5 Potret Gedung BPJS Kesehatan di IKN Senilai Rp1 Triliun yang Berkonsep Terasering dan Rumah Panggung

Gedung BPJS Kesehatan di IKN Nusantara dibangun dengan ide yang unik, yaitu berkonsep terasering dan rumah panggung. Seperti apa potretnya? Lihat sama-sama gambarnya pada artikel ini, yuk!

 

Gedung BPJS Kesehatan di IKN Nusantara adalah bangunan khusus yang diperuntukkan sebagai kantor pusat BPJS Kesehatan di ibu kota baru, Kalimantan Timur.

 

Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melengkapi layanan kesehatan di IKN dan memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional (JKN) di seluruh Indonesia.

 

Nah, salah satu hal yang menarik dari kantor BPJS Kesehatan di Nusantara ini adalah konsepnya, Property People.

 

Gedung tersebut dirancang dengan konsep ramah lingkungan, mengutamakan efisiensi, dan keberlanjutan.

 

Di kawasan gedung tersebut, nantinya tersedia berbagai fasilitas penunjang guna mendukung aktivitas para pegawainya.

 

Penasaran bagaimana potret bangunan ini?

 

Yuk, intip satu per satu di bawah ini!

 

5 Potret Gedung BPJS di IKN

 

1. Konsep Terasering dan Rumah Panggung

gedung bpjs kesehatan di ikn

 

Konsep bangunan gedung BPJS Kesehatan di IKN dirancang dengan konsep terasering dan rumah panggung.

 

Artinya, konsep bangunan tersebut telah menyesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat di Kalimantan Timur.

 

Selain itu, proyek bangunan ini akan ramah lingkungan yang memanfaatkan elemen pasif tropis pada fasad sehingga dapat memanfaatkan sirkulasi udara alami setiap musim.

 

Dengan demikian, setiap ruang nantinya memiliki sistem pendinginan dan pencahayaan alami sehingga mampu mengoptimalkan penggunaan energi.

 

Di kawasan gedung ini terdapat banyak pepohonan dan tanaman yang menjadi bagian dari area hijau.

 

2. Bagian dari Hutan Kota

gedung bpjs kesehatan di ikn

 

Gedung BPS Kesehatan ini akan menjadi bagian dari hutan kota.

 

Pasalnya, rancangan bangunannya dibuat dengan menghilangkan dominasi bangunan sehingga nantinya akan menjadi bagian dari hutan kota di IKN Nusantara.

 

“Bangunan ini dirancang sebagai inovasi pembangunan yang modern di tengah hutan. Jadi memang hutan dan alam,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, melansir viva.co.id.

 

3. Bangunan 10 Lantai

gedung bpjs ikn

 

Gedung ini memiliki luas sekitar 25.964 m².

 

Menurut informasi dari YouTube BPJS Kesehatan, kantor tersebut memiliki 10 lantai dengan konsep terasering menurun.

 

Dengan konsep tersebut, para pegawai atau pengunjung akan lebih mudah mengakses gedung tersebut.

 

4. Dilengkapi Berbagai Fasilitas

gedung bpjs kesehatan ikn

 

Selain ruang kerja yang berkonsep open space, gedung ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lain, Property People.

 

Beberapa fasilitas lainnya adalah data center, fasilitas ruang terbuka yang dilengkapi tribun, area upacara berkapasitas 700 orang, fasilitas olahraga, area parkir, dan lainnya.

 

5. Nilai Investasi Rp1 Triliun

 

Dengan luas 25.964 m², total investasi proyek di IKN Nusantara ini mencapai Rp1 triliun.

 

Proyek tersebut sedang dalam tahap pembangunan setelah dilaksanakannya peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2024.

 

“Ini akan melengkapi pelayanan kesehatan di Nusantara dan di seluruh Tanah Air,” kata Presiden Joko Widodo saat melakukan peresmian groundbreaking mengutip laman ikn.go.id.

 

***

 

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

 

Lagi cari hunian terjangkau di Kalimantan Timur?

 

Langsung saja kunjungi Rumah123 dan temukan segala jenis properti impian karena #SemuaAdaDisini.

 

**sumber gambar: YouTube BPJS Kesehatan

6 Potret Interior Istana Wakil Presiden di IKN Nusantara, Konsepnya Unik!

Desain interior Istana Wakil Presiden IKN dirancang dengan menerapkan konsep yang unik. Penasaran bagaimana isi di dalamnya? Simak potret interiornya pada artikel ini!

 

Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah kompleks bangunan yang dirancang sebagai tempat tinggal dan kantor resmi bagi Wakil Presiden Republik Indonesia.

 

Bangunan ini merupakan bagian penting dari proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

 

Selain eksterior bangunannya, interior Istana Wakil Presiden ini juga sangat menarik dari segi konsep dan desain.

 

Pasalnya, desain bangunannya mengadopsi kearifan lokal yang dapat memperkuat identitas nasional dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.

 

Daripada penasaran, intip potret interior kantor Wapres di IKN berikut ini!

 

6 Potret Interior Istana Wakil Presiden IKN

 

1. Konsep Huma Betang

istana wakil presiden ikn

 

Desain Istana Wakil Presiden di IKN ini mengadopsi konsep “Huma Betang Umai” yang berasal dari kearifan lokal suku Dayak.

 

Menurut penjelasan Kementerian PUPR, konsep ini menggambarkan Rumah Panjang Ibu sebagai simbol pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara.

 

Konsep tersebut dapat mengingatkan pada istilah “Ibu Kota” dan “Ibu Pertiwi”.

 

2. Interior Tradisional

istana wakil presiden ikn

 

Interior Istana Wakil Presiden IKN memadukan konsep tradisional dan kearifan lokal.

 

Jadi, tak heran kalau sebagian materialnya menggunakan kayu.

 

Material kayu tampak pada bagian dinding, lantai, perabotan, hingga plafon.

 

Pada ruang acara kenegaraan di istana IKN ini, ada sebuah peta Indonesia yang berada di bagian dinding.

 

3. Ornamen yang Feminin Curviliniar

istana wakil presiden ikn

 

Mengutip Instagram Kementerian PUPR, kantor Wakil Presiden di IKN ini mereferensi istana-istana di Asia, seperti Istana Rumah Panjang, Keraton Solo, istana di India, istana di Korea, dan lainnya.

 

Menariknya, unsur ornamen bangunannya adalah feminin curviliniar yang mengintegrasikan elemen-elemen vertikal dan horizontal.

 

4. Kaya Unsur Alam

istana wakil presiden ikn

 

Desain interior Istana Wakil Presiden di ibu kota baru ini kaya dengan unsur alam.

 

Salah satunya tampak pada bagian tangga yang didominasi warna cokelat.

 

Konsep ini sesuai dengan salah satu filosofi Huma Betang, yaitu hormat pada alam.

 

Istana ini juga dirancang dengan prinsip-prinsip bangunan hijau yang bertujuan untuk menciptakan bangunan yang berkelanjutan.

 

5. Fasilitas yang Lengkap

istana wakil presiden ikn

 

Melansir situs menpan.go.id, kawasan Istana Wakil Presiden dibangun secara bertahap.

 

Pada tahap satu, dibangun di atas lahan seluas 148.417 m² (14,8 hektare) dengan luas bangunan 10.038,4 m².

 

Dengan luas tersebut, fasilitas di dalamnya terdiri dari

 

  • bagian teras istana,
  • void,
  • grand staircase istana,
  • ruang acara kenegaraan,
  • ruang perjamuan,
  • coworking space,
  • auditorium,
  • ruang pers,
  • ruang meeting, dan
  • ruang kerja wakil presiden.

 

6. Rampung pada 2025

istana wakil presiden ikn

 

Masih melansir situs menpan.go.id, proyek pembangunan ini senilai menghabiskan anggaran senilai Rp1,4 triliun.

 

Proyek Istana Wakil Presiden tersebut diproyeksikan selesai pada Agustus 2025 setelah sebelumnya dilakukan groundbreaking pada Agustus 2024.

 

***

 

Itulah potret interior Istana Wakil Presiden di Nusantara.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga bermanfaat, Property People!

 

Kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

 

**sumber gambar: Kementerian PUPR

Rencana Truk Sampah dan Pembersih Jalan IKN Pakai Kendaraan Listrik

Rencananya, truk sampah dan pembersih jalan di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menggunakan kendaraan listrik. Keduanya memainkan peran vital, mari simak informasinya!

Truk sampah adalah tulang punggung sistem manajemen sampah di suatu wilayah. Ya, termasuk di IKN yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Alat ini mengumpulkan dan mengangkut sampah dari rumah tangga, perkantoran, dan tempat umum menuju pembuangan akhir atau fasilitas pengolahan samah.

Tanpa truk sampah yang efisien, sampah akan menumpuk di jalanan. Sehingga, mengganggu keindahan kota dan mengancam kesehatan masyarakat.

Maka itu, ibu kota Indonesia yang baru membutuhkan truk sampah berkelanjutan dan modern untuk menjaga lingkungan. Apalagi konsep pengembangan wilayahnya bertajuk forest city.

Sementara pembersih jalan ialah alat yang membantu menjaga kebersihan jalan dan trotoar. Alat untuk mengumpulkan debu, sampah, dan daun-daun yang tercecer di permukaan jalan.

Dengan membersihkan jalan secara optimal, pembersih jalan membantu mengurangi polusi udara akibat debu dan partikel lainnya yang terbawa angin.

Jalanan akan bebas dari sampah dan kotoran, juga akan meningkatkan keamanan lalu lintas, serta mengurangi risiko kecelakaan pengguna jalan.

Begitulah gambaran pentingnya kedua alat tersebut dalam pembangunan IKN. Nah, rencananya, truk sampah dan pembersih jalan di IKN bakal memakai kendaraan listrik.

Bakal Pakai Kendaraan Listrik

Foto: IKN Pos

Perusahaan lokal kendaraan listrik Mobil Anak Bangsa (MAB) disebut tengah menyiapkan pesanan armada listrik truk sampah dan pembersih jalan untuk IKN.

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko menjelaskan hal tersebut saat ditanya soal kontribusi anggota asosiasi untuk pembangunan ibu kota negara yang baru itu.

Moeldoko memaparkan bahwa dirinya mendengar dari CEO MAB ada beberapa pesanan dari IKN untuk truk sampah dan pembersih jalan.

Namun, dia tidak merinci berapa total armada yang dipesan oleh Otorita IKN (OIKN) kepada MAB.

Sebagai bagian dari MAB, katanya Moeldoko juga siap jika diminta OIKN untuk menyiapkan armada bus listrik di ibu kota baru itu.

Bahkan Moeldoko mengatakan tengah menyiapkan kendaraan listrik niaga lain seperti mikrolet dengan 12 penumpang maupun pikap kabin ganda.

Lebih lanjut Moeldoko menuturkan kalau saat ini pikap double cabin buatan MAB tengah menjalani serangkaian tes di jalan raya dan akan siap mengaspal tahun depan.

Tentang MAB

Foto: CNN Indonesia

Mobil Anak Bangsa (MAB) adalah satu-satunya perusahaan otomotif nasional Indonesia yang secara utama bergerak dalam penyediaan kendaraan listrik (e-Bus, e-Van, dan e-Motorcycle).

Selain itu, MAB bergerak di industri pendukungnya, termasuk manufaktur, distribusi, suku cadang, dan infrastruktur pendukung untuk kendaraan listrik.

Perusahaan ini didirikan oleh mantan pemimpin militer, Jenderal TNI Purnawirawan Doktor Moeldoko pada tahun 2017 lalu. Adapun fokus produk MAB, yakni sebagai berikut.

  • Awalnya, MAB lebih banyak menghadirkan bus listrik. Namun, perusahaan ini juga mengembangkan kendaraan listrik lainnya, seperti van dan sepeda motor listrik.
  • MAB telah menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan besar di Indonesia, termasuk PT XLAxiata Tbk., PT Surveyor Indonesia, PT Angkasa Pura Supports, dan PT Krakatau Chandra Energi.
  • MAB berkomitmen untuk memajukan ekosistem kendaraan listrik, terutama kendaraan komersial di Indonesia.

MAB merupakan salah satu inisiatif yang menarik dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Siap berkontribusi dalam pembangunan IKN yang berkelanjutan.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Jadi Pusat Atraksi Sosial, Inilah Potret BSH Community Hub di IKN Nusantara Senilai Rp370 Miliar

IKN Nusantara akan mempunyai kawasan atraksi sosial bernama BSH Community Hub yang dilengkapi berbagai fasilitas lengkap, seperti penginapan, restoran, dan lainnya. Intip sejumlah potretnya pada artikel ini, Property People!

 

BSH Community Hub adalah sebuah proyek pembangunan yang bertujuan untuk menciptakan pusat kegiatan sosial di Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Nantinya, kawasan tersebut akan menjadi tempat aktraksi sosial yang menggabungkan pusat kuliner, coworking space, dan hospitality.

 

Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek ini sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir tahun lalu dan sekarang masih dalam proses pembangunan.

 

Nah, hal yang menarik dari pembangunan BSH Community Hub adalah desainnya yang asri karena dikelilingi area hijau.

 

Penasaran dengan potret BSH Community Hub IKN Nusantara?

 

Intip gambar dan sejumlah fasilitasnya di bawah ini!

 

Proyek BSH Community Hub di IKN Nusantara Dilaksanakan Dua Tahap

 

Melansir ikn.go.id, BSH Community Hub adalah proyek yang dibangun oleh investor lokal, yaitu PT Karya BSH Mandiri dengan total nilai investasi mencapai Rp370 miliar.

 

PT Karya BSH Mandiri merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang realestat dan properti.

 

Nantinya, BSH Community Hub akan menjadi kawasan yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga tempat berkumpul, bersantai, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat IKN.

 

Komisaris Utama PT Karya BSH Mandiri, Haryadi mengatakan bahwa proyek pusat komunitas di IKN Nusantara ini akan dilaksanakan dalam dua tahap.

 

Berdiri di atas lahan 1,7 hektare, tahap pertama proyek ini nantinya terdiri dari hotel BSH Qublika senilai Rp100, gedung pertemuan senilai Rp30 miliar, dan Restoran Kampung Kecil senilai Rp10 miliar.

 

Sementara itu, pada tahap kedua dilanjutkan dengan pembangunan apartemen senilai Rp200 miliar dan food court dengan nilai investasi Rp30 miliar.

 

Desain BSH Community Hub di IKN

 

BSH Community Hub

 

BSH Community Hub menjadi salah satu proyek yang menarik di IKN.

 

Pasalnya, dari segi desain, BSH Community Hub dirancang dengan konsep modern yang memperhatikan integrasi alam dan kenyamanan untuk masyarakat.

 

Area di sekitar bangunan dipenuhi dengan ruang terbuka hijau, taman, dan plaza.

 

Hal ini dapat menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung interaksi sosial.

 

 

Kawasan ini juga tersedia jalur pejalan kaki (pedestrian) dan area publik yang terhubung dengan baik sehingga pengunjung dapat berpindah dari satu area ke area lainnya dengan mudah.

 

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan BSH Hub Community ini dapat melengkapi fasilitas yang ada di kawasan IKN Nusantara.

 

 

“Semoga nanti BSH Hub Community ini akan menjadi tempat berkumpul, tempat pertemuan yang lengkap, yang membuat fasilitas yang ada di IKN ini semakin lengkap bagi kita semuanya,” katanya mengutip laman setkab.go.id.

 

***

 

Itulah potret BSH Community Hub di  IKN Nusantara.

 

Bagaimana menurutmu?

 

Semoga ulasannya bermanfaat, Property People!

 

Kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

 

**Sumber gambar: karyabsh.co.id

Nusantara Superblock, Kawasan Serbaguna IKN dengan Fasilitas Mumpuni

Nusantara Superblock (NSB) akan menjadi salah satu proyek pembangunan besar di Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Nantinya, Nusantara Superblock akan menjadi sarana publik dengan fasilitas super-lengkap.

 

NSB merupakan hasil investasi dari PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK).

 

Sejauh ini, BSBK merupakan satu-satunya investor lokal Kalimantan Timur yang menanamkan investasinya di IKN.

 

Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Nusantara Superblock sejatinya sudah dilakukan pada 20 Desember 2023.

 

Proses pembangunannya pun akan dimulai dalam waktu dekat.

 

Penasaran dengan fasilitas yang akan tersedia di superblock super-lengkap IKN ini? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

 

Apa Itu Nusantara Superblock?

 

apa itu nusantara superblock

 

Nusantara Superblock adalah kawasan terintegrasi yang dibangun dengan konsep mixed-use development atau kawasan serbaguna.

 

Kawasan Nusantara Superblock akan dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare.

 

Di dalam superblock ini akan dibangun sederet fasilitas, mulai dari hotel bintang 5 dan 4, apartemen, pusat hiburan, gedung perkantoran, sekolah internasional, hingga fasilitas olahraga.

 

Dilansir CNN Indonesia, hotel bintang 5 yang akan dibangun nantinya akan memiliki 215 kamar.

 

Adapun untuk akomodasi hotel bintang 4 terdiri dari 200 unit kamar.

 

Akomodasi tersebut tentunya akan ditunjang dengan beragam fasilitas eksklusif.

 

Selain itu, akan dibangun pula delapan tower apartemen dan dua tower gedung perkantoran yang dilengkapi fasilitas mumpuni.

 

Nusantara Superblock dibangun dengan desain green building.

 

Hal itu sejalan dengan konsep IKN yang diproyeksikan sebagai kota hijau dan ramah lingkungan.

 

Untuk membangun Nusantara Superblock, BSBK menggelontorkan dana investasi hingga Rp3 triliun.

 

Rencana Pembangunan Nusantara Superblock

 

rencana pembangunan nusantara superblock

 

Pembangunan NSB akan dimulai dengan pengembangan Nusantara Sports & Community Center.

 

Ini merupakan salah satu fasilitas olahraga yang tersedia di kawasan NSB.

 

Nusantara Sports & Community Center akan dilengkapi sederet fasilitas olahraga dan hiburan, di antaranya lapangan futsal, lapangan badminton, area hiburan, dan mini retail.

 

Pembangunan Nusantara Sports & Community Center diharapkan bisa menunjang kebutuhan sosial, olahraga, dan hiburan bagi para ASN yang ditempatkan di IKN.

 

Selain fasilitas olahraga, BSBK juga secara paralel akan membangun Nusantara Warehouse Park di lahan seluas 3,3 hektare.

 

Nusantara Warehouse Park dibangun untuk memenuhi kebutuhan pergudangan logistik dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar IKN.

 

Lantas, kapan rencana pembangunan pusat perbelanjaan dan fasilitas lain di NSB dimulai?

 

Dilansir Kompas.com, pembangunan pusat perbelanjaan dan fasilitas lain di NSB akan mulai dibangun ketika kondisi pasar dan ekosistem IKN telah siap mendukung investasi tersebut.

 

Dengan kata lain, BSBK akan terlebih dahulu melihat potensi pasar di IKN.

 

Hal ini mengacu pada tingkat kunjungan di pusat perbelanjaan e-Walk dan Pentacity saat hari kerja (weekdays) yang berkisar 30.000-40.000 orang.

 

Sementara, saat akhir pekan (weekend) kunjungannya meningkatkan hingga 70.000 orang.

 

Patut diketahui, NSB bukan satu-satunya kawasan superblok yang akan dibangun di IKN.

 

Sebelumnya pembangunan proyek superblock lain juga telah dimulai oleh PT Pakuwon Jati Tbk.

 

Pakuwon Nusantara Superblock dibangun di atas lahan 7,2 hektar di Kawasan Sumbu Kebangsaan.

 

Proyek ini diprediksi memakan biaya pembangunan hingga Rp5 triliun.

 

Mirip seperti NSB, kawasan superblock ini nantinya akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, kondominium, dan hotel.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Ini Deretan Bank di IKN yang akan Layanan Transaksi Perbankan

Bank di IKN akan memberikan akses layanan perbankan kepada masyarakat dan pelaku usaha di IKN.

Dengan adanya jaringan perbankan yang kuat, IKN bisa berkembang jadi pusat ekonomi yang dinamis.

Lantas, apa saja bank di IKN yang akan beroperasi melayani transaksi perbankan? Simak perkembangannya berikut ini.

Bank BRI

Bank BRI di IKN

Menurut laman CNBC, BRI akan membangun BRI International Microfinance Center di lahan seluas 13.000 meter persegi.

Kompleks perbankan itu akan memiliki beberapa bagian, seperti BRI Office Nusantara yang memiliki 8 lantai, BRI Microfinance Gallery, dan BRI Community Hub.

Di dalam gedung BRI Office Nusantara, akan ada fasilitas seperti area perkantoran, lounge untuk nasabah prioritas, aula multifungsi, hingga BRI Microfinance Gallery yang digunakan untuk galeri UMKM.

Tak ketinggalan, ada juga BRI Community Hub yang akan digunakan sebagai tempat menggelar event dan gathering.

Peletakan batu pertama dari pembangunan Bank BRI sudah dilakukan pada Kamis (29/2/2024) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Bank Mandiri

Bank Mandiri di IKN

Senada dengan BRI, Bank Mandiri juga akan membangun gedungnya di IKN.

Konsepnya adalah Mandiri Digital Services, yang memiliki luas bangunan kurang lebih 2.000 meter persegi dengan 2 lantai.

Desain dari bangunan tersebut akan ramah lingkungan, mendukung berkelanjutan, dan menggunakan solar panel sebagai salah satu sumber energinya.

Bank ini juga telah melakukan proses peletakan batu pertama pada Kamis (29/2/2024).

Bank BNI

Bank BNI di IKN

Selain BRI dan Mandiri, Bank BUMN lainnya yang akan memiliki kantor di IKN adalah BNI.

Gedung BNI akan memiliki fasilitas seperti perbankan smart digital dan desain bangunan ramah lingkungan serta futuristik.

Nantinya, gedung BNI akan dibangun di mini financial center di lahan seluas 9.000 meter persegi.

Proses peletakan batu pertama pembangunannya telah dilaksanakan pada Kamis (29/2/2024).

Bank BCA

BCA di IKN

Bukan hanya BUMN, akan ada juga bank swasta yang membangun kantornya di IKN, salah satunya adalah BCA.

Proses peletakan batu pertama pembangunan BCA sudah dilakukan pada Senin, (12/8/2024) oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Jokowi, masuknya BCA ke IKN menjadi pertanda bahwa investasi di Ibu Kota Nusantara akan sangat menguntungkan.

BPD Kaltimtara

Bank Kaltimtara

Berikutnya, bank di IKN lainnya adalah Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Utara atau BPD Kaltimtara.

Sebelumnya, Bank Kaltimtara memang sudah menyatakan kemungkinan rencana kerja sama layanan jasa perbankan dengan OIKN terutama mengenai pembayaran gaji pegawai IKN,  skema Kerja Sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),  serta kerja sama dalam skema pembiayaan bidang sosial, budaya dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut ikn.go.id, rencana kerja sama itu telah disampaikan oleh Komisaris Utama Bank Kaltimtara, Zainuddin Fanani dan Direktur Utama Bank Kaltimtara Muhammad Yamin di Kantor OIKN, Menara Mandiri II, Jakarta pada Kamis, (6/4/2023).

***

Kehadiran bank di IKN bisa menjadi langkah strategis agar tersedianya layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha.

Berkat adanya bank tersebut, IKN akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang efisien dan modern.

Jadi, mari dukung proses pembangunan bank di IKN!

Daftar Tempat Ibadah di IKN yang Bakal Dibangun

Tempat ibadah di IKN menjadi fasilitas yang wajib dibangun. Itu karena, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya fokus pada pembangunan secara ekonomi saja, tapi juga secara spiritual.

Lantaran Indonesia merupakan negara dengan 6 agama resmi yang diakui, yakni Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, maka tempat ibadah di IKN pun akan beragam.

Penasaran ada tempat ibadah apa saja yang akan ada di ibu kota baru Indonesia? Berikut penjelasannya.

Masjid Negara di IKN

Masjid Negara IKN

Tempat ibadah yang akan dibangun di kawasan IKN adalah Masjid Negara.

Berbeda dari masjid-masjid lainnya, menurut laman ikn.go.id, nantinya tempat beribadah umat Islam ini akan dibangun dengan mengusung desain modern dan futuristik, namun tetap menampilkan kekhasan asli Nusantara.

Diharapkan, masjid tersebut akan menjadi percontohan untuk masjid di negara-negara lainnya.

Bakal ada dua filosofi yang akan diterapkan pada pembangunan masjid dengan nilai konstruksi Rp940 miliar ini.

Pertama, desain bangunan yang melingkar melambangkan kerukunan berbangsa, bernegara, serta beragama dalam masyarakat Indonesia.

Filosofi kedua, masjid itu akan menjadi simbol penguatan hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan sesama manusia, dan hubungan dengan alam.

Dicanangkan sebagai tempat wisata religi baru, nantinya Masjid Negara akan memiliki luas bangunan kurang lebih 59.081 meter persegi dan bisa menampung hingga 61.317 jemaah.

Tempat Ibadah Lainnya di IKN

Desain Basilika di IKN

Bukan hanya masjid, ada juga tempat ibadah di IKN dari agama lain yang akan dibangun.

Pembangunan tempat ibadah ini menjadi lambang kerukunan berbangsa, bernegara, serta beragama.

Presiden Jokowi mengatakan, tempat ibadah yang dibangun itu di antaranya adalah gereja untuk umat Katolik, vihara untuk umat Buddha, pura untuk umat Hindu, gereja untuk umat Kristen, dan klenteng untuk umat Konghucu.

Tidak cuma mengutamakan kegunaannya, masjid tersebut akan didesain ramah lingkungan.

“Akan dibangun di kawasan Nusantara dengan memerhatikan kegunaannya serta desain yang green dan smart,” kata Joko Widodo, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/1/2024).

Sayembara Kompleks Peribadatan di IKN

Desain Aku Rukun di IKN

Sebelumnya, telah digelar juga sayembara untuk desain dari IKN. Salah satu kategori dari sayembara tersebut adalah kompleks peribadatan.

Salah satu pemenang desainnya adalah Aku Rukun, karya firma arsitektur Titik Garis Bidang, yang melibatkan 13 arsitek.

Adapun beberapa arsitek tersebut di antaranya adalah Mei Mumpuni, Rego Nugroho, Iko Daeng, Dhanendra Prathama, Bondan Ramadhana, Niken Larasati, Josia Rastandi, Darmawan David, Feri Susanto, Agus Setiawan, Faris de Indonesia, serta Nindya Pratiwi.

Pada kompleks peribadatan itu, terlihat ada sejumlah tempat ibadah dari ke-6 agama yang resmi diakui di Indonesia.

Latar belakang dari kompleks peribadatan itu adalah karena Indonesia merupakan negara yang memiliki kemajemukan dalam beragama.

Menurut Prinsipal Titik Garis Bidang, Mei Mumpuni, perbedaan itu adalah hal yang patut disyukuri.

Kendati demikian, memang merupakan pekerjaan besar bagi setiap warga negara untuk menjaga kestabilitasan kerukunan umat beragama, meski Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Indonesia cukup tinggi, yaitu 73,83 (rentang 0-100).

“Dengan dasar pemikiran ini, kami mengusulkan kerukunan umat beragama sebagai tema desain kompleks peribadatan IKN,” kata Mei.

***

Sudah tahu tempat ibadah di IKN apa saja yang akan dibangun?

Pembangunan tempat ibadah itu bisa memperlihatkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai perbedaan.

Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, diharapkan IKN juga dapat menjadi simbol kerukunan umat beragama di Indonesia.

Mari kita dukung pembangunan tempat ibadah di IKN!