Take Over KPR: Keuntungan, Kekurangan, dan Cara Mengajukannya
Terakhir diperbarui 02 September 2026 · 8 min read · by Miyanti Rahman
Ringkasan Artikel:
- Take over KPR adalah proses pengalihan kredit rumah, baik dari debitur lama kepada debitur baru maupun dari satu bank ke bank lain.
- Jenis take over KPR meliputi take over jual beli, take over antarbank, dan take over bawah tangan yang memiliki prosedur, keuntungan, dan risiko berbeda.
- Proses take over KPR yang aman sebaiknya dilakukan melalui bank dan notaris dengan memastikan seluruh dokumen, legalitas rumah, serta persyaratan kredit telah terpenuhi.
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dapat dipindahkan ke bank lain maupun kepada debitur lain melalui proses take over KPR.
Dalam kondisi tertentu, banyak pemilik properti yang ingin menjual rumah yang cicilannya masih berjalan.
Hal ini bisa terjadi karena berbagai alasan, salah satunya kesulitan melanjutkan pembayaran cicilan.
Nah, sebagai solusinya, pemilik dapat melakukan take over KPR.
Daftar Isi:
- Apa Itu Take Over KPR?
- Apa Saja Jenis-Jenis Take Over KPR?
- 1. Take Over Jual Beli
- 2. Take Over Antarbank
- 3. Take Over Bawah Tangan
- Apa Syarat Take Over KPR?
- Kapan Sebaiknya Take Over KPR?
- Bagaimana Cara Take Over Kredit Rumah?
- Cari Bank yang Melayani Take Over KPR
- Pemeriksaan Dokumen
- Menghitung Nilai Transaksi
- Membuat Surat Pengikatan
- Apa Keuntungan Beli Rumah Take Over KPR?
- 1. Bunga KPR Take Over Lebih Rendah
- 2. Harga Rumah dan Cicilan Murah
- 3. Rumah Siap Huni
- 4. Bisa Top Up KPR
- Apa Kekurangan Beli Rumah Take Over KPR?
- 1. Belum Tentu Disetujui
- 2. Suku Bunga Bisa Berubah
- Tabel Ringkasan Take Over KPR
Apa Itu Take Over KPR?
Menurut buku Guide to Invest in Property oleh Ida Bagus Ascharya, take over KPR adalah kegiatan memindahkan KPR yang sedang berlangsung di suatu bank kepada bank lainnya dengan mempertimbangan beberapa kondisi terbaru yang lebih cocok atau menguntungkan untuk nasabah.
Selain itu, take over KPR artinya proses pengalihan KPR dari debitur lama ke debitur baru.
Dengan kata lain, debitur baru membeli rumah yang sedang di KPR-kan oleh pemilik sebelumnya.
Take over KPR dapat dilakukan pada beberapa jenis pembiayaan, yaitu:
- KPR konvensional;
- KPR bank syariah; dan
- KPR subsidi.
Apa Saja Jenis-Jenis Take Over KPR?
1. Take Over Jual Beli
Take over jual beli dapat menjadi alternatif menarik bagi pembeli rumah untuk mendapatkan properti dengan harga terjangkau.
Take over ini juga bermanfaat bagi penjual yang membutuhkan dana besar dalam waktu singkat.
Keuntungan bagi pembeli:
- Menawarkan harga properti yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
- Proses take over kredit rumah lebih mudah dibandingkan pengajuan KPR baru.
- Pembeli dapat memanfaatkan sisa tenor KPR yang ada sehingga angsuran per bulan bisa lebih ringan.
2. Take Over Antarbank
Take over KPR antar bank merupakan metode pemindahan KPR dari bank satu ke bank lain.
Prosedur dan biaya yang dikeluarkan sama seperti melakukan pengajuan KPR baru.
Plafon Awal KPR
Biaya Lain KPR Take Over
Terdapat beberapa biaya yang dikenakan saat mengajukan KPR Take Over bank lama ke baru. Beberapa biaya yang dikenakan bisa berbeda-beda dan tergantung dari kebijakan bank masing-masing. Biaya tersebut antara lain:
Biaya penalti merupakan sanksi denda yang dikenakan jika melunasi KPR lebih cepat dari tenor yang seharusnya. Biaya penalti bisa diketahui dari perjanjian awal pada saat akad dilakukan.
Biaya apprasial yang dikenakan saat mengajukan KPR Take Over untuk menaksirkan harga properti.
Biaya administrasi/proses yang dikenakan bank saat memindahkan KPR bank lama ke baru
Biaya yang harus dibayarkan di awal dan dipotong otomatis di awal saat mengajukan KPR Take Over
Biaya untuk notaris memproses pengalihan pinjaman KPR dari bank lama ke bank baru
Biaya pengecekan dan validasi sertifikat properti
Take over KPR antarbank dilakukan lantaran ada penawaran lebih menarik dari bank lain.
Offering tersebut berupa:
- suku bunga yang lebih rendah;
- fixed rate yang lebih lama;
- potongan harga;
- dan lain sebagainya.
Take over ini dapat dilakukan dengan cara memindahkan program KPR lama ke program KPR baru di bank yang sama, atau program KPR di bank lain (pindah KPR).
3. Take Over Bawah Tangan
Take over bawah tangan adalah proses pengalihan rumah yang masih dalam cicilan KPR kepada pembeli lain tanpa melibatkan bank sebagai pemberi kredit.
Artinya, nama debitur di bank tetap atas nama pemilik lama, meskipun rumah sudah ditempati dan cicilannya dibayar oleh pembeli baru.
Namun take over ini sangat berisiko baik bagi penjual maupun pembeli rumah walaupun prosesnya sangat mudah dan cepat.
Contoh risiko terburuk yaitu debitur baru akan kesulitan mengambil sertifikat rumah setelah cicilan lunas.
Baca juga:
Bisakah Over Kredit Rumah Tanpa Sepengetahuan Bank? Ini Risiko dan Cara Aman Melakukannya
Apa Syarat Take Over KPR?

- Kartu identitas debitur lama dan debitur baru, yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
- Slip gaji terbaru.
- Buku tabungan asli dengan nomor rekening.
- Fotokopi riwayat pembayaran kredit.
- Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
- Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
- Fotokopi sertifikat rumah dengan stempel bank.
- Fotokopi perjanjian kredit.
Baca juga:
Syarat KPR Rumah Komersial dan Subsidi Terbaru, Calon Pembeli Wajib Tahu!
Kapan Sebaiknya Take Over KPR?
Setelah memenuhi syarat take over KPR, kapan rumah KPR bisa di-take over? Nah ini dapat dilakukan setelah masa cicilan KPR debitur lama sudah lebih dari satu tahun.
Dalam kurun waktu tersebut sertifikat rumah sudah terbit dan dipegang oleh bank. Ada pun biaya take over mencapai 2% sampai 3% dari pokok cicilan KPR Anda.
Cara melakukan take over tidak boleh sembarangan karena debitur lama dan debitur baru perlu membuat perjanjian tertulis melalui notaris.
Adapun, cara beli rumah take over KPR yang aman adalah proses take over perlu dilaporkan ke bank agar nantinya sertifikat rumah menjadi atas nama debitur baru.
Bagaimana Cara Take Over Kredit Rumah?

Cari Bank yang Melayani Take Over KPR
Pertama-tama, Anda perlu mencari bank yang menyediakan layanan pembelian rumah dengan cara take over KPR.
Sebagai pembeli, sebaiknya Anda datang bersama pemilik atau penjual rumah secara bersama-sama ke bank yang akan dipilih.
Pemeriksaan Dokumen
Selanjutnya adalah mengumpulkan dokumen yang disyaratkan oleh bank.
Namun perlu diperhatikan, sebelumnya Anda harus terlebih dahulu mengecek dokumen KPR yang asli dari pihak pemilik rumah.
Perhatikan pula keabsahan kepemilikan rumah, jangan sampai ditemukan permasalahan berupa sengketa yang bisa merugikan di masa depan.
Bunga KPR Terbaru
Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123Menghitung Nilai Transaksi
Selanjutnya bank akan melakukan re–appraisal atau perhitungan ulang terhadap nilai rumah.
Perhitungan yang dilakukan pun mencakup besaran nilai jual rumah, besaran saldo utang pokok, dan sisa cicilan kredit yang harus Anda bayar selanjutnya.
Baca juga:
KPR Rumah Berapa Tahun? Ini Panduan Memilih Tenor yang Paling Tepat
Membuat Surat Pengikatan
Biar makin aman, sebaiknya Anda dan pemilik rumah membuat Akta Pengikatan Jual Beli atas pengalihan hak tanah dan bangunan rumah tersebut.
Selain itu, buat pula surat kuasa untuk melunasi sisa kredit serta pengambilan sertifikat hak milik ketika angsuran sudah lunas.
Bagi penjual, sebaiknya membuat surat pemberitahuan kepada bank perihal peralihan hak atas tanah dan bangunan tersebut.
Apa Keuntungan Beli Rumah Take Over KPR?

1. Bunga KPR Take Over Lebih Rendah
Seperti yang sudah disebutkan, proses take over rumah menjadikan Anda sebagai debitur baru, meski jangka waktu cicilan telah berjalan sekian tahun.
Sebagai nasabah baru, suku bunga KPR yang diterapkan adalah fixed rate sehingga suku bunganya pun lebih kecil dari suku bunga normal.
2. Harga Rumah dan Cicilan Murah
Salah satu keuntungan dari take over rumah adalah Anda bisa mendapatkan harga rumah dan nilai cicilan lebih murah.
Pasalnya, plafon pinjaman yang diajukan ke bank nominalnya lebih sedikit, sebab debitur lama sudah membayar uang muka dan beberapa bulan cicilan.
3. Rumah Siap Huni
Sebagian besar rumah yang ditawarkan melalui skema take over KPR sudah dalam kondisi siap huni.
Rumah siap huni tentu menjadi keuntungan bagi Anda yang ingin segera menempati rumah tanpa perlu menunggu proses pembangunan.
4. Bisa Top Up KPR
Anda bisa melakukan top-up atau penambahan plafon pinjaman dana tunai saat membeli rumah take over KPR.
Layanan ini sering disebut sebagai paket take over and top up KPR atau refinancing.
Dana top up dapat digunakan untuk renovasi rumah atau keperluan lain.
Apa Kekurangan Beli Rumah Take Over KPR?
1. Belum Tentu Disetujui
Bank tetap melakukan analisis kredit.
Nah, jika penghasilan, riwayat kredit, atau kondisi keuangan Anda dianggap tidak memenuhi syarat, pengajuan dapat ditolak.
2. Suku Bunga Bisa Berubah
Meskipun suku bunga rendah di awal pinjaman, pada KPR dengan skema bunga tertentu, take over ke bank lain dapat membuat debitur mendapatkan struktur atau besaran bunga yang berbeda di tahun berikutnya.
Karena itu, Anda perlu menghitung kembali total cicilan hingga lunas.
Tabel Ringkasan Take Over KPR
| Jenis Take Over | Penjelasan | Keuntungan | Risiko |
|---|---|---|---|
| Take Over Jual Beli | Alih KPR dari debitur lama kepada debitur baru | Harga rumah bisa lebih terjangkau dan sisa tenor dapat dimanfaatkan | Tetap harus lolos analisis kredit bank |
| Take Over Antarbank | Memindahkan KPR dari satu bank ke bank lain | Bisa mendapatkan bunga lebih rendah dan penawaran KPR yang lebih menarik | Ada biaya administrasi appraisal dan biaya lainnya |
| Take Over Bawah Tangan | Alih KPR kepada pembeli baru tanpa melibatkan bank | Proses relatif cepat dan mudah | Memiliki risiko hukum karena debitur lama tetap tercatat sebagai pihak yang bertanggung jawab kepada bank |
***
Demikian pembahasan lengkap seputar pindah KPR yang perlu Anda ketahui.
Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.
Temukan rumah impian Anda hanya di Rumah123, #RumahUntukSemua.
FAQ Take Over KPR
Apa itu take over KPR?
Apa saja jenis take over KPR?
Apakah take over KPR harus melalui bank?
Apakah take over KPR bisa dilakukan tanpa sepengetahuan bank?
Apa keuntungan membeli rumah take over KPR?
Apa kekurangan membeli rumah take over KPR?
Tahapan Selanjutnya
Mengenal KPR dan Persyaratan Pengajuannya
Mengenal Cara Perhitungan KPR Rumah dan Istilah-Istilahnya
7 Tips Lolos KPR untuk Pemula, Simak Sebelum Ajukan Kredit Rumah
10 Daftar Bank dengan KPR Termurah, Ada yang Cuma 2,75%
Sebelum Mengambil Promo KPR, Ini 6 Biaya yang Harus Dihitung
Hal-Hal yang Wajib Anda Ketahui Soal Akad Rumah
Rincian Biaya Akad KPR dalam Transaksi Jual-Beli Rumah
Panduan Lengkap Melunasi KPR Sebelum Waktunya
Sanksi KPR Macet dan Solusi yang Bisa Dilakukan Debitur
Take Over KPR: Keuntungan, Kekurangan, dan Cara Mengajukannya



