Jika hendak membeli rumah baru dari developer dengan skema kredit, maka penting untuk Anda mengetahui aturan booking fee KPR.
Booking fee merupakan istilah umum dalam transaksi jual beli properti, khususnya properti berstatus primary atau baru dari developer.
Artinya, booking fee adalah uang tanda jadi, yang menunjukkan keseriusan seseorang untuk membeli rumah baru yang ditawarkan penjual atau pengembang perumahan .
Terdapat sejumlah kondisi yang biasanya mengharuskan pembeli untuk terlebih dahulu membayar booking fee dalam transaksi jual-beli rumah.
Salah satu adalah pembelian dengan skema Kredit Pemilikan Rumah atau KPR .
Meski begitu, booking fee kerap juga diterapkan dalam pembelian rumah indent atau pembelian dengan skema cash bertahap.
Lantas, bagaimana aturan terkait booking fee KPR? Berikut ulasannya.
Mengenal Aturan Booking Fee KPR
Booking fee sejatinya dapat menguntungkan bagi kedua pihak, apalagi jika rumah tersebut dibeli dengan skema KPR.
Pasalnya, pembelian rumah KPR membutuhkan waktu yang lama, sebab pembeli harus terlebih dahulu mengajukan permohonan kredit tersebut ke bank.
Nah, jika sudah membayar booking fee kepada pengembang, pembeli bisa mendapat rasa aman karena rumah atau properti incaran tidak diserobot orang lain.
Selain itu, booking fee akan masuk ke dalam biaya pembelian rumah, sehingga nantinya Anda tinggal membayar uang muka saja.
Begitu pula bagi penjual, dengan adanya booking fee, mereka sudah memiliki calon pembeli potensial untuk produk yang dipasarkan.
Namun, bagaimana aturan booking fee KPR jika pengajuan kredit tidak diterima bank, apakah uang tanda jadi bisa dikembalikan?
Terkait aturan booking fee KPR, sejatinya belum ada dasar hukum dari pemerintah yang mengatur hal tersebut.
Pasalnya, kebanyakan negara-negara di luar Indonesia tidak menerapkan booking fee untuk bisa membeli sebuah properti.
Karena itu, aturan booking fee KPR dapat disesuaikan dengan perjanjian yang dibuat oleh penjual dan pembeli.
Adapun mengenai apakah uang tanda jadi bisa kembali atau tidak, jawabannya adalah tergantung perjanjian yang dibuat.
Perbedaan Booking Fee, Uang Muka dan NUP
Selain booking fee, masih ada istilah lain terkait biaya pembelian rumah, seperti uang muka atau down payment (DP) dan Nomor Urut Pemesanan (NUP).
Lantas, apa perbedaan booking fee dan DP? Ketahui selengkapnya di bawah ini.
1. Booking Fee Vs Uang Muka
Booking fee dapat diartikan sebagai uang pemesanan, atau bukti keseriusan calon pembeli untuk membeli unit yang diinginkan.
Sedangkan uang muka adalah pembayaran pertama di awal dari nilai transaksi.
Besaran booking fee dan DP pun berbeda, booking fee biasanya ditetapkan langsung oleh developer dengan besaran mulai dari Rp500 ribu.
Sementara, jumlah uang muka berkisar 30% dari harga jual properti.
2. Booking Fee Vs NUP
NUP dapat dikenakan kepada calon konsumen ketika properti yang dipesan masih dalam tahap pembangunan (belum dirilis ke pasaran).
Selain itu, NUP bersifat refundable sehingga uang bisa dikembalikan oleh pengembang jika calon konsumen membatalkan pembelian properti.
NUP juga bersifat eksklusif, artinya konsumen yang telah memegang NUP berhak memilih lokasi dan tipe unit rumah yang akan dibeli.
Kemudian, calon konsumen pemegang NUP juga berhak mendapatkan harga promo apabila pengembang memberlakukan kebijakan tersebut.
Baca juga:
Mengenal KPR dan Persyaratan Pengajuannya
Tips agar Booking Fee Tidak Hangus
Perlu diketahui, booking fee sering kali hangus dan tidak dapat dikembalikan karena beberapa hal, di antaranya kerugian biaya administrasi atau KPR yang ditolak .
Nah, untuk menghindari kemungkinan biaya booking fee yang hangus, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.
1. Melakukan Simulasi KPR
Hal pertama yang perlu disiapkan adalah melakukan simulasi KPR, untuk mengetahui seberapa besar kemampuanmu dalam membeli rumah tersebut.
Kemampuan yang dimaksud adalah untuk membayar DP serta administrasi, yang mencakup biaya provisi hingga cicilan per bulan.
Untuk mengetahuinya, kamu bisa melakukan simulasi KPR melalui fitur berikut ini:
Simulasi Kemampuan KPR
Cari tahu kemampuan cicilan KPR berdasarkan penghasilan.
Hasil Simulasi
Memuat hasil simulasi...
Harga Properti Maksimal
Rp.
3.560.495.673
Angsuran maksimal yang disarankan
Rp.
30.000.000
Uang muka yang harus disiapkan
Rp.
712.099.135
*Hasil berdasarkan suku bunga terendah di Rumah123, dan asumsi kamu tidak
memiliki cicilan bulanan lain yang berjalan saat ini.
Bantu Saya Dapatkan KPR
2. Melakukan BI Checking
BI checking berperan penting bagi calon debitur yang akan mengajukan KPR .
BI checking sendiri merupakan pencatatan informasi dalam Sistem Informasi Debitur (SID) yang berisikan riwayat kelancaran kredit.
Melalui BI checking , bank dapat mengambil keputusan apakah proses peminjaman dana KPR kepada debitur dapat dilanjutkan atau tidak.
Seperti yang telah disebutkan, sering kali booking fee menjadi hangus karena calon debitur tidak disetujui KPR-nya dan terkendala saat BI checking.
Maka itu, sebelum bernegosiasi dengan developer dan membayar booking fee , alangkah baiknya kamu melakukan BI checking terlebih dahulu.
Nah, itulah aturan mengenai booking fee KPR yang penting untuk Anda ketahui.
Punya pertanyaan lain seputar properti? Yuk, diskusikan di Teras123 !
Semoga bermanfaat.
Tentang Saya
Septian Nugraha adalah jurnalis dan content writer berpengalaman. Lama berkarier sebagai jurnalis olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola untuk sejumlah media massa besar di Indonesia. Di antaranya adalah Harian Olahraga TopSkor (skor.id), panditfootball.com, CNN Indonesia, dan kompas.com. Per Februari 2022, Septian memutuskan bergabung bersama 99 Group Indonesia, untuk berkarier sebagai property content writer.
25 Mei 2026
9 Fasilitas Rumah Mewah Wajib, Standar Privasi & Kenyamanan Kelas Atas
Rumah mewah bukan hanya soal ukuran bangunan atau lokasi premium, tetapi juga tentang kualitas fasilitas yang menunjang gaya hidup penghuninya. Saat ini, kalangan kelas atas semakin mengutamakan privasi, kenyamanan, dan efisiensi dalam memilih hunian eksklusif. Karena itu, fasilitas di dalam rumah menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan nilai prestise sekaligus investasi properti. Mulai dari sistem…
Septian Nugraha
7 min read
25 Mei 2026
Mau Investasi? Ini 5 Perusahaan Properti Terbesar, Potensi Pertumbuhan Aset Menjanjikan
Dalam mengamankan portofolio jangka panjang, reputasi pengembang sering kali menjadi benteng pertahanan pertama sekaligus penentu keberhasilan investasi Anda. Membangun sebuah kawasan township terpadu bukanlah perkara mudah karena membutuhkan cetak biru yang matang, modal likuid raksasa, serta konsistensi pembangunan selama puluhan tahun. Investor berpengalaman tentu paham bahwa memilih developer amatir hanya akan memperbesar risiko proyek mangkrak…
Septian Nugraha
6 min read
19 Mei 2026
Biophilic Design Adalah: Pengertian, Prinsip, Ciri-ciri dan Contoh Desainnya
Biophilic design adalah istilah dalam dunia arsitektur yang masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Meski begitu, bangunan berkonsep biophilic sejatinya sudah banyak dikembangkan di tanah air, seperti pada rumah, apartemen, kantor dan mal. Biophilic dianggap sebagai perwujudan desain arsitektur masa depan karena mampu menyeimbangkan kebutuhan manusia dan alam. Jika diaplikasikan pada hunian, konsep ini…
Septian Nugraha
7 min read
08 Mei 2026
Kapan Waktu yang Tepat untuk Membeli dan Menjual Properti?
Waktu tepat untuk membeli dan menjual properti adalah ketika ada promo developer, suku bunga rendah, permintaan pasar tinggi, hingga jelang awal tahun ketika aktivitas pasar properti mulai bergerak. Bagi pembeli, momen seperti ini dapat memberikan keuntungan berupa harga lebih kompetitif, pilihan unit yang masih banyak, atau cicilan yang lebih ringan. Sementara bagi penjual, saat permintaan…
Septian Nugraha
6 min read
06 Mei 2026
Cara Over Kredit Rumah, Syarat, dan Biaya Pengajuannya
Cara over kredit rumah dapat dilakukan melalui tiga metode, yaitu melalui bank, antarbank, dan di bawah tangan. Dalam praktik perbankan di Indonesia, pengalihan kredit seperti ini tidak bisa dilakukan sepihak. Proses ini harus mendapatkan persetujuan dari bank karena KPR merupakan fasilitas pembiayaan yang diikat dengan perjanjian kredit. Sebagai panduan, berikut tata cara over kredit rumah…
Septian Nugraha
8 min read
29 April 2026
Perbedaan Cluster dan Perumahan Non Cluster yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Rumah
Perbedaan cluster dan perumahan non cluster adalah pada sistem akses, keamanan, dan pengelolaan lingkungannya. Perumahan cluster menggunakan sistem satu pintu dengan keamanan terkontrol, sedangkan non cluster memiliki akses terbuka tanpa pembatasan khusus. Cluster menawarkan lingkungan yang lebih privat dan tertata, sementara non cluster lebih fleksibel dengan akses yang bebas. Perbedaan ini penting dipahami sebelum memilih…
Septian Nugraha
6 min read
28 April 2026
10 Rekomendasi Cluster BSD City Terbaik dengan Fasilitas Eksklusif dan Strategis
Rumah dijual di Tangerang Selatan makin diminati oleh kaum urban, salah satu lokasi yang banyak dipilih adalah cluster di BSD City. Keunggulan BSD City sebagai lokasi hunian memang tidak perlu diragukan lagi. BSD City menawarkan hidup serba praktis berkat infrastruktur lengkap, akses strategis, serta fasilitas modern. Ada banyak cluster terbaik di BSD City dengan konsep…
Septian Nugraha
12 min read
27 April 2026
Daftar Biaya Jual Beli Rumah yang Ditanggung Pembeli dan Penjual
Biaya jual beli rumah yang ditanggung penjual adalah PPh dan PBB, sedangkan bagi pembeli adalah biaya cek sertifikat, BPHTB, AJB, balik nama, hingga biaya notaris. Selain uang pembelian rumah, pembeli juga harus mengalokasikan sejumlah biaya untuk membayar pajak, administrasi, serta pengurusan legalitas. Begitu pula dengan penjual, mereka diwajibkan membayar pajak penjualan rumah agar proses transaksi…
Septian Nugraha
7 min read
27 April 2026
Mengenal Floating Rate KPR dan Bedanya dengan Fixed Rate
Floating rate adalah suku bunga yang dapat berubah-ubah mengikuti kondisi pasar atau acuan tertentu. Artinya, besaran bunga yang harus dibayar tidak tetap dan bisa naik atau turun selama periode pinjaman. Floating rate sering digunakan pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR), terutama setelah masa bunga tetap (fixed rate) berakhir. Simak apa itu floating rate KPR mulai dari…
Septian Nugraha
4 min read
15 Mei 2026
11 Model Kitchen Set Minimalis Dapur Kecil yang Estetik Terbaru
Jangan takut menerapkan kitchen set minimalis di dapur kecil karena fitur tersebut mampu membuat area dapur terlihat lebih rapi dan estetis. Bagi yang belum familiar, kitchen set adalah perangkat penyimpanan perkakas dapur yang dapat mendukung kegiatan memasak secara menyeluruh. Karena itu, dengan fitur ini, pemilik rumah dapat menyimpan berbagai peralatan memasaknya secara lebih terorganisasi. Bahkan,…
Septian Nugraha
6 min read
27 Maret 2026
Apa Itu Rumah Komersil? Berikut Definisi dan Rekomendasinya
Rumah komersil atau rumah komersial, merupakan salah satu jenis hunian yang paling banyak diburu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal. Merujuk UU No.1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, rumah komersil adalah rumah yang diadakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Sederhananya, rumah komersil merupakan hunian yang dibangun oleh individu atau perusahaan untuk mendapatkan penghasilan…
Septian Nugraha
9 min read
27 Maret 2026
Mengenal Hak Guna Usaha (HGU), dari Dasar Hukum dan Ketentuannya!
HGU (Hak Guna Usaha) adalah hak khusus yang diberikan oleh negara kepada perorangan atau badan hukum untuk mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara dalam jangka waktu tertentu guna guna keperluan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, atau peternakan. Hak Guna Usaha ini menjadi pilar penting dalam skala industri karena memungkinkan pemanfaatan lahan luas untuk aktivitas produktif…
Septian Nugraha
11 min read