Penasaran bagaimana gambaran ibukota negara yang baru? Berikut rute ke IKN dari darat, laut, dan udara yang bisa kamu tempuh. Berani coba?
Continue reading “Panduan Lengkap Rute ke IKN Nusantara via Jalur Darat, Laut, dan Udara”
Penasaran bagaimana gambaran ibukota negara yang baru? Berikut rute ke IKN dari darat, laut, dan udara yang bisa kamu tempuh. Berani coba?
Continue reading “Panduan Lengkap Rute ke IKN Nusantara via Jalur Darat, Laut, dan Udara”
Jaringan internet di IKN terus diperkuat guna mendorong pemerataan konektivitas, khususnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di ibu kota baru.
Continue reading “Jaringan Internet IKN Diperkuat, Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Ibu Kota Baru!”
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menekankan pentingnya posisi Jakarta sebagai kota MICE Internasional (MICE), khususnya setelah Jakarta tidak lagi berstatus sebagai ibu kota negara (IKN).
Continue reading “Jelang Lepas Status IKN, Jakarta Fokus Menjadi Kota MICE Internasional”
Jika berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ditinjau dari pengeluaran per kapita tahun 2023, daerah di Kaltim dengan standar hidup paling tinggi adalah Bontang. Continue reading “10 Daerah di Kaltim dengan Standar Hidup Paling Tinggi, No. 2 Dekat dengan IKN!”
Jarak Pontianak ke Balikpapan relatif dekat jika memanfaatkan moda transportasi pesawat terbang, tetapi cukup memakan waktu apabila menggunakan mobil. Continue reading “Jarak Pontianak ke Balikpapan Disertai Jadwal Penerbangan, Menuju Kota Terdekat dengan IKN!”
Mau berkunjung ke Pantai Istana Amal yang ada di sekitar IKN? Coba simak dulu informasi harga tiket masuk hingga jam operasionalnya di sini!
Continue reading “Pantai Istana Amal, Wisata Sekitar IKN yang Memukau”
Menurut informasi terbaru, setidaknya sudah ada dua investor asing pertama yang siap menanamkan modalnya di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal ini merupakan wujud nyata dari usaha pemerintah untuk melibatkan berbagai sektor dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Dari dua nama tersebut, salah satu perusahaan yang santer terdengar adalah Sembcorp Utilities Pte Ltd.
Kabar soal merapatnya Sembcorp Utilities sebagai investor asing pertama IKN disampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani.

Sembcorp Utilities Pte Ltd adalah perusahaan yang bergerak di bidang energi baru terbarukan (EBT).
Perusahaan ini berpusat di Singapura dan berstatus sebagai EBT ternama di Asia.
Sembcorp Utilities memiliki komitmen yang kuat terhadap transisi energi dan pembangunan berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan visi IKN sebagai kota pintar yang ramah lingkungan.
Dalam investasinya di IKN, Sembcorp Utilities menggelontorkan dana senilai $US60 juta atau sekitar Rp930 miliar.
Rencananya, investasi tersebut akan dimulai pada September 2024 untuk proyek pembangunan solar panel bertenaga 5-6 megawatt (MW).
Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam waktu kurang lebih 3 bulan sejak tanggal dimulainya investasi.
Kehadiran solar panel ini diharapkan mampu menambah suplai listrik dan air bersih di kawasan IKN.

Sembcorp Utilities bukan satu-satunya investor asing di IKN.
Masih ada Raffles Education Limited perusahaan yang bergerak dalam bidang pendidikan yang juga berasal dari Singapura.
Sebelumnya, sudah ada penandatanganan Memorandum of Understanding atau (MoU) antara Kementerian Investasi BKPM dengan Chairman dan CEO Raffles Education Limited, Chew Hua Seng.
MoU ini merupakan kerangka kerja kolaborasi antara Kementerian Investasi BKPM dengan Raffles Education Limited untuk memfasilitasi potensi investasi pendidikan di Indonesia.
Hal ini dilakukan agar tersedia fasilitas pendidikan berkualitas tinggi dan selaras dengan kebutuhan tenaga kerja di Indonesia, khususnya di IKN.
Masuknya dua perusahaan asing asal Singapura sebagai investor pertama IKN menjadi sinyal positif untuk pertumbuhan ekosistem investasi.
Kabar mengenai datangnya investor asing pertama di IKN sebenarnya sudah sempat dibocorkan oleh Plt Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.
Saat itu, Basuki menyebut bakal ada sekitar tujug investor yang ikut groundbreaking ke-8 pada bulan September 2024.
Meski tidak menyebut nama-nama investor tersebut, Basuki membocorkan sektor-sektor investasi yang akan ditanamkan modal, meliputi pendidikan dan hotel.
Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.
Bisnis pergudangan di Balikpapan mulai diminati investor seiring dengan pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.
Pasalnya, perpindahan ibu kota baru ke Nusantara tersebut rupanya menarik para investor untuk menanamkan investasi propertinya di sektor pergudangan.
Melansir kompas.com, tidak hanya di Balikpapan, permintaan pasar pergudangan juga terjadi di wilayah-wilayah lain sekitar IKN.
Dengan minat yang tinggi dan sebagai dampak positif dari pembangunan IKN, ke depannya Kota Balikpapan berpotensi memiliki pergudangan modern.
Bahkan, beberapa pengusaha sudah berinvestasi di sektor pergudangan dengan luas lahan yang cukup besar.
Simak informasinya lebih lanjut di bawah ini!

Bisnis pergudangan di Balikpapan atau sekitar IKN mulai diminati dengan adanya pengusaha yang membuka bisnis ini.
Menurut Country Head and Head of Logistics & Industrial Jones Lang LaSalle (JLL) Indonesia, Farazia Basarah, para investor mulai membuka gudang dengan luas lahan sekitar 5.000—10.000 meter persegi.
“Untuk di Kalimantan, karena ada imbas IKN, kita melihat ada demand di Balikpapan. Sebenarnya, agak cukup besar, mereka starting (mulai) 5.000 square meter—10.000 square meter,” kata Farazia melansir Kompas.com.
Farazia mengatakan bahwa investor tersebut bergerak dalam industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) atau perusahaan produk konsumen yang sering dibeli dan dikonsumsi.
Menurutnya, ada satu sampai dua perusahaan FMCG yang menginginkan pembukaan gudang di Balikpapan.
“Walaupun stoknya tidak ada, jadi oke boleh kita beli tanah kosong, nanti kita bangun pergudangan. Jadi, kita sudah melihat satu sampai dua permintaan [pergudangan] di dekat IKN,” ujar Farazia.
Melansir antaranews.com, nantinya IKN—Balikpapan—Samarinda akan membentuk segitiga pembangunan ekonomi yang saling melengkapi.
Khusus Balikpapan, ke depannya akan menjadi “otot” pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan pusat logistik dan layanan pengirimannya untuk sektor-sektor yang berorientasi pada impor dan ekspor.
Selain itu, Balikpapan juga bakal memperkuat peran superhub ekonomi dalam arus perdagangan antar dan intra-regional.

Tidak hanya potensi bisnis pergudangan di Balikpapan, di IKN Nusantara sendiri mulai dibangun kawasan pergudangan.
Sejauh ini, pemerintah berkomitmen membangun sebuah pergudangan modern di IKN Nusantara bernama Nusantara Warehouse Park.
Rencananya, pergudangan Nusantara Warehouse Park tersebut akan dilengkapi teknologi digital yang canggih.
Melansir situs ikn.go.id, pergudangan yang dirancang oleh PT Wulandari Bangun Laksana Tbk. ini akan berteknologi smart, sustainable, dan green.
Nusantara Warehouse Park juga terletak strategis karena berada di di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1C IKN.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menuturkan bahwa pembangunan area pergudangan modern di IKN tersebut mencapai 3,3 hektare.
Pembangunan yang dilakukan investor lokal IKN dari Kalimantan Timur ini menelan investasi senilai Rp100 miliar.
Dengan penerapan teknologi hijau dan praktik ramah lingkungan, Nusantara Warehouse Park diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri pergudangan di seluruh Nusantara.
Menurut Jokowi, industri pergudangan Nusantara Warehouse Park juga bakal melengkapi aktivitas pembangunan di Nusantara menyusul proyek-proyek lainnya, salah satunya Astra Biz Center IKN seluas 3,4 hektare.
***
Semoga informasi tersebut bermanfaat, Property People.
Lagi cari hunian terjangkau di Kalimantan Timur atau daerah lainnya?
Langsung saja kunjungi Rumah123 dan temukan segala jenis properti impian karena #SemuaAdaDisini.
IKN Nusantara akan mempunyai kawasan atraksi sosial bernama BSH Community Hub yang dilengkapi berbagai fasilitas lengkap, seperti penginapan, restoran, dan lainnya. Intip sejumlah potretnya pada artikel ini, Property People!
BSH Community Hub adalah sebuah proyek pembangunan yang bertujuan untuk menciptakan pusat kegiatan sosial di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Nantinya, kawasan tersebut akan menjadi tempat aktraksi sosial yang menggabungkan pusat kuliner, coworking space, dan hospitality.
Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek ini sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir tahun lalu dan sekarang masih dalam proses pembangunan.
Nah, hal yang menarik dari pembangunan BSH Community Hub adalah desainnya yang asri karena dikelilingi area hijau.
Penasaran dengan potret BSH Community Hub IKN Nusantara?
Intip gambar dan sejumlah fasilitasnya di bawah ini!
Melansir ikn.go.id, BSH Community Hub adalah proyek yang dibangun oleh investor lokal, yaitu PT Karya BSH Mandiri dengan total nilai investasi mencapai Rp370 miliar.
PT Karya BSH Mandiri merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang realestat dan properti.
Nantinya, BSH Community Hub akan menjadi kawasan yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga tempat berkumpul, bersantai, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat IKN.
Komisaris Utama PT Karya BSH Mandiri, Haryadi mengatakan bahwa proyek pusat komunitas di IKN Nusantara ini akan dilaksanakan dalam dua tahap.
Berdiri di atas lahan 1,7 hektare, tahap pertama proyek ini nantinya terdiri dari hotel BSH Qublika senilai Rp100, gedung pertemuan senilai Rp30 miliar, dan Restoran Kampung Kecil senilai Rp10 miliar.
Sementara itu, pada tahap kedua dilanjutkan dengan pembangunan apartemen senilai Rp200 miliar dan food court dengan nilai investasi Rp30 miliar.

BSH Community Hub menjadi salah satu proyek yang menarik di IKN.
Pasalnya, dari segi desain, BSH Community Hub dirancang dengan konsep modern yang memperhatikan integrasi alam dan kenyamanan untuk masyarakat.
Area di sekitar bangunan dipenuhi dengan ruang terbuka hijau, taman, dan plaza.
Hal ini dapat menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung interaksi sosial.

Kawasan ini juga tersedia jalur pejalan kaki (pedestrian) dan area publik yang terhubung dengan baik sehingga pengunjung dapat berpindah dari satu area ke area lainnya dengan mudah.
Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan BSH Hub Community ini dapat melengkapi fasilitas yang ada di kawasan IKN Nusantara.

“Semoga nanti BSH Hub Community ini akan menjadi tempat berkumpul, tempat pertemuan yang lengkap, yang membuat fasilitas yang ada di IKN ini semakin lengkap bagi kita semuanya,” katanya mengutip laman setkab.go.id.
***
Itulah potret BSH Community Hub di IKN Nusantara.
Bagaimana menurutmu?
Semoga ulasannya bermanfaat, Property People!
Kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.
**Sumber gambar: karyabsh.co.id
Setelah UU DKJ disahkan oleh Presiden Jokowi pada 25 April 2024 lalu, era Jakarta sebagai pusat pemerintahan Indonesia akan segera berakhir. Setelah Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemindahan ibu kota diterbitkan, secara resmi pusat pemerintahan Indonesia akan berpindah dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam UU Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).
Keppres Jokowi tersebut nantinya bakal menjadi tonggak dimulainya era baru dimana Jakarta tak lagi menjadi Ibu Kota yang kemudian pindah ke IKN sesuai UU DKJ.
“Pada saat UU ini resmi diundangkan, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta tetap berkedudukan sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia sampai dengan penetapan Keputusan Presiden mengenai pemindahan Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan,” demikian bunyi pasal 63 UU DKJ.
Meskipun UU DKJ disahkan, Presiden Jokowi belum memberikan pernyataan resmi mengenai waktu pasti penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Namun, berdasarkan peraturan yang berlaku, IKN dipastikan akan menjadi ibu kota negara yang baru menggantikan Jakarta.
Pembangunan di IKN terus berlanjut sebagai persiapan untuk perubahan status ibu kota ini, sembari menunggu diterbitkannya Keppres tersebut.

Selain itu, UU DKJ juga mengamanatkan Jakarta akan punya wilayah aglomerasi yang akan dipimpin Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka selaku Ketua Dewan Aglomerasi.
Hal itu juga turut ditegaskan dalam pasal 55 ayat 3 dari UU DKJ yang menyebutkan jika Dewan Kawasan Aglomerasi dipimpin langsung oleh Wakil Presiden dalam hal ini Gibran Rakabuming Raka.
Masih dalam pasal 55 UU DKJ, disebutkan bahwa Gibran akan bertanggung jawab untuk menyelaraskan pembangunan di kawasan aglomerasi Jakarta di masa mendatang.
Tugas Gibran nantinya akan mencakup pengembangan infrastruktur, sumber daya manusia, tata ruang, serta lingkungan.
Nantinya kawasan aglomerasi yang akan dipimpin Gibran Rakabuming Raka akan dijadikan satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional berskala global yang mengintegrasikan tata kelola pemerintah, industri, perdagangan.
Hal ini dikarenakan, setelah UU DKJ disahkan, Jakarta akan kehilangan statusnya sebagai ibu kota sebelum diterbitkannya Keppres.
***
Itulah penjelasan terkini mengenai UU DKJ.
Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.
***sumber foto header: Unsplash/Syahril Fadillah