Stanford University Bangun Kampus di IKN? Begini Kebenarannya

Foto kampus Stanford University: Britannica

Dari banyaknya informasi mengenai IKN, ternyata tak sedikit kabar keliru yang tersebar.

Salah satunya, kabar mengenai Stanford University bangun kampus di IKN.

Kabar tersebut mencuat karena postingan di salah satu akun di media sosial Facebook.

Pada postingan di Facebook itu, tertulis “Stanford University, Kampus Terbaik Dunia yang akan Dibangun di IKN Nusantara”.

Seperti diketahui, Stanford University adalah salah satu kampus terbaik di Amerika Serikat.

Tergabung dalam grup Ivy League, Universitas Stanford bahkan masuk sebagai kampus kedua terbaik di dunia setelah Universitas Oxford, menurut Times Higher Education pada 2024.

Kebenaran Mengenai Stanford University Bangun Kampus di IKN

bambang susantono

Universitas Stanford memang telah menandatangani nota kesepahaman untuk membangun pusat riset di IKN.

Kendati demikian, nota kesepahaman itu bukan berisi mengenai kesepakatan pembangunan kampus, tapi pembangunan pusat riset.

Informasi ini sempat disampaikan oleh Bambang Susantono yang kala itu  menjabat sebagai Kepala Otorita IKN.

“Intinya adalah kita ingin membangun pusat riset dulu, karena kalau mau membangun universitas butuh banyak hal, ya. Jadi kita mulai dari riset,” kata Bambang pada Rabu (13/3/2024) dikutip dari Kompas.com.

Itu dia kebenaran mengenai Stanford University bangun kampus di IKN.

Jika bukan Stanford, lantas kampus mana yang akan dibangun di ibu kota baru?

Kampus yang Dibangun di IKN

Peletakan batu pertama Universitas Gunadarma di IKN

Universitas pertama di IKN bukanlah kampus internasional, melainkan Universitas Gunadarma.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking Universitas Gunadarma di IKN sudah dilakukan pada Selasa, 4 Juni 2024.

Adalah Presiden Joko Widodo sendiri yang langsung melakukan peletakan batu pertamanya.

Dalam kesempatan groundbreaking itu, Jokowi menekankan pentingnya fasilitas pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk menghadapi persaingan global yang makin ketat.

Beliau juga mengapresiasi pembangunan Universitas Gunadarma sebagai universitas pertama di IKN.

“Saya sangat menghargai, mengapresiasi universitas pertama yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara yaitu Universitas Gunadarma yang nanti akan mengambil program doktoral internasional yang bekerja sama dengan Universitas di Prancis, di Slovakia, di Swedia, dan lain-lainnya,” ujar Presiden Jokowi, dikutip dari laman presidenri.go.id.

Nusantara Institute

nusantara institute

Tak hanya kampus, bukti keseriusan IKN dalam bidang pendidikan adalah akan membentuk pusat riset bernama NUsantara Institute.

Tak tanggung-tanggung, Otorita IKN bahkan menggandeng lima kampus top untuk membentuk pusat riset itu, yakni Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Brawijaya (UB).

Kemudian, OIKN juga menggandeng kampus dari luar negeri untuk berpartisipasi dalam Nusantara Institute, yakni Stanford-Doerr School of Sustainability, Columbia University, dan University of Turku Finland.

Referensi

  • Artikel laman Presiden RI berjudul “Presiden Jokowi Lakukan Groundbreaking Universitas Pertama di IKN”. (https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-jokowi-lakukan-groundbreaking-universitas-pertama-di-ikn/). Diakses pada 31 Juli 2024.
  • Artikel Kompas.com berjudul “Klarifikasi Stanford Bangun Pusat Riset di IKN, Bukan Kampus”. (https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/03/16/122100882/-klarifikasi-stanford-bangun-pusat-riset-di-ikn-bukan-kampus). Diakses pada 31 Juli 2024.

Komitmen Prabowo dalam Pembangunan IKN, Siap Percepat Prosesnya!

Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto berkomitmen untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

Hal itu disampaikannya lewat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024).

 

Selain IKN, sejumlah hal juga dibahas Prabowo, seperti forest city.

 

Berikut ini poin-poin yang disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet tersebut.

 

Komitmen Prabowo dalam Pembangunan IKN

 

1. Komitmen Lanjutkan IKN

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Prabowo berkomitmen untuk melanjutkan proyek IKN.

 

Ia berjanji akan menuntaskan pembangunan IKN.

 

“Saya kira supaya jelas dan tadi sudah saya tegaskan beberapa kali bahwa IKN ini akan kita tuntaskan, akan kita selesaikan dengan baik. Karena memang sangat dibutuhkan, tadi Bapak Presiden menyampaikan soal pemerataan dan keinginan kita untuk juga meringankan daya dukung Pulau Jawa terhadap konsentrasi populasi dan konsentrasi kegiatan,” kata Prabowo saat sidang kabinet yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/8/2024).

 

Bahkan bukan hanya bertekad, ia juga tegaskan untuk segera percepat pembangunan.

 

2. Mau Berkantor Secepatnya

 

prabowo subianto

sumber: semaraknews.co.id

 

Prabowo pun berterima kasih kepada jajaran otorita yang telah melakukan jerih payah membangun IKN selama ini.

 

Pasalnya, ia merasa bangga melihat kuatnya nuansa budaya bangsa di IKN.

 

Prabowo lantas mengucap ingin segera berkantor di IKN.

 

“Komentar saya tentunya kepada otorita, terutama terima kasih atas jeri payah dan prestasi yang sudah dicapai, saya sebagai anak bangsa melihat, saya juga cukup bangga nuansa budaya bangsa kita sangat kuat dan ini juga membesarkan hati ini juga membuat saya ingin cepat beroperasi disini Pak,” ujar Prabowo yang disambut tepuk tangan jajaran kabinet.

 

Ia pun merasa sungkan kepada Jokowi karena menjadi yang pertama menempati IKN nantinya.

 

Padahal, Jokowi-lah yang bersusah payah menginisiasi pembangunan IKN.

 

“Pak, minta maaf, Pak. Tapi ini kebanggaan, Pak,” ucapnya.

 

3. Forest City

 

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga berbicara terkait penanggulangan bencana di IKN.

 

Prabowo meminta pemerintah mewaspadai segala bencana.

 

“Saya dididik untuk selalu menghadapi kemungkinan yang paling jelek karena kita inginnya forest city. Berarti masalah hutan itu sangat besar, berarti kita harus siap untuk bencana, bahaya kebakaran,” ujar Prabowo.

 

“Ini kita harus siap dengan teknologi yang ada, mungkin ada perencanaan yang besar menghadapi kemungkinan yang paling jelek, teknologi pemantauan dan juga penambahan pemadam kebakaran berkoordinasi, kita harus juga bantu badan bencana alam, BNPB mungkin harus dikonsentrasikan (di IKN),” tutur Prabowo.

 

Prabowo ingin meminimalkan IKN dari ancaman bencana. Dia menegaskan lagi bahwa IKN memiliki konsep forest city.

“Tidak boleh ada sedikit peluang mengancam ibu kota negara karena kita desainnya forest city berarti forest-nya masuk ke city, dan untuk itu saya sangat berterima kasih ada penambahan embung-embung yang demikian besar,” lanjutnya.

 

4. Prioritas Bangun Gedung Lembaga Negara

 

Prioritas pembangunan di IKN tak luput dari sorotan Prabowo. Dia menyarankan agar memprioritaskan gedung-gedung lembaga negara di IKN.

 

“Kalau menurut saya ibu kota negara intinya adalah pusat pemerintahan, berarti yudikatif, eksekutif, dan legislatif, berarti gedung MPR/DPR menjadi prioritas dengan perumahan anggota DPR dan MPR dan ruangan kantornya dan juga MA, MK juga sangat mendesak menurut saya,” kata Prabowo.

 

***

 

Itulah penjelasan terkini mengenai pembangunan IKN.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

***sumber header: kompas.id

Mengenal Taman Kusuma Bangsa IKN, Landmark Baru Indonesia!

Taman Kusuma Bangsa merupakan salah satu landmark di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

 

Istimewanya, taman ini juga dijadikan sebagai tempat untuk menggelar berbagai kegiatan, salah satunya HUT RI ke-79 pada 17 Agustus mendatang di IKN.

 

Terdapat beberapa agen perayaan HUT RI ke-79 yang digelar di Taman Kusuma Bangsa, di antaranya renunangan suci dan apel kehormatan.

 

Selain digunakan sebagai venue acara perayaan HUT RI, taman ini nantinya juga bisa menjadi ruang terbuka sekaligus destinasi wisata bagi masyarakat.

 

Mengenal Taman Kusuma Bangsa IKN

 

tentang taman kusuma bangsa ikn

 

Taman Kusuma Bangsa atau sebelumnya dikenal sebagai Memorial Park IKN, merupakan salah satu ruang terbuka publik sekaligus monumen kebangsaan baru di Indonesia.

 

Taman ini dibangun sebagai wujud penghormatan kepada para pejuang dan pendiri bangsa, khususnya Bung Karno dan Bung Hatta.

 

Taman Kusuma Bangsa IKN dirancang oleh I Nyoman Nuarta, seniman yang turut mendesain bangunan Istana Garuda.

 

Taman ini berdiri di atas lahan 1,915 meter persegi, memiliki beberapa elemen penting yang mencerminkan semangat kebangsaan dan penghormatan kepada para pahlawan.

 

Pembangunan landmark baru ini dilakukan mulai dari Januari sampai Agustus 2024.

 

Adanya taman tersebut diharapkan bisa menyediakan ruang terbuka publik bagi masyarakat sekitar, serta menjadi pengingat akan pentingn jasa-jasa pahlawan.

 

Monumen di Taman Kusuma Bangsa

 

fasilitas taman kusuma bangsa ikn

 

Taman Kusuma Bangsa dirancang sebagai ruang terbuka dengan lanskap alami.

 

Di dalamnta berdiri Monumen Bendera setinggi 79 meter yang memecahkan rekor MURI sebagai tiang bendera tertinggi di Indonesia.

 

Prosesi upara dan penghormatan sendiri akan dilaksakan di area plaza, sebuah pusat kegiatan yang terletak di Taman Kusuma Bangsa.

 

Selain itu, ada pula monumen Sayap Pelindung Nusantara yang melambangkan perlindungan dan persatuan bagi wilayah IKN.

 

Sedangkan patung Soekarno-Hatta dibangun sebagai simbol kepemimpinan dan perjuangan bangsa.

 

Di antara patung-patut tersebut ada pula api abadi yang menjadi simbol semangat juang dan lambang tekad bangsa.

 

Itulah ulasan singkat mengenai Taman Kusuma Bangsa yang menarik diketahui.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Istana Wakil Presiden di IKN Mulai Dibangun, Begini Desainnya!

Istana Wakil Presiden di IKN sudah mulai dibangun pada 12 Agustus 2024.

 

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking yang dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

 

Istana Wakil Presiden IKN akan dibangun seluas 10.038,4 m2  di atas lahan 14,8 hektare.

 

Biaya pembuatannya cukup fantastis, menelan dana sekitar Rp1,4 triliun.

 

Sebagai informasi, kawasan Istana Wakil Presiden IKN dibangun dalam dua tahap.

 

Tahap I direncanakan akan selesai pada tahun 2025, dengan tahap pembangunan meliputi:

  • Pembangunan Istana/Kantor Wapres
  • Kediaman Wapres
  • Mess Paspampres dan Parkir
  • Bangunan Penunjang
  • Pendopo
  • Pos Jaga Chekpoint
  • Pos Jaga Luar
  • Pos Jaga Dalam
  • Pos Jaga Walis
  • Kandang K9
  • TPS
  • STP
  • Power House
  • Gerbang Plaza Demokrasi
  • Plaza Demokrasi
  • Tangga Demokrasi
  • Halte Funicular
  • Amphitheater
  • Helipad.

 

Setelah pembangunan tahap I selesai, akan dilanjutkan proyek tahap II yang meliputi pembangunan:

  • Kantor Setwapres
  • Masjid
  • Selasar Lingkar
  • Pos Jaga Dalam
  • Gudang Lansekap.

Pembangunan Istana Wakil Presiden jadi Momen Penting

 

wakil presiden ma'ruf amin

 

Mengenai dimulainya pembangunan Istana Wakil Presiden IKN, Ma’ruf Amin mengungkap jika momen ini merupakan salah satu tanda kemajuan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

 

Harapannya, pembangunan Istana Wapres IKN bisa membawa manfaat untuk seluruh rakyat Indonesia.

 

Dalam kesempatan sama, Plt Kepala Otorita IKN M. Basuki Hadimuljono menyatakan, pembangunan Istana Wakil Presiden merupakan tonggak sejarah bagi perjalanan ibu kota baru.

 

Filosofi Desain Istana Wakil Presiden di IKN

 

desain istana wakil presiden di ikn

 

Melansir laman resmi Wakil Presiden Republik Indonesia, desain istana akan menggunakan konsep kearifan lokal yang disebut huma betang umai.

 

Dalam bahasa Dayak, huma betang umai memiliki makna “rumah panjang ibu”.

 

Secara arti, konsep ini menggambarkan sosok ibu sebagai pengayom, pelindung, pemberi dan pemelihara.

 

Ibu dalam konteks ini pun bisa diartikan sebagai bagian dari kata “ibu kota” dan “ibu pertiwi”.

 

Masih menurut sumber yang sama, disebutkan pula bahwa bila huma betang adalah tipologi rumah tradisional Indonesia yang berasal dari Dayak.

 

Konsep tersebut mewakili kerukunan yang terikat oleh tiga hal, yakni kejujuran dan moralitas tinggi, kesetaraan dan damai dengan sesama, serta hormat pada alam.

 

Itulah ulasan tentang pembangunan Istana Wakil Presiden yang telah dimulai di IKN.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Investasi Rp2,6 Triliun, Inilah Tiga Proyek Intiland di IKN Nusantara

Salah satu pengembang properti terbesar Indonesia, PT Intiland Development Tbk, resmi memulai pembangunan proyeknya di IKN Nusantara. Apa saja proyek Intiland di IKN tersebut? Ini daftarnya!

 

Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek tersebut telah dilakukan developer Intiland melalui PT Adiwarna Harapan Nusantara bersama Presiden Joko Widodo dan para pejabat Otorita IKN di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN 1B, Senin (12/8/2024).

 

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan juga Penandatangan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan Otorita IKN dan Akta Notarill Perjanjian antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan PT Adiwarna Harapan Nusantara.

 

Dengan nilai investasi mencapai Rp2,6 triliun, tiga proyek itu meliputi kawasan mixed-use, TOD, dan kawasan hunian dengan lapangan golf.

 

Melansir dari siaran pers IKN, simak rincian setiap proyek tersebut di bawah ini, ya!

 

Daftar Proyek Intiland di IKN Nusantara

 

proyek Intiland di IKN

Sumber: Instagram.com/jokowi

 

1. Grand Whiz Nusantara

 

Grand Whiz Nusantara adalah proyek Intiland di IKN yang merupakan pengembangan kawasan mixed-use.

 

Dibangun di atas lahan seluas 0,72 hektare, proyek di IKN tersebut bakal dilengkapi berbagai fasilitas menarik.

 

Fasilitas tersebut meliputi 50 hotel, 50 serviced apartment, area ritel, pusat olahraga, hingga food and beverage.

 

Desainnya memaksimalkan ventilasi dan pencahayaan alami sesuai dengan konsep IKN, yakni forest city.

 

Tidak hanya itu, 47 persen lahan pada proyek ini dikhususkan untuk ruang terbuka hijau.

 

2. Nusantara Quarter

 

Proyek selanjutnya adalah Nusantara Quarter, sebuah proyek transit oriented development (TOD).

 

Pengembangan transit oriented development di IKN ini dibangun di lahan seluas 6,7 hektare.

 

Nantinya, dalam proyek ini akan mengintegrasikan hunian, perkantoran, dan area komersial dengan akses transportasi publik sesuai dengan konsep TOD.

 

Nusantara Quarter berfokus pada aspek integrasi, walkability, dan ruang terbuka hijau.

 

3. Royale Nusantara Golf Resort & Residence

 

Proyek Intiland di IKN yang terakhir adalah Royale Nusantara Golf Resort & Residence.

 

Royale Nusantara Golf Resort & Residence merupakan kawasan hunian dengan lapangan golf internasional seluas 200 hektare.

 

Proyek ini menawarkan hunian eksklusif dengan akses terpadu ke transportasi publik dan area hijau.

 

Dalam setiap proyeknya tersebut, Intiland berkomitmen untuk menerapkan standar tertinggi.

 

Harapannya, proyek ini akan menjadi model pembangunan properti yang inovatif dan ramah lingkungan serta memberikan nilai tambah bagi penghuni dan masyarakat sekitar.

 

“Menjadi kehormatan bagi Intiland dan mitra strategis kami untuk berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Proyek ini akan menjadi tonggak sejarah bagi negara dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia,” ujar Wakil Komisaris Utama PT Intiland Development Tbk, Sofyan A. Djalil.

 

Pembangunan di IKN Diharapkan Berkelanjutan dan Inklusif

 

proyek Intiland di IKN

Sumber: Instagram/jokowi

 

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan Nusantara bukan hanya simbol kemajuan.

 

Dia juga berharap bahwa pembangunan IKN adalah komitmen Indonesia terhadap pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

 

“Visinya adalah membangun kota yang bangunannya green building dan mengutamakan pejalan kaki sehingga nanti akan dibangun pedestrian atau trotoar yang dapat mengakomodasi para pejalan kaki dengan aman,” kata Presiden Joko Widodo mengutip keterangan resmi IKN.

 

Selain itu, kerja sama dengan PT Intiland Development Tbk ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kesuksesan pembangunan Nusantara dalam pengembangan fasilitas hunian, bisnis, dan komersial.

 

Plt. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan bahwa proyek di IKN ini diharapkan memicu para investor lain yang ingin investasi di Nusantara.

 

“Kami berharap tidak ada alasan lagi bagi para investor untuk tidak percaya dengan pemerintah dan tidak percaya untuk berinvestasi di Nusantara sehingga pembangunan Nusantara kami lakukan bersama para investor, tidak hanya dengan APBN,” tuturnya.

 

***

 

Demikian informasi mengenai tiga proyek Intiland di IKN senilai Rp2,6 trilun.

 

Semoga bermanfaat, ya!

 

Baca informasi lainnya seputar IKN hanya di Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

 

**Gambar header: Humas Otorita IKN

Gunung Parung IKN, Cagar Alam di Kalimantan Timur

Sebelah timur laut Ibu Kota Nusantara (IKN) terdapat sebuah bukit bernama Gunung Parung. Puncaknya memperlihatkan keindahan alam yang luar biasa.

Pengunjung bisa melihat hamparan hijau dedaunan pepohonan dari ketinggian. Green area ini membentang dari kawasan IKN dan Teluk Balikpapan ke arah laut.

Mari kita simak informasi lengkap tentang Gunung Parung IKN. Sebuah cagar alam di Kalimantan Timur yang berpotensi tinggi sebagai tempat wisata alam favorit.

Puncak Tertinggi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN

Seperti diketahui, Gunung Parung merupakan puncak tertinggi di sekitar kawasan inti IKN. Ketinggian bukit ini yaitu 1.200 meter di atas permukaan laut.

Jika dibandingkan dengan gunung lain di Kalimantan Timur, maka tinggi Gunung Parung memang lebih rendah. Namun, hal ini tak mengurangi keindahan panorama yang disajikan.

Dari atas puncaknya, kita bisa melihat hutan hijau, sungai, danau sampai lautan di Teluk Balikpapan. Lalu di sini pun terdapat kekayaan flora dan fauna endemik menakjubkan.

Contohnya bengkirai, meranti, orang utan, monyet, burung, dan masih banyak lagi. Pemerintah berupaya melindungi semuanya agar tetap asri dan alami.

Rencananya, kawasan sekitar Gunung Parung akan menjadi zona pendidikan dan riset. Selain itu, gunung ini bakal menjadi area perlindungan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dengan begitu kualitas udara tetap terjaga, jadi penghuni IKN pun bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Pasalnya, lingkungan sekitarnya dilindungi oleh area hijau.

Upaya Pelestarian Gunung Parung

Foto karst: Wikipedia

Mengembangkan Ekosistem Karst

Pemerintah pusat dan daerah sudah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelestarian gunung ini. Salah satunya adalah dengan mengembangkan ekosistem karst.

Diketahui, karst adalah bentang alam yang terbentuk akibat pelarutan air pada batu gamping dan/atau dolomit. Ciri-ciri karst yaitu terdapat elemen-elemen berikut.

  • Lubang-lubang pada dinding batu.
  • Cekungan tertutup.
  • Langkanya sungai permukaan.
  • Berkembang aliran air, sungai bawah tanah atau gua.

Karst memiliki banyak manfaat dan sangat penting bagi kelangsungan ekosistem. Namun, sejauh ini karst sangat jarang diteliti, diangkat isunya, dan diperbincangkan banyak orang.

Ia memiliki beberapa fungsi, di antaranya sebagai berikut.

  • Sebagai kantong penyimpan cadangan air bersih.
  • Sebagai penyerap karbon yang mencemari udara dalam jumlah besar, yaitu 13,482 giga gram per tahunnya.

Karst sendiri merupakan istilah asing yang diambil dari bahasa Slovenia, artinya lahan gersang berbatu. Nah, di Indonesia banyak istilah yang digunakan, yakni gunung batu atau batu kapur.

Menghubungkan Gunung Parung dengan Area Berhutan

Selain mengembangkan ekosistem karst, pemerintah juga berencana untuk menghubungkan Gunung Parung IKN dengan area berhutan yang berada di  sebelah barat.

Integrasi tersebut diwujudkan melalui koridor satwa, yaitu jalur perlintasan dan pergerakan satwa dari Taman Hutan Raya Bukit Suharto dengan hutan di PT ITCI.

Tujuannya untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan satwa liar yang hidup di kedua wilayah tersebut. Lalu, bagaimana caranya bila ingin berwisata ke sini?

Akses ke Gunung Parung IKN

Foto Gunung Parung: Seputar Fakta

Memasuki kawasan Gunung Parung IKN tak sesulit yang dibayangkan. Pasalnya, di sini sudah tersedia lintasan dari bebatuan, dengan jarak satu kilometer. 

Pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat dari Kota Balikpapan atau Kota Samarinda. Jarak yang harus ditempuh, yaitu sebagai berikut.

  • ± 88 kilometer dari Kota Balikpapan; dan
  • ± 150 kilometer dari Kota Samarinda.

Jika sudah sampai di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, maka pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Perjalanan dengan jalan kaki tersebut membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam dengan jalur yang cukup menantang. Berikut tips agar perjalanan aman dan menyenangkan.

Tips Berkunjung ke Gunung Parung

Jika ingin melakukan petualangan di Gunung Parung, maka diharapkan untuk menggunakan sepatu dengan perlindungan yang tinggi.  Alasannya terdapat bebatuan sangat tajam.

Selain itu, pengunjung pun harus menggunakan celanja panjang untuk melindungi kakinya. Bila ingin melakukan camping, hendaklah berhati-hati.

Dari puncak Gunung Parung akan terlihat jelas pemandangan malam Kota Balikpapan dengan lampu-lampunya. Jadi, sebaiknya mempelajari teknik fotografi malam hari.

Dengan begitu, kita bisa mengabadikan momen indah saat bermalam di Gunung Parung IKN. Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat!

Ini Daerah yang Berpotensi jadi Kota Satelit IKN

Seiring dengan dijadikannya IKN sebagai ibu kota baru, daerahnya tentu akan berkembang pesat dan memiliki banyak kebutuhan.

IKN akhirnya akan membutuhkan kota satelit untuk mengurai kepadatan penduduk dan beban infrastruktur sebagai ibu kota.

Lantas, jika IKN berada di Kalimantan Timur, daerah mana saja yang cocok menjadi kota satelit IKN?

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menyebut Samarinda dan Balikpapan menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi di Ibu Kota Negara Nusantara.

Berikut adalah penjelasan mengenai daerah yang berpotensi jadi kota satelit IKN.

1. Balikpapan

pertumbuhan ekonomi balikpapan

Balikpapan adalah kota terbesar kedua di Kalimantan Timur setelah Samarinda. Total penduduknya mencapai 700 ribuan jiwa dengan luas wilayah 503,3 kilometer persegi.

Sebelum adanya tol, perjalanan dari Balikpapan ke IKN membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Namun, setelah ada tol, waktu tempuh dari Balikpapan ke IKN hanya menjadi 30 menit saja.

Balikpapan dinilai cocok jadi kota satelit IKN lantaran memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya:

  • Sarana dan prasarana transportasi lengkap, seperti Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tol Samarinda—Balikpapan, dan Pelabuhan Semayang.
  • Dilengkapi berbagai fasilitas publik penting, seperti The Plaza Balikpapan, Gadjah Mada, Fantasi, E-Walk, Ocean Square, Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), dan ketersediaan 362 sekolah formal.
  • Menjadi salah satu kawasan industri di tanah air yang berkembang pesat.

Lebih lanjut, Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar dalam Indonesia Economic Outlook 2022, Rabu (26/1/2022) menjelaskan, Balikpapan akan menjadi simpul hilirisasi industri minyak dan gas bumi.

Lalu, Balikpapan juga akan menjadi pelabuhan dari berbagai daerah menuju ke IKN.

2. Samarinda

biaya hidup di samarinda

Selain Balikpapan, daerah selanjutnya yang berpotensi jadi kota satelit IKN adalah Samarinda.

Ini adalah kota paling ramai di Kalimantan Timur, dengan jumlah penduduk mencapai 900 ribuan jiwa di wilayah seluas 718 kilometer persegi.

Dari Samarinda, waktu tempuh yang diperlukan untuk sampai ke IKN sekitar dua jam perjalanan.

Berikut beberapa keunggulan dari Samarinda:

  • Samarinda sebagai ibu kota Kalimantan Timur memiliki Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Pelabuhan Samarinda, dan Terminal Peti Kemas.
  • Sudah ada pusat belanja dan hiburan berskala nasional, seperti Big Mall, Central Plaza, Plaza Mulia, Mall Lembuswana, dan Samarinda Square.
  • Jadi pusat pendidikan di Kalimantan Timur, seperti ada Universitas Mulawarman, Universitas Nahdlatul Ulama, Universitas Muhammadiyah, dan UNiversitas Widya Gama Mahakam.
  • Terdapat hotel berjejaring nasional, seperti Hotel Harris, Amaris, Aston, Zoom, dan Swiss-Bell.

Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar menyebut, Samarinda akan mendukung IKN dengan menjadi basis energi baru terbarukan (EBT).

“Nanti kalau kita lihat (IKN Nusantara) jadi saraf pusat pemerintahan, ada industri bersih teknologi tinggi ini akan didukung Samarinda yang jadi jantung pusat sektor energi berkelanjutan dimana jadi basis manufaktur energi baru terbarukan (EBT),” katanya.

Itulah dua daerah yang berpotensi jadi kota satelit IKN.

Di masa depan, kota tersebut akan terus berkembang pesat jika IKN menjadi ibu kota yang ramai.

Referensi

  • Artikel Liputan6.com berjudul 2 “Wilayah Ini Diproyeksi Jadi Kota Satelit IKN Nusantara”. (https://www.liputan6.com/bisnis/read/4870267/2-wilayah-ini-diproyeksi-jadi-kota-satelit-ikn-nusantara?page=2). Diakses pada 31 Juli 2024.
  • Artikel Tempo.co berjudul “Punya Beragam Potensi, 4 Daerah Ini Bisa jadi Kota Satelit IKN Nusantara”/ (https://nasional.tempo.co/read/1696853/punya-beragam-potensi-4-daerah-ini-bisa-jadi-kota-satelit-ikn-nusantara). Diakses pada 31 Juli 2024.