5 Pantai Dekat IKN yang Menyuguhkan Pemandangan Indah, Gak Kalah dengan Bali!

Pantai dekat IKN bisa menjadi opsi tempat berlibur bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

 

Selain Ibu Kota Nusantara (IKN), provinsi ini dikenal memiliki beragam destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

 

Wisata pantai di Kaltim misalmya, umumnya suguhkan pemandangan apik dengan harga yang murah.

 

Menariknya, beberapa pantai di Kaltim juga tidak terlalu jauh dari lokasi pembangunan IKN, lho.

 

Karena itu, jika kamu berkunjung ke IKN, jangan lupa untuk menyempatkan waktu mengunjungi beberapa pantai indah berikut ini.

 

Rekomendasi Pantai Dekat IKN yang Wajib Dikunjungi

 

1. Pantai Tanjung Jumlai

 

pantai tanjung jumlai

Foto: coretansijohan.blogspot.com

 

Lokasi: Kabupaten Penajam Paser Utara

 

Berjarak sekitar 1 jam 18 menit dari IKN, Pantai Tanjung Jumlai masuk dalam daftar pandai indah yang wajib untuk dikunjungi.

 

Pantai ini menawarkan pemandangan alam yang menawan.

 

Tidak hanya area pantai, sepanjang perjalanan menuju lokasi tersebut juga menyuguhkan pemandangan pohon-pohon kelapa yang memikat.

 

Kelebihan Pantai Tanjung Jumlai berikutnya adalah fasilitas yang cukup memadai.

 

Di dalam kawasan pantai tersebut terdapat spot foto instagrammable, serta pasir dan air laut yang sangat bersih.

 

2. Pantai Istana Amal

 

pantai istana amal

Foto: Instagram @pantaiistanaamal

 

Lokasi: Kabupaten Penajam Paser Utara

 

Masih berada di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, kali ini ada Pantai Istana Amal.

 

Lokasi pantai cukup strategis karena dekat dengan pelabuhan penyeberangan Penajam-Balikpapan.

 

Sama dengan Tanjung Jumlai, Pantai Istana Amal menyuguhkan pemandangan apik yang memikat.

 

Fasilitas di sekitar kawasan pantai tersebut juga cukup lengkap.

 

Memiliki luas area mencapai 10 hektare, pengunjung bisa menikmati permainan motor ATV, trampolin, dan motor trail di sekitar Pantai Istana Amal.

 

Kamu tidak akan kesulitan menemukan makanan, sebab di area pantai tersedia restoran dan tenan makanan yang sajikan makanan lezat.

 

3. Pantai Corong

 

pantai corong

Foto: bisnismetro.id

 

Lokasi: Kabupaten Penajam Paser Utara

 

Ingin liburan di pantai dekat IKN yang murah meriah? Kamu bisa memilih Pantai Corong.

 

Tidak ada biaya tiket masuk  ke kawasan pantai tersebut, tetapi lingkungan di sekitarnya tergolong bersih dan sangat indah.

 

Jarang ditemukan pedagang dan wahana permainan pada hari biasa.

 

Pedagang dan fasilitas permainan tersebut ada saat momen liburan atau akhir pekan.

 

Di pantai ini, terdapat beberapa area yang bisa dijadikan spot foto instagrammable.

 

Keberadaan pohon kelapa di sepanjang pantai juga menambah keelokan Pantai Corong.

 

4. Pantai Nipah-Nipah

 

pantai nipah nipah

Foto: kolomdesa.com

 

Lokasi: Kabupaten Penajam Paser Utara

 

Lokasi Pantai Nipah-Nipah berdekatan dengan Pantai Istana Amal.

 

Jika kamu ingin sekadar menikmati keindahan alam laut, pantai berikut layak dijadikan opsi.

 

Di sini, pengunjung bisa melihat pemandangan sunset atau sunrise seraya menghabiskan waktu dengan orang tersayang.

 

Bila sedang cerah, Kota Balikpapan bahkan bisa terlihat dari Pantai Nipah-Nipah.

 

5. Pantai Kemala Balikpapan

 

pantai kemala balikpapan dekat ikn

 

Lokasi: Kota Balikpapan

 

Rekomendasi pantai dekat IKN yang terakhir adalah Pantai Kemala Balikpapan.

 

Jarak pantai dengan IKN tidak terlalu jauh, sehingga cocok dijadikan alternatif destinasi wisata.

 

Kelebihan Pantai Kemala Balikpapan adalah aksesnya yang mudah karena berada di pusat Kota Balikpapan.

 

Harga tiketnya pun sangat terjangkau, yakni Rp5 ribu per pengunjung.

 

Tidak hanya menikmati keindahan alam pantai, pengunjung bakal disuguhkan potret kapal tanker besar yang tentu tidak akan ditemukan di pantai lain.

 

Demikianlah rekomendasi pantai dekat IKN yang indah dan layak untuk dikunjungi.

 

Cari tahu informasi lain seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Tidak Hanya Indonesia, Ini 7 Negara yang Pindah Ibu Kota!

Pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim), telah menjadi perbincangan hangat masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.

 

Proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pun sudah dimulai sejak 2022, bahkan dalam waktu dekat peresmiannya akan segera dilakukan.

 

Pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke IKN sejatinya bukan ide baru.

 

Rencana tersebut sudah ada sejak era kepemimpinan Presiden Soekarno, tepatnya pada 17 Juli 1957.

 

Saat itu, Presiden Soekarno berencana memindahkan ibu kota ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

 

Namun, realisasi dari ide tersebut gagal terwujud karena berbagai hal.

 

Wacana atau ide pemindahan ibu kota kembali mencuat pada masa orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

 

Kala itu, Presiden Soeharto berencana memindahkan pusat pemerintah Republik Indonesia dari Jakarta ke Jonggol.

 

Akan tetapi, rencana tersebut gagal terealisasi karena adanya pergolakan pada tahun 1997-1998.

 

Hingga akhirnya realisasi pemindahan ibu kota pun mulai serius digarap pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

 

Pemindahan ibu kota tentu menjadi peristiwa besar bagi sebuah negara, prosesnya tidak bisa dikatakan sederhana.

 

Meski begitu, Indonesia bukan satu-satunya negara yang memindahkan pusat pemerintahannya.

 

Sebelum Indonesia, ada tujuh negara lain yang memutuskan memindahkan ibu kota mereka.

 

Sebagai informasi, berikut daftar negara yang pindah ibu kota.

 

Daftar Negara yang Pindah Ibu Kota

 

1. Nigeria

 

ibu kota nigeria

Foto: The World Economic Forum

 

Urutan pertama dalam daftar negara yang pindah ibu kota adalah Nigeria.

 

Negara tersebut resmi memindahkan ibu kotanya dari Lagos ke Abuja pada tahun 1991.

 

Pemindahan tersedut ditengarai karena kondisi Lagos yang sudah semakin padat.

 

Hingga akhirnya keputusan memindahkan ibu kota ke Abuja dianggap sebagai langkah strategis.

 

Pasalnya, secara posisi Abuja berada di titik tengah Nigeria, sehingga ideal sebagai pusat pemerintahan negara.

 

Meski sudah berpindah, Lagos tetap memainkan peran krusial sebagai pusat ekonomi di negara terpadat di Afrika tersebut.

 

2. Pakistan

 

Selain Nigeria, ada juga Pakistan yang memutuskan memindahkan lokasi ibu kotanya pada tahun 1961.

 

Sebelumnya, sejak memutuskan berpisah dari India pada 1947, negara Pakistan beribukota di Karachi.

 

Namun, lewat keputusan negara, lokasi ibu kota pun dipindahkan ke Islamabad.

 

Alasan pemindahan ibu kota Pakistan dikarenakan posisi Karachi yang dianggap kurang strategis.

 

Pasalnya, kawasan tersebut dikelilingi padang pasir sehingga wilayahnya kekurangan air.

 

3. Brasil

 

Sebagian dari Anda mungkin mengira ibu kota dari Brasil adalah Rio de Janeiro

 

Kota tersebut memang pernah memainkan peran krusial sebagai ibu kota Brasil sejak abad ke-17.

 

Namun, pada tahun 1960-an, status ibu kota Brasil berpindah dari Rio de Janeiro ke Brasilia.

 

Alasan pemindahan ibu kota Brasil ditengarai karena kondisi kota yang semakin padat.

 

Selain itu, posisi Rio de Janeiro juga sejatinya rentan terhadap ancaman serangan laut.

 

4. Myanmar

 

ibu kota myanmar

 

Pada tahun 2005, Pemerintah Myanmar memutuskan memindahkan ibu kotanya dari Yangon ke Naypyidaw.

 

Pemindahan tersebut dilakukan karena kondisi Yangin yang semakin padat.

 

Selain itu, posisi Naypyidaw juga dianggap strategis karena berada di tengah wilayah Myanmar.

 

Karena itu, hal tersebut memungkinkan pemerintah untuk mengendalikan daerah-daerah yang jauh secara optimal, terutama daerah yang mengalami pemberontakan.

 

Meski begitu, pemindahan ini belum secara efektif mengurangi kepadatan penduduk di Yangin.

 

Pasalnya, wilayah Naypyidaw sendiri masih sepi peminat.

 

5. Kazakhstan

 

Astana atau  dikenal dengan Kota Nursultan, resmi menjadi ibu kota Kazakhstan pada tahun 1997.

 

Sebelum dipindahkan ke Astana, lokasi ibu kota Kazakhstan berada di Almaty.

 

Alasan pemindahan ibu kota dari Almaty ke Astana dikarenakan kepadatan penduduk.

 

Meski begitu, saat ini Almaty masih memainkan peran krusial sebagai pusat ekonomi dan perdagangan di Kazakhstan.

 

6. Filipina

 

Selain Myanmar, negara ASEAN lain yang pernah memindahkan ibu kotanya adalah Filipina.

 

Pada tahun 1940, ibu kota Filipina sempat dipindahkan dari Manila ke Quezon City oleh Presiden Manuel Quezon.

 

Namun, pemindahan ibu kota tersebut tidak dilakukan secara menyeluruh, sebab pusat pemerintahan tetap berpusat di Manila.

 

Karena dianggap tidak praktis, ibu kota kembali dipindahkan ke Manila pada 1976.

 

7. India

 

Selama masa kolonial Inggris, wilayah India beribukota di Kolkata.

 

Namun, pada tahun 1911, ibu kota terpaksa dipindahkan ke New Delhi karena adanya penentangan terhadap kekuasaan Inggris di wilayah Bgenalia, berdekatan dengan Kolkata.

 

Hingga saat ini, New Delhi masih menjadi ibu kota India.

 

Cari tahu informasi lengkap seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

4 Rumah Sakit di IKN, Milik Swasta dan Pemerintah

Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah mempunyai empat rumah sakit untuk melayani kebutuhan masyarakat. Apa saja? Mari kita simak dalam artikel ini.

Pembangunan rumah sakit di IKN masih terus berlangsung. Infrastruktur kesehatan ini hadir untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi warga IKN.

Rumah sakit IKN tersebut terdiri dari rumah sakit milik pemerintah pusat dan rumah sakit milik swasta. Berikut ulasan lengkap tentang keempat rumah sakit.

Daftar Rumah Sakit di IKN

rumah sakit di ikn

Foto: Kompas

Rumah Sakit Umum Pusat Ibu Kota Nusantara

Pemerintah memulai pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat Ibu Kota Nusantara atau RSUP IKN  pada 2023. Rencananya bakal dirampungkan pada 2024.

Rumah sakit pemerintah pertama di IKN ini berdiri di atas lahan seluas 1.859 hektare. Konsep pembangunan menerapkan prinsip bangunan hijau dan smart hospital for the smart city.

Rencananya RSUP IKN akan memanfaatkan air hujan dan air daur ulang. Keduanya digunakan sebagai sumber air alternatif dan sanitasi hemat air.

Alat kesehatan terbaik seperti Computerized Tomography (CT) scan 512 slice, hybrid cathlab dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) 3 Tesla pun akan melengkapi rumah sakit.

Ruang gawat darurat RSUP IKN pun mempunyai kamar operasi cito (darurat/segera), cathlab, dan fasilitas klinik umum, telemedicine, haemodialisis, dan penunjang medis lainnya.

Rumah Sakit Hermina

Hermina membangun pusat kesehatan bertaraf internasional di IKN. Proyek pembangunan ini merupakan kerja sama antara PT Medikaloka Hermina Tbk dengan PT Bina Karya (Persero).

Dalam pengembangan rumah sakit ini, PT Bina Karya berperan sebagai master developer dan menjalankan fungsi serta tugas dalam aspek komersial dan bisnis dengan investor.

Rumah sakit ini menyediakan pelayanan unggulan untuk ibu dan anak, jantung, stroke, pelayanan gawat darurat, dan Intensive Care Unit (ICU).

Selain itu, pihak Hermina pun bakal memberikan pelayanan cepat dan akurat mengutamakan keamanan pasien dengan didukung digitalisasi electronic medical record.

Konsep pembangunan mengdepankan rumah sakit ramah lingkungan (green building) dengan 200 tempat tidur. Terdiri dari ruangan untuk pelayanan VIP, pasien BPJS dan non-BPJS.

Rumah Sakit Abdi Waluyo

Rumah Sakit Abdi Waluyo sudah berdiri sejak 1986 melengkapi infrastruktur kesehatan di Indonesia. Misi rumah sakit yaitu memberikan perawatan terbaik kepada pasien.

Untuk mencapai misi itu, Rumah Sakit Abdi Waluyo menyediakan peralatan medis dengan teknologi canggih. Memungkinkan dokter untuk mendiagnosis pasien lebih cepat dan akurat.

Selain itu, Rumah Sakit Abdi Waluyo pun menghadirkan dokter yang berpengalaman dan ahli dalam bidangnya, serta staf medis yang profesional.

Ground breaking pembangunan Rumah Sakit Abdi Waluyo di ibu kota baru sudah dimulai sejak September 2023. Oleh karena itu, akan menjadi rumah sakit pertama yang dibangun di IKN.

Nantinya, Rumah Sakit Abdi Waluyo akan memiliki sekitar 400 kamar perawatan dan melayani perawatan sub-spesialis.

Rumah Sakit Mayapada

Mayapada turut mendukung percepatan pembangunan IKN dengan menghadirkan rumah sakit di ibu kota baru ini. Konsep pengembangan, yaitu efisiensi dan konservasi energi.

Nantinya rumah sakit ini akan mengoptimalkan keberadaan ruang terbuka hijau untuk memberikan suasana nyaman bagi pasien.

Sebagai informasi, Rumah Sakit Mayapada bakal menjadi rumah sakit ramah lingkungan yang berdiri di atas lahan seluas 1,1 hektare. 20% dari total luas itu menjadi area dasar hijau.

Tujuannya untuk mendukung pasien yang menggunakan transportasi umum, menyediakan jalur pejalan kaki dan area parkir sepeda, serta menyediakan healing garden.

Sementara itu, konsep konservasi energi diterapkan pada penggunaan energi terbarukan, pencahayaan alami optimal, sanitasi hemat air dan sistem daur ulang air limbah yang baik.

Mayapada pun menyediakan kolam resapan air hujan untuk digunakan kembali. Di samping itu, pembangunan menggunakan material non-toxic dan rendah volatile organic compounds.

Itulah ulasan singkat tentang empat rumah sakit yang sedang dibangun di IKN. Semoga informasi yang disampaikan oleh Rumah123 bermanfaat!

Jenis-Jenis Pohon yang Akan Menghijaukan IKN, Apa Saja?

Berbagai jenis pohon di IKN sengaja ditanam untuk tujuan reforestasi dan menambah estetika.

 

Hal ini penting demi mewujudkan cita-cita membangun ibu kota baru berkonsep smart forest city.

 

Bukan sekadar hutan, bahkan pemerintah berambisi untuk membangun hutan tropis yang rimbun di seluruh kawasan Nusantara.

 

Realisasinya terjadi pada akhir 2023, di mana Presiden Joko Widodo beserta pihak terkait telah melakukan kegiatan penanaman pohon bersama.

 

Kegiatan tersebut dilakukan di tiga tempat, yaitu area Sumbu Kebangsaan dekat Istana Kepresidenan, Miniatur Reforestasi Hutan Tropis, dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

 

Mengutip laman ppid.menlhk.go.id, penanaman pohon di kawasan Sumbu Kebangsaan dilakukan dalam rangka estetika.

 

Sedangkan di dua tempat lain, penanaman pohon bersama dilakukan sebagai upaya reforestasi atau penghutanan kembali.

 

Menariknya, jenis pohon yang dipilih untuk ditanam di IKN tidak sembarangan.

 

Lalu, apa saja jenis pohon di IKN yang sudah ditanam? Simak selengkapnya di bawah ini.

 

Jenis-Jenis Pohon di IKN

 

jenis pohon di ikn

 

Melansir economy.okezone.com, jenis pohon yang akan ditanam di IKN telah melewati kajian khusus dari para ahli Institut Pertanian Bogor (IPB).

 

Jenis pohon yang dipilih disesuaikan berdasarkan kondisi geografis Kalimantan.

 

Sebagai informasi, berikut jenis-jenis pohon yang akan ditanam di Nusantara:

  • Pohon Ketapang Kencana
  • Pohon Merbau
  • Pohon Mimba
  • Pohon Trembesi
  • Pohon Anggrit
  • Pohon Jacaranda
  • Pohon Jemblang
  • Pohon Keabadian
  • Pohon Pala
  • Pohon Eboni
  • Pohon Torem
  • Flamboyan
  • Kerai Payung
  • Pohon Cempedak
  • Pohon Tabebuya
  • Pohon Waru Laut
  • Pohon Gandaria
  • Pohon Spathodea
  • Pohon Kenari
  • Pohon Eucalyptus
  • Pohon Pule
  • Pohon Ki Acret
  • Pohon Asem Laos
  • Pohon Saputangan
  • Pohon Baodab
  • Pohon Ketapang Laut
  • Pohon Beringin
  • Pohon Jacaranda.

Jutaan Bibit Pohon Sudah Ditanam

 

Berdasarkan laporan korankaltim.com, pada bulan Mei 2023 silam, sudah ada 1,5 juta bibit pohon yang ditanam di atas lahan seluas 1.315 hektare di IKN.

 

Bibit pohon yang ditanam tersebar ke beberapa tempat, seperti di Kawasan Inti Pemerintahan dan Kawasan Ibu Kota Nusantara.

 

Pada tahun 2024, pemerintah juga menargetkan kembali akan merehabilitasi 500 hektare lahan di IKN dengan menanam puluhan jenis pohon.

 

Upaya ini dilakukan untuk mempercepat proses reforestasi setelah pembangunan selesai.

 

Demikanlah informasi mengenai jenis-jenis pohon yang akan ditanam di Ibu Kota Nusantara.

 

Ikuti perkembangan terbaru tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

3 Fakta Balikpapan yang Dianggap Penopang Pembangunan IKN

Selain Samarinda, Kota Balikpapan memiliki peranan penting sebagai kota penggerak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Bahkan, saat ibu kota Negara Indonesia resmi pindah ke Nusantara, Balikpapan dan Samarinda akan memainkan peran krusial sebagai kota penyangga sekaligus mitra IKN.

 

Sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian yang baru, IKN tentu tidak bisa berdiri sendiri.

 

Pembangunan dan perkembangan IKN perlu didukung oleh kota-kota lain yang ada di sekitarnya, termasuk Balikpapan.

 

Dalam pengembangan IKN, Balikpapan dianggap sebagai “otot pendukung” pembangunan sedangkan Samarinda dianggap sebagai jantungnya.

 

Tentu ada sejumlah fakta Balikpapan lain yang belum diketahui oleh masyarakat luas.

 

Lantas, mengapa Balikpapan dianggap sebagai “otot pendukung” IKN? Berikut fakta menariknya.

 

Punya Infrastruktur yang Memadai

 

infrastruktur balikpapan

 

Fakta Balikpapan pertama adalah keberadaan fasilitas dan infrastruktur yang memadai.

 

Balikpapan dianggap sebagai pintu gerbang Provinsi Kalimantan Timur.

 

Di kawasan tersebut terdapat Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan Pelabuhan Semayang,

 

Keduanya menjadi akses masuk utama menuju Kalimantan Timur.

 

Titik fokus pembangunan IKN memang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam paser Utara, yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Balikpapan.

 

Namun, saat ini masyarakat yang hendak ke IKN harus terlebih dahulu transit di Balikpapan, untuk kemudian menempuh perjalanan darat menuju IKN.

 

Waktu tempuh Balikpapan IKN pun hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam perjalan via Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).

 

Rute Balikpapan IKN bisa diakses melalui Gerbang Tol Manggar dan keluar di Exit Tol Samboja.

 

Saat ini sedang dibangun akses tol langsung dari Balikpapan ke IKN.

 

Ruas Tol Balikpapan-Samarinda-IKN ditargetkan rampung pada Juli 2024 mendatang.

 

Jika akses tol tersebut sudah rampung, perjalanan dari Balikpapan ke IKN hanya memakan waktu 30 menit berkendara.

 

Sumber Daya Alam Melimpah

 

sumber daya alam balikpapan

 

Fakta Balikpapan selanjutnya adalah keberadaan sumber daya alam yang melimpah.

 

Sumber daya alam melimpah tidak dimungkiri menjadi alasan mengapa Balikpapan dianggap sebagai otot pembangunan IKN.

 

Komoditas utama kawasan ini adalah minyak bumi.

 

Bahkan, Balikpapan sendiri dijuluki sebagai Kota Minyak karena perannya sebagai lokasi pengeboran minyak pertama di Indonesia.

 

Pada 1897, dilakukan pengeboran minyak bumi di sisi timur Teluk Balikpapan oleh Firma Samuel & Co, sebagai pemenang hak konsesi pengeboran dari pemerintah Hindia Belanda.

 

Proses pengeboran tersebut menghasilkan sumur minyak bernama sumur Mathilda, yang merupakan sumur minyak pertama di Indonesia.

 

Sejalan dengan itu, hingga saat ini industri pengolahan minyak bumi menjadi sumber pendapatan daerah terbesar Balikpapan.

 

Salah satu unit pengolahan minyak terbesar di kawasan tersebut adalah Pertamina Refinery Unit (RU) V Balikpapan.

 

Industri pengolahan minyak RU V Balikpapan memasok hingga 26% total kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia.

 

Sektor lapangan usaha konstruksi Balikpapan juga didukung oleh program RDMP pengembangan kilang minyak RU V Balikpapan.

 

Karena itu, wajar jika Balikpapan dianggap sebagai otot pembangunan IKN karena perannya sebagai simpul hilir migas dan logistik Nusantara.

 

Laju Pertumbuhan Ekonomi yang Baik

 

pertumbuhan ekonomi balikpapan

Balikpapan juga tergolong sebagai kota dengan perekonomian yang maju.

 

Selain industri pengolahan minyak buminya, perekonomian Balikpapan juga ditunjang dari sektor transportasi dan pergudangan.

 

Sebagai pintu gerbang provinsi Kaltim, pergerakan orang melalui bandara dan pelabuhan di Balikpapan terus menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan.

 

Selain itu, perekonomian Balikpapan akan terus bertumbuh karena realisasi investasi di Balikpapan yang terus meningkat.

 

Dilansir dari Kompas.com, pada 2022 saja, realisasi investasi di Kota Balikpapan mencapai Rp17 triliun.

 

Jumlah tersebut melebihi target yang sebelumnya dicanangkan, yakni dari Rp14 triliun.

 

Adapun pada 2023, realisasi investasi di Balikpapan tembus hingga Rp25 triliun.

 

Peningkatan realisasi investasi di Balikpapan diprediksi akan terus bertumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

 

Hal ini tentunya menjadi bukti sinergi yang baik antara IKN dengan kota-kota pendukungnya.

 

Itulah beberapa fakta Balikpapan yang dianggap sebagai “otot pendukung” IKN.

 

Baca artikel lain tentang IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

Melihat Miniatur Hutan Hujan Tropis Nusantara yang Menjadi Bagian dari Upaya Reforestasi Hutan IKN

Tidak hanya proyek besar yang sedang dibangun, salah satu hal yang menarik dari pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur adalah keberadaan Miniatur Hutan Hujan Tropis. Apa itu?

 

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, IKN Nusantara dibangun dengan konsep kota yang berkelanjutan.

 

Sejalan dengan konsep tersebut, IKN Nusantara bakal dirancang sebagai kota di dalam hutan (forest city).

 

Nah, untuk memastikan kelestarian lingkungan di ibu kota baru, pemerintah menetapkan minimal 75 persen kawasan hijau.

 

Selain itu, dalam UU IKN tersebut, IKN juga berkonsep masterplan sebagai ekosistem yang berkelanjutan untuk menyeimbangkan ekologi alam, kawasan terbangun, dan sistem sosial yang ada secara harmonis.

 

Jadi, tak heran kalau pembangunan IKN Nusantara tetap memerhatikan kawasan lindung dan reforestasi untuk pemulihan ekosistem hutan.

 

Pemerintah dan sejumlah pihak pun membangun Miniatur Hutan Hujan Tropis di IKN sebagai awal dari kegiatan reforestasi.

 

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

 

Apa Itu Miniatur Hutan Hujan Tropis?

miniatur hutan hujan tropis nusantara

Sumber: Rumah123

 

Miniatur Hutan Hujan Tropis adalah sebuah proyek reforestasi dan edukasi yang terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ibu kota negara.

 

Seluas 97 hektare, kawasan ini menjadi representasi dari kekayaan keanekaragaman hayati hutan hujan tropis di Indonesia, khususnya Kalimantan.

 

Melansir ikn.go.id, pembangunan Miniatur Hutan Hujan Tropis Nusantara ini berkat kerja sama Otorita IKN dengan PT Tirta Investama, PT ITM, PT MHU, dan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

 

Miniatur Hutan Hujan Tropis dapat dianggap sebagai sebuah living lab transformasi hutan tanaman monokultur menjadi hutan tropis.

 

Pasalnya, sebagian besar lokasi KIPP adalah areal hutan tanaman industri yang didominasi tanaman eukaliptus.

 

Tujuan Miniatur Hutan Hujan Tropis di IKN

miniatur hutan hujan tropis nusantara

Sumber: Rumah123

 

Masih melansir ikn.go.id, tujuan pembangunan kota hutan berkelanjutan di IKN diwujudkan melalui pengalokasikan 65 persen wilayah IKN sebagai kawasan lindung dan pelaksanaan reforestasi.

 

Nah, lewat Miniatur Hutan Hujan Tropis, ditanamlah bibit-bibit pepohonan di KIPP sebagai upaya menghutankan kembali area tersebut.

 

“Miniatur Hutan Hujan Tropis ini bertujuan sebagai sebuah living lab bagi berbagai pihak yang tertarik untuk mengembangkan inovasi-inovasi dalam upaya melakukan reforestasi dalam area-area yang dilindungi di Nusantara,” ujar Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Mirna Safitri melansir presidenri.go.id.

 

Selain reforestasi, kawasan ini juga akan menjadi rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna khas Kalimantan yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

 

Jadi, selain menanam pohon, pihak Otorita IKN Nusantara pun turut melepasliarkan sejumlah burung yang merupakan spesies endemik Kalimantan.

 

miniatur hutan hujan tropis nusantara

Sumber: Rumah123

 

Tujuan lain pembangunan Miniatur Hutan Hujan Tropis adalah menjadi ruang edukasi karena pengunjung dapat belajar tentang hutan hujan tropis, fungsinya, dan pentingnya pelestariannya melalui berbagai program edukasi dan wisata alam Nusantara.

 

Menariknya, di kawasan ini juga terdapat fasilitas pusat informasi yang menjelaskan tentang ekosistem hutan tropis di Kalimantan.

 

“Yang pertama itu sebagai pusat informasi yang menjelaskan mengenai ekosistem hutan tropis di Kalimantan dan upaya-upaya untuk melakukan reforestrasi,” kata Mirna.

 

***

 

Semoga informasinya dapat bermanfaat, Property People.

 

Jangan lupa, kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impianmu karena #SemuaAdaDisini.

 

**gambar header: Rumah123/Tedy Winarto

5 Fakta Samarinda, Kota Mitra dan Jantung Ibu Kota Nusantara

Sebagai salah satu kota terpenting bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), menarik untuk mengetahui fakta terkait Samarinda.

 

Seperti yang kita tahu, Samarinda merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang berstatus sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur.

 

Bahkan, saat ini Samarinda memikul peran yang lebih besar sebagai kota penyangga atau mitra dari Ibu Kota Nusantara.

 

Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi baru Indonesia, IKN tentu tidak bisa berdiri sendiri.

 

Perlu adanya dukungan dari kota-kota sekitar agar pembangunan dan pemerintahan di IKN berjalan dengan lancar, salah satunya Samarinda.

 

Lantas, apa saja fakta Samarinda yang menarik untuk diketahui masyarakat? Yuk, kenalan dengan kota yang disebut-sebut sebagai “jantung” IKN ini.

 

Fakta-Fakta Samarinda yang Menarik Diketahui

 

1. Berjulukan Kota Tepian

 

Fakta Samarinda yang menarik untuk diulas adalah julukan dari kota tersebut.

 

Samarinda memiliki julukan sebagai Kota Tepian.

 

Nama lain ini diberikan karena lokasi atau letak Samarinda yang dibelah oleh Sungai Mahakam – sungai terpanjang di Indonesia.

 

Karena itu, bisa diartikan bahwa Samarinda adalah kota yang terletak di tepian sungai.

 

Selain itu, julukan Kota Tepian yang tersemat untuk Samarinda merupakan sebuah singkatan.

 

Kata “tepian” merupakan akronim dari Teduh, Rapi, Aman, dan Nyaman.

 

Kata tepian sendiri menjadi harapan untuk Samarinda, agar kota tersebut menjadi tempat yangnyaman untuk ditinggali oleh masyarakatnya.

 

2. Rumah bagi Pesut Etam

 

pesut etam

 

Jika kamu mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia, tentu sudah tidak asing lagi dengan gambar ikan pada logo klub asal Samarinda, Borneo FC.

 

Patut diketahui, ikan tersebut merupakan pesut yang hidup di perairan Sungai Mahakam.

 

Sebagai satwa endemis, ikan pesut bahkan dijadikan sebagai lambang bagi Kota Samarinda.

 

Selain di Samarinda, sebenarnya pesut juga dapat ditemukan di perairan Danau Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Danau Semayang dan Danau Melintang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

Sayangnya, saat ini populasi pesut Mahakam berada dalam status terancam punah.

 

3. Memiliki Sumber Daya Alam Melimpah

 

Sama halnya dengan kota-kota lain di Kalimantan, Samarinda juga terkenal sebagai kota dengan sumber daya alam melimpah.

 

Sumber daya alam yang tersedia di Samarinda meliputi batu bara, minyak bumi, dan kayu.

 

Sumber daya alam tersebut berkontribusi besar dalam pertumbuhan perekonomian daerah sekitar.

 

Melimpahnya sumber daya alam di Samarinda tentu dapat mendongkrak perekonomian di IKN.

 

4. Kaya akan Keberagaman Kuliner

 

Fakta Samarinda selanjutnya adalah menjadi salah satu pusat kuliner di Kalimantan Timur.

 

Kota Tepian memiliki banyak makanan khas yang patut untuk dicoba.

 

Beberapa makanan khas Samarinda yang cukup terkenal antara lain Nasi Bekepor, Nasi Kuning, Ayam Banjar, serta Soto Banjar.

 

Selain itu, ada pula sejian sup yang dimasak dengan bahan dasar ikan patin dan bumbu asam pedas.

 

Jadi, jika kamu berkunjung ke IKN, wajib juga untuk bertandang ke Samarinda dan mencicipi sejumlah makanan khasnya.

 

5. Banyak Destinasi Wisata Menarik

wisata samarinda

Samarinda juga memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, seperti Kampung Ketupat, Kampung Tenun, dan Wisata Air Terjun Tanah Merah.

 

Selain itu, ada pula Masjid Shiratal Mustaqim yang sarat akan cerita sejarah perkembangan Islam di Kalimantan Timur.

 

Menariknya lagi, Masjid Shiratal Mustaqim merupakan masjid tertua yang ada di Samarinda, lho.

 

Itulah beberapa fakta Samarinda yang menarik untuk diketahui.

 

Simak informasi lainnya seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.

3 Target IKN untuk Menjadi Kota Kelas Dunia di Masa Depan

Setidaknya, ada tiga target IKN yang harus dicapai untuk menjadi kota kelas dunia di masa depan.

 

Berbagai target tersebut tentunya berhubungan dengan pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang tersedia di Ibu Kota Nusantara.

 

Seperti kita ketahui, pembangunan IKN tidak hanya dilihat dari aspek fisik atau sekadar memindahkan ibu kota negara saja.

 

Namun, pemerintah ingin IKN menjadi kota kelas dunia yang dicontoh oleh berbagai negara di dunia.

 

Karen itu, untuk meraih status kota kelas dunia, IKN memiliki beberapa target harus perlu dicapai.

 

Apa saja target tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Inilah Target IKN Menjadi Kota Kelas Dunia

 

1. Menjadi Kota yang Ramah bagi Pejalan Kaki

 

target ikn

 

Pertama, target IKN yang harus dicapai adalah menjadi kota yang ramah bagi pejalan kaki.

 

Dalam UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN disebutkan, konsep kota yang ramah terhadap pejalan kaki merupakan Key Performance Indicator (KPI) pembangunan Nusantara.

 

Melalui aturan tersebut, termaktub bila IKN akan menerapkan konsep “10 menit berjalan kaki.”

 

Artinya, seluruh warga dapat mengakses layanan sosial dalam waktu 10 menit saja dari lokasi hunian.

 

Selain layanan publik, konsep 10 menit berjalan kaki ini juga akan diimplementasikan pada jangkau fasilitas umum, transportasi publik, serta ruang terbuka hijau dan sarana rekreasi.

 

Meski terdengar ambisius, konsep ini sejatinya dikemukakan demi mendukung mobilitas aktif masyarakat IKN dengan berjalan kaki atau bersepeda.

 

2. Memiliki Ruang Hijau Seluas 75% dari Total Area IKN

 

Target berikutnya yang harus dicapai IKN adalah membangun ruang terbuka hijau seluas 75%.

 

Persentase 75% tersebut akan dibagi ke dalam dua aspek, yakni 65% area yang dilindungi dan 10% untuk produksi makanan.

 

Lantas, bagaimana dengan 25% sisa lahan yang ada?

 

Melansir berbagai sumber, 25% lahan IKN akan digunakan untuk kepentingan pembangunan.

 

Maka itu, prinsip pengembangan IKN menggunakan konsep kota hutan atau forest city.

 

Pada intinya, kota hutan di IKN akan mempertahankan fungsi ekologis hutan.

 

Untuk mewujudkannya, ada beberapa prinsip kota hutan di kawasan IKN yang bakal diterapkan, yaitu:

  • Konservasi sumber daya alam dan habitat satwa
  • Terkoneksi dengan alam
  • Pembangunan rendah karbon
  • Pengelolaan sumber daya air yang holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan
  • Pembangunan terkendali
  • Pelibatan masyarakat.

Bahkan, untuk menghindari konflik manusia dan hewan liar, pemerintah akan membangun koridor satwa di sejumlah titik IKN.

 

3. Masuk ke Dalam 10 Kota Layak Huni Terbaik di Dunia

 

Target IKN berikutnya adalah masuk ke dalam 10 besar kota layak huni di dunia pada 2045.

 

Agar hal tersebut dapat direngkuh, IKN harus bebas dari emisi dan 100% memakai energi terbarukan.

 

Mengutip laman Kompas.com, ada lima indikator agar sebuah kota disebut layak huni, yakni diukur dari stabilitas, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta budaya dan lingkungan.

 

Masih menurut sumber yang sama, tidak hanya menjadi kota layak huni pada tahun 2035-2045, IKN ditargetkan masuk dalam daftar lima besar kota destinasi utama di Asia Tenggara.

 

Itulah sejumlah target yang harus diraih IKN untuk menjadi kota kelas dunia di masa depan.

 

Simak informasi lainnya seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDiSini.