Nusantara Superblock, Kawasan Serbaguna IKN dengan Fasilitas Mumpuni

Nusantara Superblock (NSB) akan menjadi salah satu proyek pembangunan besar di Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Nantinya, Nusantara Superblock akan menjadi sarana publik dengan fasilitas super-lengkap.

 

NSB merupakan hasil investasi dari PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK).

 

Sejauh ini, BSBK merupakan satu-satunya investor lokal Kalimantan Timur yang menanamkan investasinya di IKN.

 

Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Nusantara Superblock sejatinya sudah dilakukan pada 20 Desember 2023.

 

Proses pembangunannya pun akan dimulai dalam waktu dekat.

 

Penasaran dengan fasilitas yang akan tersedia di superblock super-lengkap IKN ini? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

 

Apa Itu Nusantara Superblock?

 

apa itu nusantara superblock

 

Nusantara Superblock adalah kawasan terintegrasi yang dibangun dengan konsep mixed-use development atau kawasan serbaguna.

 

Kawasan Nusantara Superblock akan dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare.

 

Di dalam superblock ini akan dibangun sederet fasilitas, mulai dari hotel bintang 5 dan 4, apartemen, pusat hiburan, gedung perkantoran, sekolah internasional, hingga fasilitas olahraga.

 

Dilansir CNN Indonesia, hotel bintang 5 yang akan dibangun nantinya akan memiliki 215 kamar.

 

Adapun untuk akomodasi hotel bintang 4 terdiri dari 200 unit kamar.

 

Akomodasi tersebut tentunya akan ditunjang dengan beragam fasilitas eksklusif.

 

Selain itu, akan dibangun pula delapan tower apartemen dan dua tower gedung perkantoran yang dilengkapi fasilitas mumpuni.

 

Nusantara Superblock dibangun dengan desain green building.

 

Hal itu sejalan dengan konsep IKN yang diproyeksikan sebagai kota hijau dan ramah lingkungan.

 

Untuk membangun Nusantara Superblock, BSBK menggelontorkan dana investasi hingga Rp3 triliun.

 

Rencana Pembangunan Nusantara Superblock

 

rencana pembangunan nusantara superblock

 

Pembangunan NSB akan dimulai dengan pengembangan Nusantara Sports & Community Center.

 

Ini merupakan salah satu fasilitas olahraga yang tersedia di kawasan NSB.

 

Nusantara Sports & Community Center akan dilengkapi sederet fasilitas olahraga dan hiburan, di antaranya lapangan futsal, lapangan badminton, area hiburan, dan mini retail.

 

Pembangunan Nusantara Sports & Community Center diharapkan bisa menunjang kebutuhan sosial, olahraga, dan hiburan bagi para ASN yang ditempatkan di IKN.

 

Selain fasilitas olahraga, BSBK juga secara paralel akan membangun Nusantara Warehouse Park di lahan seluas 3,3 hektare.

 

Nusantara Warehouse Park dibangun untuk memenuhi kebutuhan pergudangan logistik dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar IKN.

 

Lantas, kapan rencana pembangunan pusat perbelanjaan dan fasilitas lain di NSB dimulai?

 

Dilansir Kompas.com, pembangunan pusat perbelanjaan dan fasilitas lain di NSB akan mulai dibangun ketika kondisi pasar dan ekosistem IKN telah siap mendukung investasi tersebut.

 

Dengan kata lain, BSBK akan terlebih dahulu melihat potensi pasar di IKN.

 

Hal ini mengacu pada tingkat kunjungan di pusat perbelanjaan e-Walk dan Pentacity saat hari kerja (weekdays) yang berkisar 30.000-40.000 orang.

 

Sementara, saat akhir pekan (weekend) kunjungannya meningkatkan hingga 70.000 orang.

 

Patut diketahui, NSB bukan satu-satunya kawasan superblok yang akan dibangun di IKN.

 

Sebelumnya pembangunan proyek superblock lain juga telah dimulai oleh PT Pakuwon Jati Tbk.

 

Pakuwon Nusantara Superblock dibangun di atas lahan 7,2 hektar di Kawasan Sumbu Kebangsaan.

 

Proyek ini diprediksi memakan biaya pembangunan hingga Rp5 triliun.

 

Mirip seperti NSB, kawasan superblock ini nantinya akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, kondominium, dan hotel.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Ini Deretan Bank di IKN yang akan Layanan Transaksi Perbankan

Bank di IKN akan memberikan akses layanan perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha di IKN.

Dengan adanya jaringan perbankan yang kuat, IKN bisa berkembang jadi pusat ekonomi yang dinamis.

Lantas, apa saja bank di IKN yang akan beroperasi melayani transaksi perbankan? Simak perkembangannya berikut ini.

Bank BRI

Bank BRI di IKN

Menurut laman CNBC, BRI akan membangun BRI International Microfinance Center di lahan seluas 13.000 meter persegi.

Kompleks perbankan itu akan memiliki beberapa bagian, seperti BRI Office Nusantara yang memiliki 8 lantai, BRI Microfinance Gallery, dan BRI Community Hub.

Di dalam gedung BRI Office Nusantara, akan ada fasilitas seperti area perkantoran, lounge untuk nasabah prioritas, aula multifungsi, hingga BRI Microfinance Gallery yang digunakan untuk galeri UMKM.

Tak ketinggalan, ada juga BRI Community Hub yang akan digunakan sebagai tempat menggelar event dan gathering.

Peletakan batu pertama dari pembangunan Bank BRI sudah dilakukan pada Kamis (29/2/2024) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bank Mandiri

Bank Mandiri di IKN

Senada dengan BRI, Bank Mandiri juga akan membangun gedungnya di IKN.

Konsepnya adalah Mandiri Digital Services, yang memiliki luas bangunan kurang lebih 2.000 meter persegi dengan 2 lantai.

Desain dari bangunan tersebut akan ramah lingkungan, mendukung berkelanjutan, dan menggunakan solar panel sebagai salah satu sumber energinya.

Bank ini juga telah melakukan proses peletakan batu pertama pada Kamis (29/2/2024).

Bank BNI

Bank BNI di IKN

Selain BRI dan Mandiri, Bank BUMN lainnya yang akan memiliki kantor di IKN adalah BNI.

Gedung BNI akan memiliki fasilitas seperti perbankan smart digital dan desain bangunan ramah lingkungan serta futuristik.

Nantinya, gedung BNI akan dibangun di mini financial center di lahan seluas 9.000 meter persegi.

Proses peletakan batu pertama pembangunannya telah dilaksanakan pada Kamis (29/2/2024).

Bank BCA

BCA di IKN

Bukan hanya BUMN, akan ada juga bank swasta yang membangun kantornya di IKN, salah satunya adalah BCA.

Proses peletakan batu pertama pembangunan BCA sudah dilakukan pada Senin, (12/8/2024) oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Jokowi, masuknya BCA ke IKN menjadi pertanda bahwa investasi di Ibu Kota Nusantara akan sangat menguntungkan.

BPD Kaltimtara

Bank Kaltimtara

Berikutnya, bank di IKN lainnya adalah Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Utara atau BPD Kaltimtara.

Sebelumnya, Bank Kaltimtara memang sudah menyatakan kemungkinan rencana kerja sama layanan jasa perbankan dengan OIKN terutama mengenai pembayaran gaji pegawai IKN,  skema Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),  serta kerja sama dalam skema pembiayaan bidang sosial, budaya dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut ikn.go.id, rencana kerja sama itu telah disampaikan oleh Komisaris Utama Bank Kaltimtara, Zainuddin Fanani dan Direktur Utama Bank Kaltimtara Muhammad Yamin di Kantor OIKN, Menara Mandiri II, Jakarta pada Kamis, (6/4/2023).

***

Kehadiran bank di IKN bisa menjadi langkah strategis agar tersedianya layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha.

Berkat adanya bank tersebut, IKN akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang efisien dan modern.

Jadi, mari dukung proses pembangunan bank di IKN!

Kedaton Kutai Kartanegara: Daya Tarik, Tiket dan Rute

Kedaton Kutai Kartanegara adalah istana milik Sultan Kutai Kartanegara yang terletak di pusat kota Tenggarong. Sebagai diketahui, wilayah ini adalah ibu kota Kabupaten Kutai Kartanagara.

Istana yang sudah berdiri sejak zaman dahulu kala ini dibangun kembali pada 2002. Setelah dihidupkannya kembali Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Sekarang, Kedaton Kutai Kartanegara tidak hanya menjadi tempat tinggal sultan dan keluarganya. Namun selain itu menjadi pusat pelestarian seni dan budaya.

Istana Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ini memiliki berbagai daya tarik. Sehingga, membuatnya menjadi tujuan wisata populer.

Daya Tarik Kedaton Kutai Kartanegara

Foto: Google Photos

Replika Istana Kerajaan Kutai Kertanegara

Di dalam kedaton terdapat replika dari istana Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Replika ini menampilkan ruang tamu yang luas.

Selain itu, terdapat perlengkapan musik gamelan, ruang kerja, dan tempat tinggal Sultan dengan dekorasi khas Kesultanan Kutai.

Pagelaran Seni

Kedaton Kutai Kartanegara memang sering menjadi pusat pagelaran seni dan budaya. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan menarik.

Misalnya tarian tradisional, musik khas daerah, serta acara kebudayaan lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya Kutai dan Kalimantan Timur. 

Museum Mulawarman

Bila sudah puas menikmati istana, kita bisa museum tour. Pasalnya, di dekatnya terdapat Museum Mulawarman yang menyimpan berbagai artefak sejarah dan budaya Kutai.

Pengunjung dapat menemukan berbagai benda bersejarah seperti singgasana, pakaian kebesaran, tombak, keris, meriam, kalung, prasasti Yupa dan lain-lain.

Wisata Sejarah

Pengunjung dapat belajar tentang sejarah Kesultanan Kutai. Bisa pula melihat berbagai ukiran dan dekorasi yang mencerminkan budaya Dayak, Jawa, dan Kutai.

Setiap sudut kedaton dipenuhi dengan ornamen yang indah dan detail, mulai dari ukiran kayu hingga hiasan dinding yang menggambarkan cerita-cerita rakyat dan mitos lokal.

Kompleks Makam Kesultanan Kutai

Kompleks Makam Kesultanan Kutai Kartanegara adalah tempat persemayaman terakhir bagi lebih dari 140 anggota keluarga Kesultanan Kutai Kartanegara

Kompleks ini terletak di sebelah selatan gedung Keraton Kutai Kartanegara dan merupakan bagian dari Kompleks Museum Mulawarman di Tenggarong.

Itulah daya tarik yang ditawarkan oleh Kedaton Kutai Kartanegara sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah. Kesimpulannya pengunjung bisa melakukan berbagai kegiatan.

Mulai dari belajar sejarah, melihat pertunjukan seni, melakukan wisata religi dengan berziarah ke makam, sampai memburu aneka oleh-oleh.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara

kedaton kutai kartanegara

Foto: Google Photos

Kedaton Kutai Kartanegara tidak memungut biaya tiket masuk alias gratis. Pengunjung tidak perlu mengeluarkan dana untuk menikmati daya tarik istana ini.

Menariknya lagi, Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara selama 24 jam setiap hari. Namun, untuk kunjungan yang lebih nyaman, sebaiknya datang pada pagi atau sore hari.

Rute Menuju Kedaton Kutai Kartanegara

Alamat Kedaton Kutai Kartanegara di Jalan Monumen Timur, Desa Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Lokasi tersebut mudah dijangkau dari pusat kota Tenggarong Posisinya tidak jauh dari Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin (120 meter). Bisa ditempuh dalam 2 menit jalan kaki.

Sementara itu, jarak yang memisahkan Kedaton Kutai Kartanegara dan Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) yaitu ± 97 kilometer. Bisa ditempuh dalam waktu ± 2 jam perjalanan.

Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum untuk mencapai lokasi kedaton. Bila perjalanan dari Kota Balikpapan, rutenya melalui jalan berikut.

  • Jalan Bubutan
  • Jalan DI Panjaitan
  • Jalan Indrakila
  • Jalan MT Haryono
  • Jalan Balikpapan Samarinda/Jalan Soekarno Hatta
  • Jalan Swadaya
  • Jalan Gerbang Dayaku/Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah
  • Jalan Robert Wolter Mongsidi
  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan S Parman
  • Jalan Jembatan Besi
  • Kedaton Kutai Kartanegara

Sekian informasi yang bisa disampaikan oleh Rumah123. Semoga bermanfaat!

Ulasan Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

Ketika berkunjung ke Ibu Kota Nusantara alias IKN, jangan lewatkan Masjid Cheng Hoo Batuah di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Artikel ini akan mengulasnya secara lengkap.

Seperti diketahui, masjid memiliki peran sangat penting dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Selain tempat melaksanakan ibadah, masjid menjadi pusat pendidikan.

Anak-anak dan orang dewasa dapat belajar ilmu spiritual, Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan agama lainnya. Masjid juga mengakomodasi kegiatan sosial dan komunitas.

Umat Islam dapat menggunakan masjid untuk berkumpul dan bermusyawarah dalam rangka saling membantu sesama, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Begitu juga Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur memiliki peran yang sama. Berikut sejarah pembangunan masjid dekat ibu kota baru Indonesia ini.

Sejarah Pembangunan Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara dibangun pada 2006, kemudian diresmikan pada 2007 oleh Wakil Bupati Kutai Kartanegara yang menjabat saat itu, yakni HM Ghufron Yusuf.

Tanah untuk pembangunan masjid ini merupakan hasil swadaya masyarakat dan hibah dari Will Susanto, seorang nonmuslim. Tentu, hal ini menunjukkan kerukunan antar umat beragama.

Adapun pihak yang mendanai pembangunan Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur adalah Haji Muhammad Jos Soetomo, seorang pengusaha lokal.

Dengan demikian, Masjid Cheng Hoo Batuah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol persatuan dan kerja sama antarumat beragama di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Arsitektur dan Desain

masjid cheng hoo batuah kutai kartanegara kalimantan timur

Foto: Google Photos

Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur memiliki arsitektur yang khas. Warna merah menyala mirip kelenteng Tiongkok mendominasi masjid ini.

Selain itu, masjid ini juga memiliki kubah yang menjadi ciri khas masjid-masjid di Nusantara. Ukuran bangunan masjid ini sekitar 20×20 meter.

Besarnya Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara dapat menampung hingga 200 jemaah. Dengan kapasitas tersebut, masjid ini mampu mengakomodasi berbagai kegiatan keagamaan.

Contohnya seperti salat berjamaah, pengajian, dan acara-acara keagamaan lainnya. Desain interior pun nyaman, sehingga masjid ini ideal untuk melaksanakan ibadah secara khusyuk.

Fasilitas dan Kenyamanan

Masjid ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan para jemaah maupun musafir. Terdapat halaman parkir yang luas, dan taman dengan aneka ragam bunga.

Penerangan Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur juga dinyalakan selama 24 jam. Jadi, siapa pun dapat singgah ke masjid ini kapan pun.

Fasilitas lainnya dalam Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur adalah dua sumur bor untuk aliran air. Selain itu, terdapat genset dengan kapasitas 10.000 watt.

Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur menjadi Tempat Singgah Musafir

Alamat Masjid Cheng Hoo Batuah di Jalan Balikpapan━Loa Janan, Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Lokasi tersebut cukup strategis, yaitu di antara jalur Samarinda━Balikpapan. Maka itu, Masjid Cheng Hoo Batuah menjadi tempat singgah populer bagi para musafir.

Banyak pengunjung yang memanfaatkan kesempatan untuk berhenti sejenak, baik untuk melaksanakan ibadah maupun sekadar melepas lelah di masjid.

Keindahan arsitektur Masjid Cheng Hoo Batuah, yang memadukan unsur budaya Tionghoa dan Islam, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Selain itu, fasilitas yang lengkap dan suasana yang nyaman membuat masjid ini semakin diminati oleh para pelancong yang melintasi jalur tersebut.

Sekian ulasan lengkap tentang Masjid Cheng Hoo Batuah Kutai Kartanegara Kalimantan Timur yang lokasinya dekat IKN. Semoga informasi dari Rumah123 bermanfaat!

Peluang Investasi UMKM IKN, Menjanjikan?

Sumber foto ilustrasi UMKM IKN: mediaetam.com

UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) punya peran penting dalam roda perekonomian Indonesia.

Selain menciptakan lapangan kerja, sebagian besar nilai ekonomi negara dihasilkan oleh UMKM.

Pun begitu dengan UMKM IKN. Keberadaannya begitu penting, sehingga didorong agar bermunculan UMKM di ibu kota Indonesia yang baru.

Lalu, untuk UMKM di sekitar daerah mitra IKN, juga sedang diberikan perhatian agar terus berkembang.

Seperti apa fakta-fakta penting UMKM IKN? Ketahui selengkapnya melalui artikel ini.

Peluang Investasi UMKM IKN

UMKM kerajinan

Sumber: nomorsatukaltim.com

Peluang investasi UMKM di IKN bisa sangat prospektif, karena ibu kota baru Indonesia ini akan menjadi pusat aktivitas baru yang membutuhkan beragam jenis produk dan layanan.

Tidak hanya disuplai oleh industri besar, tentu kebutuhan produk dan layanan itu bisa saja didukung oleh UMKM.

Beberapa sektor kebutuhan di IKN yang bisa disuplai oleh UMKM di antaranya adalah sebagai berikut:

– Sektor kuliner

– Kerajinan tangan

– Suvenir

– Produk dan jasa ramah lingkungan

– Perdagangan ritel

– Layanan keuangan mikro

– Dan masih banyak lagi

Pendapat mengenai peluang investasi bagi UMKM IKN juga pernah disampaikan oleh Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi.

“Perpindahan IKN Nusantara menjadi peluang usaha bagi pengusaha maupun para pelaku UMKM. Dan IKN bisa menjadi salah satu pendorong peningkatan usaha, investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya, dikutip dari laman kaltimprov.go.id.

Kendati begitu, Hadi tak memungkiri adanya tantangan bagi UMKM yang ingin masuk ke pasar IKN.

Menurutnya, UMKM harus menghasilkan produk yang bisa bersaing dan bisa meningkatkan sumber daya manusianya.

“Para pelaku UMKM diharapkan terus meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat berkarya dan menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing di pasar global,” ujarnya.

UMKM Harus Digandeng Investor

Suasana kantin UMKM dengan pengunjung di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (13/2/2024). ANTARA/Bayu Saputra.

Sumber: ANTARA/Bayu Saputra

Pemerintah akan memberikan dukungan penuh agar UMKM terlibat dalam proses perkembangan IKN.

Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Sudiyarto, kemitraan antara usaha besar dan UMKM mendapatkan perhatian tersendiri.

Hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) dan peraturan turunannya yaitu Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kemitraan di Bidang Penanaman Modal antara Usaha Besar dengan UMKM.

Lebih lanjut Sudiyarto menyadari betapa pentingnya kontribusi UMKM dalam pembangunan nasional.

Pada tahun 2023, pelaku usaha UMKM mencapai sekitar 66 juta dengan kontribusi UMKM mencapai 61% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, setara Rp. 9.580 triliun serta penyerapan 117 juta pekerja.

“Harapannya, dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak dapat mendukung pengembangan dan keberlanjutan UMKM,” ujar Sudiyarto dikutip dari ksp.go.id.

Dengan adanya pernyataan tersebut, berarti UMKM bisa mendapatkan iklim usaha yang baik di IKN.

Ke depannya, UMKM bisa terus berkembang saat berkolaborasi dengan industri besar dan investor.

UMKM Dilibatkan dalam Rangkaian Kemerdekaan ke-79 RI di IKN

upacara 17 agustus di IKN

Bukti komitmen pemerintah untuk terus mendukung keterlibatan UMKM di IKN adalah dengan melibatkan UMKM pada rangkaian peringatan Kemerdekaan ke-79 RI di IKN Nusantara pada 2024.

Ada sekitar 300-400 UMKM yang terlibat dalam peringatan tersebut.

Sebelumnya, UMKM itu telah mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Menurut Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, salah satu UMKM yang berperan penting adalah yang bergerak di bidang makanan dan minuman.

“Penggerak ekonomi nasional Indonesia adalah UMKM. Oleh karena itu, teman-teman pelaku  UMKM perlu dibina dan diberi perhatian lebih, terutama UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman di wilayah IKN,” katanya, dikutip dari indonesia.go.id.

***

Peluang investasi di sektor UMKM masih menjanjikan, apalagi jika didukung pemerintah, infrastruktur modern, dan visi IKN sebagai kota berkelanjutan.

Dari sektor kuliner, kerajinan tangan, hingga teknologi ramah lingkungan, UMKM di IKN memiliki berbagai peluang untuk tumbuh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

Jadi, bagi kamu yang ingin menjajaki peluang emas usaha kecil menengah di IKN, inilah saatnya  berkontribusi dalam membangun kota masa depan yang dinamis dan inklusif.

Daftar Tempat Ibadah di IKN yang Bakal Dibangun

Tempat ibadah di IKN menjadi fasilitas yang wajib dibangun. Itu karena, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya fokus pada pembangunan secara ekonomi saja, tapi juga secara spiritual.

Lantaran Indonesia merupakan negara dengan 6 agama resmi yang diakui, yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, maka tempat ibadah di IKN pun akan beragam.

Penasaran ada tempat ibadah apa saja yang akan ada di ibu kota baru Indonesia? Berikut penjelasannya.

Masjid Negara di IKN

Masjid Negara IKN

Tempat ibadah yang akan dibangun di kawasan IKN adalah Masjid Negara.

Berbeda dari masjid-masjid lainnya, menurut laman ikn.go.id, nantinya tempat beribadah umat Islam ini akan dibangun dengan mengusung desain modern dan futuristik, namun tetap menampilkan kekhasan asli Nusantara.

Diharapkan, masjid tersebut akan menjadi percontohan untuk masjid di negara-negara lainnya.

Bakal ada dua filosofi yang akan diterapkan pada pembangunan masjid dengan nilai konstruksi Rp940 miliar ini.

Pertama, desain bangunan yang melingkar melambangkan kerukunan berbangsa, bernegara, serta beragama dalam masyarakat Indonesia.

Filosofi kedua, masjid itu akan menjadi simbol penguatan hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan sesama manusia, dan hubungan dengan alam.

Dicanangkan sebagai tempat wisata religi baru, nantinya Masjid Negara akan memiliki luas bangunan kurang lebih 59.081 meter persegi dan bisa menampung hingga 61.317 jemaah.

Tempat Ibadah Lainnya di IKN

Desain Basilika di IKN

Bukan hanya masjid, ada juga tempat ibadah di IKN dari agama lain yang akan dibangun.

Pembangunan tempat ibadah ini menjadi lambang kerukunan berbangsa, bernegara, serta beragama.

Presiden Jokowi mengatakan, tempat ibadah yang dibangun itu di antaranya adalah gereja untuk umat Katolik, vihara untuk umat Buddha, pura untuk umat Hindu, gereja untuk umat Kristen, dan klenteng untuk umat Konghucu.

Tidak cuma mengutamakan kegunaannya, masjid tersebut akan didesain ramah lingkungan.

“Akan dibangun di kawasan Nusantara dengan memerhatikan kegunaannya serta desain yang green dan smart,” kata Joko Widodo, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/1/2024).

Sayembara Kompleks Peribadatan di IKN

Desain Aku Rukun di IKN

Sebelumnya, telah digelar juga sayembara untuk desain dari IKN. Salah satu kategori dari sayembara tersebut adalah kompleks peribadatan.

Salah satu pemenang desainnya adalah Aku Rukun, karya firma arsitektur Titik Garis Bidang, yang melibatkan 13 arsitek.

Adapun beberapa arsitek tersebut di antaranya adalah Mei Mumpuni, Rego Nugroho, Iko Daeng, Dhanendra Prathama, Bondan Ramadhana, Niken Larasati, Josia Rastandi, Darmawan David, Feri Susanto, Agus Setiawan, Faris de Indonesia, serta Nindya Pratiwi.

Pada kompleks peribadatan itu, terlihat ada sejumlah tempat ibadah dari ke-6 agama yang resmi diakui di Indonesia.

Latar belakang dari kompleks peribadatan itu adalah karena Indonesia merupakan negara yang memiliki kemajemukan dalam beragama.

Menurut Prinsipal Titik Garis Bidang, Mei Mumpuni, perbedaan itu adalah hal yang patut disyukuri.

Kendati demikian, memang merupakan pekerjaan besar bagi setiap warga negara untuk menjaga kestabilitasan kerukunan umat beragama, meski Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Indonesia cukup tinggi, yaitu 73,83 (rentang 0-100).

“Dengan dasar pemikiran ini, kami mengusulkan kerukunan umat beragama sebagai tema desain kompleks peribadatan IKN,” kata Mei.

***

Sudah tahu tempat ibadah di IKN apa saja yang akan dibangun?

Pembangunan tempat ibadah itu bisa memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai perbedaan.

Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, diharapkan IKN juga dapat menjadi simbol kerukunan umat beragama di Indonesia.

Mari kita dukung pembangunan tempat ibadah di IKN!

Inilah Perkembangan Peran Rusia di IKN, Jadi Investasi?

Foto: Biro Setpres RI

Peran Rusia di IKN sudah mencapai tahap baru. Kini, negeri di Eropa Timur itu sudah menyatakan kesiapannya untuk membantu Indonesia dalam membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Seperti diketahui, pembangunan IKN membutuhkan investor agar prosesnya bisa terlaksana dengan baik.

Tak hanya investor dalam negeri, dibutuhkan juga investor dari luar negeri yang berasal dari sejumlah negara.

Salah satu negara yang ‘dibujuk’ oleh delegasi Indonesia adalah Rusia.

Seperti apa peran Rusia di IKN saat ini? Berikut perkembangan terbarunya.

Siap Berbagi Pengalaman dengan Indonesia

Dubes Rusia menjelaskan mengenai investasi di IKN

Foto: Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov (kanan) dan Duta Besar Rusia untuk ASEAN Evgeny Zagaynov (kiri) dalam pernyataan pers kepada media di Jakarta, Selasa (20/8/2024). (Liputan6/Benedikta Miranti)

Mengenai pembangunan IKN, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich mengungkapkan, pihaknya siap untuk berbagi pengalaman.

Dia menjelaskan, perusahaan Rusia bisa sangat berguna untuk kota baru dan penting seperti IKN, lantaran punya kompetensi di bidang yang terkait, terutama belajar dari pembangunan smart city di Moskow.

Menurutnya, pihak Rusia hanya perlu pemahaman lebih spesifik mengenai apa yang dibutuhkan oleh otoritas di IKN.

“Dan kita akan siap untuk melakukan sesuatu,” ujar Sergei, dikutip dari Liputan6.com.

Menantikan Proyek Konkret

Dubes Rusia bicara soal IKN

Dubes Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov saat memberikan keterangan di kediamannya di Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2024. (Medcom.id / Marcheilla Ariesta)

Dalam kesempatan yang sama, Sergei juga mengatakan, pihaknya belum menerima proyek konkret yang diajukan terkait peran Rusia di IKN.

Jadi, bisa dikatakan, investasi Rusia belum terlaksana.

Hanya saja, menurut Sergei, beberapa delegasi Indonesia memang telah menantikan perusahaan Rusia untuk melakukan sesuatu untuk IKN.

“Kami telah mendengar beberapa kali dari delegasi Indonesia bahwa mereka ingin melihat perusahaan Rusia melakukan sesuatu untuk ibu kota baru Anda,” ujar Sergei dalam pernyataan pers kepada media di kediamannya di Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Mengembangkan Perumahan

Magnum Estate Perusahaan Asal Rusia

Selain disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, minat investasi Rusia di IKN juga pernah disampaikan oleh perusahaan asal Rusia bernama Magnum Estate.

Co-founder Magnum Estate, Igor Maximov sempat berujar, IKN akan potensial di masa depan.

Pihaknya mengaku akan membangun proyek residensial untuk mengakomodasi kebutuhan tempat tinggal agar tercipta gaya hidup urban perkotaan.

“Layaknya Dubai, dan kota-kota dunia lainnya,” ujar Igor dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya, Igor juga mengaku telah menyuarakan mengenai pembangunan Indonesia di sejumlah forum ekonomi dunia, pameran internasional, dan pertemuan tingkat tinggi lainnya.

Menurutnya, Magnum Estate ingin terus menarik investasi dan wisatawan masuk ke Indonesia, termasuk IKN.

Rusia akan Ambil Bagian dalam Rencana IKN

Presiden Jokowi pernah melakukan kunjungan kerja ke Rusia pada 2022.

Ketika itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pernah membahas mengenai investasi Rusia di IKN dengan Presiden Vladimir Putin.

Dalam kesempatan itu, Putin menawarkan agar perusahaan kereta api Rusia berinvestasi di IKN.

Menurut pernyataan Kedutaan Besar Rusia, Presiden Putin memang mengaku, Moskow akan mengambil bagian dalam rencana pembangunan IKN yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

***

Itulah dia perkembangan keikutsertaan Rusia di IKN.

Berdasarkan penjelasan di atas, Rusia memang telah menyatakan ketertarikannya berinvestasi dan terlibat dalam pembangunan infrastruktur ibu kota baru,

Seiring dengan berjalannya waktu, kita akan melihat bagaimana kemitraan ini berkontribusi pada masa depan IKN.

Daya Tarik Pulau Kumala Kutai Kartanegara & Harga Tiket Masuk

Pulau Kumala di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur adalah destinasi wisata yang menarik. Apa saja daya tarik pulau ini dan berapa harga tiket masuknya? Yuk, simak!

Seperti diketahui, Pulau Kumala merupakan sebuah pulau di daerah delta Sungai Mahakam. Bentuk pulau memanjang di sebelah barat Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Pada 2000 lalu, Pulau Kumala dibangun menjadi sebuah kawasan wisata. Sayang, pembangunannya sempat dihentikan, tetapi sekarang pulau ini sudah bisa dikunjungi.

Ada beberapa daya tarik yang dimiliki oleh Pulau Kumala Kutai Kartanegara, mulai dari keindahan alamnya hingga aktivitas seru yang bisa dilakukan oleh pengunjung.

Daya Tarik Pulau Kumala Kutai Kartanagara

Foto: Okezone

Keindahan Alam dan Lokasi

Pulau Kumala terletak di tengah Sungai Mahakam dan memiliki luas sekitar 85 hektare. Pulau ini awalnya merupakan delta yang terbentuk dari sedimentasi lumpur sungai.

Dari atas, pulau ini tampak seperti kapal yang memanjang. Bentuk pulau demikian memberikan kesan unik dan menarik bagi para pengunjung.

Selain itu, pemandangan sungai yang mengelilingi Pulau Kumala tampak sangat indah. Maka dari itu, destinasi wisata di Kalimantan Timur ini menarik untuk dikunjungi.

Wahana Hiburan dan Permainan

Pulau Kumala menawarkan lebih dari sepuluh wahana permainan yang menyenangkan, seperti jet coaster, bombom car, dan kereta gantung. Salah satu daya tarik utama adalah sky tower

Menara tersebut mempunyai tinggi 70 meter yang bisa berputar. Memberikan pemandangan 360 derajat dari sekitar pulau hingga Kota Tenggarong.

Dengan berbagai wahana yang menarik dan fasilitas yang lengkap, Pulau Kumala menjadi destinasi wisata yang sempurna untuk keluarga dan pengunjung dari segala usia.

Akuarium Raksasa

Pulau ini juga memiliki akuarium raksasa yang menampung ikan pesut (Orcaella brevirostris), spesies lumba-lumba air tawar yang terancam punah.

Akuarium ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat dari dekat kehidupan dan perilaku ikan pesut, yang biasanya sulit ditemukan di alam liar.

Selain itu, akuarium ini juga berfungsi sebagai pusat edukasi dan konservasi, meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi spesies yang terancam punah.

Dekorasi dan Spot Foto

Pulau Kumala dihiasi dengan berbagai dekorasi menarik, termasuk patung naga dan lembuswana, yang bagus dijadikan spot berswafoto.

Patung-patung ini tidak hanya menambah keindahan visual pulau, tetapi juga memberikan sentuhan budaya lokal yang khas. Patung naga hadir dengan detail ukiran yang rumit.

Sementara itu, patung lembuswana merupakan simbol mitologi Kutai Kartanegara. Menambah elemen sejarah dan kebudayaan yang kaya di Pulau Kumala.

Budaya dan Sejarah

Pulau Kumala menggabungkan unsur kebudayaan Kutai Kartanegara dengan fasilitas modern. Ada beberapa rumah adat Dayak & pusat pengalaman Dayak yang memberikan nilai edukatif.

Rumah-rumah adat itu dibangun dengan detail arsitektur tradisional yang autentik, memungkinkan pengunjung untuk merasakan dan memahami kehidupan serta budaya Dayak.

Sedangkan pusat pengalaman Dayak menawarkan berbagai kegiatan interaktif, seperti demonstrasi kerajinan tangan, tarian tradisional, dan cerita rakyat.

Dengan kombinasi ini, Pulau Kumala tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat pembelajaran budaya yang berharga.

Harga Tiket Masuk Pulau Kumala

Foto: Kompas.com

Pulau yang terletak di tengah Sungai Mahakam ini sudah dikunjungi oleh lebih dari 500 orang. Hal tersebut menunjukkan popularitasnya sebagai destinasi wisata.

Pengunjung yang datang ke Pulau Kumala dikenakan harga tiket masuk terjangkau, yaitu registrasi sebesar Rp10.000 bagi dewasa dan Rp5.000 bagi anak-anak.

Dengan harga tiket yang ramah di kantong, Pulau Kumala menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam, wahana permainan, serta edukasi.

Rute ke Pulau Kumala

Taman Wisata Pulau Kumala berada dalam radius 27 kilometer dari Kota Samarinda. Perjalanan ke pulau ini bisa ditempuh melalui Jembatan Kutai Kartanegara.

Waktu tempuh yang diperlukan yaitu sekitar 30 menit. Sementara itu, jarak dari Kota Balikpapan ke Pulau Kumala sekitar 130 kilometer, ini bisa ditempuh kurang lebih 3 jam via jalur darat.

Selain itu, Taman Wisata Pulau Kumala juga bisa dicapai dengan transportasi air melewati Sungai Mahakam. Demikian ulasan tentang Pulau Kumala, semoga bermanfaat!

Kolaborasi UGM dan NUS untuk Pengembangan IKN Menjadi Kota Berkelanjutan

Melalui kerja sama yang erat, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Nasional Singapura (NUS) berkolaborasi untuk melakukan pengembangan IKN dalam penelitian dan akademis. Tujuannya adalah untuk merancang dan membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi sebuah pusat perkotaan yang tidak hanya modern dalam infrastrukturnya, tetapi juga berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam.

 

Adapun program pengembangan IKN ini dirancang untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya menyamakan tingkat pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

 

Keterlibatan aktif dari berbagai pihak, seperti lembaga pemerintahan, perusahaan, dan institusi pendidikan, diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan tersebut.

 

Rektor UGM, Prof Ova Emilia, menjelaskan bahwa kerja sama ini menyatukan pakar dari kedua universitas untuk membahas agenda penelitian terkait pengelolaan IKN.

 

“Dengan berfokus pada keberlanjutan pembangunan dan pengelolaan IKN, kita ingin menyinergikan kebijakan pemerintah dengan inovasi akademis dan solusi praktis,” ungkapnya di Yogyakarta pada Senin (2/9/2024).

 

Bisa Berharmoni untuk Pemulihan Keanekaragaman Hayati

 

Ia berharap sinergi ini dapat menjadi langkah maju dalam mencapai tujuan bersama, yaitu pembangunan yang harmoni dengan alam, dengan fokus pada upaya pemulihan keanekaragaman hayati.

 

Kerjasama pengembangan IKN ini juga melibatkan penelitian mendalam untuk menemukan solusi atas permasalahan yang mungkin timbul akibat pembangunan IKN di masa depan.

 

Fokus utama penelitian ini adalah pada upaya peningkatan kualitas udara dan air di sekitar IKN, serta perbaikan kondisi iklim lokal.

 

Tujuan akhir dari riset ini adalah untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di IKN, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan kota.

 

“Hal ini, pada gilirannya, akan berkontribusi dalam mengembangkan kota yang berkelanjutan di masa depan,” tambah Ova.

 

Platform Kolaborasi UGM dan NUS

 

 

 

ugm dan nus

sumber: ugm.ac.id

 

Sebagai tambahan, UGM dan NUS berkomitmen untuk menciptakan platform bagi para ahli dan pembuat kebijakan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

 

Tujuannya adalah untuk merangsang inovasi dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan kota baru yang berkelanjutan, dengan memanfaatkan keahlian akademis dan kemajuan teknologi yang dimiliki kedua universitas.

 

President NUS, Prof Tan Eng Chye, menyatakan bahwa NUS sebagai universitas terkemuka Singapura berfokus pada pendekatan global dalam pendidikan dan penelitian, dengan penekanan pada keahlian Asia.

 

Ia berharap kolaborasi dengan UGM ini dapat menghadapi isu-isu penting dan kompleks yang relevan dengan Asia dan dunia, terutama di bidang energi, keberlanjutan lingkungan, pengobatan, dan teknologi canggih.

 

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun IKN sebagai kota yang modern, berkelanjutan, dan inklusif.

 

***

 

Itulah penjelasan terkini mengenai pengembangan IKN.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

 

***sumber foto header: finance.detik.com