Fakta-fakta Hotel Vasanta IKN: Pemilik & Konsepnya

Hotel Vasanta merupakan hotel kedua yang dibangun di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Rencananya, Hotel Vasanta IKN akan dibangun dengan konsep hotel bintang 4.

Selain unit dan fasilitasnya yang mewah, keunggulan dari Vasanta IKN adalah lokasinya yang tidak jauh dari Istana Negara.

Hotel tersebut ikut membantu dalam mengakomodasi kebutuhan tempat menginap bagi tamu yang datang ke ibu kota baru, baik investor, ASN, perwakilan negara, atau tamu-tamu lainnya.

Dalam artikel ini, Rumah123 membahas fakta-fakta seputar Hotel Vasanta di IKN, mulai dari siapa pemiliknya hingga ulasannya.

Profil Perusahaan di Balik Hotel Vasanta IKN

Website resmi Vasanta Group

Perusahaan yang berada di balik Hotel Vasanta adalah PT Sirius Surya Sentosa atau Vasanta Group.

Berdiri sejak 2015, perusahaan yang sudah berstatus Tbk ini adalah perusahaan manajemen dengan portofolio real estat yang terdiversifikasi.

Proyek yang berada di bawah naungannya di antaranya adalah Innopark di Bekasi, Shila di Sawangan di Depok, Vasanta Ecotown di Depok, Mawatu dan Nawa di Labuan Bajo, dan DMP di Daan Mogot.

Hingga saat ini, perusahaan sudah mengakuisisi lahan seluas lebih dari 120 hektare, yang berlokasi di Jawa dan NTT.

Adapun pendiri dari Vasanta Group adalah Agnus Suryadi, Nicholas Hum, Erick Wihardja, dan Denny.

Kisah pendirian dari Vasanta bermula dari Tri Ramadi, Agnus Suryadi, dan Erick Wihardja  yang membangun Sirius Surya Sentosa.

Kemudian pada 2020, melalui akuisisi proyek Shila di Sawangan, Nicholas Hum dan Denny Asalim masuk ke dalam tim.

Hasil dari penggabungan tersebut membuat perusahaan berganti nama jadi Vasanta Group.

Berbagai kolaborasi telah dilakukan oleh perusahaan, termasuk bermitra dengan raksasa internasional seperti Mitsubishi Corporation dan Lotte Group.

Baca juga: 4 Rekomendasi Hotel dekat IKN yang Aksesnya Mudah, Fasilitas Terjamin!

Pemilik Vasanta Group

Pendiri Vasanta Group

Seperti dijelaskan sebelumnya, pemilik Vasanta Group adalah Tri Ramadi, Agnus Suryadi, dan Erick Wihardja yang merupakan pendiri asli Sirius Surya Sentosa.

Kemudian, Nicholas Hum dan Denny Asalim masuk ke dalam tim melalui proses akuisisi Shila.

Berikut adalah profil singkat pendiri atau pemilik Vasanta Group yang tercatat dalam laman resminya.

1. Tri Ramadi

Tri Ramadi, yang merupakan pendiri, tercatat pernah menjadi petinggi di PT Alam Sutera Realty Tbk.

Seperti diketahui, perusahaan tersebut terkenal karena proyek kota mandirinya bernama Alam Sutera yang berdiri di lahan seluas lebih dari 800 hektare di Serpong, Tangerang.

Kemudian, Tri Ramadi juga tercatat sebagai pemegang saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk melalui skema private placement.

2. Agnus Suryadi

Agnus pernah bekerja di beberapa perusahaan firma keuangan seperti PwC, Deloitte, dan Arthur Andersen.

Pria lulusan STIE IBII Jakarta Bachelor’s Degree Accounting 1993-1997 ini juga pernah menjabat sebagai Product & Support Audit Head Bank Danamon Indonesia dan Investor Relation & Subsidiaries Support Head.

Baca juga: 4 Potret Hotel Jambuluwuk di IKN Nusantara Berkonsep Etnik, Biaya Pembangunan Rp300 Miliar!

3. Nicholas Hum

Pria lulusan University Technology Malaysia dan James Watts College ini pernah menjadi petinggi di beberapa perusahaan properti.

Di antaranya, Nicholas Hum pernah menjadi Co-Founder Quanta Land Indonesia, CEO Swancity Lavon Residential CFLD International, Director di Residential JLL Australia, dan Chief Marketing Office Country Garden Group Malaysia.

4. Erick Wijhardja

Erick adalah pria lulusan Victoria University of Wellington yang pernah menjadi CFO PT Bekasi Fajar, bekerja di Coal Mining Argo Manunggal Group, hingga PT Indika Energy Tbk.

Dengan pengalamannya itu, Erick andal dalam pasar modal, aktivitas korporasi, merger dan akuisisi, serta struktur penggalangan dana.

5. Denny Asalim

Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun di bidang pemasaran real estat, Denny Asalim pernah menjadi direksi Pakuan Tbk dengan memimpin lebih dari lima portofolio proyek di Indonesia dan Singapura.

Pria lulusan Curtin University Bachelor of Commerce ini pernah juga tercatat sebagai Co-Founder Telepot Co-Kitchen, Co-Founder SQM Property,  Co-Founder Quanta Land Indonesia, dan pernah bekerja di CFLD International sebagai Vice President Sales Marketing.

Konsep Hotel Vasanta IKN

Groundbreaking Hotel Vasanta IKN

Vasanta IKN akan menjadi hotel yang memiliki desain modern dan ramah lingkungan, dengan mengedepankan konsep smart hotel.

Konsep itu sejalan dengan grand design IKN yang memang ingin menjadi kota pintar sekaligus mengutamakan keberlanjutan lingkungan hidup.

Adapun fasilitas yang tersedia di hotel dengan efisiensi energi ini adalah kolam renang, gym, spa, dan klub anak-anak.

Dari segi lokasi, Hotel Vasanta yang dekat Istana Negara menjadi pilihan yang strategis untuk para pengunjung, termasuk pejabat negara dan wisatawan.

Peletakan batu pertama Hotel Vasanta sudah dilakukan pada 23 September 2023, yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Proyek hotel di IKN ini merupakan hasil kerja sama antara Vasanta Group dan PT Bina Karya (Persero) yang berfungsi sebagai Badan Usaha Otorita (BUO).

Baca juga: Hotel Qubika IKN, Usung Konsep Unik dan Eco-friendly

Itu dia fakta seputar Hotel Vasanta IKN, mulai dari pemilik dan konsep hotelnya.

Menarik untuk mengetahui perkembangan hotel tersebut, dan kontribusinya terhadap pembangunan IKN.

Dengan membaca informasi pada artikel ini, semoga Anda bisa mendapatkan referensi tambahan seputar hotel di IKN.

Siap Beroperasi, Jokowi Resmikan Rumah Sakit Hermina Nusantara

Rumah Sakit Hermina Nusantara sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, pada Jumat, 11 Oktober 2024.

 

RS Hermina merupakan salah satu fasilitas kesehatan penting, terutama bagi ASN yang dalam waktu dekat pindah ke Ibu Kota Nusantara.

 

Menurut dr. Hasmoro, Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, RS Hermina Nusantara dibangun di atas lahan seluas 20.700 meter persegi.

 

Sementara, total luas bangunannya mencapai 28.210 meter persegi.

 

RS Hermina sendiri mempunyai kapasitas 200 tempat tidur pasien dengan total delapan lantai.

 

Untuk tahap pertama yang baru rampung dan diresmikan, kapasitasnya mencapai 50 tempat tidur pasien yang menyebar di lima lantai.

 

Sampai saat ini, biaya pembangunan RS Hermina Nusantara sudah menyerap anggaran Rp500 miliar dari total alokasi Rp650 miliar.

 

Dalam waktu dekat, pihak pengelola berencana akan meningkatkan kapasitas rumah sakit.

 

Target penambahannya mencapai 100 tempat tidur pada tahun 2025 mendatang.

 

Sebagai langkah awal, RS Hermina Nusantara akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti RS Hermina Balikpapan, RS Hermina Samarinda, dan Kementerian Kesehatan.

 

Investor Pertama di IKN

 

Rumah Sakit Hermina Nusantara

 

Sebagai informasi, PT Medikaloka Hermina Tbk bisa disebut sebagai investor pertama di IKN yang menyampaikan komitmennya sejak tahun 2022.

 

Selang satu tahun komitmen tersebut diwujudkan dengan adanya groundbreaking rumah sakit.

 

Sampai akhirnya RS Hermina dapat beroperasi pada tahun 2024 ini.

 

Sejak mulai dicanangkan, RS Hermina Nusantara bakal mengusung konsep green dan smart building.

 

Bahkanm direktur utama PT Medikaloka Hermina Tbk mengatakan, RS Hermina Nusantara ditargetkan meraih akreditasi nasional dan internasional.

 

Rumah Sakit Lainnya Sedang Dibangun di IKN

 

Selain RS Hermina, beberapa rumah sakit pun sedang dibangun di dalam kawasan IKN.

 

Beberapa rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Umum Pusat Ibu Kota Nusantara, Rumah Sakit Abdi Waluyo, dan Rumah Sakit Mayapada.

 

Khusus untuk RS Mayapada, rumah sakit ini juga sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo belum lama ini.

 

Namun, untuk rumah sakit lain sedang dalam proses pembangunan.

 

Itulah informasi tentang Rumah Sakit Hermina Nusantara yang telah diresmikan dan mulai beroperasi di IKN.

 

Semoga bermanfaat!

Bedah Arsitektur Rumah Sakit Vertikal IKN Karya Andra Matin

Rumah Sakit Vertikal (RSV) adalah salah satu nama rumah sakit di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ini adalah fasilitas layanan kesehatan pertama milik Pemerintah Republik Indonesia.

Pembangunan Rumah Sakit Vertikal IKN melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Peletakan batu pertama (groundbreaking) dilaksanakan Desember 2023 lalu.

Rumah Sakit Vertikal IKN berdiri di lahan seluas 38.000 meter persegi. Pusat kesehatan ini difokuskan untuk memberikan layanan kesehatan stroke dan jantung.

RS Vertikal Kementerian Kesehatan merupakan rumah sakit keempat di IKN. Sebelumnya ada Rumah Sakit Hermina, Rumah Sakit Abdi Waluyo, dan Rumah Sakit Mayapada.

Pengembangan Rumah Sakit Vertikal IKN bagian dari transformasi fasilitas layanan kesehatan rujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di ibu kota anyar.

Arsitektur Rumah Sakit Vertikal IKN

rumah sakit vertikal ikn

Foto: Detikcom

Perancang bangunan Rumah Sakit Vertikal IKN adalah arsitek lokal ternama, yaitu Andra Matin. Awalnya, rumah sakit ini ingin dibuat seperti bangunan tradisional di Pulau Kalimantan.

Namun, Andra Matin mengungkapkan bahwa ide tersebut dirasa kurang menggambarkan ibu kota baru. Maka itu, desain berubah supaya bisa mencerminkan Indonesia.

Jadi, perancangan gedung rumah sakit disesuaikan dengan konsep IKN sebagai green city. Di mana semua bangunan didesain khusus dengan memperhatikan aspek lingkungan.

Termasuk bangunan Rumah Sakit Vertikal IKN yang bagian fasadnya dilapisi oleh kisi-kisi kayu ulin. Fungsinya, yaitu menghalau sinar matahari langsung masuk ke dalam.

Alasan menggunakan kayu ulin karena material bangunan ini mempunyai ketahanan bagus jika dibandingkan dengan jenis kayu lain. Selain itu, mudah ditemukan di Pulau Kalimantan.

Maka itu, kayu ulin mencerminkan bangunan tropis yang banyak ditemukan di Indonesia. Mengingat filosofi pembangunannya sendiri yaitu “dari Kalimantan untuk Kalimantan.”

Andra Matin juga memastikan bangunan Rumah Sakit Vertikal IKN mendapatkan sirkulasi udara yang baik meskipun bangunannya dilapisi oleh kisi-kisi kayu ulin.

Lalu untuk memaksimalkan pertukaran udara, arsitek pun membangun taman dan lobi di tengah bangunan sepanjang 15 meter. Area ini membelah rumah sakit menjadi dua bangunan.

Bangunan kiri terdiri dari 10 lantai, sedangkan sisi bangunan kanan terdiri dari tujuh lantai. Dengan begini, udara dan cahaya bisa masuk melalui area tersebut.

Nantinya bangunan Rumah Sakit Vertikal IKN pun akan ditumbuhi oleh aneka tanaman dan pepohonan. Sehingga, akan terasa lebih menyatu dengan lingkungan sekitarnya.

Andra Matin memastikan material bangunan  Rumah Sakit Vertikal IKN mudah dirawat. Selain itu, arsitek memilih warna gelap dengan tone hangat, sehingga tak akan mudah kotor.

Fasilitas RS Vertikal IKN

Foto: Detikcom

Berdasarkan informasi dari halaman resmi Kemenkes, terdapat 250 kamar tidur di  Rumah Sakit Vertikal IKN. Angka tersebut terdiri dari ruangan berikut.

  • Kamar tidur pasien kelas standar.
  • Ruang rawat inap VVIP.
  • Ruang rawat inap VIP.
  • Kamar isolasi,
  • Intensive care unit (ICU)
  • Intensive cardiovascular care unit (ICVCU)
  • ICU Isolasi
  • Special care unit (SCU)
  • Pediatric intensive care unit (PICU)
  • Neonatal intensive care unit (NICU)
  • High care unit (HCU)
  • Perinatologi.

Bukan hanya itu, Rumah Sakit Vertikal IKN pun menawarkan layanan pertolongan medis dalam periode kritis atau golden period, yakni kurang dari 120 menit.

Waktu terhitung sejak pasien serangan jantung masuk dari pintu Instalasi Gawat Darurat (IGD) sampai tata laksana reperfusi (stabilitas pasien).

Sementara itu, bagi pasien stroke akut, Rumah Sakit Vertikal IKN memberikan penanganan yang time-sensitive atau berbasis waktu agar mendapatkan hasil akhir yang berbeda.

Progres Pembangunan Rumah Sakit Vertikal IKN

rumah sakit vertikal ikn

Rumah Sakit Vertikal di IKN dikabarkan akan segera diluncurkan. Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, pusat kesehatan ini mulai dioperasikan sejak pertengahan Agustus 2024.

Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bagian struktur bangunan Rumah Sakit Vertikal di IKN sudah terbangun semua.

Sisanya sedang dalam penyelesaian arsitek. Andra Matin sendiri mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan pembangunan lantai atas.

Demikian informasi tentang Rumah Sakit Vertikal di IKN. Semoga informasi dari Rumah123 mengenai ibu kota baru ini bermanfaat untuk Anda!

Rencana Pengusaha Tambang Investasi di IKN Nusantara, Siap Bentuk Konsorsium!

Tidak hanya investor yang bergerak di sektor properti, sejumlah pelaku usaha lain pada sektor pertambangan juga rupanya tertarik untuk berinvestasi di IKN Nusantara. Berikut rencana para pengusaha tambang investasi di IKN.

 

Ketertarikan pengusaha tambang untuk investasi di ibu kota baru Nusantara diungkapkan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo pada Rabu (9/10/2024).

 

Dalam pertemuan tersebut, Rosan mendampingi 16 pengusaha pertambangan yang bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

 

Menurut Rosan, pertemuan para pengusaha pertambangan itu berkaitan dengan minat pelaku usaha tambang yang menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di IKN Nusantara.

 

Melansir detik.com, mayoritas pengusaha tambang yang bertemu dengan Presiden Joko Widodo itu memiliki area operasi di Kalimantan.

 

Sejumlah pengusaha di sektor ini tertarik menanamkan modalnya di berbagai sektor di IKN Nusantara, Kalimantan Timur, yang bertajuk ‘dari Kalimantan dan untuk Kalimantan.’

 

Simak informasinya lebih lengkap di bawah ini, Property People!

 

Rencana Pengusaha Tambang Investasi di IKN Nusantara, Siap Bentuk Konsorsium

pengusaha tambang investasi di ikn

Sumber: Unsplash/Dominik Vanyi

 

Minat para pengusaha tambang investasi di IKN Nusantara tersebut rupanya tidak main-main.

 

Pasalnya, Rosan Roeslani mengatakan bahwa para pengusaha pertambangan siap membentuk konsorsium agar bisa berinvestasi pada sejumlah sektor di IKN.

 

Melansir antaranews.com, para pengusaha pertambangan akan membentuk konsorsium untuk membangun berbagai infrastruktur di Nusantara.

 

Adapun rencana pembangunan tersebut meliputi pembangunan taman bermain, membangun komunitas dan mendorong terciptanya gaya hidup, membangun restoran, hingga terbuka peluang membangun perkantoran dan lainnya.

 

“Jadi ini adalah suatu kerja sama dari para pengusaha tambang untuk membangun IKN bersama-sama,” kata Rosan mengutip laman antaranews.com.

 

Minat Investasi, Pengusaha Tambang Bakal Berkunjung ke IKN Nusantara

pengusaha tambang investasi di ikn

Sumber: jpnn.com

 

Seiring dengan ketertarikan sejumlah pengusaha tambang investasi di IKN tersebut, Rosan akan mengajak para pengusaha pertambangan untuk berkunjung ke IKN pada Jumat 11 Oktober 2024.

 

Ajakan pelaku usaha tambang untuk datang ke ibu kota baru itu bertepatan dengan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Nusantara.

 

Menurut Rosan, salah satu pengusaha tambang yang ikut dalam kunjungan tersebut adalah Direktur Utama PT Adaro Energy Tbk., Garibaldi Thohir, yaitu adik dari Menteri BUMN Erick Thohir.

 

Rosan mengatakan bahwa Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir itu memegang prinsip “seeing is believing” sehingga menjadi alasan bagi para pengusaha untuk melihat langsung progres pembangunan IKN.

 

“Karena tadi Pak Boy (Thohir) menyampaikan, seeing is believing. Biar mereka bisa melihat pembangunan yang begitu baik, begitu lancar di IKN ini sehingga mereka menimbulkan minat untuk investasi yang lebih besar lagi,” kata Rosan melansir laman cnnindonesia.com.

 

Dengan kunjungan pelaku usaha pertambangan ke IKN, Rosan berharap para pengusaha tersebut makin yakin untuk berinvestasi di IKN Nusantara.

 

Adapun, Rosan mengatakan bahwa sejauh ini sudah ada beberapa investasi yang masuk di IKN, baik dari sektor swasta dan pemerintah.

 

Nilai investasi swasta di IKN telah mencapai sebesar Rp58,6 triliun, sedangkan nilai investasi dari pemerintah tembus Rp85 triliun.

 

***

Semoga informasi mengenai rencana pengusaha tambang investasi di IKN tersebut bermanfaat.

 

Simak perkembang lain seputar IKN Nusantara lainnya pada laman ini, ya.

 

Nah, jika kamu sedang mencari hunian di sekitar IKN, langsung saja kunjungi Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Pembangunan IKN Turut Libatkan Peran Ahli Geologi agar Berharmoni dengan Alam

Pembangunan IKN bukan hanya sekadar relokasi gedung-gedung pemerintahan. Pasalnya, proyek ini dinilai menjadi langkah strategis untuk menciptakan sebuah kota pintar yang berdampingan harmonis dengan alam.

 

Ibu Kota Nusanatara (IKN) sendiri dirancang sebagai model kota masa depan Indonesia yang berkelanjutan, mengutamakan lingkungan hidup, dan menjadi simbol kemajuan bangsa.

 

Terkait itu, para ahli Geologi di Indonesia memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa pembangunan IKN tidak merusak ekosistem yang ada, melainkan justru memperkuat ketahanan lingkungan dan mendukung keberlanjutan kota ini dalam jangka panjang.

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan hal itu saat membuka Pertemuan Ilmiah ke-53 Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) di Balikpapan, Selasa (8/10/2024).

 

“Pembangunan IKN membutuhkan peran dan kontribusi para geologiawan,” cetus Basuki.

 

Peran Ahli Geologi pada Proyek IKN

 

ahli geologi
sumber: shutterstock.com

 

Adapun proyek IKN yang ambisius telah melibatkan para ahli geologi dalam skala besar.

 

Mulai dari bangunan-bangunan penting seperti Istana Negara, Istana Garuda, dan berbagai kantor pemerintahan, hingga infrastruktur pendukung seperti bendungan, jembatan, dan jalan tol, semua memerlukan kajian mendalam terkait kondisi tanah dan Geologi setempat.

 

Bahkan proyek-proyek terbaru seperti Kantor dan Istana Wakil Presiden, Masjid Negara, serta kompleks perkantoran lembaga yudikatif dan legislatif, juga tidak luput dari perhatian para ahli Geologi.

 

Salah satu proyek yang paling menantang secara teknis adalah pembangunan terowongan bawah laut atau immersed tunnel, yang memerlukan perhitungan dan perencanaan yang sangat cermat mengingat risiko Geologi yang mungkin timbul.

 

Memperhatikan Aspek Keselamatan, Lingkungan, dan Estetika

 

Kemudian, pembangunan IKN turut dilakukan dengan sangat memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, dan estetika.

 

Untuk mencapai tujuan tersebut, para ahli Geologi memainkan peran yang sangat penting.

 

Mereka melakukan studi mendalam tentang kondisi tanah dan lingkungan sekitar untuk memastikan bahwa bangunan-bangunan di IKN tahan terhadap berbagai risiko alam dan tidak merusak lingkungan.

 

Keahlian para ahli geologi sangat dibutuhkan dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

 

Dengan kata lain, aspek geologis menjadi pilar utama yang menjamin keberhasilan pembangunan IKN.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Apakah Ada Gojek di IKN? Begini Jawabannya!

Foto: Fikri Rasyid on Unsplash

Bersama dengan Grab, Gojek menjadi perusahaan yang mendominasi pasar transportasi online di Indonesia.

Kehadiran dua layanan ini telah membantu jutaan masyarakat Indonesia dalam hal mobilitas.

Cukup buka aplikasi ponsel, tap tap beberapa kali, maka dalam hitungan menit ojek online atau taksi online akan datang menjemput.

Tak heran, kini keberadaan Gojek IKN dipertanyakan oleh masyarakat, “Apakah ada Gojek di IKN?”

Seperti diketahui, keberadaan transportasi umum menjadi hal yang krusial untuk wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bukan hanya dibutuhkan di masa depan ketika IKN sudah benar-benar menjadi kawasan yang hidup, tapi juga sekarang ketika IKN masih dalam tahap pembangunan.

Mari ketahui jawaban seputar keberadaan Gojek IKN melalui pemaparan di bawah ini.

Kehadiran Gojek di IKN: Sudah Ada GoCar dari Bandara

Ilustrasi Gocar Bandara Sepinggan ke IKN

Foto: gojek.com

Secara resmi, Gojek ternyata sudah hadir di IKN sejak 7 Juni 2024.

Namun jauh sebelum itu, tepatnya sejak April 2024, salah satu layanan Gojek, yaitu GoCar, sudah lebih dulu hadir.

Menurut Vice President of Region Gojek, Gede Manggala, layanan GoCar itu melayani dari Bandara Sepinggan ke IKN di Sepaku.

Adapun jarak yang ditempuh dari Bandara Sepinggan Balikpapan ke IKN adalah sekitar 101 kilometer dengan waktu tempuh 90-120 menit.

Dengan jarak tersebut, customer GoCar harus membayar sekitar Rp700 ribu dalam sekali jalan atau Rp1,2 juta untuk pergi pulang.

Layanan itu banyak dimanfaatkan oleh masyarakat yang bermobilitas untuk perjalanan dinas atau pegawai konstruksi dari dan menuju kawasan IKN.

Jadi, jika kamu sedang berada di Bandara Sepinggan dan hendak menuju ke IKN, salah satu layanan transportasi yang bisa digunakan adalah Gojek.

Layanan GoFood di IKN

Ilustrasi pesan Gojek di IKN

Tak hanya layanan GoCar, Gojek juga menghadirkan layanan GoFood di IKN.

Pada Juni 2024 lalu, Gojek telah membuka pendaftaran bagi UMKM lokal yang akan menjadi bagian ekosistem GoFood.

Dengan begitu, UMKM lokal di kawasan IKN bisa mendapatkan kesempatan untuk memasarkan dan menjual produknya secara digital.

Kehadiran layanan itu juga bisa memberikan peluang pendapatan tambahan bagi masyarakat sekitar dengan menjadi mitra driver GoRide.

Ojek Online Tak Bisa Masuk KIPP IKN

konektivitas menuju kipp ikn

Sayangnya, nantinya ojek online tidak akan bisa masuk sampai ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, terutama jika kendaraannya berupa sepeda motor berbahan bakar BBM.

Hal tersebut sempat dikatakan oleh Chief Urban Mobility Otorita IKN Resdiansyah.

Seperti diketahui, IKN akan menjadi ibu kota dengan nol emisi. Artinya, kendaraan berbahan bakar BBM yang mengeluarkan emisi gas buang, tidak diperbolehkan beroperasi.

Nantinya, hanya kendaraan tanpa emisi lah yang akan beroperasi di kawasan IKN.

Presiden Jokowi memang menginginkan agar IKN dikuasai 80 persen transportasi publik dan 20 persen kendaraan pribadi.

Bahkan, untuk kawasan inti seperti KIPP, akan diberlakukan kebijakan micromobility, yaitu kewajiban menggunakan alat mobilitas individual, baik elektrik maupun tidak yang berkecepatan di bawah 25 km per jam.

“Jadi kalau mau GoFood apa itu, silakan antarnya pakai micromobility, tidak pakai motor karena di KIPP tidak ada operasional kendaraan roda dua nantinya,” kata Resdiansyah di Control Center Roatex Indonesia Toll System (RITS), Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Jadi, itu dia jawaban dari pertanyaan apakah ada Gojek IKN.