OK

3 Sanksi KPR Macet serta Solusi yang Bisa Dicoba

19 Oktober 2022 · 5 min read · by Rachmi Arin Timomor

KPR Macet

Produk KPR yang disediakan perbankan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin membeli rumah tapi terkendala biaya.

Memang, membeli rumah dengan cara mencicil dapat dijadikan opsi jika dapat membayar cicilan bulanan secara teratur dan sesuai prosedur.

Namun, ada kalanya debitur merasa kesulitan untuk menyelesaikan cicilan per bulan selama tenor yang disepakati.

Bahkan seringkali debitur tidak mampu membayar sisa cicilan, bahkan menunggak selama lebih dari tiga bulan. 

Hal tersebut biasa disebut sebagai KPR macet, di mana debitur akan mendapat surat terguran dari bank.

Jika sudah tiga bulan berturut-turut mendapat surat teguran, maka bank akan melakukan beberapa hal untuk menanggulangi kredit macet.

Nah, jika debitur masih tidak dapat membayar cicilan rumah, terdapat sanksi yang akan diberikan oleh pihak bank.

Lalu, apa saja sanksi tersebut? Dan bagaimana solusi untuk mengatasinya? Simak informasi lengkapnya berikut ini!

Sanksi KPR Macet

Rumah Disita dan Dilelang Bank

Rumah disita dan dilelang oleh bank

Sanksi yang biasanya akan dijatuhkan oleh pihak bank dalah penyitaan properti untuk kemudian dilelang.

Mengacu pada UU Hak Tanggungan, aturan mengenai hak dan tanggung jawab debitur serta bank pemberi KPR tertuang pada UU No. 4 Tahun 1996.

Di dalam UU tersebut, dijelaskan mengenai hak bank jika debitur mengalami wanprestasi atau tidak memenuhi kewajibannya.

Berdasarkan pasal 20 ayat 1 UU Hak Tanggungan, salah satu hak yang dimiliki oleh bank adalah menjual objek Hak Tanggungan tersebut.

Maksud dari objek Hak Tanggungan sendiri adalah properti atau rumah debitur yang masih dalam proses KPR.

Artinya, rumah yang dijadikan jaminan kredit berhak disita dan dijual melalui lelang oleh bank.

Namun debitur tidak perlu khawatir, karena bank akan memberi peringatan terlebih dahulu sebelum melakukan lelang rumah.

Bank Berhak Menggugat Debitur

Bank berhak menggugat debitur

Sanksi selanjutnya adalah gugatan dari pihak bank ke debitur dengan dugaan kasus kredit rumah macet.

Hal tersebut dapat dilakukan apabila hasil penjualan rumah lebih besar dari sisa utang yang tidak dibayarkan.

Namun jika hasil penjualan tidak cukup melunasi sisa utang, maka debitur tetap memiliki utang sisa yang harus dilunasi kepada bank.

Dalam hal ini, maka bank bisa melakukan gugatan wanprestasi kepada debitur dan menuntut penggantian biaya, rugi, dan bunga.

Baca juga:

Syarat KPR untuk Rumah Baru atau Second, Rumah Subsidi, hingga Apartemen

Over Kredit ke Nasabah Lain

Over kredit ke nasabah lain

Sanksi selanjutnya perlu diperhatikan, biasanya bank akan melakukan over kredit rumah ke nasabah lain yang sedang mencari hunian.

Jika sudah terjadi kesepakatan antara pihak nasabah baru dan bank, maka debitur lama harus meninggalkan rumah tersebut.

Namun debitur lama tetap memperoleh uang dari cicilan yang sudah dibayar, meski nilainya tidak besar karena dikurangi berbagai biaya.

Agar tidak mendapat sanksi-sanksi di atas, ada baiknya Anda mengetahui cara menghitung cicilan KPR per bulannya.

Dengan begitu, Anda dapat memperkiraan jumlah pengeluaran tiap bulan dan cicilan yang harus dibayar.

Namun jika KPR sudah macet di tengah jalan, maka ada beberapa solusi yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

Solusi KPR Macet

Menjelaskan Kondisi Keuangan ke Pihak Bank

Menjelaskan kondisi keuangan ke pihak bank

Hal paling awal yang harus dilakukan debitur jika kesulitan membayar cicilan KPR ialah mendatangi pihak bank dan menjelaskan kondisi keuangan secara jujur dan terbuka.

Jelaskan mengapa sampai tak bisa membayar cicilan, karena hal tersebut dapat dipertimbangkan oleh bank untuk melakukan pengecekan.

Namun jika ternyata tidak menemukan titik terang, umumnya bank akan merekomendasikan rumah tersebut untuk dijual kembali.

Biasanya bank akan melakukan mekanisme peninjauan ulang kredit, yakni berupa penjadwalan ulang pembayaran cicilan KPR sesuai dengan perhitungan serta kemampuan debitur.

Penjadwalan ulang pun bisa dilakukan dengan memperpanjang masa tenor serta masa tenggang pembayaran cicilan (grace period).

Melakukan Reconditioning dan Rescheduling

Melakukan reconditioning

Solusi selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi KPR macet adalah melakukan reconditioning atau penetapan ulang.

Mekanisme ini dilakukan dengan pemberlakuan bunga kredit berbeda dari kesepakatan awal.

Misalnya untuk beberapa bulan ke depan, pihak bank akan merubah pemberlakukan bunga KPR dari dari floating menjadi fixed.

Debitur dapat mengajukan hal ini kepada pihak bank untuk meringankan beban cicilan mereka.

Selain itu, Anda juga dapat meminta pihak bank untuk menjadwalkan ulang kredit yang masih tersisa. 

Misalnya, sisa kredit sebesar Rp500 juta dengan jatuh tempo (tenor) 3 tahun. Di sini, Anda mengajukan perubahan tenor menjadi 5 tahun. 

Dengan begitu jangka waktu pembayaran cicilan KPR diperpanjang 2 tahun tanpa dikenakan biaya denda.

Melakukan Restrukturisasi Kredit

Melakukan restukturisasi kredit

Restrukturisasi kredit adalah solusi mengatasi KPR macet yang terakhir. Cara ini bisa diambil jika debitur tidak mampu melakukan dua opsi penyelesaian sebelumnya.

Direstrukturisasi sendiri biasanya meliputi persentase bunga, jumlah tunggakan buka, serta pokok atau sisa kredit.

Misalnya bunga awalnya adalah 15 persen, maka bisa diturunkan menjadi 13 persen.

Selanjutnya, tunggakan bunga yang menumpuk bisa dihapus atau “diputihkan.” Jadi, debitur hanya membayar sisa pokok utang saja.

Itulah informasi mengenai sanksi dan solusi KPR macet. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya.

Sedang mencari perumahan elit di kota besar? Segera kunjungi Rumah123! Tersedia berbagai listingan rumah dijual dari berbagai wilayah di Indonesia.

Jika mencari rumah di Jakarta Selatan, Anda bisa melirik Sembawang Aparthouse yang memiliki harga jual mulai dari Rp1,5 miliar.

Ada pula rekomendasi apartemen premium dengan fasilitas bintang lima di dalamnya, seperti:

Baca juga:

Info Lengkap KPR Rumah Second Tanpa DP

 

Author:

Rachmi Arin Timomor

Tahapan Selanjutnya

Simulasi KPR

Kredit rumah dengan pilihan plafon dan tenor pinjaman sesuai kebutuhan

Simulasi KPR Syariah

Sistem pembiayaan rumah tanpa bunga, sesuai syariat Islam

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123

Bank BTN
Bank BTN
Suku bunga mulai dari3.72
Tenor Max.20 Tahun
Bank BNI
Bank BNI
Suku bunga mulai dari2,76
Tenor Max.30 Tahun
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Suku bunga mulai dari3,88
Tenor Max.12 Tahun