Brantas Abipraya Bangun Banyak Proyek Penting di IKN Nusantara

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero), diketahui menjalankan sejumlah proyek penting di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi.

 

Melansir dari DetikFinance proyek-proyek tersebut meliputi Penataan Sumbu Kebangsaan dengan konsep Future Smart Forest City of Indonesia di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

 

Brantas Abipraya, melalui Senior Vice President Divisi Operasi I, Arviga Bigwanto berkomitmen mendukung visi IKN yang ramah lingkungan.

 

Hal ini dibuktikan dengan pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) yang berfokus pada pengurangan produksi sampah dan penerapan prinsip daur ulang.

 

“Dalam pembangunan TPST ini, Brantas Abipraya akan mengimplementasikan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan selama proses konstruksi,” ujar Arviga dalam pernyataan tertulis yang diterima Kontan pada Senin (24/6).

 

Bendungan Sepaku Semoi Turut Diselesaikan

 

Brantas Abipraya telah menorehkan prestasi dengan merampungkan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, bendungan pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur.

 

Bendungan ini resmi diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 3 Juni 2024.

 

Bendungan Sepaku Semoi hadir sebagai sumber air vital bagi IKN, dengan kapasitas pasokan mencapai 2.000 liter per detik untuk IKN dan 500 liter per detik untuk Balikpapan.

 

Kapasitas tampungnya yang besar, yaitu 16,17 juta meter kubik, dan luas genangannya yang mencapai 322 hektar.

Tidak hanya menjadikannya sebagai penyedia air, bendungan ini juga berperan sebagai solusi pengendalian banjir di IKN.

 

Bangun Embung di KIPP IKN

 

embung kipp ikn

sumber: Dok/PT Brantas Abipraya

 

Guna mengurangi risiko banjir, Brantas juga telah membangun 14 embung di KIPP IKN.

 

Selain itu, Brantas Abipraya sedang mempercepat pembangunan jaringan perpipaan transmisi air minum Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di IKN, mengingat pentingnya air baku sebagai infrastruktur utama di kawasan ini.

 

Dalam sektor infrastruktur jalan, Brantas Abipraya juga aktif mengerjakan beberapa paket pekerjaan, termasuk pembangunan Jalan Bebas Hambatan Seksi 6B, Tol Seksi 3A Karangjoang-KTT Kariangau, serta Pembangunan Jalan Akses Kerja Sub BWP 1B 1C.

 

“Kami berkomitmen untuk memberikan kinerja terbaik di setiap proyek kami, memastikan kenyamanan ekstra bagi tim Insan Abipraya yang aktif bergerak menuju dan dari IKN. Ini akan mendukung semangat Insan Abipraya dalam memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan infrastruktur di IKN,” tutup Sugeng.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Jurus Jitu Pemerintah Cegah Jalan IKN Longsor

Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) diklaim minim dari kejadian bencana, seperti tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan.

Kendati demikian, tentu saja tetap ada kemungkinan bencana alam terjadi di IKN Nusantara.

Karena itu, pemerintah telah mengupayakan langkah mitigasi atau pencegahan agar bencana, seperti jalan IKN longsor tidak terjadi.

Adapun upaya mitigasi bencana kawasan IKN diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2042.

Langkah mitigasi apa yang dimaksud? Berikut penjelasannya.

Mempertahankan Ruang Hijau

Dari segi konsep besar, IKN akan dirancang sebagai green forest city.

IKN akan mempertahankan ruang hijau lebih dari 75 persen dari 6.600 hektare luas area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Hal itu sempat dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

“Untuk menjaga kelestarian lingkungan, beberapa hal yang dilakukan yakni melakukan mitigasi potensi bencana longsor (landslide), antara lain dengan mempertahankan ruang hijau lebih dari 75 persen dari 6.600 hektare luas area Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), serta memasang sensor monitoring pergerakan tanah,” ujar Basuki dikutip dari Republika.co.id.

Merancang Kemiringan Jalan

profil basuki hadimuljono

Upaya mitigas lain yang dilakukan dalam mencegah jalan IKN longsor adalah dengan membangun mengikuti topografi.

Misalnya, pembangunan dilakukan dengan memanfaatkan cekungan untuk embung, menghindari pengupasan tebing atau lereng, menghindari pembangunan di lokasi dengan kerentanan gerakan tanah tinggi, dan merancang jalan dengan kemiringan kurang dari 10 persen.

Menurut Menteri Basuki, pihaknya akan seminimal mungkin melakukan metode proses pengerjaan tanah cut and fill.

“Kita ingin memanfaatkan topografi daerah tersebut menjadi estetikanya IKN,” kata Basuki, dikutip dari Republika.co.id.

Utamakan Kualitas dan Bantuan Teknologi

gagasan soekarno tentang pemindahan ibu kota negara

Lebih lanjut, Menteri Basuki juga mengatakan soal pembangunan infrastruktur IKN yang harus memerhatikan tiga aspek.

Ketiga aspek tersebut di antaranya adalah kualitas, menjaga kelestarian, dan memerhatikan estetika.

Untuk menjamin kualitas, pemerintah bahkan meminta dukungan dari Jepang.

“Kami juga meminta dukungan dari JICA Jepang (Japan International Cooperation Agency) untuk ikut mensupervisi pekerjaan ini. Jadi enggak main-main untuk kualitas,” kata Basuki, dikutip dari Kontan.co.id.

Aspek teknologi juga disertakan dalam upaya mitigasi jalan IKN longsor.

Teknologi tersebut adalah dengan memasang sensor monitoring pergerakan tanah.

Sehingga, apabila terjadi potensi pergerakan tanah atau longsor, bisa langsung diketahui sedini mungkin.

Meminimalkan Penebangan Pohon

pohon di ikn

Upaya mitigasi lainnya adalah dengan meminimalkan penebangan pohon.

Hal itu dilakukan untuk beberapa alasan. Pertama, pemerintah ingin tetap mempertahankan estetika lingkungan alami di IKN.

Kedua, pemerintah ingin menjaga agar kondisi tanah di kawasan IKN masih kuat dan terhindar dari longsor.

Dengan begitu, IKN menjadi kota yang tahan terhadap longsor dan juga menjadi smart forest city.

Menteri Basuki mengatakan, untuk mewujudkan hal itu, harus ada pengawasan.

“Memang tidak gampang untuk mengubah itu. Jadi jangan dibiarkan operator alat berat berjalan sendiri, semua harus dipandu,” ujar Basuki.

Referensi

  1. Artikel Kompas.com dengan judul “Mitigasi Bencana di IKN, Otorita Susun Kajian Risiko Bersama BNPB”. (https://ikn.kompas.com/read/2024/03/11/160000487/mitigasi-bencana-di-ikn-otorita-susun-kajian-risiko-bersama-bnpb?page=all). Diakses pada 21 Juni 2024.
  2. Artikel Kontan.co.id dengan judul “Kementerian PUPR Siapkan Mitigasi Bencana Kawasan IKN Nusantara”. (https://nasional.kontan.co.id/news/kementerian-pupr-siapkan-mitigasi-bencana-kawasan-ikn-nusantara). Diakses pada 21 Juni 2024.

Teknologi Hijau Ozon di IKN, Ubah Air Mentah jadi Siap Minum

Teknologi hijau ozon dimanfaatkan untuk penyediaan pasokan air siap minum di Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Seperti diketahui, IKN dibangun dengan konsep smart forest city atau kota pintar yang berorientasi pada kelestarian hutan.

 

Pembangunan infrastruktur dan fasilitas publiknya harus memakai material ramah lingkungan dan teknologi berkelanjutan.

 

Begitu pula dengan penyediaan air minum di IKN, yang proses penyediaannya tidak boleh berdampak negatif pada lingkungan.

 

Pasalnya, pengolahan air minum konvensional kerap menimbulkan dampak negatif pada lingkungan.

 

Penyebabnya adalah penggunaan bahan kimia dalam proses pengolahan air minum tersebut.

 

Penggunaan bahan kimia dapat melepaskan racun ke fase air.

 

Salah satu racun tersebut adalah mikrosistin yang bersifat stabil dan sulit diurai ketika dilarutkan.

 

Karena itu, teknologi berkelanjutan ozonasi pun diterapkan dalam penyediaan air siap minum IKN.

 

Penerapan teknologi ozon dianggap paling efektif dalam desinfeksi atau sterilisasi air.

 

Pasalnya, molekul ozon bersifat tidak stabil dan akan selalu mencari “sasaran” untuk melepaskan atom oksigen dengan oksidasi.

 

Karena itu, pengolahan air dengan teknologi ozon dapat menghasilkan air yang lebih segar dan sehat.

 

Dari proses oksidasi tersebut, ozon dapat melakukan proses desinfeksi (membunuh kuman), detoksifikasi (menetralkan racun), dan deodorisasi (menghilangkan bau) pada air.

 

Lantas, bagaimana penerapan teknologi ozon di IKN? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Penerapan Teknologi Hijau Ozon di IKN

 

penerapan teknologi hijau ozon di ikn

 

Sistem penyediaan air minum menjadi Key Performance Index (KPI) dalam proses pembangunan IKN.

 

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengungkapkan, sudah ada 22 persil yang terlayani air bersih langsung minum.

 

Ke-22 persil tersebut juga meliputi Kawasan Memorial Park, Sumbu Kebangsaan, Istana Negara, serta apartemen ASN.

 

Pengerjaan penyediaan air langsung minum tinggal menuntaskan pekerjaan konstruksi sipil, serta instalasi Mechanical, Electrical dan Plumbing (MEP).

 

Ditargetkan pada Juli 2024, proyek commissioning air layak minum sudah bisa didistribusikan hingga Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

 

Nah, pemanfaatan teknologi ozon dalam pengolahan air minum IKN akan berpusat di instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku.

 

Penerapan teknologi ini akan melalui melalui tiga tahapan, yakni:

  • Ozonisasi sebagai metode sterilisasi
  • Perlindungan terhadap mikroorganisme
  • Penghilangan zat organik dan perlindungan jaringan distribusi dari gangguan korosi serta kontaminasi.

Proses Penyaluran Air Langsung Minum di IKN

 

proses penyaluran air langsung minum di ikn

 

Proses penyaluran air langsung minum di IKN dimulai dengan proses pemompaan oleh unit intake ke PA Sepaku.

 

Proses pemompaan dimulai dari unit aerasi untuk meningkatkan oksigen terlarut dalam air baku.

 

Kemudian, air akan dialirkan menuju unit Koagulasi Flokulasi Sedimentasi (KFS), Filtrasi, Ozone dan Granular Activated Carbon (GAC), untuk menghasilkan air yang memenuhi kualitas air minum.

 

Setelah itu, air tersebut akan ditampung pada clearwell, kemudian dipompa ke reservoir induk melalui jaringan pipa transmisi sepanjang 16 km.

 

Air layak minum dari reservoir induk kemudian dialirkan secara gravitasi melalui Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Pembagi (JDP) sepanjang 22 km ke daerah pelayanan.

 

Itulah ulasan mengenai pemanfaatan teknologi hijau ozon dalam penyediaan air siap minum di IKN.

 

Ikuti Informasi lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Pembangunan Puskesmas dan Pasar di IKN Menelan Biaya Lebih dari 400 Miliar

Pemerintah mulai mencanangkan pembangunan puskesmas dan pasar di IKN dengan anggaran mencapai Rp414,93 miliar.

 

Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah diketahui sudah melelang sejumlah proyek pembangunan fasilitas umum di IKN.

 

Berbagai proyek tersebut meliputi pembangunan sekolah, pasar, dan puskesmas dengan fasilitas mumpuni.

 

Hal itu diketahui lewat laman Layanan Pengadaaan Secara Elektronik (LPSE) PUPR.

 

Berdasarkan situs LPSE, anggaran senilai Rp414,93 miliar diketahui akan diambil dari APBN.

 

Rencana Pembangunan Puskesmas dan Pasar di IKN

 

1. Tujuan Pembangunan

 

Pembangunan puskesmas, pasar, dan sekolah di IKN merupakan bagian dari kegiatan berbagai pihak, termasuk Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Kementerian PUPR.

 

Secara umum, pembangunan proyek ini merupakan upaya pemerintah untuk menyediakan sekaligus memperbaiki fasilitas kesehatan dan pendidikan di lokasi strategis dekat IKN.

 

Khusus pembangunan sekolah, tujuannya agar tersedia kembali sekolah di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terluar atau 3T.

 

2. Jenis Infrastruktur yang Dibangun

 

pembangunan puskesmas dan pasar di ikn

Foto: kemdikbud.go.id

 

Adapun rincian pembangunan dari proyek ini, melingkupi:

  • Bangunan Sekolah Dasar
  • Bangunan Sekolah Menengah Pertama
  • Bangunan Sekolah Menengah Atas
  • Bangunan Masjid
  • Bangunan Pasar
  • Bangunan Puskesmas.

Lokasi pembangunan sekolah, pasar, dan puskesmas berada di kawasan ASN IKN, Kalimantan Timur.

 

Pada November 2023 silam pun Presiden Joko Widodo telah meresmikan pembangunan dan revitalisasi beberapa sekolah di IKN.

 

Sekolah yang dibangun adalah Nusantara Intercultural School (NIS).

 

Sedangkan untuk revitalisasi, pemerintah telah melakukan perbaikan terhadap sejumlah bangunan sekolah dasar, salah satunya SD Negeri 020 Sepaku.

 

Dalam rilis resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud), diungkapkan bahwa SDN 020 Sepaku berada di kawasan banjir.

 

Kondisi tersebut membuat kegiatan belajar kerap terganggu.

 

Maka itu, kegiatan revitalisasi dilakukan dengan membangun kembali sekolah di daerah yang relatif lebih aman.

 

3. Pembangunan Rusun di IKN

 

Lantas, bagaimana pembangunan rumah susun (rusun) di IKN? Sampai saat ini, proses pembangunnnya masih berlangsung.

 

Otorito Ibu Kota Nusantara (OIKN) berencana membangun 47 tower rumah susun atau rusun bagi ASN.

 

Nantinya, setiap tower tersebut akan terdiri dari 60 unit apartemen.

 

Menurut berbagai laporan media, pembangunan tahap pertama atau delapan tower pertama (480 unit hunian) direncanakan selesai pada Juli 2024.

 

Setiap rusun juga sudah dilengkapi perabotan lengkap, terdiri dari televisi, peralatan dapur, peralatan kamar mandi, dan lain-lain.

 

Sama seperti proyek lain, pembangunan rusun untuk ASN akan memerhatikan aspek lingkungan.

 

Ini dilakukan demi terwujudnya ibu kota baru yang ramah lingkungan sesuai konsep smart forest city.

 

Ikuti Informasi lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Teknologi Geosintetik di IKN, Mampu Mencegah Erosi Tanah!

Meski belum banyak yang familiar dengan istilah ini, penggunaan teknologi geosintetik di IKN mempunyai banyak kelebihan.

 

Secara umum, geosintetik adalah jenis material untuk konstruksi agar lebih kuat dan kokoh.

 

Selain tanah, geosintetik biasanya dipakai untuk menguatkan konstruksi bebatuan.

 

Penggunaan geosintetik di IKN cukup berasalan, sebab material ini dianggap lebih efisien dan hemat.

 

Teknologi geosintetik di IKN dipakai untuk meningkatkan kestabilan, memperkuat struktur tanah, serta mengendalikan erosi.

 

Lantas, seperti apa pengaplikasian teknologi geosintetik di IKN? Cek ulasannya di bawah ini.

 

Penerapan Teknologi Geosintetik di IKN

 

Salah satu penerapan material geosintetik di IKN terletak pada ruas tol, yaitu penggunaan geomat.

 

Geomat adalah material geosintetik untuk konversi tanah.

 

Media ini dipakai untuk melindungi lereng perbukitan dan mengendalikan erosi.

 

Tidak hanya itu, geomat diklaim mampu membuat tanah lebih stabil sehingga terhindar dari longsor.

 

Media geomat di area perbukitan jalan tol IKN ditanami jenis tumbuhan kacang babi atau kara benguk.

 

Tanaman ini dapat merambat dengan panjang maksimal mencapai 6 meter.

 

Sebagai informasi, geomat bisa pula digunakan pada sektor industri dan perumahan.

 

Pasalnya, media ini secara fungsi dapat mencegah kerusakan permukaan lereng sebelum tumbuhnya vegetasi.

 

Keunggulan geomat lainnya adalah tahan terhadap bahan kimia dan ramah lingkungan.

 

Material ini juga tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem, bahkan biayanya relatif murah.

 

Dibandingkan beton atau batu yang sering dipakai untuk melindungi lereng dan perbukitan, geomat tentunya lebih baik.

 

Jenis-Jenis Geosintetik Lain

 

teknologi geosintetik di ikn

Foto: Kompas.com

 

Bukan hanya geomat, ada sejumlah jenis geosintetik lain yang diterapkan IKN.

 

Mengutip laman mutuutamageoteknik.co.id, berikut di antaranya:

 

1. Geogrid

 

Geogrid berbentuk jaring yang berfungsi memperkuat tanah atau struktur tanah.

 

Umumnya, geogrid digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah, seperti pada konstruksi jalan atau lereng.

 

2. Geomembrane

 

Geomembrane adalah material kedap air yang berfungsi sebagai lapisan penahan air atau zat cair lainnya.

 

Geomembrane kebanyakan digunakan dalam konstruksi kolam atau sistem pengelolaan limbah.

 

3. Geobag

 

Geobag berbentuk kantong atau karung yang dipakai untuk membangun struktur pertahanan seperti tanggul atau dinding penahan.

 

Biasanya, geobag dipakai untuk menahan abrasi gelombang pantai atau sungai yang alirannya deras.

 

4. Geopipe

 

Geopipe merupakan pipa fleksibel yang berfungsi mengalirkan air.

 

Bahan ini bisa dipakai dalam sistem drainase atau pengelolaan air di bawah tanah.

 

5. Geotextile

 

Geotextile bentuknya seperti karpet berpori dengan warna putih atau hitam.

 

Jenis geosintetik ini berfungsi menyaring, memisahkan, melindungi, sekaligus mengalirkan air tanah.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, geotextile dimanfaatkan sebagai lapisan pemisah antara tanah dan berbagai material, seperti batu kerikil dan paving.

 

6. Geocell

 

Terakhir, ada jenis geosintetik dengan bentuk sel yang tersambung dan mengait bernama geocell.

 

Inilah yang membuatnya dapat menahan material timbunan, termasuk memperkuat dan melindungi permukaan tanah dari erosi.

 

Itulah contoh penerapan teknologi geosintetik di IKN yang menarik untuk diketahui.

 

Simak informasi lain seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

5 Potret Plaza Bhinneka IKN yang Ikonik, Kental dengan Elemen Nusantara!

Plaza Bhinneka IKN adalah ruang terbuka hijau yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN). Penasaran seperti apa potretnya? Intip di sini gambarnya, yuk!

 

Pembangunan IKN Nusantara akan memiliki banyak lanskap atau landmark baru yang menarik, Property People.

 

Selain Masjid Negara dan Istana Garuda (Istana Presiden), landmark lain yang juga tak kalah unik adalah Plaza Bhinneka Tunggal Ika.

 

Banyak yang belum tahu kalau Plaza Bhinneka menjadi bagian perencanaan pemerintah dalam proyek pembangunan Nusantara.

 

Plaza ini merupakan salah satu dari area terbuka yang dapat dinikmati publik di sepanjang kawasan Sumbu Kebangsaan IKN.

 

Nah, hal menarik dari area plaza tersebut adalah desainnya dan letaknya yang strategis karena berada tepat di pusat Nusantara.

 

Penasaran dengan Plaza Bhinneka?

 

Tenang, cek satu per satu potretnya pada ulasan di bawah ini, ya!

 

5 Potret Plaza Bhinneka IKN

 

1. Bagian dari Sumbu Kebangsaan

plaza bhinneka ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Melansir urbanplus.co.id, Plaza Bhinneka IKN adalah ruang terbuka hijau yang berada di sepanjang Sumbu Kebangsaan.

 

Plaza ini termasuk bagian dari Sumbu Kebangsaan yang meliputi Plaza Ceremony dan Plaza Sipil sepanjang 4,5 km.

 

Menariknya, Plaza Bhinneka yang letaknya berada di sisi selatan Plaza Sipil terletak tepat di tengah-tengah Nusantara atau di sekitar titik nol.

 

Nah, karena letaknya strategis, plaza tersebut akan menjadi ikon baru yang bersimbol keberagaman.

 

2. Konsep yang Menarik dan Ikonik

plaza bhinneka ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Plaza tersebut dirancang oleh Urban+ dengan konsep yang menarik dan ikonik.

 

Konsep Plaza Bhinneka IKN memiliki desain yang terinspirasi dari cerita tentang Indonesia dan budayanya.

 

Jadi, tak heran kalau desainnya cukup kental dengan identitas bangsa Indonesia.

 

“Plaza Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu segmen ruang terbuka Sumbu Kebangsaan akan bercerita mengenai Indonesia di masa kini melalui rangkaian elemen fitur dan focal point yang berdampingan secara selaras— yaitu Totem Kebudayaan dan Monumen Titik 0,” tulis Urban+ pada takarirnya di Instagram @urbanplus.id.

 

Sejumlah pohon ekaliptus yang berada di areal Plaza IKN pun dipertahankan sehingga suasana akan tetap asri.

 

Penataan lanskap pada Plaza Bhinneka benar-benar unik karena dihiasi corak ornamen khas nusantara, lo.

 

3. Terdapat Totem Kebudayaan

plaza bhinneka ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Nah, karena konsepnya mengenai Indonesia di masa kini dan ragam budayanya, di area Plaza Bhinneka tersebut terdapat totem kebudayaan yang berbaris tegak.

 

Runtutan totem kebudayaan berbaris tegak ini ada di sepanjang Plaza Bhinneka yang akan memperkuat kehadiran sumbu imajiner di sepanjang Sumbu Kebangsaan.

 

“Pucuk-pucuk budaya nusantara dan ragam pola dari provinsi yang terkait akan tertanam dalam corak ornamen yang menghiasi setiap Totem Kebudayaan; sebagai langkah selebrasi keragaman kultur Indonesia,” tulis Urban+ dalam takarirnya di Instagram.

 

Sangat ikonik, ya!

 

4. Fasilitas yang Beragam

plaza bhinneka ikn

Sumber: urbanplus.co.id

 

Meskipun ruang terbuka, Plaza Bhinneka tetap dilengkapi sejumlah fasilitas, Property People.

 

Melansir urbanplus.co.id, fasilitas di area Utama Plaza Bhinneka ini adalah Viewing Deck, Bhinneka Bridge, Bhinneka Lawn, Moses Deck, Diversity Amphitheater, Memorial Lane, dan 0 km Plaza.

 

Viewing Deck menjadi area untuk melihat pemandangan sekitarnya.

 

Fasilitas Bhinneka Bridge merupakan jembatan yang menghubungkan berbagai area plaza.

 

Area Bhinneka Lawn berupa fasilitas lapangan rumput yang luas untuk berbagai kegiatan.

 

Diversity Amphitheater merupakan tempat pertunjukan yang dikelilingi tangga berundak.

 

Sementara Memorial Lane menjadi jalur pejalan kaki yang dihiasi dengan monumen dan patung.

 

Adapun, Plaza 0 Km adalah alun-alun yang menandai titik nol kilometer IKN.

 

Plaza Bhinneka akan dihubungkan dengan ruas jalan dengan konsep shared street demi memaksimalkan pergerakan pejalan kaki dan menciptakan konektivitas jaringan hijau yang harmonis dan berkesinambungan.

 

5. Dibangun secara Bertahap

Sumber: urbanplus.co.id

 

Melansir proikn.com, proyek pembangunan area ini dilaksanakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

 

Pembangunan plaza di IKN akan dilakukan secara bertahap dan saat ini berfokus pada pembangunan Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I (IKN) Plaza Seremoni.

 

**

 

Itulah potret Plaza Bhinneka IKN Nusantara.

 

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 

Baca ragam artikel seputar IKN lainnya hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

 

**gambar header: urbanplus.co.id

5 Potret Kantor Kemenko di IKN Nusantara yang Asri dan Menarik

Kementerian Koordinator (Kemenko) adalah salah satu kementerian yang bakal pindah ke IKN Nusantara seiring dengan pembangunan kantor Kemenko di IKN. Seperti apa potret gedung yang sedang dibangun tersebut? Intip potretnya, yuk!

 

Dilihat dari situs nusantara-dev.pu.go.id, kantor Kemenko IKN berdiri di dalam sebuah kawasan yang dikhusukan untuk empat Kementerian Koordinator.

 

Area yang berada di zona Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ini terdiri dari empat kawasan gedung, yakni Kemenko Marves, Kemenko Perekonomian, Kemenko PMK, dan Kemenko Polhukam.

 

Menariknya, desain gedung Kemenko 1, Kemenko 2, Kemenko 3, dan Kemenko 4 tersebut sangat asri karena terdapat sejumlah tanaman dan pepohonan di sekelilingnya.

 

Jadi, bisa dipastikan kalau konsep bangunannya bakal berbeda dengan gedung Kemenko yang ada di Jakarta.

 

Penasaran dengan penampakan gedung Kemenko di IKN?

 

Yuk, lihat sama-sama potretnya di bawah ini!

 

5 Potret Kantor Kemenko di IKN Nusantara

 

1. Berada di Zona Pemerintahan

kantor kemenko ikn

Sumber: Hutama Karya

 

Lokasi pembangunan kantor Kemenko berada di distrik pemerintahan.

 

Berada tepat di zona pemerintahan, kawasan tersebut termasuk area strategis karena berseberangan dengan Istana Presiden.

 

Zonasi kawasan Kemenko terdiri dari empat bidang yang mengapit Sumbu Kebangsaan di area Plaza Seremoni.

 

“Orientasi bangunan memperkuat axis ke arah Istana Presiden di sepanjang Sumbu Kebangsaan, terutama membentuk ruang positif di antara Plaza Seremoni,” kata Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi, melansir idntimes.

 

2. Berkonsep Hijau

kantor kemenko ikn

Sumber: nusantara-dev.pu.go.id

 

Salah satu hal menarik dari pembangunan kantor Kemenko adalah konsepnya.

 

Menurut Gunadi, konsep gedung Kemenko mengikuti konsep IKN Nusantara sebagai forest city.

 

Contohnya pada kawasan kantor Kemenko 2 yang dirancang dengan konsep hijau.

 

Adapun proses pembangunannya memanfaatkan digital construction (BIM).

 

3. Terdiri dari 5—6 Lantai

kantor kemenko ikn

Sumber: solopos.com

 

Melansir liputan6.com, bangunan gedung kantor Kemenko di IKN terdiri dari empat tower.

 

Empat tower tersebut masing-masing mempunyai 5—6 lantai.

 

4. Memadukan Kearifan Lokal dan Modern

kantor kemenko ikn

Sumber: Hutama Karya

 

Desain gedung Kemenko di IKN memadukan unsur lokal dan modern, terutama pada bagian fasadnya.

 

Selain itu, dibangun dengan konsep efisiensi energi, keberlanjutan, dan ramah lingkungan.

 

“Kearifan lokal terlihat dari secondary skin yang bermotif kain nusantara. Penggunaan material kaca yang membuat bangunan modern, memaksimalkan pencahayaan alami, dan sekaligus efisiensi energi. Sustainable dan ramah lingkungan tercermin dari penggunaan kanopi lebar yang dimanfaatkan sebagai taman untuk menyaring polutan udara,” Gunadi melansir idntimes.

 

5. Selesai pada Agustus 2024

kantor kemenko ikn

Sumber: nusantara-dev.pu.go.id

 

Pembangunan gedung Kemenko sudah dimulai pada Juli 2023.

 

Kantor Kemenko diharapkan rampung pada Agustus 2024 agar kementerian yang pindah ke IKN sudah siap menempatinya.

 

Adapun pengerjaan proyek gedung dan kawasan Kantor Kemenko 2 Bidang Perekonomian di IKN dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai Rp766 miliar.

 

Adapun gedung Kemenko Marves digarap oleh Waskita Karya dengan nilai proyek Rp745 miliar.

 

Proyek pembangunan kantor Kemenko 2 dan Kemenkomarves merupakan dua dari empat paket lelang pembangunan gedung dan kawasan Kementerian Koordinator.

 

Melansir indonesia.go.id, per April 2024, progres empat kantor Kemenko rupanya sudah toping off dan dalam tahap finishing.

 

Sementara itu, melansir kontan.co.id, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H Sumadilaga merinci bahwa progres pembangunan kantor Kemenko 1 sudah mencapai 70,3 persen, proyek Kemenko 2 mencapai 31,5 persen, Kemenko 3 mencapai 77,3 persen, dan Kemenko 4 sudah mencapai 76,4 persen.

 

***

Itulah potret kantor Kemenko IKN.

 

Semoga bermanfaat.

 

Kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: hutamakarya