi beberapa area utama.

 

Melansir urbanplus.co.id, pada area utama di ruang terbuka ini terdapat tujuh ekoregion Indonesia yang mewakili Pulau Kalimantan, Pula Jawa, Pulau Sulawesi, Pulau Bali dan Nusa Tenggara, Pulau Papua, Kepulauan Maluku, dan Pulau Sumatra.

 

Bagian lainnya, terdapat Bukit Bendera, sebuah ruang terbuka yang luas di Sumbu Kebangsaan, pilar utama struktur kota IKN.

 

Ada pula Museum Peradaban yang direncanakan menjadi museum berkelas dunia di Nusantara.

 

Melansir pojoksatu.id, Otorita IKN (OIKN) sudah berkomunikasi dengan budayawan dan para penggiat seni serta melakukan studi ke beberapa negara dengan museum-museum yang dikenal dunia guna mewujudkan Museum Peradaban di IKN.

 

4. Fasilitas Beragam

Sumber: urbanplus.co.id

 

Hal lain yang juga tak kalah menarik adalah fasilitasnya, Property People.

 

Nantinya, Plaza Sipil dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti taman, air mancur, dan amphitheater.

 

Plaza ini diharapkan menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas bagi masyarakat serta menjadi simbol persatuan dan keberagaman bangsa Indonesia.

 

5. Membutuhkan Anggaran Ratusan Miliar

Sumber: urbanplus.co.id

 

Proyek Plaza Sipil IKN rencananya membutuhkan anggaran ratusan miliar rupiah.

 

Mengutip pemberitaan bisnisindonesia.id, kawasan Plaza Sipil menghabiskan dana sekitar Rp119,24 miliar atau 25,57 persen dari total anggaran.

 

Sementara itu, kebutuhan anggaran jembatan penghubung Plaza Seremoni dan Plaza Sipil senilai Rp11,51 miliar atau 3,43 persen dari total anggaran.

 

***

 

Itulah potret Plaza Sipil IKN Nusantara.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 

Baca ragam artikel seputar IKN lainnya hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: urbanplus.co.id

Pemerintah Siapkan Pelayaran Kapal Pinisi ke IKN untuk Gaet Wisatawan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah gencar mempersiapkan pelayaran kapal pinisi untuk mengantarkan wisatawan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Menterinya, Budi Karya Sumadi, menyampaikan langsung rencana ini saat meninjau beberapa pelabuhan yang akan menjadi bagian dari rute jalur laut ke IKN.

Melansir dari Detikcom, menurut Budi, langkah menyiapkan jalur laut ini penting untuk mengenalkan IKN kepada masyarakat luas, terlebih potensi wisata di perairan Balikpapan, yang masih alami dan hijau, sangat menarik untuk dijelajahi.

 

“Potensi wisata di perairan Balikpapan yang masih hijau dan alami sangat mengagumkan dan sayang sekali apabila tidak dimaksimalkan. Karena itu, hari ini saya meninjau Pelabuhan Punggur, Pelabuhan ITCI, dan Pusat Suaka Orangutan yang rencananya akan menjadi rute pelayaran kapal pinisi untuk kepentingan wisata di wilayah Balikpapan, khususnya untuk menuju kawasan IKN,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (22/6/2024).

 

Rute Layanan Kapal Pinisi

 

kapal pinisi ikn

sumber: liputan6.com

 

Dua rute layanan kapal pinisi pun diketahui telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mendukung wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Rute pertama dimulai dari Pelabuhan Semayang, melewati Jembatan Pulau Balang, memutar di Dermaga PT ITCI KU, dan kembali ke Pelabuhan Semayang.

 

Rute kedua merupakan kebalikannya, dari Dermaga PT ITCI KU, melewati Jembatan Pulau Balang, memutar di Pelabuhan Semayang, dan kembali ke Dermaga PT ITCI KU.

 

Lama perjalanan di kedua rute ini diperkirakan sekitar 3 jam 30 menit.

 

Ragam Wisata Menarik

 

Jembatan Pulau Balang

sumber: money.kompas.com

 

Beragam wisata dekat IKN juga menanti wisatawan sepanjang pelayaran, seperti wisata kuliner, mengunjungi gedung serbaguna dan Jembatan Pulau Balang yang indah, hutan bakau, penangkaran orangutan, dan melihat hewan endemik seperti ikan pesut, bekantan, dan buaya.

 

“Adapun saat berada di wilayah IKN, wisatawan nantinya bisa menikmati city tour di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Ini tentu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan,” imbuhnya.

 

Budi menilai jalur laut bisa memangkas waktu dari Balikpapan menuju IKN dibandingkan menggunakan transportasi darat.

 

Dengan demikian, wisatawan punya waktu lebih banyak untuk menikmati pengalaman di Ibu Kota baru tersebut.

 

Ia berharap penyediaan layanan angkutan laut untuk wisata ini bisa memberikan pengalaman yang unik bagi para wisatawan.

 

“Satu hal yang tak kalah penting, semoga langkah ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah sekaligus dalam rangka melestarikan budaya maritim tanah air,” pungkasnya.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

5 Tempat Wisata Alam Penajam Paser Utara, Ada Pantai hingga Air Terjun!

Tidak bisa dimungkiri, tempat wisata alam Penajam Paser Utara semakin dikenal oleh masyarakat berkat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Seperti yang kita tahu, lokasi pembangunan IKN sendiri mencakup sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

 

Karena itu, ketika pembangunan IKN rampung, Penajam Paser Utara diprediksi akan memegang peran penting bagi pertumbuhan wilayah Nusantara.

 

Di luar perannya di IKN, Penajam Paser Utara juga dikenal sebagai salah satu wilayah dengan objek wisata alam yang indah.

 

Sebagai informasi, berikut beberapa tempat wisata Penajam Paser Utara yang layak dikunjungi.

 

Rekomendasi Tempat Wisata Penajam Paser Utara

 

1. Pulau Gusung

 

pulau gusung

 

Pulau Gusung adalah sebuah pulau wisata dengan panorama alam yang indah.

 

Akses menuju tempat wisata ini memang cukup terbatas, tetapi ekosistem alamnya masih terjaga sangat baik dan lestari.

 

Pulau Gusung menyuguhkan landscape alam berupa pantai dengan hamparan pasir putih yang luas.

 

Air lautnya hijau dan bersih sehingga cocok untuk aktivitas bermain pasir dan snorkeling.

 

2. Air Terjun Tembinus

 

Di Penajam Paser Utara, ada pula destinasi wisata air terjun yang menawarkan panorma hijau nan asri.

 

Lokasinya ada di tengah kawasan perhutanan, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai tempat healing.

 

Di sini, para pengunjung bisa bersantai sembari menikmati pemandangan alam sekitar.

 

Selain itu, pengunjung juga bisa berenang untuk menikmati segarnya aliran Air Terjun Tembinus.

 

3. Pantai Nipah-Nipah

 

pantai nipah nipah

 

Tempat wisata Penajam Paser Utara selanjutnya adalah Pantai Nipah-Nipah.

 

Bisa dibilang, Pantai Nipah-Nipah merupakan destinasi wisata paling hits di Penajam Paser Utara.

 

Namun, pantai tersebut juga memiliki landscape alam yang masih terjaga keasriannya.

 

Para pengunjung yang datang bisa berenang dan bersantai sembari menikmati hamparan langit biru.

 

Di sore hari, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan tenggelamnya matahari dari pinggir pantai.

 

4. Pantai Tanjung

 

Selain Pantai Nipah-Nipah, kamu juga wajib mengunjungi Pantai Tanjung di Penajam Paser Utara.

 

Sekilas, pantai ini memiliki landscape yang mirip dengan pemandangan Pantai Anyer.

 

Meski begitu, destinasi wisata ini menawarkan ketenangan karena lokasinya yang jauh dari keramaian.

 

Berbagai aktivitas menarik pun bisa kamu lakukan di tempat ini, mulai dari berenang hingga bersantai di pinggir pantai.

 

5. Guo Tolu Liang

 

guo tolu liang

 

Selanjutnya, ada objek wisata alam bernama Guo Tolu Liang.

 

Berada di Kecamatan Babulu, pengunjung bisa melakukan aktivitas susur gua untuk melihat keindahan talaktit dan stalakmit di tempat ini.

 

Di dalam gua juga terdapat aliran sungai bawah tanah yang sangat jernih, cantik untuk dijadikan sebagai spot selfie atau berfoto.

 

Itulah beberapa rekomendasi tempat wisata alam di Penajam Paser Utara yang menarik dikunjungi.

 

Ikuti artikel lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

7 Fakta Kalimantan Timur yang Menarik Diketahui, Minim Risiko Bencana Alam!

Ada banyak fakta Kalimantan Timur (Kaltim) yang menarik untuk diketahui oleh masyarakat.

 

Salah satunya mengenai terpilihnya provinsi ini sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Seperti yang kita tahu, Kaltim akan memainkan peran sentral sebagai pusat pemerintah dan sentra ekonomi baru Indonesia.

 

Hal tersebut dikarenakan rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara.

 

Lokasi IKN sendiri berada di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

 

Wilayah Kalimantan Timur dianggap strategis menjadi lokasi ibu kota baru, sebab posisi Pulau Kalimantan yang berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

 

Selain informasi di atas, ada segudang fakta menarik lain terkait Provinsi Kalimantan Timur.

 

Mau tahu apa saja? Simak uraiannya di bawah ini.

 

Fakta-Fakta Menarik terkait Kalimantan Timur

 

1. Minim Risiko Bencana Alam

 

daerah dengan risiko bencana yang minim

 

Percaya atau tidak, Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat risiko bencana yang rendah.

 

Misalnya bencana gunung meletus, sebab tidak ada gunung berapi yang berlokasi di Pulau Kalimantan.

 

Selain itu, wilayah Kalimantan juga jauh dari batas lempeng, sehingga dianggap mumpuni sebagai lokasi ibu kota baru.

 

2. Provinsi Terluas Keempat di Indonesia

 

Kalimantan Timur memiliki luas total 129.066,64 km2.

 

Dengan luas tersebut, Kalimantan Timur tercatat sebagai provinsi terluas keempat di Indonesia, setelah Papua, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

 

Wilayah Kalimantan Timur terbagi dalam tiga kota dan tujuh kabupaten, dengan total 107 kecamatan dan 1.032 desa/kelurahan.

 

Selain itu, Kalimantan Timur berbatasan langsung dengan wilayah Kalimantan Utara di sebelah utara, Laut Sulawesi dan Selat Makassar di sebelah Timur.

 

Sedangkan di sebelah selatannya berbatasan dengan Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Malaysia di sebelah barat.

 

Kalimantan Timur juga memiliki 419 pulau dengan luas pengelolaan laut mencapai 25.656 m2.

 

3. Beribukota di Samarinda

 

Provinsi Kalimantan Timur terbentuk pada tahun 1956 melalui Undang-Undang No.25 tahun 1956, dengan APT Pranoto sebagai gubernur pertamanya.

 

Provinsi ini beribukota di Samarinda, kota terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Balikpapan.

 

4. Kaya akan Sumber Daya Alam

 

sumber daya alam melimpah

 

Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

 

Sejak zaman kolonial Belanda, daerah ini telah dikenal sebagai penghasil berbagai hasil tambang seperti minyak, emas, dan batubara.

 

Hasil sumber daya alam tersebut sebagian besar diekspor ke luar negeri.

 

Karena itu, Kalimantan Timur menjadi daerah penghasil devisa utama Indonesia, khususnya di sektor pertambangan dan kehutanan.

 

5. Suku Asli Kalimantan Timur Adalah Kutai

 

Kalimantan Timur dihuni oleh berbagai masyarakat dengan latar belakang suku bangsa yang beragam.

 

Namun, tahukah kamu bahwa suku atau penduduk asli Kalimantan Timur adalah Suku Kutai dan Suku Dayak di pedalaman?

 

Suku kutai adalah salah satu rumpun masyarakat asli Kalimantan.

 

Keberadaan Suku Kutai ini sejalan dengan fakta sejarah tentang adanya Kerajaan Kutai Martadipura yang tergolong sebagai kerajaan Hindu tertua di Nusantara.

 

Kerajaan Kutai Martadipura ini disinyalir berdiri pada abad ke-4 Masehi, serta memiliki peninggalan sejarah tertua di Indonesia.

 

6. Banyak Destinasi Wisata Alam Menarik

 

Selain terkenal akan sumber daya alam melimpah, Kalimantan Timur juga tergolong sebagai daerah dengan potensi destinasi wisata alam yang besar.

 

Ada banyak destinasi wisata alam terkenal di Kalimantan Timur, di antaranya Kepulauan Derawan, Pantai Nipah-Nipah, Labuan Cermin, dan Kebun Raya Balikpapan.

 

7. Punya Banyak Makanan Khas

 

punya banyak masakan khas

 

Kalimantan Timur juga memiliki banyak makanan khas yang patut untuk dicoba.

 

Beberapa makanan khas Kalimantan Timur yang terkenal adalah sate payau, ayam cincane, sayur garang asem kutai, dan nasi bekepor.

 

Itulah beberapa fakta Kalimantan Timur yang menarik untuk diketahui.

 

Ikuti artikel lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Brantas Abipraya Bangun Banyak Proyek Penting di IKN Nusantara

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero), diketahui menjalankan sejumlah proyek penting di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi.

 

Melansir dari DetikFinance proyek-proyek tersebut meliputi Penataan Sumbu Kebangsaan dengan konsep Future Smart Forest City of Indonesia di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

 

Brantas Abipraya, melalui Senior Vice President Divisi Operasi I, Arviga Bigwanto berkomitmen mendukung visi IKN yang ramah lingkungan.

 

Hal ini dibuktikan dengan pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) yang berfokus pada pengurangan produksi sampah dan penerapan prinsip daur ulang.

 

“Dalam pembangunan TPST ini, Brantas Abipraya akan mengimplementasikan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan selama proses konstruksi,” ujar Arviga dalam pernyataan tertulis yang diterima Kontan pada Senin (24/6).

 

Bendungan Sepaku Semoi Turut Diselesaikan

 

Brantas Abipraya telah menorehkan prestasi dengan merampungkan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, bendungan pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur.

 

Bendungan ini resmi diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 3 Juni 2024.

 

Bendungan Sepaku Semoi hadir sebagai sumber air vital bagi IKN, dengan kapasitas pasokan mencapai 2.000 liter per detik untuk IKN dan 500 liter per detik untuk Balikpapan.

 

Kapasitas tampungnya yang besar, yaitu 16,17 juta meter kubik, dan luas genangannya yang mencapai 322 hektar.

Tidak hanya menjadikannya sebagai penyedia air, bendungan ini juga berperan sebagai solusi pengendalian banjir di IKN.

 

Bangun Embung di KIPP IKN

 

embung kipp ikn

sumber: Dok/PT Brantas Abipraya

 

Guna mengurangi risiko banjir, Brantas juga telah membangun 14 embung di KIPP IKN.

 

Selain itu, Brantas Abipraya sedang mempercepat pembangunan jaringan perpipaan transmisi air minum Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di IKN, mengingat pentingnya air baku sebagai infrastruktur utama di kawasan ini.

 

Dalam sektor infrastruktur jalan, Brantas Abipraya juga aktif mengerjakan beberapa paket pekerjaan, termasuk pembangunan Jalan Bebas Hambatan Seksi 6B, Tol Seksi 3A Karangjoang-KTT Kariangau, serta Pembangunan Jalan Akses Kerja Sub BWP 1B 1C.

 

“Kami berkomitmen untuk memberikan kinerja terbaik di setiap proyek kami, memastikan kenyamanan ekstra bagi tim Insan Abipraya yang aktif bergerak menuju dan dari IKN. Ini akan mendukung semangat Insan Abipraya dalam memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan infrastruktur di IKN,” tutup Sugeng.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Ingin Hadirkan Pertanian Perkotaan di IKN, Begini Upaya Pemerintah!

Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), mengajak petani lokal untuk mengembangkan pertanian perkotaan di IKN.

 

Pertanian perkotaan atau urban farming dianggap mampu mempercantik kota serta mendukung ketahanan pangan keluarga.

 

Sebagai upaya nyata pemerintah, OIKN pun melakukan sosialisasi hingga menyelenggarakan pelatihan.

 

Selain petani lokal, pemerintah mengajak warga masyarakat di tingkat lingkungan RT/RW untuk mulai menggunakan ruang yang tersedia untuk menanam berbagai jenis sayur dan buah-buahan.

 

Sosialisasi perihal pertanian perkotaan di IKN telah dilaksanakan sejak 2023 lalu.

 

Dalam sosialisasi yang dilakukan, OIKN mengungkap beberapa prinsip dan keunggulan dari pertanian perkotaan.

 

Apa saja? Cek informasi lengkapnya di bawah ini.

 

Prinsip dan Keunggulan Pertanian Perkotaan di IKN

 

Pertanian Perkotaan di IKN

Foto: ikn.go.id

 

Menurut Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna A. Safitri, terdapat enam prinsip yang harus diterapkan dalam mendukung program ini, yaitu:

  • Tidak menimbulkan kerusakan dan pencemaran lingkungan
  • Penerapan teknologi yang tepat guna dan ramah lingkungan
  • Integrasi pemanfaatan sumber pangan lokal
  • Menghasilkan pangan sehat dan berkualitas
  • Menumbuhkan modal sosial
  • Mendukung terwujudnya ekonomi sirkular.

Kemudian, pihak OIKN mengurai beberapa keunggulan dari hadirnya pertanian perkotaan di kawasan Nusantara, di antaranya:

 

1. Tidak Memerlukan Lahan Luas

 

Konsep pertanian perkotaan tidaak memerlukan lahan yang luas.

 

Dengan begitu, penggunaan lahan cukup efisien karena didukung oleh teknologi mutakhir

 

2. Ramah Lingkungan

 

Keunggulan kedua, pertanian perkotaan tidak menggunakan pupuk secara berlebihan.

 

Hal ini membuat hasil tani menjadi lebih berkualitas dan unggul.

 

3. Hasil Pangan Sehat

 

Tidak hanya berkualitas, produk pertanian yang dihasilkan dari program ini dinilai lebih sehat.

 

Pasalnya, proses penanamannya tidak tercemar oleh zat-zat kimia atau zat berbahaya.

 

Contoh Penggunaan Lahan untuk Pertanian Perkotaan

 

Berdasarkan prinsip urban farming yang sudah disebutkan, penggunaan lahan untuk pertanian tidak akan memakan banyak ruang.

 

Maka itu, jenis lahan yang digunakan dapat mengoptimalkan area-area sekitar, misalnya:

  • Lahan di sekitar rumah
  • Memanfaatkan kebun komunitas
  • Taman atap
  • Kebun vertikal
  • Tanaman buah dengan media tanam pot
  • Menggunakan sistem hidroponik
  • Menggunakan sistem akuaponik.

Selain itu, nantinya atap bangunan tinggi seperti apartemen dan gedung pemerintah di IKN juga dapat digunakan untuk kepentingan urban farming.

 

Mempunyai Potensi Besar

 

Potensi urban farming di IKN menurut OIKN cukup besar.

 

Pasalnya, dalam waktu dekat akan terjadi perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN.

 

Para ASN pun tentu akan datang ke IKN beserta keluarganya.

 

Hal ini akan menjadi potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangan yang disediakan oleh kelompok tani di IKN.

 

Bekerja Sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

 

Keseriusan OIKN dalam sekotar pertanian perkotaan bukan isapan jempol semata.

 

Pasalnya, mengutip laman rri.co.id, OIKN menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya untuk menyelenggarakan pelatihan budi daya jamur tiram (Pleurotus ostreatus).

 

Pelatihan dilakukan di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, dihadiri oleh komunitas lokal dan petani di kawasan tersebut.

 

Tujuan pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan kebutuhan pangan dan mengembangkan sumber daya manusia di IKN.

 

Lebih dari itu, pelatihan urban farming tentang budi daya jamur tiram bertujuan agar masyarakat berminat mengembangkan komoditas tersebut.

 

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar IKN melalui pemanfaatkan ekonomi yang ditimbulkan.

 

Pelatihan tersebut fokus untuk memberikan pengetahuan perihal proses budi daya jamur tiram organik dengan kualitas tinggi.

 

Itu dia ulasan tentang upaya pemerintah dalam menggaungkan pertanian perkotaan di IKN.

 

Ikuti artikel lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Jurus Jitu Pemerintah Cegah Jalan IKN Longsor

Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) diklaim minim dari kejadian bencana, seperti tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan.

Kendati demikian, tentu saja tetap ada kemungkinan bencana alam terjadi di IKN Nusantara.

Karena itu, pemerintah telah mengupayakan langkah mitigasi atau pencegahan agar bencana, seperti jalan IKN longsor tidak terjadi.

Adapun upaya mitigasi bencana kawasan IKN diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2042.

Langkah mitigasi apa yang dimaksud? Berikut penjelasannya.

Mempertahankan Ruang Hijau

Dari segi konsep besar, IKN akan dirancang sebagai green forest city.

IKN akan mempertahankan ruang hijau lebih dari 75 persen dari 6.600 hektare luas area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Hal itu sempat dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

“Untuk menjaga kelestarian lingkungan, beberapa hal yang dilakukan yakni melakukan mitigasi potensi bencana longsor (landslide), antara lain dengan mempertahankan ruang hijau lebih dari 75 persen dari 6.600 hektare luas area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), serta memasang sensor monitoring pergerakan tanah,” ujar Basuki dikutip dari Republika.co.id.

Merancang Kemiringan Jalan

profil basuki hadimuljono

Upaya mitigas lain yang dilakukan dalam mencegah jalan IKN longsor adalah dengan membangun mengikuti topografi.

Misalnya, pembangunan dilakukan dengan memanfaatkan cekungan untuk embung, menghindari pengupasan tebing atau lereng, menghindari pembangunan di lokasi dengan kerentanan gerakan tanah tinggi, dan merancang jalan dengan kemiringan kurang dari 10 persen.

Menurut Menteri Basuki, pihaknya akan seminimal mungkin melakukan metode proses pengerjaan tanah cut and fill.

“Kita ingin memanfaatkan topografi daerah tersebut menjadi estetikanya IKN,” kata Basuki, dikutip dari Republika.co.id.

Utamakan Kualitas dan Bantuan Teknologi

gagasan soekarno tentang pemindahan ibu kota negara

Lebih lanjut, Menteri Basuki juga mengatakan soal pembangunan infrastruktur IKN yang harus memerhatikan tiga aspek.

Ketiga aspek tersebut di antaranya adalah kualitas, menjaga kelestarian, dan memerhatikan estetika.

Untuk menjamin kualitas, pemerintah bahkan meminta dukungan dari Jepang.

“Kami juga meminta dukungan dari JICA Jepang (Japan International Cooperation Agency) untuk ikut mensupervisi pekerjaan ini. Jadi enggak main-main untuk kualitas,” kata Basuki, dikutip dari Kontan.co.id.

Aspek teknologi juga disertakan dalam upaya mitigasi jalan IKN longsor.

Teknologi tersebut adalah dengan memasang sensor monitoring pergerakan tanah.

Sehingga, apabila terjadi potensi pergerakan tanah atau longsor, bisa langsung diketahui sedini mungkin.

Meminimalkan Penebangan Pohon

pohon di ikn

Upaya mitigasi lainnya adalah dengan meminimalkan penebangan pohon.

Hal itu dilakukan untuk beberapa alasan. Pertama, pemerintah ingin tetap mempertahankan estetika lingkungan alami di IKN.

Kedua, pemerintah ingin menjaga agar kondisi tanah di kawasan IKN masih kuat dan terhindar dari longsor.

Dengan begitu, IKN menjadi kota yang tahan terhadap longsor dan juga menjadi smart forest city.

Menteri Basuki mengatakan, untuk mewujudkan hal itu, harus ada pengawasan.

“Memang tidak gampang untuk mengubah itu. Jadi jangan dibiarkan operator alat berat berjalan sendiri, semua harus dipandu,” ujar Basuki.

Referensi

  1. Artikel Kompas.com dengan judul “Mitigasi Bencana di IKN, Otorita Susun Kajian Risiko Bersama BNPB”. (https://ikn.kompas.com/read/2024/03/11/160000487/mitigasi-bencana-di-ikn-otorita-susun-kajian-risiko-bersama-bnpb?page=all). Diakses pada 21 Juni 2024.
  2. Artikel Kontan.co.id dengan judul “Kementerian PUPR Siapkan Mitigasi Bencana Kawasan IKN Nusantara”. (https://nasional.kontan.co.id/news/kementerian-pupr-siapkan-mitigasi-bencana-kawasan-ikn-nusantara). Diakses pada 21 Juni 2024.