IKN Dibangun di Lahan Apa? Benarkah Merusak Hutan?

Lahan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) termasuk luas untuk ukuran kota.

Total luas wilayah pembangunannya mencapai 256.000 hektare, termasuk di antaranya adalah 199.000 hektare wilayah pengembangan, 56.000-an hektare kawasan ibu kota negara, dan 6.700-an hektare kawasan inti.

Akhirnya, banyak yang bertanya-tanya, IKN dibangun di lahan apa.

IKN sendiri terletak di dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Apakah pembangunan IKN merusak hutan di kawasan tersebut? Berikut jawabannya.

Presiden Jokowi: Lahan IKN adalah Hutan Produksi

perubahan hutan di ikn 2024

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah pernah menjawab pertanyaan mengenai IKN dibangun di lahan apa.

Menurut ayah dari Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming ini, lahan yang digunakan untuk IKN adalah hutan produksi, bukan hutan alam.

Jadi, IKN tidak merusak hutan di kawasan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Lahan yang digunakan untuk membangun IKN ini, awalnya adalah hutan produksi. Jangan ada yang keliru bahwa ini hutan alam, bukan hutan produksi,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara pre market sounding proyek IKN yang digelar Kadin di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022), dikutip dari Beritasatu.com.

Presiden Jokowi berpesan agar tidak ada isu merusak hutan, karena memang lahannya merupakan hutan produksi yang rutin ditebang, setiap 6-7 tahun.

Dalam hutan produksi itu, pohon yang ditanam dan ditebang rutin adalah eukaliptus.

Ke depannya, kata Presiden Jokowi, kawasan hutan di IKN akan dikembalikan menjadi hutan heterogen dengan penanaman pohon asli dan endemi dari Kalimantan.

“Ini yang kita ingin kembalikan. Justru nantinya ingin kembali jadi hutan heterogen dengan pohon asli dan endemik dari Kalimantan, sehingga kita harapkan nanti menjadi hutan hujan tropis lagi di Kalimantan,” kata Jokowi.

Agar proses pengembalian lahan hutan ini berjalan lancar, di IKN akan disiapkan pusat persemaian dengan luas sekitar 16 hektare dan dilengkapi embus seluas 7 hektare.

“Kita harapkan selesai nanti di awal tahun 2023 yang kapasitas bibitnya setiap tahun bisa menghasilkan kira-kira 15 juta bibit per tahun. Ini yang akan kita pakai untuk menghijaukan Kalimantan,” ujar Jokowi.

OIKN: IKN Tidak Merusak Hutan

potret miniatur hutan hujan tropis

Hal senada juga diungkapkan oleh pihak Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengenai IKN dibangun di lahan apa.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam IKN Myrna Asnawati Safitri mengatakan, wilayah hutan Kalimantan yang disebut sebagai “Heart of Borneo” memang terbentang dari barat hingga utara.

Kendati demikian, lokasi IKN tidak termasuk dalam wilayah tersebut, tapi hanya terhubung sebagai bagian dari ekosistem.

Adapun pembangunan IKN yang menggunakan hutan hanya mencakup 40 ribu hektare saja, dari 252 ribu hektare seluruh lahan.

Dan 40 ribu hektare tersebut, merupakan hutan monokultur.

“Lokasi pembangunan sekarang sebagian besar di hutan monokultur, jadi tidak merusak hutan. Kalau konversi, tergantung definisinya,” kata Myrna Asnawati Safitri saat acara Nusantara Fair 2024 di Jakarta, dikutip dari Antaranews.com.

Sebagian Besar IKN adalah Hutan

Hutan Mangrove Mentawir

Secara konsep, sebagian besar lahan IKN memang akan dipertahankan sebagai hutan.

Hal tersebut sempat disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa, dan Bambang Susantono yang pernah menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Menurut Menteri Suharso, 80 persen lahan di IKN akan dibiarkan menjadi hutan.

“Dan dengan luas yang luar biasa itu, 20 persen yang akan menjadi build up area dan 80 persen akan dibiarkan menjadi hutan sehingga wilayah IKN adalah wilayah yang menjadi forest city atau kota hutan,” kata Suharso, dikutip dari CNNIndonesia.com.

Sementara itu, menurut Bambang Susantono, konsep IKN yang mempertahankan wilayah hutannya banyak diapresiasi komunitas internasional.

“Jadi hutan-hutan produksi sekarang yang monokultur akan kita hutankan kembali menjadi hutan tropis dan ini penting dan diapresiasi oleh banyak komunitas internasional bahwa Indonesia akan mencoba meng-reverse yang semula deforestasi menjadi reforestasi,” ujar Bambang usai peluncuran Peta Jalan Nol Emisi Nusantara RLDC di COP28 Dubai, Uni Emirat Arab, Desember 2023, dikutip dari Antaranews.com.

Jadi, itulah jawaban dari IKN dibangun di lahan apa.

Kesimpulannya, lokasi pembangunan IKN tidak merusak hutan, karena menggunakan lahan hutan produksi yang monokultur dan rutin ditebang setiap 6-7 tahun sekali.

Referensi

  • Artikel Antaranews.com berjudul “OIKN: IKN tidak merusak hutan karena dibangun di tanah monokultur”. (https://www.antaranews.com/berita/3936444/oikn-ikn-tidak-merusak-hutan-karena-dibangun-di-tanah-monokultur). Diakses pada 25 Juni 2024.
  • Artikel Berita Satu berjudul “Jokowi: Lahan IKN Nusantara Hutan Produksi, Bukan Hutan Alam”. (https://www.beritasatu.com/nasional/990845/jokowi-lahan-ikn-nusantara-hutan-produksi-bukan-hutan-alam/2). Diakses pada 25 Juni 2024.
  • Artikel CNN Indonesia berjudul “Bappenas: Lahan IKN 256 Ribu Hektare, 80 Persen Dibiarkan Hutan”. (https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220202141628-20-754087/bappenas-lahan-ikn-256-ribu-hektare-80-persen-dibiarkan-hutan). Diakses pada 25 Juni 2024.

Fakta Menarik Kelurahan Nipah-Nipah, Desa Wisata Dekat IKN

Terletak di Kalimantan Timur, Desa Wisata Kelurahan Nipah Nipah bagaikan permata tersembunyi yang menanti untuk dijelajahi.

 

Keindahan alamnya yang memukau, kekayaan budaya yang autentik, dan keramahan penduduknya menjadikan desa ini sebagai destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

 

Lokasinya yang dekat dengan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara juga menjadikan Desa Wisata Nipah-Nipah semakin strategis.

 

Hanya dengan perjalanan singkat, pengunjung dapat merasakan sensasi wisata yang berbeda, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

 

Dalam artikel ini, kita akan menyelami fakta menarik tentang desa wisata Kelurahan Nipah-Nipah.

 

Yuk, lihat informasinya pada uraian di bawah ini.

 

Fakta Menarik Kelurahan Nipah-Nipah, Desa Wisata Dekat IKN

 

1. Keindahan Alam yang Memukau

 

pantai nipah nipah

sumber: indonesiakaya.com

 

Kelurahan Nipah-nipah diketahui memiliki garis pantai yang indah dengan pasir putih dan air laut biru jernih.

Pantai Sipakario pun menjadi primadona di sana karena menawarkan panorama matahari terbenam yang spektakuler dan kesempatan untuk bersantai di tepi pantai.

Bagi pecinta petualangan, trekking di hutan mangrove yang rimbun dan mengamati satwa liar setempat menjadi pilihan menarik.

Lalu, Kelurahan Nipah-Nipah juga memiliki destinasi wisata lainnya, yaitu Taman Bunga Rozeline.

 

Rozeline sendiri diambil dari nama istri Bupati Penajam Paser Utara terdahulu sebagai tanda jasa.

 

Adapun bunga yang dihadirkan berupa pucuk merah, melati, dan masih banyak lagi.

 

Lokasinya yang dekat dengan kantor Bupati Penajam Paser Utara juga membuat wisatawan dapat berkunjung kapan saja.

 

Wisatawan bisa bersantai untuk menikmati keindahan Kota Penajam Paser Utara.

 

2. Kekayaan Budaya yang Unik

 

Sebagai bagian dari Kalimantan Timur, desa wisata dekat IKN ini kaya akan budaya lokal yang unik.

Pengunjung dapat menjelajahi Rumah Adat Kuta, merasakan kehangatan keramahan masyarakat.

Kemudian, wisatawan juga bisa berinteraksi dengan penduduk setempat sehingga memberikan pengalaman autentik dan tak terlupakan.

3. Potensi Wisata yang Berkembang

 

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan Desa Wisata Nipah-nipah.

Berbagai fasilitas wisata mulai dibangun, seperti homestay, warung makan, dan pusat oleh-oleh.

Aksesibilitas menuju desa pun dipermudah dengan peningkatan infrastruktur jalan.

4. Dekat dengan IKN, Perlebar Peluang Pengembangan Pariwisata

 

desa wisata nipah nipah

sumber: kemenparekraf.go.id

 

Lokasi Desa Wisata Nipah-nipah yang berdekatan dengan IKN Nusantara membuka peluang emas bagi pengembangan pariwisata di masa depan.

Diperkirakan, lonjakan wisatawan akan terjadi seiring dengan pembangunan dan perpindahan penduduk ke IKN.

Hal ini membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup melalui sektor pariwisata.

***

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu, ya.

 

Yuk, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Tujuan IKN untuk Apa? Begini Jawabannya

Urgensi dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi topik yang paling sering dibicarakan.

Banyak yang beranggapan, pemindahan ibu kota adalah hal yang penting. Dan tak sedikit pula, yang menilai pemindahan ibu kota bukan merupakan hal yang mendesak.

Lantas, sebenarnya tujuan IKN untuk apa? Artikel ini mencoba menjawab mengenai pertanyaan tersebut.

Jawaban Presiden Jokowi

uu dkj disahkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah pernah menjelaskan mengenai tujuan pemindahan ibu kota.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Jokowi pada Peresmian Pembukaan Muktamar ke-XVIII Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada Rabu, 22 Februari 2023.

Menurut Jokowi, tujuan IKN untuk apa adalah untuk pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk, maupun pembangunan.

Presiden menjelaskan, 56 persen penduduk Indonesia berada di Pulau Jawa.

“Semuanya ada di Jawa, 58 persen (PDB ekonomi), dan 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa. Betapa sangat padatnya Pulau Jawa sehingga memerlukan yang namanya pemerataan pembangunan tidak Jawasentris tapi Indonesiasentris,” ujar Presiden Jokowi, dikutip dari laman Setneg.go.id.

Bukan hanya digagas oleh pemerintah saat ini, ternyata pemindahan IKN juga sempat digagas oleh Presiden ke-1 RI Soekarno.

Bung Karno telah menggagas pemindahan ibu kota sejak tahun 1960 yang lalu.

“Ini sudah sejak Bung Karno tahun 60, Bung Karno sudah akan memindahkan Ibu Kota Jakarta itu ke Kalimantan, yaitu di Palangkaraya,” kata Presiden Jokowi.

Diharapkan, pemindahan ibu kota itu bukan hanya soal pemindahan fisik, seperti bangunan atau gedung-gedung pemerintahan.

Lebih dari itu, pemindahan ibu kota juga adalah soal pemindahan budaya kerja dan pola pikir baru disertai dengan sistem dan sumber daya manusia yang dipersiapkan dengan baik.

“Sehingga kita harapkan nanti ibu kota baru ini betul-betul sebuah ibu kota yang negara lain tidak memiliki, negara lain tidak memiliki,” kata Presiden.

Urgensi Pemindahan IKN Menurut Kepala Bappenas

Suharso Monoarfa

Tak hanya dijelaskan oleh Presiden Jokowi, urgensi pemindahan IKN juga telah dijawab oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa.

Menurutnya, tiga tujuan utama dari pembangunan IKN adalah sebagai simbol identitas nasional, kota berkelanjutan di dunia, serta sebagai penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

Lebih lanjut Suharso menjelaskan, keberadaan IKN akan membuat paradigma pembangunan menjadi Indonesia-sentris alias merata.

Selain itu, IKN diharapkan bisa membantu visi Indonesia 2045.

Menteri Suharso berharap, pembangunan IKN bisa didukung oleh masyarakat lokal.

“Masyarakat lokal partisipasinya luas, apakah ikut dalam membangun, apakah ikut dalam bekerja, semuanya terbuka, lapangan kerja terbuka untuk mereka,” katanya.

IKN untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan

Dalam kesempatan terpisah, Kakanwil DJKN, Kemenkeu Kalimantan Barat, Edward UP Nainggolan menjelaskan, tiga urgensi dari pembangunan IKN.

Pertama, menurutnya, IKN dibutuhkan untuk mendukung dan mendorong transformasi ekonomi untuk mencapai visi Indonesia 2045.

Diprediksi, ekonomi Indonesia akan masuk 5 besar dunia pada tahun 2045, dengan perkiraan PDB per kapita sebesar US$ 23.119.

Selanjutnya, menurut Edward, tujuan IKN untuk apa adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata termasuk di Kawasan Timur Indonesia.

Pasalnya, selama ini Jakarta dan sekitarnya terkenal dengan pusat segalanya, mulai dari pemerintahan, industri, perdagangan, teknologi, dan lain-lain.

“Tidak mengherankan jika perputaran uang di Jakarta mencapai 70 persen yang luasnya hanya 664,01 km² atau 0.003 persen dari total luas daratan Indonesia 1.919.440 km²,” ujar Edward.

Lalu, tujuan terakhir dari pembangunan IKN adalah karena kondisi objektif Jakarta yang sudah tak cocok lagi sebagai ibu kota negara.

Jakarta, dinilai Edward, sudah tidak bisa menanggung “beban” sebagai ibu kota.

“Kepadatan penduduk 16.704 jiwa/km² sementara kepadatan penduduk Indonesia hanya 141 jiwa/km². Kemacetan Jakarta yang  merupakan kota termacet nomor 10 di dunia tahun 2019 walau menurun menjadi nomor 31 dari 416 kota besar di 57 negara tahun 2020 (TomTom Traffic Index).”

“Permasalahan lingkungan dan geologi yang telah akut antara lain banjir yang setiap tahun melanda Jakarta dan terjadinya penurunan tanah yang mengakibatkan sebagian wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut,” ujar Edward.

Referensi

  1. Artikel Setneg.go.id berjudul “Presiden Jokowi: Alasan Utama Pembangunan IKN Adalah Pemerataan”. (https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_jokowi_alasan_utama_pembangunan_ikn_adalah_pemerataan). Diakses pada 24 Juni 2024.
  2. Artikel Kominfo.go.id berjudul “Undang-Undang Ibu Kota Negara Menandai Dimulainya Pembangunan IKN”. (https://www.kominfo.go.id/content/detail/40069/undang-undang-ibu-kota-negara-menandai-dimulainya-pembangunan-ikn/0/artikel_gpr). Diakses pada 24 Juni 2024.
  3. Artikel Kemenkeu.go.id berjudul “Urgensi Pemindahan Ibu Kota Negara”. (https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-kalbar/baca-artikel/14671/Urgensi-Pemindahan-Ibu-Kota-Negara.html). Diakses pada 24 Juni 2024.

5 Tempat Wisata Alam Penajam Paser Utara, Ada Pantai hingga Air Terjun!

Tidak bisa dimungkiri, tempat wisata alam Penajam Paser Utara semakin dikenal oleh masyarakat berkat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Seperti yang kita tahu, lokasi pembangunan IKN sendiri mencakup sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

 

Karena itu, ketika pembangunan IKN rampung, Penajam Paser Utara diprediksi akan memegang peran penting bagi pertumbuhan wilayah Nusantara.

 

Di luar perannya di IKN, Penajam Paser Utara juga dikenal sebagai salah satu wilayah dengan objek wisata alam yang indah.

 

Sebagai informasi, berikut beberapa tempat wisata Penajam Paser Utara yang layak dikunjungi.

 

Rekomendasi Tempat Wisata Penajam Paser Utara

 

1. Pulau Gusung

 

pulau gusung

 

Pulau Gusung adalah sebuah pulau wisata dengan panorama alam yang indah.

 

Akses menuju tempat wisata ini memang cukup terbatas, tetapi ekosistem alamnya masih terjaga sangat baik dan lestari.

 

Pulau Gusung menyuguhkan landscape alam berupa pantai dengan hamparan pasir putih yang luas.

 

Air lautnya hijau dan bersih sehingga cocok untuk aktivitas bermain pasir dan snorkeling.

 

2. Air Terjun Tembinus

 

Di Penajam Paser Utara, ada pula destinasi wisata air terjun yang menawarkan panorma hijau nan asri.

 

Lokasinya ada di tengah kawasan perhutanan, sehingga sangat cocok dijadikan sebagai tempat healing.

 

Di sini, para pengunjung bisa bersantai sembari menikmati pemandangan alam sekitar.

 

Selain itu, pengunjung juga bisa berenang untuk menikmati segarnya aliran Air Terjun Tembinus.

 

3. Pantai Nipah-Nipah

 

pantai nipah nipah

 

Tempat wisata Penajam Paser Utara selanjutnya adalah Pantai Nipah-Nipah.

 

Bisa dibilang, Pantai Nipah-Nipah merupakan destinasi wisata paling hits di Penajam Paser Utara.

 

Namun, pantai tersebut juga memiliki landscape alam yang masih terjaga keasriannya.

 

Para pengunjung yang datang bisa berenang dan bersantai sembari menikmati hamparan langit biru.

 

Di sore hari, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan tenggelamnya matahari dari pinggir pantai.

 

4. Pantai Tanjung

 

Selain Pantai Nipah-Nipah, kamu juga wajib mengunjungi Pantai Tanjung di Penajam Paser Utara.

 

Sekilas, pantai ini memiliki landscape yang mirip dengan pemandangan Pantai Anyer.

 

Meski begitu, destinasi wisata ini menawarkan ketenangan karena lokasinya yang jauh dari keramaian.

 

Berbagai aktivitas menarik pun bisa kamu lakukan di tempat ini, mulai dari berenang hingga bersantai di pinggir pantai.

 

5. Guo Tolu Liang

 

guo tolu liang

 

Selanjutnya, ada objek wisata alam bernama Guo Tolu Liang.

 

Berada di Kecamatan Babulu, pengunjung bisa melakukan aktivitas susur gua untuk melihat keindahan talaktit dan stalakmit di tempat ini.

 

Di dalam gua juga terdapat aliran sungai bawah tanah yang sangat jernih, cantik untuk dijadikan sebagai spot selfie atau berfoto.

 

Itulah beberapa rekomendasi tempat wisata alam di Penajam Paser Utara yang menarik dikunjungi.

 

Ikuti artikel lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

7 Fakta Kalimantan Timur yang Menarik Diketahui, Minim Risiko Bencana Alam!

Ada banyak fakta Kalimantan Timur (Kaltim) yang menarik untuk diketahui oleh masyarakat.

 

Salah satunya mengenai terpilihnya provinsi ini sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Seperti yang kita tahu, Kaltim akan memainkan peran sentral sebagai pusat pemerintah dan sentra ekonomi baru Indonesia.

 

Hal tersebut dikarenakan rencana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara.

 

Lokasi IKN sendiri berada di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

 

Wilayah Kalimantan Timur dianggap strategis menjadi lokasi ibu kota baru, sebab posisi Pulau Kalimantan yang berada di tengah-tengah wilayah Indonesia.

 

Selain informasi di atas, ada segudang fakta menarik lain terkait Provinsi Kalimantan Timur.

 

Mau tahu apa saja? Simak uraiannya di bawah ini.

 

Fakta-Fakta Menarik terkait Kalimantan Timur

 

1. Minim Risiko Bencana Alam

 

daerah dengan risiko bencana yang minim

 

Percaya atau tidak, Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat risiko bencana yang rendah.

 

Misalnya bencana gunung meletus, sebab tidak ada gunung berapi yang berlokasi di Pulau Kalimantan.

 

Selain itu, wilayah Kalimantan juga jauh dari batas lempeng, sehingga dianggap mumpuni sebagai lokasi ibu kota baru.

 

2. Provinsi Terluas Keempat di Indonesia

 

Kalimantan Timur memiliki luas total 129.066,64 km2.

 

Dengan luas tersebut, Kalimantan Timur tercatat sebagai provinsi terluas keempat di Indonesia, setelah Papua, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

 

Wilayah Kalimantan Timur terbagi dalam tiga kota dan tujuh kabupaten, dengan total 107 kecamatan dan 1.032 desa/kelurahan.

 

Selain itu, Kalimantan Timur berbatasan langsung dengan wilayah Kalimantan Utara di sebelah utara, Laut Sulawesi dan Selat Makassar di sebelah Timur.

 

Sedangkan di sebelah selatannya berbatasan dengan Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Malaysia di sebelah barat.

 

Kalimantan Timur juga memiliki 419 pulau dengan luas pengelolaan laut mencapai 25.656 m2.

 

3. Beribukota di Samarinda

 

Provinsi Kalimantan Timur terbentuk pada tahun 1956 melalui Undang-Undang No.25 tahun 1956, dengan APT Pranoto sebagai gubernur pertamanya.

 

Provinsi ini beribukota di Samarinda, kota terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Balikpapan.

 

4. Kaya akan Sumber Daya Alam

 

sumber daya alam melimpah

 

Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

 

Sejak zaman kolonial Belanda, daerah ini telah dikenal sebagai penghasil berbagai hasil tambang seperti minyak, emas, dan batubara.

 

Hasil sumber daya alam tersebut sebagian besar diekspor ke luar negeri.

 

Karena itu, Kalimantan Timur menjadi daerah penghasil devisa utama Indonesia, khususnya di sektor pertambangan dan kehutanan.

 

5. Suku Asli Kalimantan Timur Adalah Kutai

 

Kalimantan Timur dihuni oleh berbagai masyarakat dengan latar belakang suku bangsa yang beragam.

 

Namun, tahukah kamu bahwa suku atau penduduk asli Kalimantan Timur adalah Suku Kutai dan Suku Dayak di pedalaman?

 

Suku kutai adalah salah satu rumpun masyarakat asli Kalimantan.

 

Keberadaan Suku Kutai ini sejalan dengan fakta sejarah tentang adanya Kerajaan Kutai Martadipura yang tergolong sebagai kerajaan Hindu tertua di Nusantara.

 

Kerajaan Kutai Martadipura ini disinyalir berdiri pada abad ke-4 Masehi, serta memiliki peninggalan sejarah tertua di Indonesia.

 

6. Banyak Destinasi Wisata Alam Menarik

 

Selain terkenal akan sumber daya alam melimpah, Kalimantan Timur juga tergolong sebagai daerah dengan potensi destinasi wisata alam yang besar.

 

Ada banyak destinasi wisata alam terkenal di Kalimantan Timur, di antaranya Kepulauan Derawan, Pantai Nipah-Nipah, Labuan Cermin, dan Kebun Raya Balikpapan.

 

7. Punya Banyak Makanan Khas

 

punya banyak masakan khas

 

Kalimantan Timur juga memiliki banyak makanan khas yang patut untuk dicoba.

 

Beberapa makanan khas Kalimantan Timur yang terkenal adalah sate payau, ayam cincane, sayur garang asem kutai, dan nasi bekepor.

 

Itulah beberapa fakta Kalimantan Timur yang menarik untuk diketahui.

 

Ikuti artikel lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

7 Destinasi Wisata Balikpapan Dekat IKN, Mulai dari Pantai hingga Hutan Raya!

Seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), tidak dapat dimungkiri jika pamor destinasi wisata Balikpapan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

 

Seperti yang kita tahu, Balikpapan merupakan salah satu kota di Kalimantan Timur yang akan memegang peran vital dalam pembangunan dan pertumbuhan IKN.

 

Bersama Samarinda, Balikpapan akan didaulat sebagai daerah penyangga IKN.

 

Pembangunan IKN tentu memberi dampak signifikan bagi Balikpapan dan kota penyangga IKN lainnya.

 

Salah satu dampak yang cukup terasa adalah meningkatnya jumlah kunjungan wisata ke kota tersebut.

 

Pada musim liburan tahun ini, jumlah wisatawan yang datang ke Balikpapan melonjak hingga 42% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

Nah, sebagai salah satu kota besar di Kalimantan Timur, Balikpapan memang memiliki banyak pilihan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

 

Penasaran dengan destinasi wisata yang ada di Balikpapan? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

 

Rekomendasi Destinasi Wisata Balikpapan

 

1. Pantai Lamaru

 

pantai lamaru

 

Berstatus sebagai kota pesisir, Balikpapan terkenal akan banyaknya destinasi wisata pantai dengan panorama yang memukau.

 

Salah satunya adalah Pantai Lamaru yang berada di pinggiran Kota Balikpapan.

 

Destinasi wisata ini menawarkan suasana yang menenangkan dan lanskap alam indah.

 

Selain pemandangan laut, para pengunjung juga dapat menikmati pemandangan hamparan pohon cemara udang di pantai tersebut.

 

2. Pantai Tanjung Bayur Teritip

 

Selain Pantai Lamaru, ada pula Pantai Bayur Teritip yang berlokasi di Balikpapan Timur.

 

Destinasi wisata ini menawarkan pemandangan laut dengan deretan pohon kelapa dan jembatan kayu ulin yang menyegarkan mata.

 

Di sekitar Pantai Tanjung Bayur juga terdapat beragam villa yang bisa disewa untuk menginap.

 

3. Pantai Manggar Segara Sari

 

Pantai Manggar Segara Sari bisa disebut sebagai destinasi wisata pantai paling terkenal di Balikpapan.

 

Tiap tahunnya, pantai ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin melakukan aktivitas berenang, bermain pasir, maupun bermain voli.

 

Lokasi Pantai Manggar Segara Sari berada sekitar 20 km dari pusat Kota Balikpapan.

 

Waktu tempuhnya hanya berkisar 40 menit berkendara.

 

4. Pantai Kilang Mandiri

 

pantai kilang mandiri

 

Pantai Kilang Mandiri menawarkan destinasi wisata pantai dengan panorama alam yang memukau.

 

Di sini, pengunjung akan disuguhkan pemandangan pantai berpasir putih dan lautan biru yang cantik.

 

Selain panorama alam yang indah, destinasi wisata ini juga telah dilengkapi fasilitas pendukung seperti area parkir, musala, kios makanan dan minimum, serta area beristirahat.

 

5. Wisata Mangrove Margomulyo

 

Jika ingin destinasi wisata alam selain pantai, kamu bisa mengunjungi kawasan hutan mangrove Margomulyo.

 

Di sana, kamu dapat merasakan udara sejuk dengan pemandangan hijau yang menyegarkan.

 

Di objek Wisata Mangrove Margomulyo, para wisatawan juga dapat melihat flora dan fauna khas hutan Kalimantan yang eksotis.

 

Wisata Mangrove Margomulyo merupakan kawasan konservasi, sehingga tempat ini juga bisa menjadi wahana edukasi bagi keluarga.

 

6. Kebun Raya Balikpapan

 

Tidak hanya Bogor, Balikpapan juga punya kebun raya yang dihiasi tanaman dan pepohonan rindang.

 

Kebun Raya Balikpapan berada di kawasan Hutan Lindung Sungai Wain.

 

Area ini tergolong sebagai Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KDTK), sehingga memiliki panorama hijau yang menyejukkan mata.

 

7. KWPLH Beruang Madu

 

kwplh beruang madu

 

Beruang madu merupakan fauna identitas Kota Balikpapan.

 

Jika kamu dan keluarga ingin melihat hewan tersebut secara langsung, maka kunjungilah Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Beruang Madu.

 

Selain itu, KWPLH Beruang Madu juga menyediakan fasilitas penyelamatan kucing dan anjing liar.

 

Kawasan ini juga menyediakan informasi mengenai perawatan hewan piaraan kepada masyarakat.

 

Demikianlah beberapa rekomendasi objek wisata menarik yang ada di Balikpapan.

 

Ikuti informasi lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Inilah Lirik Lagu IKN Nusantara yang Dibuat Rapper Saykoji

Semangat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tak hanya dirasakan oleh pihak pemerintah saja.

Lebih dari itu, sejumlah pegiat seni termasuk penyanyi rap Saykoji juga optimis akan adanya pembangunan IKN.

Bahkan, ia memutuskan untuk membuat lagu IKN Nusantara dengan lirik yang penuh makna.

Lagu tersebut tercipta setelah Saykoji dan pegiat seni lainnya berkeliling Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Jumat 22 September 2023.

Saykoji mengaku kagum dengan bentuk IKN yang akhirnya bisa dilihatnya secara langsung.

Ia mengaku optimis untuk melihatnya sebagai masa depan Indonesia.

Pria yang popular karena lagu “Online” itu berharap, IKN akan menjadi pusat pemerintahan yang bisa membangun bangsa.

Berikut adalah lirik lagu IKN Nusantara yang dibuat oleh rapper Saykoji.

Lirik Lagu IKN Nusantara

Terlahir ’83 di Balikpapan

Selalu ada makna bila ku ke Kalimantan

Bermula ku di sini raih mimpi dari angan

Diajak Pak Jokowi ke IKN laksanakan visi bangsa bergerak di lini masa

Bertumbuh besar ke masa depan yang dirasa

Bukan hal mudah untuk bisa merubah kemajuan perlukan pikiran terbuka

Plant a seed for the future make it grow

For the whole world to know let it glow

Garuda bentangkan sayap ke udara

Soar to the corners timur barat selatan utara

Nusantara titik nolnya kita bermuara

Mimpiku lihat kilaunya sebelum masuk pusara

Perekat bangsa kota dunia untuk kita semua

Memori dalam sejarah untukku di hari tua.

Dipuji Presiden Jokowi

uu dkj disahkan

Lagu rap bertema IKN Nusantara yang dibuat oleh musisi rap Saykoji mendapatkan pujian Presiden Joko Widodo.

Melalui akun Instagram resminya @jokowi, Presiden Jokowi berterima kasih untuk lagu rap yang dibuat oleh Saykoji.

Menurut Presiden Jokowi, lirik lagu tersebut sungguh menyemangati.

“Terima kasih untuk lagu rap dari @saykoji. Liriknya sungguh menyemangati,” tulis akun @jokowi.

Dalam postingan itu, Presiden Jokowi terlihat mengunggah potongan video saat Saykoji dan sejumlah musisi lainnya berkunjung ke IKN.

Hingga tulisan ini dibuat, postingan akun Instagram Presiden Jokowi sudah mendapatkan hampir 400 ribu likes.

Sejumlah pesohor, seperti Dira Sugandi, Ibob Tarigan, hingga Greysia Poli turut berkomentar di postingan tersebut.

Lagu IKN Nusantara Lainnya

Sejumlah musisi senior dukung IKN

Tak hanya diciptakan oleh Saykoji, musisi lainnya juga sudah menciptakan lagu IKN Nusantara.

Salah satu grup musik yang menciptakan lagu soal IKN Nusantara adalah Bimbo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sam Bimbo pada Rabu 23 Februari 2022 saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor.

Saat itu, Sam Bimbo mengatakan, pihaknya mendukung ibu kota baru di Kalimantan.

“Sebelum itu (rencana pembangunan IKN) jadi pun, kami sudah membuat lagu Bumiku Nusantara,” ujar Sam Bimbo, dikutip dari akun Instagram resmi Kantor Staf Presiden RI @kantorstafpresidenri.