OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Pengalaman Mengajukan KPR BPJS Ketenagakerjaan, Lebih Murah dari KPR Biasa?

Terakhir diperbarui 06 Desember 2023 · 5 min read · by Shandy Pradana

Pengalaman KPR BPJS Ketenagakerjaan

Mia seorang pekerja kantoran berusia 29 tahun, sedang mempertimbangkan untuk membeli rumah siap huni.

Namun, ia masih menimbang-nimbang program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mana yang akan dipilih.

Ketika sedang berselancar di internet, ia tidak sengaja menemukan pengalaman KPR BPJS Ketenagakerjaan dari orang lain.

Saat asyik membaca cerita tersebut, Mia pun menemukan beberapa jawaban atas pertanyaannya:

Apa Itu KPR BPJS Ketenagakerjaan?

Apa Itu KPR BPJS Ketenagakerjaan

Foto: Medialampung.co.id

KPR BPJS Ketenagakerjaan atau biasa disebut sebagai KPR Jamsostek, adalah pinjaman untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun atau apartemen.

Selain pembelian rumah, BPJS juga meluncurkan program lain, meliputi:

  • Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP)
  • Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP)
  • Over kredit KPR umum ke KPR Jamsostek.

Dibandingkan pinjol atau pinjaman online, layanan ini menawarkan persentase bunga yang lebih rendah, syarat yang lebih mudah, dan pricing sesuai peraturan OJK.

Bank Apa Saja yang Bekerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan?

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123

Bank OCBC NISP
Bank OCBC NISP
Suku bunga mulai dari3.25%
Tenor Max.25 Tahun
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Suku bunga mulai dari2.5%
Tenor Max.20 Tahun
Bank BRI
Bank BRI
Suku bunga mulai dari2.88%
Tenor Max.25 Tahun

KPR BPJS Ketenagakerjaan bisa diajukan melalui beberapa bank penyedia KPR milik pemerintah, seperti halnya BTN, Mandiri, BNI, BRI dan BJB.

Program perumahan BPJS Ketenagakerjaan bisa digunakan untuk MBR dan non-MBR, dengan pembelian rumah maksimal Rp500 juta dan tenor pinjaman maksimal 20 tahun.

Dengan program ini, diharapkan masyarakat Indonesia mampu memiliki rumah tapak atau hunian vertikal yang sehat dan layak huni dengan harga terjangkau.

Berapa DP Rumah KPR BPJS Ketenagakerjaan?

DP Rumah KPR BPJS Ketenagakerjaan

Uang muka (DP) rumah pakai BPJS Ketenagakerjaan sendiri terbilang rendah, mulai dari 1-5% saja.

Angka ini lebih kecil jika dibandingkan dengan DP sebesar 20-30%, yang biasanya diminta oleh bank komersial.

Program ini memang dirancang untuk mendukung program Satu Juta Rumah besutan pemerintah Indonesia.

Meski rendah, perlu diperhatikan untuk mengoptimalkan laporan keuangan sebelum mengajukan KPR BPJS.

Idealnya, besaran cicilan rumah yang disetujui oleh bank tidak akan lebih dari 30% dari total penghasilan bulanan.

Jadi, penting untuk menjaga rapor kredit agar tidak sampai jatuh tempo atau overlimit.

Baca juga:

Ingin Mencicil DP Rumah? Ketahui Dulu Hal-Hal Berikut Ini!

Lebih Murah Bunga KPR BPJS Ketenagakerjaan atau Komersial?

Perbandingan Bunga KPR BPJS Ketenagakerjaan dan Komersial

Dari berbagai pengalaman KPR BPJS Ketenagakerjaan yang ia baca, Mia mendapat informasi kalau tingkat bunga yang ditawarkan juga cukup rendah.

Program KPR ini termasuk dalam Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, mencakup pilihan KPR non-subsidi dan subsidi.

Untuk KPR non-subsidi, pinjamannya hingga Rp500 juta dengan tingkat bunga sesuai acuan Bank Indonesia (BI) atau 7 day repo rate (7DRR) plus 3%.

Dengan bunga yang kompetitif sekitar 7%, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan floating rate KPR biasa yang berada di kisaran 10–14%.

Sedangkan untuk KPR subsidi, bunga KPR BPJS Ketenagakerjaan dikenakan sebesar 5% fixed, DP 1%, dengan jumlah pinjaman sekitar Rp120-190 juta.

Bagi mereka yang memenuhi syarat, KPR BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi opsi ekonomis untuk membeli rumah.

Apa Saja Syarat KPR BPJS Ketenagakerjaan?

Syarat KPR BPJS Ketenagakerjaan

Foto: Marco Farinella

Sama dengan KPR biasa, ada sejumlah syarat yang wajib dipenuhi ketika mengajukan KPR BPJS Ketenagakerjaan, seperti:

  • Peserta BPJAMSOSTEK selama minimal 1 tahun.
  • Perusahaan tempat peserta bekerja tertib administrasi kepesertaan dan iuran.
  • Belum memiliki rumah sendiri dibuktikan dengan surat bermaterai.
  • Peserta terdaftar minimal tiga program (JHT, JKK, JKM) dan aktif membayar iuran.
  • Bukan perusahaan daftar sebagian (PDS) upah, tenaga kerja dan program.
  • Telah mendapat persetujuan dari kantor cabang BPJAMSOSTEK terkait persyaratan kepesertaan yang dibuktikan dengan formulir Rekomendasi.
  • Peserta yang istri atau suami yang juga peserta BPJAMSOSTEK hanya diperbolehkan mengajukan satu KPR.
  • Memenuhi syarat dan ketentuan terkait dengan KPR yang berlaku pada bank penyalur dan ketentuan dari otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan.

Baca juga:

Ini Cara Kredit Rumah dengan BPJS beserta Syaratnya

Bagaimana Cara Mengajukan KPR BPJS Ketenagakerjaan?

Cara Mengajukan KPR BPJS Ketenagakerjaan

Foto: BPJS Ketenagakerjaan

Setelah memenuhi beberapa persyaratan di atas, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengetahui langkah-langkah pengajuannya, yakni:

  1. Pihak bank akan memproses semua dokumen persyaratan yang diajukan dan melakukan seleksi keuangan, serta pemeriksaan daftar hitam BI.
  2. Jika tidak ditemukan masalah keuangan, maka pihak bank akan melanjutkan berkas pemohon ke kantor BPJS untuk mendapatkan persetujuan kredit.
  3. Dana pun akan diberikan kepada pemohon sesuai ketentuan bank penyalur dan OJK.

Namun, sebelum mengajukan, ada baiknya ketahui dulu kemampuan atau kelayakan KPR Anda menggunakan fitur simulasi yang terdapat Rumah123, ya.

Di Mana Saja Lokasi Perumahan BPJS?

Simulasi Kemampuan KPR

Cari tahu kemampuan cicilan KPR berdasarkan penghasilan.

Rp /bulan
Tahun
Hasil Simulasi
Harga Properti Maksimal Rp. 3.673.377.053
Angsuran maksimal yang disarankan Rp. 30.000.000
Uang muka yang harus disiapkan Rp. 734.675.411
*Hasil berdasarkan suku bunga terendah di Rumah123, dan asumsi kamu tidak memiliki cicilan bulanan lain yang berjalan saat ini.

Hal selanjutnya yang biasa ditanyakan oleh calon debitur fasilitas ini adalah lokasi perumahan BPJS.

Memang tidak semua, di sekitaran Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) terdapat beberapa perumahan yang bisa dibeli dengan KPR Jamsostek:

  • Bogor: Acropolis dan Panorama Bali Residence
  • Depok: Neo Bumi Citra Lestari
  • Tangerang: Panorama Sepatan
  • Bekasi: Pesona Puri Manggis 4

Selain di kawasan Bodetabek, masih ada banyak perumahan BPJS di kota besar lainnya.

Untuk info lebih lanjut, cek daftar rumah dijual di Rumah123 seperti rumah dijual di Karawang dan rumah dijual di Malang.

Apakah Bisa Meminjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan?

Meminjam Uang di BPJS Ketenagakerjaan Lewat Aplikasi JMO

Foto: UMSU

Tidak hanya mengajukan KPR, kamu juga bisa mengajukan pinjaman BPJS Ketenagakerjaan berupa uang tunai.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri menetapkan margin pinjaman sebesar 0,5%.

Selain itu, ada juga beberapa ketentuan jika mengajukan pinjaman BPJS Ketenagakerjaan, yakni:

  • Pengajuan hanya dapat dilakukan pada aplikasi JMO.
  • Mempunyai rekening payroll BRI atau Bank RAYA.
  • Minimal gaji Rp3 juta.
  • Usia maksimal 55 tahun.
  • Lama bekerja di atas 2 tahun di perusahaan terakhir.
  • Merupakan peserta aktif BP Jamsostek dan tidak menunggak iuran.
  • Plafon Rp500 ribu sampai Rp25 juta tenor hingga 18 bulan.
  • Bunga 1,24% flat/bulan.
  • Mendapatkan benefit Rp25 ribu yang akan dikreditkan ke rekening payroll BRI atau Bank RAYA.

Setelah menyimak pengalaman KPR BPJS Ketenagakerjaan di atas, kamu pasti mulai memiliki bayangan tentang keuntungan dan besaran cicilannya, ‘kan.

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.